Setelah mendaftar menjadi petualang, Aku pun pergi ke luar gerbang kota untuk menyelesaikan tygas mengumpulkan 10 tanaman herbal, yaaa gampang juga si misinya.
Aku mulai mencari di sekitar hutan yang dekat dengan diluar gerbang kota, menurut laporan warga sekitar ada beberapa Goblin yang berada di hutan ini sih, tapi aku tidak mempermasalahkan nya toh cuman Goblin biasa bukan hob Goblin atau orc.
Aku berhasil memetik satu tanaman itu dan lanjut berjalan "Hmm jadi ini tanaman nya? gampang ditemukan juga ya, misi gampang begini kok tidak ada yang mengambil sih" batin ku sambil sedikit tertawa, aku pun mulai mencari 9 tanaman yang lain.
"Menurut buku harusnya tanamannya berada di sekitar sini, menurut buku juga itu tanaman adalah makanan Goblin juga berarti ya , tidak heran kalo di dekat sini akan ada 1 atau 2 Goblin yang muncul."
Setelah aku mencari tanaman tersebut akhirnya aku berhasil 4 tanaman tinggal 1 tanaman tapi untuk mencari 1 tanaman ini agak sulit juga, seolah olah menjadi langka dalam hitungan detik.
Aku yang sudah mencari kemana mana kemudian menghela nafas sejenak "Apa tanaman itu punya kaki atau begimana? benar benar susah mencari nya."
Setelah aku berkeliling kesana kemari mencari nya, akhir nya aku menemukan nya di tepi sungai
"Akhir nya ketemu juga " batin ku yang merasa senang, aku berjalan menghampiri nya dan ingin memetik nya/
Namun saat ingin memetik nya tiba tiba seseorang memetik nya lebih dahulu sebelum aku memetik nya, orang itu adalah Lunox, dia sedari tadi membuntuti ku dan mengambil kesempatan.
Lunox melirik ke arah ku dan berkata "Terimakasih atas kerja keras mu"ucap Lunox sambil memasukkan nya ke dalam kantong.
Aku yang melihat itu tentu saja kesal "Woii aku yang pertama liat tanaman nya tau! kau jangan ambil seenak jidat mu lah."
Lunox menghela nafas dan berkata sambil mencibir ku "Dimana mana yang cepat dia yang menang, di tambah, orang seperti mu kok mengambil tugas yang aneh seperti ini..."
"Harusnya yang bertanya itu aku tau bukan kau! aku duluan yang ambil tugas ini saat kau masih pamer sihir cahaya SIALAN MU!."
"Upss, seperti nya ada yang iri sama nih.." ucap Lunox dengan nada sombong
Aku yang mendengar itu semakin jengkel "Idihh kenapa juga aku harus iri dengan kekuatan keadilan yang konyol?."
"Heleh, diam lah dasar iblis"
"Dasar bangsawan sialan..." batin ku yang semakin kesal.
"LAGIAN KAU BANGSAWAN MALAH AMBIL TUGAS RENDAHAN SEPERTI INI!" ucap ku dengan nada tegas sambil menunjuk ke arah Lunox.
Lunox tersentak dan ia merasa kesal saat aku berkata seperti itu "Aku seperti ini agar terlihat merakyat tahu!"
"Kalau ingin kelihatan merakyat ambil tugas lain seperti memusnahkan orc atau goblin kek, kan kau elemen sihir mu cahaya yang katanya paling kuat, SHUT UP FUCK OFF! KUAT DARI MANA NYA COBA?!" ucap ku sambil mencibir Lunox.
"Dasar orang rendahan, kau sudah tidak sadar kelas mu adalah rakyat biasa di tambah kau malah mengejek elemen cahaya, elemen kegelapan mu tidak ada apa apa nya didepan elemen cahaya tau!." ucap Lunox dengan percaya diri.
"Heleh, dalam kamus ku, elemen kegelapan tidak akan pernah kalah dengan elemen cahaya! dan kau terlalu percaya diri dengan elemen keadilan aneh mu itu!"
"Dasar rendahan, jaga mulut mu ya, kau pikir kau sedang berkata dengan siapa hah?!"
Aku tertawa terbahak bahak mendengar itu dan berkata "Asal kau tau ya didunia ini tidak ada yang berkuasa selain tuhan tau!, hanya karena kau bergelar bangsawan jangan sombong ya!
Lunox merasa kesal dengan perkataan ku, ia melempar sapu tangan ke arah wajah ku.
Aku melirik ke sapu tangan itu yang tergeletak di kaki ku.
"Apa ini adalah ajakan untuk melakukan sparing? biasa nya aku sering melihat di dalam film film kalau aku memungut nya itu arti nya aku setuju untuk melakukan sparing.." batin ku.
"Kenapa? apa kau takut?" Tanya Lunox sambil mencibir.
Aku menghela nafas dan berlutut sambil tersenyum, walau aku belum mengambil sapu tangan itu tapi Lunox sudah bersiap sambil merapalkan mantra.
Aku mengambil sapu tangan itu, "HOLY STRIKE!" teriak Lunox sambil menembakkan laser cahaya yang berasal dari bola bola berwarna putih yang berada di sekitar Lunox.
Aku melompat menghindari serangan bertubi tubi itu, di udara, aku melempar kan tiga kunai kepada Lunox, namun Kunai itu langsung hangus terkena tebakan itu.
"Menarik! tapi itu masih kurang, bidikan mu sangat buruk!" teriak ku yang sudah mendarat dengan aman.
"Berhenti mengoceh dasar rendahan!, FIREFLY!" Dari tangan Lunox muncul banyak kunang kunang yang bercahaya terang dan langsung mengerumuni ku, yang membuat penglihatan ku tertutup dan menyengat ku kecil kecil.
Aku berusaha menyingkirkan para kunang kunang yang menutupi penglihatan ku sambil berkata "kau pikir serangan ini bisa melukai ku?"
"BUKAN INI!" Teriak Lunox dengan lantang, saat berkata seperti itu, kunang kunang yang tadi mengerumuni ku mulai menjauh dari ku. Saat aku membuka mataku karena penasaran apa yang terjadi, aku tersentak kaget melihat ratusan anak panah cahaya berada di atas ku dan sedang melaju cepat ke arah ku.
"RASAKAN INI!" teriak Lunox.
"Sial! terlambat untuk menghindari itu sekarang!" batin ku yang panik, Saat anak panah itu mulai menyentuh tanah langsung terjadi ledakan besar yang bertubi tubi dan menimbulkan debu debu bertebaran kesana kemari.
"HAHA! itu lah akibat terlalu sombong kepada bangsawan keturunan SENTINEL!" ucap Lunox yang percaya diri sudah mengalahkan ku.
"Tapi tenang saja! kau tidak akan mati, kau hanya akan terluka berat seperti cacat!"
Saat Lunox berkata sombong seperti itu, tanpa ia sadari sebuah bilah pedang berwarna ungu sudah berada dekat dengan leher Lunox.
"Tadi kau bilang apa?" tanya ku sambil tersenyum.
Lunox tersentak kaget melihat ku tiba tiba berada di belakang ku dan menghunuskan katana ku ke leher Lunox.
"B..bagaimana mungkin?" tanya Lunox yang tidak percaya.
"Sihir perpindahan ruang, Skill teleportasi, apa kau terkejut?" tanya ku sambil tersenyum.
"Tidak mungkin! sihir perpindahan ruang hanyalah mitos!, tidak ada yang bisa memakainya , jika bisa itu pun perlu ribuan tahun untuk mempelajari nya tau!." ucap Lunox yang tidak percaya.
Aku yang mendengar itu tersentak kaget "Hah? apa? sihir mitos? masa sihir perpindahan ruang hanya sihir mitos?." ucap ku sambil memasukkan katana ke dalam sarung katana
"Malah aku heran dengan mu bagaiman kau bisa menguasai 2 sihir elemental sekaligus? pada umumnya manusia memiliki satu sihir elemental, jika ingin menambah nya itu sangat lama atau mendapatkan nya dari warisan keluarga, sedangkan kau bisa 2 sihir elemental itu pun sihir perpindahan ruang, aku tidak pernah mendengar keluarga yang memiliki elemntal itu jika ditambah setiap elemental memiliki banyak skill unik, itu arti nya... kau memiliki 7 atau 8 skill?"
"Satu satu hal yang memungkin kan adalah Bagaimana kau mempelajari sihir perpindahan ruang itu?." tanya Lunox sambil menelan ludah dan menatap ku.
Aku diam sejenak memikirkan alasan "Itu Rahasia! " ucap ku sambil tersenyum.
"Kau orang yang Aneh sekali..." Ucap Lunox yang merasa kejanggalan di pada ku.
Aku diam diam mengambil tanaman herbal yang berada di kantung Lunox dan menggantung di pinggul nya kemudian berjalan santai.
"Kihhihih, karena aku yang menang, aku ambil ini oke? dan kau harus berjanji untuk merahasiakan itu oke?" ucap ku sambil berjalan santai meninggalkan Lunox.
Lunox diam sejenak dan baru menyadari aku mencuri tanaman itu diam diam.
"W..WOI! FEL! TUNGGU! KEMBALIKAN TANAMAN KU!!" Teriak Lunox yang marah sambil mengejar ku yang mulai berlari, aku tertawa terbahak bahak melihat dia marah dan mengejar ku.
"SIALAN KAU HELAI UNGU!!!" Teriak Lunox dengan nada kesal.
Bersambung.
AKowokawo
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 285 Episodes
Comments
Nino Ndut
cape bacanya..kok kayak bocah alay begini mc nya yak
2023-10-12
0
Dira Alina
Duh, bikin merinding!
2023-07-25
0
Asri Irwansyah
Pantesan populernya naik, sukses terus thor 👍
2023-07-25
0