Bab 2 Ketidak berdayaan

Keesokan paginya “Hooaa…, aku tidur nyenyak semalam berkat patner baruku yang dapat diandalkan.” kata Sirius yang baru bangun.

“hihihi aku memang diandalkan seperti yang kubilang, sekarang diam dan fokuslah sebentar aku akan memberimu beberapa pengetahuan tentang buku yang aku baca semalam.” kata bayangan Roy.

“Baiklah mari kita lihat seberapa hebat pemahamanmu tentang buku yang kau baca.” kata Sirius.

“Baik, aku mulai.” kata bayangan Roy sambil fokus.

Pengetahuan yang dipelajari semalam terkirim ke pikiran Sirius, namun pengetahuan yang dikirim langsung membuat Pikiran Sirius syok dan sempat berteriak kesakitan.

“Khaaa…aaa…ahhh….” teriak Sirius kesakitan.

“Sirius kau tak apa-apa ?” kata bayangan Roy khawatir.

“Aaaa…sial aku kira itu tidak akan ada efek saat melakukan transfer.” kata Sirius yang mulai membaik.

“Kau mulai membaik sekarang, kau berteriak seperti itu karena kau belum siap dan syok saat kau harus masih fokus lain kali jangan sampai kehilangan fokus.” kata bayangan Roy menjelaskan kenapa Sirius menjadi semakin merasa sakit saat transfer terjadi.

“Baik, aku akan lebih fokus lagi kedepannya.” kata Sirius.

“Wah ternyata pemahamanmu tentang sihir jebakan sangat detail, bahkan sekarang aku mungkin bisa menerapkannya dan bahkan kau menambahkan cara menambah efek otomatis aktif saat ada yang mendekat, sangat keren!!” kata Sirius kegirangan

“Tentu saja kan, karena aku punya kepintaran tersendiri haha…” kata bayangan Roy dengan Percaya diri.

“Sekarang mari kita menuju Kantor master untuk menemui pak tua Wilo, sebelum kelas awal dimulai.” kata Sirius.

Pada waktu pagi menuju kantor master Sirius menanyakan terlebih dahulu pada staf yang bertugas menata jadwal waktu para master untuk mendapat izin bertemu.

“kak staf apakah aku bisa bertemu dengan pak tua Wilo untuk membahas tes kemarin ?” tanya Sirius pada staf.

“tidak bisa.” kata staf wanita itu.

“kenapa ?” tanya Sirius.

“Karena tadi master Wilo sudah pergi untuk menjawab panggilan kaisar Riyo untuk membantu meneliti makhluk baru yang ditemukan saat penaklukan hutan monster.” kata staf itu.

Empat kerajaan yang menjaga perbatasan di awasi oleh kekaisaran yang berdekatan dengan laut biru dan dikelilingi empat kerajaan yaitu Redeon, Bludeon, Yeldeon, dan Blackdeon. Saat ini perekonomian masing-masing kerajaan kebanyakan dari penaklukan monster untuk mengambil dagingnya sebagai bahan makanan dan bagian inti mana monster yang dapat dimanfaatkan untuk membuat alat sihir untuk membantu pekerjaan lainnya seperti alat untuk pertanian dan perkebunan penduduk kerajaan untuk menghasilkan bahan makanan yang baik.Saat ini kerajaan yang mengelola sebagian besar pertanian dan perkebunan adalah kerajaan Bludeon dan Blackdeon, sedang sebagian besar pasukan untuk menaklukan monster berasal dari kerajaan Redeon dan Yeldeon.

“Bagaimana jika kau menemui pengawas lain untuk membahasnya ?” saran staf itu kepada Sirius.

“Baiklah kalau begitu, siapa yang dapat aku temui saat ini ?” kata Sirius yang agak kecewa.

“Utuk saat ini yang luang hanya master Falir, aku akan menghubunginya untuk mu” kata staf itu.

“Ugeh dia yang sombong dan mempecundangi aku kemarin itu ya, padahal aku tidak ingin bertemu dengannya lagi tapi mau bagai mana lagi aku harus cepat lulus agar dapat belajar sihir ketingkat lebih lanjut” pikir dalam hati Sirius

“Baik, terimakasih atas bantuannya kak staf” kata Sirius.

“Master Falir bisa kau temui sekarang, silahkan ke ruangannya untuk menemuinya” kata staf itu.

Sirius segera menuju ke ruangan master Falir dan sampai didepan pintu.

Sirius mengetuk pintu “permisi apa saya boleh masuk ?”

“Masuklah cepat, jangan membuang banyak waktu karena kelas awalmu akan segera dimulai dalam 10 menit” Jawab master Falir.

“Baik terimakasih atas waktunya sir Falir” kata Sirius sambari membuka pintu.

Sirius melihat sir Falir yang sedang duduk sambil membaca buku dan kemudian ”Jadi apa yang ingin kau sampaikan untuk tes kemarin tuan Sirius Waiden ?” tanya master Falir pada Sirius.

“I..itu a…anu sir kurasa pada tes terakhir aku berhasil memanggil patner ku.” kata Sirius menjawab dengan gugup.

“Apa begitu ? kalau begitu dimana patner mu yang kau maksud itu ?” kata master Falir yang meragukan Sirius.

“Dia ada disini sir, dia ada di sampingku.” jawab Sirius.

“Tuan Sirius tolong jangan main-main dengan ku saat ini, aku sama sekali tidak melihat patnermu. Kau hanya menunjukan kakimu.” kata master Falir dengan tegas.

“Tunggu…Tunggu…Tunggu… apa sir Falir tidak bisa melihat Roy, apa karena dia bayangan ? tapi Roy dapat bicara mungkin sir Falir bisa mendengarnya ?” pikir Sirius dalam hati.

“Tunggu mungkin sir tidak dapat melihatnya karena dia tidak memiliki wujud fisik, jadi aku akan menyuruhnya untuk bicara sekarang” kata Sirius dengan panik.

“Aku tak bisa bicara dengannya sekarang karena jangkauan telepati ku hanya sampai padamu saja jadi percuma.” kata bayangan roy yang hanya didengar Sirius saja.

“Apa kau tak bisa ? bagaimana bisa” kata Sirius panik.

“Tuan Sirius cukup untuk leluconmu hari ini, bagaimana mungkin patner seorang mage tidak memiliki fisik. Lalu bagaimana jika kau bertemu lawan mu dan patnermu tidak dapat melindungi mu, segera kembali ke kelas jangan jadikan alasan menemui ku untuk bolos pelajaran awal.” Kata master Falir tegas sambil membuka sihir gate menuju ruang kelas Sirius dan mengangkat Sirius dan melemparnya ke dalam gate.

Bersamaan saat kelas akan dimulai “Terimakasih sir Falir karena sudah membawa Sirius kemari aku hampir mencatatnya tidak hadir hari ini.” kata miss Yui.

“Hm… sama-sama miss Yui, aku hanya tak ingin dia menjadikanku alasan bolos kelasnya. Kalau begitu sampai jumpa lagi miss Yui.” kata master Falir dengan menutup gatenya.

Saat sir Falir kembali Sirius segera duduk di tempatnya dan semua siswa yang hadir tertawa melihat kekonyolan sir Falir dan Sirius yang membuat suasana kelas jadi tambah ramai.

“Baiklah cukup semuanya, Sekarang karena semua siswa sudah lengkap mari kita mulai pelajarannya hari ini. Untuk pelajaran hari ini kita akan membahas sihir jebakan, karena itu aku ingin ada yang membantuku untuk menjelaskannya kepada yang lain.” kata miss Yui menawarkan untuk membantunya.

Sirius mengangkat tangan “wah terimakasih atas kesadarannya tuan Sirius karena mau membantuku untuk menjelaskan disini, sepertinya kau sudah belajar sebelum kelas dimulai.” kata miss Yui memuji Sirius.

“Sama-sama miss Yui, baiklah aku akan mulai menjelaskan” kata Sirius dengan nada malas.

“Sihir jebakan memiliki dua tipe yaitu jebakan untuk menahan musuh dan jebakan untuk menyerang musuh dititik lokasi tertentu yang dilalui oleh musuh dan cara pengaktifan nya berbeda-beda ada yang di aktifkan secara manual dan otomatis tergantung situasi yang memadai. Sekian dariku.” Sirius menjelaskan dengan lantang dan duduk kembali.

“Baik itu penjelasan yang bagus tuan Sirius, apa masih ada yang ditanyakan tentang sihir jebakan ?” kata miss Yui bertanya.

Salah satu siswi mengangkat tangan ”bukankah sihir jebakan adalah sihir tingkat lanjut dan butuh lebih banyak sihir untuk memasangnya bagai mana dengan yang memiliki sedikit mana ? seperti yang disebelah sana.” Kata Rissa dengan sedikit senyum meremehkan bakat mana yang dimiliki Sirius.

Sirius yang mendengarnya tertunduk di kursi dan agak gugup mendengar jawaban miss Yui.

Terpopuler

Comments

Bisa gitu ya

2024-01-10

2

swaggy

swaggy

Bikin merinding! 😱

2023-07-26

1

Vòng một lép nhưng tôm tép có đầy

Vòng một lép nhưng tôm tép có đầy

Aksinya keren banget, semangat terus author!

2023-07-26

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kemunculan bayangan
2 Bab 2 Ketidak berdayaan
3 Bab 3 kemajuan
4 Bab 4 Kartu As
5 Bab 5 menanti esok hari
6 Bab 6 Awal Kemenangan
7 Bab 7 Terdesak
8 Bab 8 Tenggelam
9 Bab Menuju Hutan
10 Bab 10 Berburu
11 Bab 11 Hampir Mati
12 Bab 12 Kembali
13 Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14 Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15 Bab 15 Berangkat
16 Bab 16 Serangan
17 Bab 17 Bintang Jatuh
18 Bab 18 Aman
19 Bab 19 Misi Jelajah
20 Bab 20 Cerita
21 Bab 21 Sky Dragon
22 Bab 22 Menuju Reruntuhan
23 Bab 23 Ujian Tuhan
24 Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25 Bab 25 Kemunculan Iblis
26 Bab 26 Serangan Gabungan
27 Bab 27 Tuhan Menjawab
28 Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29 Bab 29 Artifak
30 Bab 30 Laporan
31 Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32 Bab 32 Belajar Sihir Baru
33 Bab 33 Tantangan Duel
34 Bab 34 Bayangan Yang Usil
35 Bab 35 Ajakan Keluar
36 Bab 36 Awekening
37 Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38 Bab 38 Adik
39 Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40 Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41 Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42 Bab 42 Wujud Moster Unik
43 Bab 43 Cahaya Biru
44 Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45 Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46 Bab 46 Badai Topan
47 Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48 Bab 48 Menjenguk
49 Bab 49 Bekal Makanan
50 Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51 Bab 51 Masalah yg akan datang
52 Bab 52 Identitas palsu
53 Bab 53 Melawan
54 Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55 Bab 55 Tombak Raja
56 Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57 Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58 Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59 Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60 Bab 60 Penciptaan Dunia
61 Bab 61 Masuk Sarang Semut
62 Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63 Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64 Bab 64 Tahanan Lepas
65 Bab 65 Cahaya Lentera
66 Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67 Bab 67 Masa Lalu Tree
68 Bab 68 Hujan
69 Bab 69 Tree Memegang Kapak
70 Bab 70 Dalam Lentera
71 Bab 71 Kembalinya Tree
72 Bab 72 Perjanjian Jiwa
73 Bab 73 Ujian Mage
74 Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75 Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76 Bab 76 Monster Salju
77 Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78 Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79 Bab 79 Latihan
80 Bab 80 Latihan Bersama
81 Bab 81 Berangkat
82 Bab 82 Spirit
83 Bab 83 Bintang Jatuh 2
84 Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85 Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86 Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87 Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88 Bab 88 Surat Misterius
89 Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90 Bab 90 Memberi Pelajaran
91 Bab 91 Makan Malam Keluarga
92 Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93 Bab 93 Black Mage
94 Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95 Bab 95 Kristal Misterius
96 Bab 96 Di Dalam
97 Bab 97 Giant Leaves
98 Bab 98 Melampaui Batas
99 Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100 Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101 Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102 Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103 Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104 Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105 Bab 105 Masa Lalu Cerita
106 Bab 106 Membuat Rencana
107 Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108 Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109 Bab 109 Telpon
110 Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111 Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112 Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Bab 1 kemunculan bayangan
2
Bab 2 Ketidak berdayaan
3
Bab 3 kemajuan
4
Bab 4 Kartu As
5
Bab 5 menanti esok hari
6
Bab 6 Awal Kemenangan
7
Bab 7 Terdesak
8
Bab 8 Tenggelam
9
Bab Menuju Hutan
10
Bab 10 Berburu
11
Bab 11 Hampir Mati
12
Bab 12 Kembali
13
Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14
Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15
Bab 15 Berangkat
16
Bab 16 Serangan
17
Bab 17 Bintang Jatuh
18
Bab 18 Aman
19
Bab 19 Misi Jelajah
20
Bab 20 Cerita
21
Bab 21 Sky Dragon
22
Bab 22 Menuju Reruntuhan
23
Bab 23 Ujian Tuhan
24
Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25
Bab 25 Kemunculan Iblis
26
Bab 26 Serangan Gabungan
27
Bab 27 Tuhan Menjawab
28
Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29
Bab 29 Artifak
30
Bab 30 Laporan
31
Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32
Bab 32 Belajar Sihir Baru
33
Bab 33 Tantangan Duel
34
Bab 34 Bayangan Yang Usil
35
Bab 35 Ajakan Keluar
36
Bab 36 Awekening
37
Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38
Bab 38 Adik
39
Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40
Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41
Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42
Bab 42 Wujud Moster Unik
43
Bab 43 Cahaya Biru
44
Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45
Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46
Bab 46 Badai Topan
47
Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48
Bab 48 Menjenguk
49
Bab 49 Bekal Makanan
50
Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51
Bab 51 Masalah yg akan datang
52
Bab 52 Identitas palsu
53
Bab 53 Melawan
54
Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55
Bab 55 Tombak Raja
56
Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57
Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58
Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59
Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60
Bab 60 Penciptaan Dunia
61
Bab 61 Masuk Sarang Semut
62
Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63
Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64
Bab 64 Tahanan Lepas
65
Bab 65 Cahaya Lentera
66
Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67
Bab 67 Masa Lalu Tree
68
Bab 68 Hujan
69
Bab 69 Tree Memegang Kapak
70
Bab 70 Dalam Lentera
71
Bab 71 Kembalinya Tree
72
Bab 72 Perjanjian Jiwa
73
Bab 73 Ujian Mage
74
Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75
Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76
Bab 76 Monster Salju
77
Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78
Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79
Bab 79 Latihan
80
Bab 80 Latihan Bersama
81
Bab 81 Berangkat
82
Bab 82 Spirit
83
Bab 83 Bintang Jatuh 2
84
Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85
Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86
Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87
Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88
Bab 88 Surat Misterius
89
Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90
Bab 90 Memberi Pelajaran
91
Bab 91 Makan Malam Keluarga
92
Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93
Bab 93 Black Mage
94
Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95
Bab 95 Kristal Misterius
96
Bab 96 Di Dalam
97
Bab 97 Giant Leaves
98
Bab 98 Melampaui Batas
99
Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100
Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101
Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102
Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103
Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104
Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105
Bab 105 Masa Lalu Cerita
106
Bab 106 Membuat Rencana
107
Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108
Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109
Bab 109 Telpon
110
Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111
Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112
Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!