“ini lah akibatnya jika melawanku penyihir, tapi gara-gara dia aku kehilangan seluruh pasukan yang kubawa. Yah mau bagaimana lagi, akan ku tinggal mereka disini dan melanjutkan misi.” Orang bertopeng itu pergi meninggalkan tempat.
“Sepertinya sudah aman, kau bisa menolong miss Yui sekarang.”
“Iya.” Sirius yang sudah kembali dan sebelum miss Yui dibunuh dia meminta Roy menggunakan sihir ilusi untuk menipu orang bertopeng dan membuatnya berpikir telah menebas kepala miss Yui dan memutar balik arah yang dia tuju.
Sirius segera menghampiri miss Yui dan mengambil perban dari dimensi bayangan untuk memberikan pertolongan pertama menghentikan pendarahan. “Maafkan aku miss Yui, aku terlalu lama sehingga membuat anda menjadi terluka parah.” Kata Sirius sambil mengobati luka, “Tidak apa Sirius, aku malah berterima kasih pada mu karena telah menolongku. Apa kau sudah melakukan apa yang ku suruh ?”.
“Aku sudah memberitahu para pengawas untuk memperketat penjagaan tenda evakuasi. Sekarang mari kita pergi bersama, aku akan menggunakan sihir Teleport.”
“Sihir teleport ? kau sudah bisa?”.
“Entahlah tapi aku sudah mempelajarinya, jadi jangan khawatir.” Sirius memindahkan dirinya dan miss Yui ke dalam tenda evakuasi untuk dirawat.
“Kau berhasil Sirius, kau sudah menjadi lebih baik dari tahun kemarin. Teruskan itu, aku tahu kau bisa diandalkan.”
“Terima kasih miss Yui. Hehehe…”
Perawat di sana langsung mendatangi miss Yui dan membawanya ke tempat pengobatan untuk menyembuhkan luka, “Astaga, bagaimana kau bisa terluka sampai seperti ini miss Yui ? aku akan segera menangani luka mu.”
“Terima kasih nona perawat.” Miss Yui segera dibawa ke tempat pengobatan.
Sirius sudah mengantar miss Yui dan segera menemui pengawas lain untuk membantunya mencari Victor yang diculik, “Apa yang mulia Victor diculik ?” Tanya beberapa pengawas mage.
“Benar, jadi ayo mencarinya.”
“Baiklah kami akan mengirim beberapa mege untuk mencarinya dan melaporkannya pada yang lain, kau tidak perlu ikut, kami akan menjagamu disini.”
“Tapi…”
“Cukup, aku tahu kau juga menghawatirkannya, tapi kami juga khawatir padamu. Menjaga para siswa adalah tanggung jawab kami jadi jangan menambah kekhawatiran kami lagi.”
Sirius yang melihat keadaan para pengawas mengerti dan mempercayakan pencarian pada para pengawas yang sudah berpengalaman. Sirius segera pergi masuk ke tempat siswa-siswa lain berada.
Di saat yang sama Kaisar telah berhasil menggagalkan rencana Yugo untuk menyandra Victor sebagai tebusan atas pedang dan kunci kekaisaran, sekarang kaisar sudah membawa Victor dan mengamankannya. Zaggan mencoba menangkap Yugo yang kabur setelah terhempas ledakan dan rekan kesatria Zaggan yaitu Hanso mengejar rekan bertopeng Yugo yang ikut terhempas. Zaggan mengayunkan pedang Aura kearah bawah”Slasssh…” untuk menghentikan Yugo kabur darinya namun Yugo melompat dan naik ke atas pohon dengan cepat.
Hanso juga mengejar orang bertopeng “Berhenti di sana!. Ayo hadapi aku!”, “mana mungkin aku menghadapimu, aku tahu betul jika menghadapimu aku tidak akan menang jadi sampai jumpa. Stealthily.” Orang bertopeng itu menjadi tidak terlihat. Hanso berhenti dan melihat sekeliling, dia tidak merasakan kehadiran orang bertopeng itu lagi “Apa dia benar-benar sudah pergi ? aku curiga dia masih di sekitar sini.” Pikirnya.
Sementara itu Zaggan masih mengejar Yugo melewati pepohonan, tiba-tiba Yugo berhenti dan Zaggan yang curiga ikut berhenti waspada pada gerak-gerik Yugo yang aneh. “hahaha tak ku sangka kau kabur dari kesatria itu. Apa kau mulai lemah ?” kata orang bertopeng yang perlahan muncul di samping Yugo, “Aku tidak melawanya karena pedang milikku hancur, jadi apa kau membawa senjata cadangan ?”.
“Aku hanya membawa pisau, kau mau ?”
“kurasa ini cukup.”
Zaggan segera menyerang “Pisau sekecil itu tidak akan bisa menggoresku yang mulia.” ”Clang…” Yugo menangkis serangan Zaggan menggunakan pisau yang dia lapisi aura. “Kau sangat merepotkan, Enyahlah!” Yugo meninju Zaggan dengan aura di tangannya “Booom…” Zaggan terhempas karena dorongan aura yang besar dari Yugo.
“Aaakh…., Sial aku tidak bisa menangkapnya, padahal tadi aku sudah hampir menyentuhnya. Tapi walau aku menyentuhnya dia pasti masih bisa kabur dengan kekuatanya itu, sepertinya aku akan kembali saja.” Zaggan bangkit berdiri dan berjalan kembali.
Kaisar yang masih menjaga Victor mengambil pedangnya “Ini benar-benar sulit untuk membereskan semua masalah ini. Sepertinya aku tidak bisa menutupi masalah sebesar ini dari publik, aku sudah tidak bisa membiarkanya lagi.” Beberapa waktu kemudian Zaggan dan Hanso kembali “Maafkan kami yang mulia, pangeran Yugo lolos karena saya terlalu lemah.”.
“Begitu ya, dia jadi semakin kuat karena dendamnya pada ku. Aku tidak menyangka dia akan menyandra adiknya sendiri untuk mengancamku, tampaknya aku harus bertindak sebelum dia melakukan sesuatu yang lebih buruk lagi.” Kaisar dan kesatrianya pergi ke tenda evakuasi untuk merawat Victor yang masih pingsan.
Yugo yang pergi bersama orang bertopeng berpas-pasan dengan orang bertopeng menggunakan arrmor anti-magic lengkap, “kenapa kalian sudah di sini ?, padahal aku ingin menghabisi para murid itu sendiri.”.
“Tunggu, Justru kami lah yang ingin bertanya. Kenapa kau disini nomor 7? bukanya ke tenda para murid sesuai rencana.”
“Ha ? bukanya ini jalan menuju tenda evakuasi para murid seperti yang ada di peta?”
“BUKAN!!, INI JALAN SEBALIKNYA BODOH.” Dengan marah Yugo membentaknya.
“Tidak..tidak..tidak, aku ada di arah yang benar karena arahnya lurus kedepan, juga aku sempat melawan pengawas yang mencoba mengulur waktu dan membunuhnya.”
“Si kampret ini!!!” Yugo sangat kesal.
“Coba kau cek kompas milik mu nomor 7, ku yakin kau akan sadar jika kau salah arah.” Kata nomor 6.
“Kurasa itu benar, mari lihat kompasnya.” Nomor 7 melihat kompasnya.
“HAAA ?, Bagaimana bisa tadi aku yakin lurus ke timur sekarang berubah jadi barat. Aku jadi bingung sekarang.”
“Kurasa ada yang janggal dengan lawan yang kau hadapi. Tapi artinya para murid tidak ada yang mati dan semua rencana kita gagal, bagaimana cara menjelaskan ini pada pastur nanti aku jadi merinding memikirkanya.” Kata nomor 6 menggigil ketakutan.
“ngomong-ngomong dimana bawanmu ?”
“Mereka semua lumpuh karena serangan petir dari seorang mage yang ku hadappi, tapi tenang saja mereka sudah mati karena racun yang mereka makan untuk menghindari kebocoran informasi.”
“Kau benar-benar payah dalam mengurus bawahanmu, lain kali aku tidak akan memberimu pasukan lagi dari ku. Sekarang dan seterusnya kau bisa bekerja sendiri.”
“Kau memang pengertian. Aku memang suka bekerja sendiri.”
Yugo dan rekan-rekanya pergi kembali kemarkas mereka dengan sihir teleport, sedang kaisar dan para kesatria telah sampai ke tenda evakuasi dan memberitaka bahwa Victor telah kembali, pengawas yang melakukan pencarian kembali setelah mendengar kabar itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 112 Episodes
Comments