Setelah aku menanyai lokasi guild petualang, akhirnya aku menemukan tempat tersebut, yaaa agak lama si ketemu nya soalnya berputar kesana kemari dulu heheh, entah kenapa orang orang ketakutan saat melihat ku, padahal aku hanya ingin bertanya, apa wajah tubuh ini terlalu jelek?
Aku menatap ke arah gedung yang cukup bagus "Jadi ini nya guild petualang...lumayan berisik juga ya, baiklah yok langsung masuk." ucap ku yang senang dan mulai membuka pintu.
Aku tersentak melihat para petualang yang sedikit menyeramkan, bagi ku"Eh buset isinya orang sangar semua cok ada yang kekar lah ada juga yang penampilan nya kek preman EXP lane, hm lagian siapa juga si yang peduli ama aku haha" batin ku sambil tertawa di dalam hati.
Aku berjalan perlahan menuju meja resepsionis dengan santai, semua petualang yang berada disana entah kenapa menatap ku.
"Wahahah.. mereka mirip sekali dengan karakter brutal yang pernah ku lihat di film film.." batin ku sambil melirik ke arah mereka
Sesampai nya disana, aku bingung karena tidak ada yang menunggu "Hallo?" ucap ku sambil melihat kesekitar
"Ah ternyata kau mau daftar petualang yaa" ucap perempuan ras setengah kucing yang tiba tiba muncul di belakang ku sambil menepuk pundak ku dari belakang.
"EH BUSET KAGET AKU!!" batin ku yang kaget dan sedikit menjaga jarak dengan nya karena terlalu dekat.
"Ahaha maaf maaf kalau aku mengejutkan mu aku tidak bermaksud untuk mengejutkan mu kok" ucap perempuan itu sambil tersenyum kecil
Aku sedikit terpesona dengan ekor dan telinga yang terus bergoyang "Eee buset ternyata ras semi human to? lumayan cantik si rambut nya panjang, ekornya mengemaskan ditambah telinga kucing nya.. akhhhhh gemessss banget rasanya ingin ku CUBIT!!!" batin ku yang berusaha menahan tangan ku untuk menepuk kepala nya.
"Hai nama ku Felina resepsionis di guild petualang ini." ucap perempuan itu sambil tersenyum.
"Nama ku Felix Fotune senang berkenalan dengan mu." ucap ku sambil sedikit tersenyum, tanpa ku sadari aku menyebutkan nama asli ku..
"Kau ingin daftar jadi petualang kan? isi formulir ini terlebih dahulu ya" ucap Felina sambil memasuki meja resepsionis lalu mengeluarkan kertas yang berisi formulir pendaftaran.
"Hem Nama, umur, element sihir, jumlah Skill..ya?." batin ku
"Nama.. Shadow Silent, lalu menurut Suara itu... harus nya tubuh ini sekarang umur enam belas tahun kan" batin ku sambil berusaha mengingat
Setelah selesai menulis, aku memberikan formulir itu kepada Felina.
Felina membaca kertas itu dan tersentak kaget "K..kau, element mu kegelapan?" tanya Felina yang terkejut.
Dengan percaya diri aku berkata "Yap!"
Saat aku selesai berbicara, ada sebuah palu besar yang diayunkan ke arah ku dari atas dan mencoba untuk menghantam ku, aku menyadari hal itu dengan cepat berbalik badan dan langsung menendang palu itu, serangan itu berasal dari seorang wanita kekar yang terlihat pada ku.
Karena serangan pertama di tangkis oleh ku dengan mudah, wanita itu langsung mengangkat lagi palu nya dan mengayunkan nya ke arah ku, aku melompat menghindari itu kemudian menghantam kepala wanita itu dengan kaki ku.
BRAAK!! Wanita itu pingsan terkapar di lantai, orang orang yang berada di sana langsung mengeluarkan senjata nya dan mengarah kan nya kepada ku.
"Yare yare, padahal aku mau menikmati kehidupan baru ku dengan kehidupan santai sambil merawat tanaman... " batin ku sambil bersiap menarik katana.
"BERANI NYA IBLIS MASUK KEMARI!" teriak salah satu orang yang marah kepada ku.
Aku heran saat mendengar itu dan bertanya "Iblis? apa yang kalian bicarakan?" tanya ku yang bingung.
"JANGAN PURA PURA TIDAK TAHU!, PENAMPILAN MU SUDAH MENJELASKAN NYA!" teriak orang lain.
Di tengah keributan itu, para prajurit kerajaan langsung datang dan mengepung ku sambil mengarahkan senjata nya
Aku menghela nafas panjang dan mulai merogoh saku ku, aku melempar kan sebuah kertas ke arah mereka sambil berkata "Kalian berani menghunuskan pedang kalian ke arah tamu terhormat? apa kalian tidak punya malu?" tanya ku dengan angkuh.
Salah satu prajurit mengambil kertas itu dan melihat nya, ia tersentak kaget melihat itu.
"I..ini.. surat langsung dari tuan putri.." ucap prajurit itu.
Prajurit itu kemudian berhenti menghunuskan pedang nya ke arah ku dan berkata "K..kami minta maaf atas kesalahpahaman ini, tolong lupakan kejadian ini, ini murni kesalahan kami yang asal menghunuskan senjata kepada tamu kerajaan.." ucap prajurit itu, prajurit itu kemudian menyuruh prajurit lain untuk mundur dan ia menunjukkan kertas itu kepada orang orang yang berada di sana.
Orang orang yang berada di sana diam dan memasukkan senjata mereka, prajurit itu mengembalikan kertas itu pada ku dan ia memberikan hormat lalu pergi dari sana, keadaan menjadi hening dan canggung
Aku menghela nafas panjang dan menyeka keringat ku.
"S..seram nya, kalau aku tidak mendapatkan kertas itu, bisa dipastikan aku masuk penjara dan di eksekusi mati di depan publik karena mereka mengira aku ini iblis, ini bisa menjadi bukti kalau wajah ku sangat jelek sampai mereka mengira kalau aku ini iblis, untung saja aku masih bisa bersikap tenang.. terimakasih atas ajaran mu paman..." batin ku yang lega.
Felina yang melihat itu mencoba untuk setenang mungkin "Anu Felix sekarang mari kita ukur kekuatan mu ya" ucap Felina sambil menunjukkan bola berwarna putih.
Aku yang melihat bola itu langsung bersemangat sekali "Wahh jangan jangan ini bola yang sering di anime anime fantasy, tak kusangka aku bisa memegang nya" batin ku yang kagum
"Baiklah aku mulai ya" aku pun mulai memegang bola tersebut dan muncul sinar yang berwarna ungu agak gelap yang menyinari bola tersebut.
Aku bingung saat melihat itu dan bertanya "Ee.. ini artinya apa Felina?.."
"Wahh! tingkat misterius, kau beruntung Felix dapat tingkat misterius!." ucap Felina yang terlihat senang
Aku memiringkan kepala ku dan bertanya "Eee apa itu artinya ada tingkat lain selain misterius."
"Ya ada, ada 4 tingkatan disini tingkat rendah berwarna biru, tingkat menengah berwarna kuning, tingkat tinggi berwarna merah dan tingkat misterius berwarna ungu agaak gelap, sebenarnya tingkat misterius sendiri kekuatan sihir nya benar benar random tidak ada yang tau itu tingkatan berapa" ucap Felina
Aku mengangguk dan faham dengan penjelasan singkat itu" o..begitu ya... "
"Nah sekarang kita akan mengukur level mu." ucap Felina sambil mengeluarkan sebuah artifact kecil berbentuk burung batu.
"Wuoh, sudah seperti game saja! aku berharap kalau ada disini ada semacam status window sih.." batin ku.
"Sekarang kau pegang Artifact ini" ucap Felina menunjuk ke arah artifact itu.
Aku mengangguk dan berkata "Baiklah" saat aku memegang nya, kedua mata burung itu bersinar berwarna biru muda.
Dan tiba tiba burung itu mengepakkan sayap nya lalu berteriak dengan keras "LEVEL 1!! LEVEL 1!! LEVEL 1!! LEVEL 1!! LEVEL 1!! LEVEL 1!! LEVEL 1!! LEVEL 1!! LEVEL 1!! LEVEL 1!! " teriak burung itu dengan keras yang membuat semua orang di sana mendengar nya/
"Ugh... jangan di lanjut terus dong burung sialan..." batin ku yang kesal mendengar nya, aku melirik ke arah para petualang yang berada di belakang ku, mereka menahan tawa sambil memukul mukul meja karena sangat lucu.
Burung itu kemudian berhenti, aku hanya menghela nafas dan berusaha menahan malu.
"T..tidak usah di pikirkan, anda hanya perlu leveling sampai level anda meningkat, di tambah tadi anda juga cukup kuat" ucap Felina yang berusaha menyemangati ku.
"Terimakasih atas kata kata nya... saya akan berusaha.." ucap ku yang lesu.
"Ini adalah kartu anda, anda sekarang berada di rank G, karena anda baru mendaftar jadi saya akan menjelaskan beberapa. Dengan kartu ini anda bisa masuk ke kota mana pun dengan bebas tanpa biaya masuk, di sini juga ada banyak rank dari G, F, E, D, C, B, A dan yang paling tinggi adalah S, untuk biaya pendaftaran sendiri hanya sekitar 1 koin emas saja" ucap Felina sambil memberikan kartu petualang kepada ku.
Aku merogoh saku ku dan mengeluarkan satu koin emas, aku melempar nya kepada Felina kemudian aku mengambil kartu itu dan berbalik badan dan berjalan ke arah papan misi.
BRAKKK!!!!!
Tiba tiba terdengar suara pintu di buka dengan keras, aku tersentak kaget dan melirik ke arah pintu.
Muncul perempuan pendek umur 17 tahunan memiliki warna rambut berwarna putih berpakaian lumayan bagus dan memiliki wajah cantik tapii ada 1 kekurangan di dirinya yaitu dada nya tidak berisi aku bingung kenapa sekelas bangsawan seperti dia ke guild petualang
Semua orang terdiam berbisik bisik sambil melirik kearah nya.
"Bukan nya dia Lunox dari keluarga Sentinel?"
"Kenapa dia datang kesini?"
"Apa dia ingin membuat olah lagi?"
Itu lah bisik semua orang, aku yang mendengar nama Sentinel kemudian berpikir sejenak karena rasa nya aku pernah mendengar nya tapi dimana ya...
perempuan itu mengabaikan bisikan semua orang dan berjalan dengan angkuh ke meja resepsionis
"Aku mau daftar menjadi petualang tolong sediakan formulir nya cepat!" ucap perempuan itu dengan nada bicara yang kasar.
Semua orang terkejut tidak percaya mendengar nya.
"Kaum rendahan seperti kalian ini berisik sekali , terserah aku lah mau jadi petualang kek mau jadi pewaris tahta kek aku tidak peduli dengan semua nya" ucap ny dengan nada sombong
"Wahh ini cewek jutek juga yaa walau mukanya cantik tapi kalo sifat nya kek BAJINGAN! yaa mana ada laki laki yang mau deketin BUAHAHA " batin ku yang berusaha menahan tawa.
"B..baiklah.. setelah anda selesai mengisi formulir, anda tinggal meletakkan tangan anda di atas bola ini "Ucap Felina yang gugup, perempuan itu memegang bola tersebut dan muncul warna merah
"Dilihat dari warna nya sepertinya anda memiliki tingkatan atas, hebat sekali. itu cukup tinggi, sekarang tinggal ukur level mu." ucap Felina sambil mengeluarkan artifact burung tadi.
"Yare yare, mari kita lihat level berapa dia..." batin ku sambil melirik ke arah perempuan yang bernama Lunox itu, Lunox terlihat sangat percaya diri, ia memegang artifact itu.
Sama seperti sebelum nya burung itu mengepakkan sayap nya lalu berbicara dengan keras "LEVEL 30, LEVEL 30!!"
"KHAK! level nya jauh lebih tinggi dari pada aku?" batin ku yang terkejut mendengar itu.
Lunox melirik ku kemudian mencibir ke arah ku.
Aku yang melihat itu hanya bisa menahan amarah ku sebisa mungkin.
"Selamat, anda masuk ke rank G.." ucap Felina sambil menepuk tangan dan memberikan kartu petualang kepada Lunox.
"Kenapa dia membanggakan itu? aku yakin dia hanya tertolong oleh pasif spesial para bangsawan.." bisik salah satu petulang.
Aku yang mendengar itu hanya menghela nafas lega "Owalah, di bantu oleh pasif keluarga toh.." batin ku yang lega.
Aku tidak mempermasalahkan itu dan fokus pada misi yang ingin aku ambil "Hmm mengumpulkan 10 tanaman herbal kah?, ya sudah aku ambil misi ini aja gampang tuh tinggal mencari tanaman herbal, imbalan nya juga lumayan besar" Batin ku sambil mengambil kertas yang berisi misi tersebut dan pergi untuk mengumpulkan tanaman herbal.
Bersambung mwehehehheheh..........
amaokawoka
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 285 Episodes
Comments
Nurul
preman exp ngak tuh😅
2023-11-08
0
Farah Syaikha
Gemes banget deh ceritanya!
2023-07-24
0
SammFlynn
Gokil banget thor, bikin ngakak sampe pagi
2023-07-24
0