Gavin panik karena hanya mendengar suara tangisan nona nya saja, Sementara pintu masih terkunci rapat. Terpaksa jalan satu satu nya adalah di dobrak.
"Nona saya akan membuka pintu nya." Gavin memberi peringatan.
Baru saja gavin mengambil ancang ancang, Pintu kamar kayra terbuka dan muncul sang nona dengan mata yang berair.
"Aku ingin pulang saja sekarang." Isak kayra.
"Namun pekerjaan nona belum selesai, Nanti tuan besar kenzo bisa marah." Cemas gavin yang tahu sifat majikan nya.
"Tapi aku tidak tahan lagi untuk melabrak mereka!" Teriak kayra.
Gavin masih tidak tahu apa yang telah terjadi, Ingin bertanya pun ia tidak berani karena takut di anggap lancang.
"Mereka menghianati aku... Kenapa mereka tega padaku gavin?!" Jerit kayra merosot kelantai.
"Apa yang terjadi nona?" Gavin akhir nya bertanya.
"Katakan pada papa ya kalau aku ingin pulang." Isak kayra.
"Saya tidak berani nona, Lebih baik kita selesai kan dulu pekerjaan di sini. Baru secepat nya kita pulang." Saran gavin.
Kayra terdiam dalam tangis nya, Hancur hati nya saat ini. Padahal dia mencintai andika dengan tulus, Uang bukan sedikit yang ia keluar kan untuk pria itu.
"Apa aku punya kekurangan di mata pria?" Tiba tiba kayra bertanya.
"Ah.. Apa yang nona katakan?" Gugup gavin seketika.
"Apa aku punya kekurangan gavinn?!! Kenapa andika selingkuh dari ku." Sentak kayra berurai air mata.
Kini gavin tahu akar permasalahan nya, Memang ia sempat melihat pria yang menghuni paviliun kosong itu. Dan ternyata itu adalah andika kekasih nona nya.
"Mungkin anda hanya salah paham nona, Setelah pulang nanti bicarakan lah baik baik." Nasihat gavin.
Padahal usia gavin tiga tahun di bawah kayra, Namun dia lebih dewasa dalam bersikap. Bisa menasehati dengan bijak.
"Kau lihat lah ini, Mungkin kah aku salah paham." Kayra melempar kan ponsel nya.
Video pun di putar oleh gavin, Baru ia tahu jika andika telah tidur bersama kayla. Bisa di bayang kan saat ini perasaan yang kayra rasa kan karena di hianati oleh adik dan juga kekasih nya.
"Anda tidak boleh lemah nona, Mereka bisa besar kepala jika tahu anda merasa hancur." Gavin memberi semangat.
"Hais tau apa kau itu, Pacaran saja kau tidak pernah." Rutuk kayra.
"Saya pernah mengalami nya juga, Dia tidur bersama orang yang lebih kaya dan banyak uang walau pun pria itu punya istri." Ujar gavin.
"Hah yang benar kau?" Kaget kayra.
"Iya nona! Namun saya tidak ingin terpuruk lebih lama, Saya fokus mencari uang saja dan hidup sendiri." Sahut gavin.
Kayra terdiam karena gavin malah bisa melewati patah hati nya dengan tenang, Usia gavin yang baru dua puluh tiga tahun itu sudah mengalami banyak hal.
"Menurut mu aku harus bagai mana? Aku sakit hati melihat mereka berdua! Semua milik ku selalu kayla ambil." Kayra berkata sambil mengusap air mata nya.
"Lupa kan sakit hati mu nona, Akan lebih baik jika fokus bekerja dan menyibuk kan diri." Saran gavin.
"Lalu hubungan ku?"
"Sesorang jika sekali melakukan perselingkuhan maka ia akan terus mengulangu nya! Bahkan sampai menikah nanti." Ujar gavin.
"Apa aku juga harus putus seperti mu." Gumam kayra.
"Pikir saja saat anda sudah tenang nona, Ayo lah kita bersiap untuk bertemu dengan tuan gion." Ajak gavin.
"Keluar lah, Aku akan segera mandi." Ujar kayra.
Gavin keluar dari kamar kayra dan kembali kekamar nya, Sementara kayra yang masuk kamar mandi kembali menangis. Marah dan kecewa bercampur dalam hati nya.
Pertemuan dengan gion.
Gion berjalan cepat ketika sudah menemukan kayra yang sedang berdiri dekat tanah nya, Gadis yang memakai blezer putih dengan rambut terurai.
"Selamat siang nona kayra." Sapa gion ramah sambil mengulur kan tangan.
"Selamat siang tuan gion." Balas kayra tersenyum hambar.
Gion adalah pemilik tanah ini, Ia menolak jika tanah di beli oleh kenzo. Gion ingin mereka bagi hasil saja ketika sudah di bangun.
"Lebih baik kita bicara di bawah pohon sana nona, Agar tidak terlalu panas." Usul gion.
"Tidak masalah, Lagi pula aku punya payung." Tolak kayra yang di payungi gavin.
"Eem ya baik lah, Saya tanda tangan dulu." Gion mengambil pulpen sambil membaca surat pernyataan itu.
Tanah ini akan di bangun apartement, Bagian gion empat puluh persen. Dan yang enam puluh persen adalah milik kenzo.
"Sudah saya tanda tangani nona." Gion menyerah kan berkas kembali.
"Terima kasih tuan gion, Semoga kita bisa bekerja sama dengan baik." Harap kayra.
"Tentu nona." Angguk gion senang.
Gion adalah tuan tanah di kota ini, Hampir separuh tanah di kota ini adalah milik nya. Ia memang kerap mendapat kan tawaran seperti ini dari banyak pengusaha properti.
"Jika tidak keberatan mari kita makan siang dulu nona." Ajak gion berharap kayra mau.
"Maaf tuan gion, Namun saya secepat nya harus kembali kejakarta." Sesal kayra menolak halus.
"Oh baik lah, Saya harap lain kali kita bisa makan bersama." Ujar gion.
"Tentu saja tuan, Seandai nya ada waktu saya pasti akan menerima nya." Sahut kayra.
Kayra berpamitan kepada gion setelah semua nya beres, Kali ini kayra pulang tidak menggunakan pesawat pribadi nya. Karena kepulangan yang mendadak, Sehingga ia tidak sempat meminta kepada kenzo untuk menerbang kan privat jet milik keluarga mereka.
"Anda harus tenang agar tidak merasa kalah dari mereka." Nasihat gavin.
Gavin dan kayra duduk berdampingan, Kayra tidak merasa keberatan walau duduk dengan anak buah nya.
"Aku tidak yakin nanti bisa menahan tangis." Lirih kayra.
"Menangis bukan masalah nona, Yang terpenting anda tidak memohon atau mengemis cinta dari pecundang." Sahut gavin.
Kayra menghembus kan nafas panjang untuk melepas kan beban di hati nya, Namun air mata sialan ini tidak mau berhenti juga menetes.
"Shiit!"
Akhir nya umpatan keluar dari mulut kayra, Hilang angan angan untuk menikah dan hidup bahagia bersama pria itu.
Dalam hati nya kayra bersumpah bahwa tidak akan mencintai siapa pun lagi, Sakit hati ini entah sampai kapan akan hilang dari pikiran nya.
Setengah jam penerbangan akhir nya mereka tiba di bandara, Gavin sigap membawa kan koper kayra dan memanggil taxi.
Sengaja mereka naik taxi dan tidak meminta di jemput, Sepanjang jalan kayra sudah memikir kan apa yang akan ia katakan nanti pada dua manusia jahanam itu.
"Aarrkkhhh!"
Sopir taxi sampai terlonjak kaget karena kayra berteriak sambil menendang jok, Gavin buru buru minta maaf agar sopir tidak marah kepada kayra.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Sulaiman Efendy
MEREKA SAMA2 JDI KORBAN PENGHIANATAN...
2023-12-04
2
Sulaiman Efendy
TU GAVIN YG NNTI JDI SUAMI BAYARAN KAYRA..
2023-12-04
1
Ny Rudi Harianto
💪💪💪💪
lanjut...
2023-07-07
2