Zero menatap mama nya yang tampak uring uringan, Bocah satu tahun lebih ini masih tidak tahu apa apa dalam urusana orang dewasa.
"Mama..."
"Apa sih anak ini, Cerewet banget enggak mau diam." Sentak kayla.
Andika cepat mengambil zero dari sisi kayla, Tidak tega melihat anak sekecil ini di bentak oleh mama nya. Walau pun andika yakin jika zero bukan lah putra kandung nya, Karena andika memang hanya sekali melakukan itu dengan kayla.
"Zero tidak tahu masalah apa apa la, Jangan kamu bentak dia kayak gitu." Cegah andika.
"Diem kamu! Enggak usah sok nasehatin aku." Sentak kayla.
"Kasihan anak kamu la! Aku cuma kasihan sama zero, Lagian juga dia bukan anak kandung ku." Ucap andika yang kesal juga.
Bocah kecil ini belum paham apa yang di katakan andika, Bahkan bicara nya saja belum lancar sepenuh nya.
"Siapa yang peduli sekarang dia mau anak mu apa bukan?" Cemoh kayla.
"Katakan yang jujur la, Kamu udah ngerusak hidup aku sama kayra." Bentak andika.
"Kayra, Terus saja kayra yang bahas! Aku pun berwajah sama sialan." Teriak kayla.
"Kalian memang berwajah sama! Tapi yang membuat beda, Kayra adalah wanita mahal." Geram andika.
Usai berkata demikian, Andika pergi meninggal kan kayla yang tengah menghisap rokok nya. Kayla sama sekali tidak pernah peduli pada zero, Untung nya andika tetap menyayangi bocah mungil itu.
Bahkan kayla sendiri tidak tahu siapa ayah kandung anak nya, Benih pria mana yang membuahi diri nya.
"Sialan mereka semua! Aku jadi horny jika begini." Keluh kayla belingsatan.
Kayla kecanduan *** parah, Bahkan ia kehilangan perawan ketika kelas dua SMP. Sejak saat itu kayla sering gonta ganti pasangan, Selama ini ia tidak pernah pacaran tetap.
"Berapa aku harus membayar jika ingin tidur dengan mu?" Kayla selalu menanyakan harga pada gigolo.
Uang yang berlimpah membuat kayla bisa bebas memilih siapa pun untuk jadi patner ranjang nya, Asal kan pria itu tampan dan kuat. Maka kayla akan mengejar nya.
Sial nya tiba tiba saja kayla hamil tanpa tahu benih siapa, Di tengah rasa bingung dan takut nya. Andika datang kemansion sebagai pacar kakak kembar nya, Melihat andika yang tampan! Jiwa kayla bangkit ingin memiliki nya.
Apa lagi setelah mencoba melewat kan malam yang panas, Kayla tidak bisa melupa kan ranjang bergetar nya bersama andika.
"Tidak masalah biar pun dia miskin, Yang penting dia kuat." Ucap kayla.
Hingga kini andika pun telah resmi jadi suami nya, Tidak peduli pada kayra yang menangis karena patah hati dan merasa terhianati.
...****************...
Usai pesta yang sangat menyebal kan bagi kayra, Kini mobil kayra sudah meluncur pulang menuju apartement.
"Anda ingin minum sesuatu nona?" Tawar gavin.
"Tidak! Aku sangat lelah karena harus bersosialita dengan mereka." Keluh kayra.
"Anggap saja itu sebagai pertemuan bisnis nona." Ujar gavin.
"Aku muak ketika mereka terus bertanya kenapa aku tidak membawa pacar atau tidak punya suami, Seolah lajang adalah sebuah dosa besar." Rutuk kayra.
Gavin tersenyum melihat sang nona yang memang sangat anti jika ada pertemuan keluarga seperti ini, Hidup kayra seolah hanya untuk uang dan uang.
"Maaf nona, Besok saya tidak masuk dan akan ada yang menggantikan saya." Beritahu gavin.
"Oh. Ada masalah apa vin?" Tanya kayra penasaran.
"Adik saya masuk rumah sakit untuk cuci darah." Sahut gavin.
"Cuci darah?! Sakit apa dia." Kaget kayra.
"Ginjal nona, Untuk saat ini kami hanya terus cuci darah." Jelas gavin.
"Ya tuhan kasihan sekali, Berapa umur nya vin?" Tanya kayra lagi.
"Lima belas tahun nona." Jawab gavin.
"Baik lah, Kau urus dulu masalah adik mu." Ucap kayra.
"Terima kasih nona, Besok charles yang akan menjaga anda." Ujar gavin.
Kayra hanya mengangguk pelan, Tidak di jaga pun sebenar nya kayra tidak masalah. Namun itu sudah perintah dari kenzo papa nya.
Tiba lah kayra di apartement mewah milik nya, Gavin langsung berpamitan pulang kerumah.
"Ini ada uang untuk tambahan jika ada yang kurang." Kayra mengulur kan lembaran kertas merah.
"Tidak usah nona, Saya punya walau pun tidak banyak." Tolak gavin.
"Ambil lah, Aku ihklas membantu mu." Paksa kayra.
"Sungguh tidak usah nona, Tidak akan ada biaya tambahan lagi." Gavin tetap menolak.
"Tolong ambil lah, Aku akan sakit hati jika kau menolak nya! Kalau pun tidak ada biaya tambahan, Kau bisa membeli kan dia hadiah usai cuci darah." Kayra memasukan uang kedalam saku gavin.
"Nona! Ini terlalu banyak nona." Gavin mengeluar kan lagi.
Namun kayra sudah keburu menutup pintu, Gavin pun terpaksa menerima nya walau pun merasa amat sungkan.
"Lima juta." Gavin bergumam usai menghitung uang.
"Ambil lah vin, Dia memang anak ku yang baik." Cetus kenzo mengaget kan gavin.
"Tuan."
"Terima saja uang itu, Atau dia bisa marah jika kau terus menolak nya." Ujar kenzo.
"Ini terlalu banyak tuan, Saya tidak enak." Keluh gavin.
"Sudah simpan lah, Charles sudah datang di kamar mu tadi." Beritahu kenzo.
"Terima kasih banyak tuan, Saya permisi dulu." Pamit gavin membungkuk hormat.
Kenzo tersenyum menepuk pundak gavin, Walau pun pemuda ini masih terbilang muda di usia nya yang kini dua puluh lima. Namun kerja gavin selalu memuas kan bagi kenzo.
"Papa..."
"Besok charles yang ngawal kamu." Ujar kenzo meletak kan makanan yang ia bawa tadi.
"Enggak di kawal juga tidak masalah pa, Aku kurang nyaman dengan orang baru." Ujar kayra.
"Charles masih muda juga kok, Tua dikit lah dari gavin." Ucap kenzo menuang wine kegelas.
"Bukan masalah muda nya, Kadang aku malas untuk memberitahu pekerjaan nya lagi pada nya." Sahut kayra ikut duduk dan minum.
Kenzo menghelai nafas karena sudah pasti charles akan di tolak oleh kayra, Namun kenzo juga tidak bisa memaksa.
"Gavin kan cuma sehari saja libur nya, Enggak masalah kok aku pergi sendiri. Lagian ada asisten lim juga." Ucap kayra yang keberatan dengan kehadiran charles.
"Jadi enggak mau sama dia?" Tanya kenzo memastikan.
"Enggak lah! Papa bawa pulang saja lagi." Suruh kayra.
"Haish anak ini, Buat kerjaan papa nya saja." Rutuk kenzo.
Tertawa kayra melihat kenzo yang menggerutu karena bodyguard nya di tolak oleh kayra, Namun kayra tahu jika kenzo tidak marah beneran.
"Bagi mana pembangunan kamu yang baru?" Tanya kenzo.
"Lancar pa, Mudah mudahan segera siap." Jawab kayra.
"Syukur lah, Papa senang kamu sangat berbakat." Ujar kenzo bangga.
Hanya kayra yang bisa membuat kenzo bangga, Putri nya yang satu tidak bisa di harap kan sama sekali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Ny Rudi Harianto
kayla ya.... kelakuan kok kyak gtu....
papa Kenzo....si Gavin aja lh buat kayra....sudah nyaman dia tu pa
2023-07-12
3
Roslina Dewi
kasian Zero (anaknya Kayla)...si Kayla ga nyangka kelakuannya🤤🙊
2023-07-12
1