Bab 12 Kembali

Pada saat Sirius terancam akan dibunuh muncul wanita berpakaian pendeta putih berambut pink merah muda datang dari belakang,”Tunggu Sir Zaggan!, kurasa dia berkata jujur.” Kata wanita itu.

“Kenapa kau percaya pada bocah mencurigakan ini Saint Gaia setelah melihat pemandangan ini.” Kata Sir Zaggan yang menunjuk pada sekumpulan mayat serigala yang tercincang tersebar di sekitar tempat tenda Sirius.

“Mungkin kau akan percaya jika anak ini adalah pemenang duel akademi yang melawan pangeran Victor yang merupakan top 1 rank siswa akademi dan namanya sama yaitu Sirius Waiden.” Kata Saint Gaia memberitahu Sir Zaggan.

“Oh begitu ya, jadi anak ini kuat sampai bisa membantai koloni serigala seorang diri. Tapi kita perlu memastikannya bukan ?” kata Sir Zaggan tersenyum licik.

“Jangan Mulai lagi.” Kata Saint menghela nafas.

“Nak aku akan melepaskan mu bila kau bisa bertahan dari serangan ku, bagaimana ?” kata Sir Zaggan tersenyum.

“Baiklah tapi berjanjilah untuk melepaskan ku dan tidak menuduhku lagi.” Kata Sirius.

“hahaha…, kau bahkan tidak ragu ya. Baiklah aku janji, nah bersiaplah ambil posisi.” Kata Sir Zaggan mengeluarkan kedua pedang dari sarungnya.

“Ini sudah keterlaluan, aku tidak bisa membiarkannya. Sirius biar aku yang mengurus dia.” Kata bayangan Roy.

“Dia terlihat kuat dari aura yang dia pancarkan, kalau begitu ku serahkan padamu Roy.” Kata Sirius.

“Hm.., serahkan saja padaku akan ku tunjukan pada paman Kesatria bodoh itu akibat meremehkan kita hahaha….” Kata bayangan Roy.

Sirius dan Zaggan mengambil jarak untuk bersiap bertarung, “Haa…, terserah kalian saja. Aku sama sekali tidak mengerti kenapa para laki-laki suka sekali bertarung untuk hal yang tidak perlu, tapi bodoh amat selama bukan aku yang bertarung. Bersiappp…, MULAI” Ucap Saint Gaia memberi aba-aba.

Zaggan maju duluan mengayunkan satu pedang ke arah leher Sirius, Sirius menghindar dengan menarik kepalanya kebelakang dan kakinya menendang ke atas. Zaggan menahannya dengan tangan satunya lalu terpukul mundur “oh kukira kau akan menggunakan sihir untuk menghadapi ku, karena kau adalah siswa akademi sihir.” Kata Zaggan kagum.

“Aku memang menggunakan sihir.” Kata Sirius.

“Apa ?” Ucap Zaggan “Tidak tidak.., itu jelas serangan fisik yang tidak menggunakan sihir. Tapi dia bilang dia menggunakan sihir tapi dimana?, aku tidak melihat.” Pikir Zaggan dalam hati.

“Ah, bodoh amat aku tidak peduli dia memakai sihir atau tidak.” Kata Zaggan dengan maju menyerang ke arah Sirius dengan kedua pedangnya menebas Sirius, tapi sirius yang dia tebas menghilang dan berpindah di belakangnya. Zaggan reflek segera memutar badan dan mengayunkan satu pedang, Sirius menepisnya dengan satu tangan dan merebut pedang Zaggan dengan cepat. Zaggan yang terkejut dengan pergerakan Sirius panik dan melompat mundur, Sirius melesat dengan cepat kearah Zaggan yang masih mengudara dan menebas lehernya.

Zaggan melihat tubuhnya tanpa kepalnya, karena kepalanya melayang perlahan “Apa ? aku mati ? bagaimana bisa dia sekuat itu tanpa menggunakan sihir ? apakah ini karma karena aku selalu meremehkan orang lain ? ah aku sadar akan kesombongan dalam diriku. Andai saja aku bisa kembali mungkin aku akan tidak lagi sombong pada orang lain dan terus berlatih agar bisa menjadi kuat. Maafkan aku mama, sepertinya aku mati duluan. Selamat tinggal dunia” Pikir Zaggan sambil menutup mata.

Di saat yang sama “kenapa Sir Zaggan menyerang udara kemudian melompat dan jatuh tersungkur sendiri.” Kata Saint Gaia melihat sir Zaggan bertingkah aneh.

“Dia terkena sihir ilusiku miss Saint dan sekarang dia sudah pingsan.” Kata Sirius menjelaskan.

“Oh jadi itu sihir ilusi yang kau gunakan pada pangeran, pantas saja kalau kau bisa mengalahkan pangeran bahkan sir Zaggan terlihat konyol karena pengaruh ilusi mu yang kaut.” Kata Saint Gaia.

“kalau begitu izinkan aku permisi untuk mengemasi barang-barang ku.” Kata Sirius sopan.

“Ah iya silahkan, maaf sudah mengganggu mu.” Kata Saint Gaia.

“Iya tidak papa, kalau begitu…” Ucap Sirius sambil memasukan tendanya kedalam bayangannya.

Saint Gaia terkejut “EEEEHH…., Sirius apa itu tadi ? tiba-tiba keluar dari bayanganmu dan menelan tendamu ketanah.” Tanya dengan wajah sangat terkejut.

“Oh itu tadi patner sihirku, dia menjadi bayangan di bawahku.” Kata Sirius.

“Ternyata patnermu, baru kali ini aku melihat patner sihir seperti itu.” Kata Saint Gaia.

“Kalau begitu sampai jumpa lagi miss Saint, aku harap kau baik-baik saja.” Kata Sirius berjalan pergi menuju tujuan berikutnya.

Sementara itu Saint Gaia menggendong sir Zaggan dengan menyandarkan tangannya di pundak dan menuntunnya ke samping pohon untuk mengistirahatkannya dengan bersandar pohon. Sir Zaggan yang mulai sadar mengedipkan mata dan melihat Saint Gaia yang berdiri melihatnya “ Ah bagaimana malaikat punya rupa seperti Saint Gaia, apakah aku sudah di surga ?” kata Zaggan yang setengah sadar. Saint Gaia yang mendengarnya “SURGA MATAMU, CEPAT BANGUN!!!.” Ucap Saint Gaia meninju kepala Zaggan untuk menyadarkannya.

“Apa yang terjadi ? aku masih hidup ?” tanya Zaggan sambil melihat sekeliling.

“Tentu saja kau masih hidup, bocah itu menggunakan ilusi padamu. Jadi apa yang kau lihat dalam ilusi itu sampai kau tidak sadarkan diri ?” kata Saint Gaia pada Zaggan.

“Apa yang ku lihat ? aku melihat saat-saat kematianku sendiri. Aku tidak pernah menyangka akan mati dalam ilusi itu, aku seperti mendapat pesan darinya bahwa diriku yang berfikir bahwa besok dan besoknya lagi akan hidup seketika hilang. Pikiranku berpikir ini lah akhirku mati, dalam banyak penyesalan di dunia.” Kata Zaggan yang menjelaskan apa yang dia rasakan dalam ilusi itu.

“Wow apa senyata itu kematian yang kau alami ? kurasa itu bagus untukmu kalau kau sadar masih banyak penyesalanmu didunia.” Kata Saint Gaia turut prihatin dengan emosi Zaggan.

“Saint aku ingin segera menyelesaikan pekerjaan kita disini dan segera pulang, jadi mari bergegas.” Kata Zaggan.

“Tunggu bukanya kau baru bangun, istirahatlah sebentar.” Kata Saint Gaia.

“Tidak Saint aku masih segar bugar, jadi mari kita selesaikan ini. Aku khawatir kita tidak akan tepat waktu.” Kata Zaggan pergi bersama Saint Gaia.

Sirius yang pergi meninggalkan Saint di hutan sudah sampai di kota terdekat untuk melaporkan misinya dan menjual bahan-bahan yang dia dapat selama penaklukan. Tapi sebelum Sirius menjual inti monster “Tunggu Sirius aku bisa menggunakan inti monster itu untuk membantumu berkembang jadi jual sebagian saja.” Kata bayangan Roy.

“Sungguh kau bisa menggunakan inti monster untuk membuatku berkembang ? tapi bagai mana ?” tanya Sirius.

“Sungguh, pokonya serahkan saja padaku.” Kata bayangan Roy.

Akhirnya Sirius hanya menjual 10 inti monster kera dan 10 inti monster serigala, dan menjual 10 mayat kera dan 5 mayat serigala dan 1 mayat pemimpin serigala yang masih dalam kondisi bagus. Sirius mendapat 15 kon emas dari mayat pemimpin serigala yang berada di kesulitan tingkat B dan yang lain 3 koin emas 5 silver. Total \= 18 emas 5 silver.

Episodes
1 Bab 1 kemunculan bayangan
2 Bab 2 Ketidak berdayaan
3 Bab 3 kemajuan
4 Bab 4 Kartu As
5 Bab 5 menanti esok hari
6 Bab 6 Awal Kemenangan
7 Bab 7 Terdesak
8 Bab 8 Tenggelam
9 Bab Menuju Hutan
10 Bab 10 Berburu
11 Bab 11 Hampir Mati
12 Bab 12 Kembali
13 Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14 Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15 Bab 15 Berangkat
16 Bab 16 Serangan
17 Bab 17 Bintang Jatuh
18 Bab 18 Aman
19 Bab 19 Misi Jelajah
20 Bab 20 Cerita
21 Bab 21 Sky Dragon
22 Bab 22 Menuju Reruntuhan
23 Bab 23 Ujian Tuhan
24 Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25 Bab 25 Kemunculan Iblis
26 Bab 26 Serangan Gabungan
27 Bab 27 Tuhan Menjawab
28 Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29 Bab 29 Artifak
30 Bab 30 Laporan
31 Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32 Bab 32 Belajar Sihir Baru
33 Bab 33 Tantangan Duel
34 Bab 34 Bayangan Yang Usil
35 Bab 35 Ajakan Keluar
36 Bab 36 Awekening
37 Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38 Bab 38 Adik
39 Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40 Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41 Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42 Bab 42 Wujud Moster Unik
43 Bab 43 Cahaya Biru
44 Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45 Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46 Bab 46 Badai Topan
47 Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48 Bab 48 Menjenguk
49 Bab 49 Bekal Makanan
50 Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51 Bab 51 Masalah yg akan datang
52 Bab 52 Identitas palsu
53 Bab 53 Melawan
54 Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55 Bab 55 Tombak Raja
56 Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57 Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58 Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59 Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60 Bab 60 Penciptaan Dunia
61 Bab 61 Masuk Sarang Semut
62 Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63 Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64 Bab 64 Tahanan Lepas
65 Bab 65 Cahaya Lentera
66 Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67 Bab 67 Masa Lalu Tree
68 Bab 68 Hujan
69 Bab 69 Tree Memegang Kapak
70 Bab 70 Dalam Lentera
71 Bab 71 Kembalinya Tree
72 Bab 72 Perjanjian Jiwa
73 Bab 73 Ujian Mage
74 Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75 Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76 Bab 76 Monster Salju
77 Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78 Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79 Bab 79 Latihan
80 Bab 80 Latihan Bersama
81 Bab 81 Berangkat
82 Bab 82 Spirit
83 Bab 83 Bintang Jatuh 2
84 Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85 Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86 Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87 Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88 Bab 88 Surat Misterius
89 Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90 Bab 90 Memberi Pelajaran
91 Bab 91 Makan Malam Keluarga
92 Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93 Bab 93 Black Mage
94 Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95 Bab 95 Kristal Misterius
96 Bab 96 Di Dalam
97 Bab 97 Giant Leaves
98 Bab 98 Melampaui Batas
99 Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100 Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101 Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102 Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103 Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104 Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105 Bab 105 Masa Lalu Cerita
106 Bab 106 Membuat Rencana
107 Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108 Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109 Bab 109 Telpon
110 Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111 Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112 Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Bab 1 kemunculan bayangan
2
Bab 2 Ketidak berdayaan
3
Bab 3 kemajuan
4
Bab 4 Kartu As
5
Bab 5 menanti esok hari
6
Bab 6 Awal Kemenangan
7
Bab 7 Terdesak
8
Bab 8 Tenggelam
9
Bab Menuju Hutan
10
Bab 10 Berburu
11
Bab 11 Hampir Mati
12
Bab 12 Kembali
13
Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14
Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15
Bab 15 Berangkat
16
Bab 16 Serangan
17
Bab 17 Bintang Jatuh
18
Bab 18 Aman
19
Bab 19 Misi Jelajah
20
Bab 20 Cerita
21
Bab 21 Sky Dragon
22
Bab 22 Menuju Reruntuhan
23
Bab 23 Ujian Tuhan
24
Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25
Bab 25 Kemunculan Iblis
26
Bab 26 Serangan Gabungan
27
Bab 27 Tuhan Menjawab
28
Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29
Bab 29 Artifak
30
Bab 30 Laporan
31
Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32
Bab 32 Belajar Sihir Baru
33
Bab 33 Tantangan Duel
34
Bab 34 Bayangan Yang Usil
35
Bab 35 Ajakan Keluar
36
Bab 36 Awekening
37
Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38
Bab 38 Adik
39
Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40
Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41
Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42
Bab 42 Wujud Moster Unik
43
Bab 43 Cahaya Biru
44
Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45
Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46
Bab 46 Badai Topan
47
Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48
Bab 48 Menjenguk
49
Bab 49 Bekal Makanan
50
Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51
Bab 51 Masalah yg akan datang
52
Bab 52 Identitas palsu
53
Bab 53 Melawan
54
Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55
Bab 55 Tombak Raja
56
Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57
Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58
Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59
Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60
Bab 60 Penciptaan Dunia
61
Bab 61 Masuk Sarang Semut
62
Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63
Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64
Bab 64 Tahanan Lepas
65
Bab 65 Cahaya Lentera
66
Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67
Bab 67 Masa Lalu Tree
68
Bab 68 Hujan
69
Bab 69 Tree Memegang Kapak
70
Bab 70 Dalam Lentera
71
Bab 71 Kembalinya Tree
72
Bab 72 Perjanjian Jiwa
73
Bab 73 Ujian Mage
74
Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75
Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76
Bab 76 Monster Salju
77
Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78
Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79
Bab 79 Latihan
80
Bab 80 Latihan Bersama
81
Bab 81 Berangkat
82
Bab 82 Spirit
83
Bab 83 Bintang Jatuh 2
84
Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85
Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86
Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87
Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88
Bab 88 Surat Misterius
89
Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90
Bab 90 Memberi Pelajaran
91
Bab 91 Makan Malam Keluarga
92
Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93
Bab 93 Black Mage
94
Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95
Bab 95 Kristal Misterius
96
Bab 96 Di Dalam
97
Bab 97 Giant Leaves
98
Bab 98 Melampaui Batas
99
Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100
Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101
Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102
Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103
Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104
Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105
Bab 105 Masa Lalu Cerita
106
Bab 106 Membuat Rencana
107
Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108
Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109
Bab 109 Telpon
110
Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111
Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112
Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!