Bab 7 Terdesak

Pertarungan duel dimenangkan oleh Sirius, namun para pengawas yang merasa ada yang aneh karena spell yang di gunakan terlalu banyak dan cepat dalam waktu singkat meski tidak ada patner yang terlihat membantu.

“Apa kalian melihat itu ?” kata sir Falir.

“Iya, aku melihat beberapa lingkaran sihir milik Sirius yang merapal sendiri.” Kata miss Yui.

“Apa mungkin itu ulah patnernya yang Sirius bilang padaku ?, sampai sekarang aku tidak bisa merasakan keberadaanya. Tapi setelah melihat kemampuannya dalam membatu Sirius bertarung aku menjadi tidak ragu lagi.” Kata pak tua Wilo.

“Jika memang begitu, patner Sirius pasti memiliki kecerdasan tinggi untuk merapal tiga spell sekaligus walau hanya sihir pendukung.” Kata sir Falir.

“Aku setuju dengan mu sir Falir, mungkin ini akan membantu Sirius untuk lulus menjadi mage seperti keinginannya.” Kata miss Yui.

Kembali ke arena “Pemenang duel kali ini di menangkan oleh Sirius Waiden, kombinasi sempurna antara pertahanan dan serangan bersamaan walau pun kita tidak bisa melihat patner yang membantu Sirius tapi para pengawas men setujui kemenangannya.” Kata komentator.

“Lihat Roy kita menang.” Kata Sirius gembira.

“Jangan senang dulu, ini baru awal.” Kata bayangan Roy.

Sirius segera berjalan kembali menuju tempat penonton.

“Hai Rissa bagai mana hasil latihanku, aku mungkin akan lolos seleksi ini.” Kata Sirius pada Riassa di tempat penonton.

“Lumayan untuk pemula sepertimu, tapi kau masih belum bisa menandingi ku.” Kata Rissa.

“Ngomong-ngomong aku benar-benar tidak dapat melihat patnermu, apa patnermu semacam roh ?.” Kata Rissa.

“Dia bukan roh, dia bilang tidak tahu juga makhluk macam apa dia.” Kata Sirius sambil menonton pertandingan arena.

“Dia bilang ? patnermu bisa bicara ?” Tanya Rissa.

“Iya, tapi dia hanya bisa mengobrol dengan ku saja. Dia tidak bisa berkomunikasi dengan selain aku.” Kata Sirius menjelaskan.

“Aku mengerti jika kau bisa merasakan prasaan patnermu, tapi berkomunikasi dengan patner itu belum pernah ku dengar sebelumnya.” Kata Rissa.

“Ya mungkin aku mendapat patner spesial yang tidak dimiliki siapapun di dunia hehehe…” kata Sirius sambil tertawa bangga.

“Jangan sombong hanya karena patnermu spesial, tapi jika yang punya payah seperti dirimu itu akan percuma.” Kata Rissa dengan nada mengejek.

“Hm…, bilang saja kau iri dengan patner baru ku.” Balas Sirius.

“Siapa yang iri padamu!!, saat bertemu denganmu itu selalu membuatku jengkel. Sudahlah aku kembali saja.” Kata Rissa dengan raut cemberut kesal pergi meninggalkan Sirius.

“lihat dia akhirnya mengakui kemampuanku, sampai pergi dengan wajah seperti itu.” Kata Sirius pada Roy.

“Tapi setelah kupikirkan apa yang dia bilang, dia ada benarnya juga jika kau payah akan percuma memiliki patner sepertiku.” Kata bayangan Roy dengan senyum kecil.

“aku payah ?, aku sudah bisa memakai sihir lanjutan walau hanya beberapa.” Kata Sirius membantah perkataan Roy.

“Tapi spell sihir serangan yang kau lakukan tadi sangat lama loh, sampai lawan mu bisa merapal sihir berkali-kali.” Kata bayangan Roy.

“Ya aku akui kalau aku agak lambat, tapi itu karena aku belum terbiasa saja tahu.” Kata Sirius membuat alasan.

Setelah percakapan itu Sirius lanjut bertanding dengan metode yang sama sampai pada final pertandingan. Di final itu tersisa 20 siswa yang berhasil lolos ditahap terakhir, diantaranya 10 siswa adalah top rank dan 10 sisanya hanya siswa yang dibawah 10 top rank. Akademi hanya akan membawa 15 siswa pilihan yang dinilai di duel kali ini, jadi dari 10 pemenang duel 10 sisanya yang kalah akan dipilih 5 siswa untuk pantas lolos seleksi atau tidak.

“Inilah puncak pertandingan yang sudah kalian tunggu-tunggu 20 siswa yang tersisa akan membuktikan kelayakan mereka, siapakah yang akan lolos ?” Sorak komentator.

“ Mari kita lihat untuk pertandingan pertama dimulai dengan…” kata komentator.

Monitor memunculkan nama.

“Pertandingan duel antara top rank nomor 1 yaitu pangeran Victor Diamon melawan Sirius Waiden.” Ucap komentator mengumumkan.

Pangeran Victor Diamon adalah anak ke-3 dari Kaisar Riyo Diamon yang berkuasa saat ini, dan dia belajar sihir di akademi kerajaan Redeon.

Victor dan Sirius berjalan ke arena untuk bersiap.

“Sirius dengan bayangan tak telihat dan Victor dengan burung merak putih.” Kata komentator.

“Apakah Sirius yang mulai bersinar dapat mengalahkan top rank puncak? mari kita lihat.” Kata komentator.

“Langsung lawan bos ya ? hahaha…, jangan lengah kali ini Sirius. Sepertinya julukan top rank puncak tidak dibuat-buat untuknya.” Kata bayangan Roy memperingati Sirius sambil tertawa kecil.

“Ya aku juga tahu itu, aku akan lebih fokus kali ini. Aku langsung merasa bersemangat saat menantang seseorang yang kuat.” Kata Sirius yang tidak sabar menghadapi lawannya.

“Lakukan sebisa mungkin, jika memang sudah terdesak aku akan menggunakan itu.” Kata bayangan Roy.

“Pertandingan akan dimulai dalam 3…, 2…, 1…, MUUULAAAIII!!.” Teriak komentator.

“Mana Shield, Mana Barrier, Mana bers.” Bayangan Roy seperti biasa langsung mensupport Sirius dengan sihir pertahanan.

“Perfect Light Barrier.” Burung Merak menggunakan sihir cahaya menengah pertahanan untuk Victor.

“Mereka menggunakan strategi bertahan nya masing-masing, karena pola bertarung mereka sama. siapa yang akan bertahan dalam duel ini ?” kata komentator.

Sirius langsung melemparkan sihir batu Lava ke Victor.

“Lava stone.” Ucap spell yang di gunakan Sirius.

Namun batu lava yang mengenai pelindung milik Victor tidak tergores sedikitpun.

“Apa ?, tidak ada pengaruhnya ya ?” kata Sirius yang terkejut.

“Apa hanya ini saja kemampuanmu ?.” kata Victor dengan santai sambil merapal spell di dalam barriernya.

“Masih belum, Fire Arrows.” Ucap Sirius dengan melemparkan 10 api panah yang melesat ke barrier Victor.

“Dan ini yang terakhir, EXPLOSION.” Ucap Sirius dengan meledakan barrier Victor dan membuat kobaran api menutupi pandangan Victor.

“Serangan yang bertubi-tubi dari Sirius pada Victor, apakah serangan Sirius dapat menghancurkan pertahanan sempurna dari Victor ?” ucap komentator.

Setelah api yang mengelilingi Victor hilang, semua bisa melihat.

“Ternyata Barrier Victor masih utuh dan tanpa lecet sedikit pun.” Kata komentator.

“Aku akui kalau si payah Sirius sudah semakin kuat, tapi kali ini keberuntungannya sudah habis karena lawan dia adalah Pangeran Victor yang dikenal memiliki patner sihir spesial yang bisa menahan serangan sihir tingkat tinggi. Serangan Sihir lanjut tidak akan bisa menggoresnya.” Ucap salah satu penonton.

“Sepertinya kau sudah selesai, sekarang giliranku. BURST OF LIGHT.” Ucap Victor yang giliran menyerang balik Sirius dengan sihir menengah semburan cahaya.

“Bahaya, pertahanan kita tidak bisa menahan semua serangan itu.” Kata bayangan Roy.

“Aku akan mengurangi dampaknya, FIRE WALL.” Ucap Sirius mengeluarkan dinding api untuk mengurangi dampak serangan.

Serangan cahaya Victor berhasil mengenai Sirius dan menghancurkan Fire wall dan Mana Barrier milik Sirius, tersisa mana Shield yang masih melindungi Sirius.

“Tidak ada pilihan, sepertinya aku akan menggunakan ITU.” Ucap bayangan Roy dengan senyum lebar.

Terpopuler

Comments

Ayano Kouji

Ayano Kouji

Bukan hanya cerita yang membuatku senang, tapi juga cara penulisan yang luar biasa! 🤩

2023-07-28

1

im_soHaPpy

im_soHaPpy

Ceritanya seru abis, thor! Gak sabar pengen baca lanjutannya!

2023-07-28

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 kemunculan bayangan
2 Bab 2 Ketidak berdayaan
3 Bab 3 kemajuan
4 Bab 4 Kartu As
5 Bab 5 menanti esok hari
6 Bab 6 Awal Kemenangan
7 Bab 7 Terdesak
8 Bab 8 Tenggelam
9 Bab Menuju Hutan
10 Bab 10 Berburu
11 Bab 11 Hampir Mati
12 Bab 12 Kembali
13 Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14 Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15 Bab 15 Berangkat
16 Bab 16 Serangan
17 Bab 17 Bintang Jatuh
18 Bab 18 Aman
19 Bab 19 Misi Jelajah
20 Bab 20 Cerita
21 Bab 21 Sky Dragon
22 Bab 22 Menuju Reruntuhan
23 Bab 23 Ujian Tuhan
24 Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25 Bab 25 Kemunculan Iblis
26 Bab 26 Serangan Gabungan
27 Bab 27 Tuhan Menjawab
28 Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29 Bab 29 Artifak
30 Bab 30 Laporan
31 Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32 Bab 32 Belajar Sihir Baru
33 Bab 33 Tantangan Duel
34 Bab 34 Bayangan Yang Usil
35 Bab 35 Ajakan Keluar
36 Bab 36 Awekening
37 Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38 Bab 38 Adik
39 Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40 Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41 Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42 Bab 42 Wujud Moster Unik
43 Bab 43 Cahaya Biru
44 Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45 Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46 Bab 46 Badai Topan
47 Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48 Bab 48 Menjenguk
49 Bab 49 Bekal Makanan
50 Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51 Bab 51 Masalah yg akan datang
52 Bab 52 Identitas palsu
53 Bab 53 Melawan
54 Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55 Bab 55 Tombak Raja
56 Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57 Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58 Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59 Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60 Bab 60 Penciptaan Dunia
61 Bab 61 Masuk Sarang Semut
62 Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63 Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64 Bab 64 Tahanan Lepas
65 Bab 65 Cahaya Lentera
66 Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67 Bab 67 Masa Lalu Tree
68 Bab 68 Hujan
69 Bab 69 Tree Memegang Kapak
70 Bab 70 Dalam Lentera
71 Bab 71 Kembalinya Tree
72 Bab 72 Perjanjian Jiwa
73 Bab 73 Ujian Mage
74 Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75 Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76 Bab 76 Monster Salju
77 Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78 Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79 Bab 79 Latihan
80 Bab 80 Latihan Bersama
81 Bab 81 Berangkat
82 Bab 82 Spirit
83 Bab 83 Bintang Jatuh 2
84 Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85 Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86 Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87 Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88 Bab 88 Surat Misterius
89 Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90 Bab 90 Memberi Pelajaran
91 Bab 91 Makan Malam Keluarga
92 Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93 Bab 93 Black Mage
94 Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95 Bab 95 Kristal Misterius
96 Bab 96 Di Dalam
97 Bab 97 Giant Leaves
98 Bab 98 Melampaui Batas
99 Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100 Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101 Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102 Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103 Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104 Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105 Bab 105 Masa Lalu Cerita
106 Bab 106 Membuat Rencana
107 Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108 Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109 Bab 109 Telpon
110 Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111 Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112 Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Bab 1 kemunculan bayangan
2
Bab 2 Ketidak berdayaan
3
Bab 3 kemajuan
4
Bab 4 Kartu As
5
Bab 5 menanti esok hari
6
Bab 6 Awal Kemenangan
7
Bab 7 Terdesak
8
Bab 8 Tenggelam
9
Bab Menuju Hutan
10
Bab 10 Berburu
11
Bab 11 Hampir Mati
12
Bab 12 Kembali
13
Bab 13 Tujuan Orang Misterius
14
Bab 14 KENANGAN INDAH 1
15
Bab 15 Berangkat
16
Bab 16 Serangan
17
Bab 17 Bintang Jatuh
18
Bab 18 Aman
19
Bab 19 Misi Jelajah
20
Bab 20 Cerita
21
Bab 21 Sky Dragon
22
Bab 22 Menuju Reruntuhan
23
Bab 23 Ujian Tuhan
24
Bab 24 Hukuman Untuk Iblis
25
Bab 25 Kemunculan Iblis
26
Bab 26 Serangan Gabungan
27
Bab 27 Tuhan Menjawab
28
Bab 28 Perjalanan Kembali Dari Misi
29
Bab 29 Artifak
30
Bab 30 Laporan
31
Bab 31 Menemukan Buku Sihir
32
Bab 32 Belajar Sihir Baru
33
Bab 33 Tantangan Duel
34
Bab 34 Bayangan Yang Usil
35
Bab 35 Ajakan Keluar
36
Bab 36 Awekening
37
Bab 37 Pergi Keluar Bersama
38
Bab 38 Adik
39
Bab 39 Kedatangan Fire Dragon
40
Bab 40 Kemunculan Bayangan 2
41
Bab 41 Pertarungan Manusia dan Naga api
42
Bab 42 Wujud Moster Unik
43
Bab 43 Cahaya Biru
44
Bab 44 Sejarah Perjanjian Naga
45
Bab 45 Mengakhiri Ujicoba
46
Bab 46 Badai Topan
47
Bab 47 Adik Kakak Yang Akur
48
Bab 48 Menjenguk
49
Bab 49 Bekal Makanan
50
Bab 50 Acara Pembukaan Desa Walu
51
Bab 51 Masalah yg akan datang
52
Bab 52 Identitas palsu
53
Bab 53 Melawan
54
Bab 54 Tekat Kuat Mengalahkan Kekuatan
55
Bab 55 Tombak Raja
56
Bab 56 Telur Yang Tidak Asing
57
Bab 57 Persiapan Menghadiri Acara
58
Bab 58 Bertemu Dengan Pahlawan Lain
59
Bab 59 KENANGAN INDAH 2
60
Bab 60 Penciptaan Dunia
61
Bab 61 Masuk Sarang Semut
62
Bab 62 Hancurnya Markas Musuh
63
Bab 63 Kekuatan Monster Buatan
64
Bab 64 Tahanan Lepas
65
Bab 65 Cahaya Lentera
66
Bab 66 Tahanan Monster Pohon
67
Bab 67 Masa Lalu Tree
68
Bab 68 Hujan
69
Bab 69 Tree Memegang Kapak
70
Bab 70 Dalam Lentera
71
Bab 71 Kembalinya Tree
72
Bab 72 Perjanjian Jiwa
73
Bab 73 Ujian Mage
74
Bab 74 Ujian Di Tengah Badai
75
Bab 75 Awal Ujian Yang Santai
76
Bab 76 Monster Salju
77
Bab 77 Berhasil Menguasai Gua Monster
78
Bab 78 Percayalah Pada Rekan
79
Bab 79 Latihan
80
Bab 80 Latihan Bersama
81
Bab 81 Berangkat
82
Bab 82 Spirit
83
Bab 83 Bintang Jatuh 2
84
Bab 84 Lakukan Atau Tidak Sama Sekali
85
Bab 85 Kemunculan Bayangan 3
86
Bab 86 Bayangan Dengan Ide Konyol
87
Bab 87 Menikmati Waktu Ini
88
Bab 88 Surat Misterius
89
Bab 89 Duel Dengan Putra Kaisar Sombong
90
Bab 90 Memberi Pelajaran
91
Bab 91 Makan Malam Keluarga
92
Bab 92 Perjalanan Jurang Misterius
93
Bab 93 Black Mage
94
Bab 94 Serbuan Pasukan Mayat
95
Bab 95 Kristal Misterius
96
Bab 96 Di Dalam
97
Bab 97 Giant Leaves
98
Bab 98 Melampaui Batas
99
Bab 99 Burung Yang Tidak Bisa Terbang
100
Bab 100 Menentukan Yang Terpilih
101
Bab 101 Sihir mengalahkan Pikiran
102
Bab 102 "Selesaikan Cepat!"
103
Bab 103 Rencana Kedua Pihak
104
Bab 104 Cerita Kakek Pendongeng
105
Bab 105 Masa Lalu Cerita
106
Bab 106 Membuat Rencana
107
Bab 107 Untuk Hidup Harus Ada Pihak Yang Di Matikan
108
Bab 108 Bayangan Menelan Semuanya
109
Bab 109 Telpon
110
Bab 110 Tanda Bahaya Monster
111
Bab 111 Pasukan Darat Melawan Pasukan Udara
112
Bab 112 Saat Semua Berkumpul (End Season 1)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!