Kayra sedang melihat hotel QUEEN yang sebentar lagi selesai, Namun ponsel nya terus saja berdering.
"Siapa sih yang nelfon terus?!" Rutuk kayra membuka ponsel.
Tertulis nama vegas dan papa kenzo, Ternyata dua orang ini yang sejak tadi menghubungi nya. Panggilan berjumblah empat puluh tertera di layar ponsel.
"Vegas ngapain sih nelfon, Kan udah di bilangi tadi." Rutuk kayra.
Tadi kayra sempat bilang pada vegas jika ia akan mengunjungi hotel yang masih jadi tanggung jawab nya, Namun yang di heran kan karena kenzo juga menghubungi nya.
"Astaga! Bisa sabar enggak sih kalian." Kayra kesal karena vegas kembali menghubungi nya.
"Kau di mana sekarang kayra?!" Vegas berteriak di seberang telefon.
"Di bangunan hotel QUEEN, Kan aku sudah bilang tadi sialan." Maki kayra.
"Yah berani kau memaki bos mu! Pergi temui tuan bram sekarang." Titah vegas.
"Kenapa aku yang menemui nya, Kau mau kemana gas?" Tanya kayra.
"Hhmm aku ada urusan sedikit, Jadi tolong kau urus dulu tuan bram." Ujar vegas.
"Jangan bilang kau mau menemui sarah ya!" Kesal kayra.
"Aku sedang memperjuang kan cinta ku kay, Jadi tolong lah aku sekali ini saja." Hiba vegas.
"Dasar vegas kurang ajar!" Rutuk kayra menutup telefon.
Vegas sedang jatuh cinta pada sarah janda tanpa anak, Padahal vegas sudah di jodoh kan oleh kedua orang tua nya. Namun pria ini menolak mentah mentah.
"Ini papa juga, Ngapain nelfon terus." Rutukan kayra masih berlanjut.
"Hallo pa."
"Kay kamu tidak sibuk banget kan kerja nya? Papa butuh bantuan kamu." Kenzo langsung bicara.
"Tidak sibuk dari mana? Kerjaan ku sampai keteteran ini pa." Sahut kayra.
"Tuan gion menolak jika orang lain yang menangani proyek itu kay, Dia mau nya cuma sama kamu." Jelas kenzo.
"Dih apaan sih tuan gion, Papa coba bicara deh sama dia! Ini kayra masih ada pertemuan dengan klien." Ucap kayra.
"Baik lah kalau kamu lagi sibuk, Nanti papa coba ngomong saja gion." Sahut kenzo.
Sambungan mereka terputus, Kayra masuk mobil dan langsung menuju hotel yang akan menjadi pertemuan mereka.
"Hhmm, Bukan kah ini hotel milik papa." Gumam kayra ketika membaca alamat hotel.
"Hei aku bertanya padamu gavin." Kayra mencolek pundak gavin.
"Ah maaf nona, Saya kira anda berbicara sendiri." Ujar gavin mengemudi.
"Lihat, Ini milik papa kan? Kok aku tidak pernah tahu yang ini." Heran kayra.
"Mungkin ini milik tuan kaisar atau nona jesslyn nona." Jawab gavin.
"Tapi ini de laamozada." Ujar kayra lagi.
"Tuan kaisar kan de lamozada juga nona." Ujar gavin.
"Eh iya ya." Kayra nyengir karena malu.
Mobil gavin menuju hotel tempat pertemuan, Hingga tak lama mereka tiba dengan selamat di hotel tersebut.
Gavin mengiringi langkah kayra dari belakang, Sementara sang nona berjalan dengan anggun sekaligus elegan.
"Hanya pria bodoh yang menyia nyia kan nya." Batin gavin.
Tuan bram sudah berada di meja nomor delapan, Kayra sigap menghampiri nya sambil tersenyum.
"Maaf saya terlambat tuan bram." Kayra tersenyum sungkan.
"Tidak masalah nona, Tidak lama kok saya menunggu." Sahut bram sopan.
Bram tahu jika kayra adalah anak pengusaha hebat de lamozada, Dunia pengusaha sudah tidak asing dengan gadis cantik ini. Karena kayra adalah andalan bagi kenzo.
Banyak juga pria muda yang mengincar kayra untuk di jadikan istri, Bahkan pria yang sudah beristri pun kadang masih memimpi kan memiliki kayra.
"Vegas ada urusan yang mendesak tiba tiba, Jadi saya yang akan tanda tangan mengganti kan dia." Ucap kayra.
"Tidak masalah, Yang penting kita bisa bekerja sama." Sahut bram tidak keberatan.
"Baik lah, Saya akan membaca berkas nya dulu." Ucap kayra membuka map.
Mata bram tidak bisa lepas dari wajah gadis cantik ini, Bulu mata nya yang lentik asli. Dan bibir kayra terlihat menggoda di mata pria.
Berulang kali bram menelan air ludah melihat kecantikan kayra, Gavin mulai melirik karena sang nona di jadikan pemandangan oleh bram.
"Saya akan tanda tangan karena proposal anda cocok." Kayra berkata ramah.
"Senang sekali saya mendengar nya nona." Bram tampak girang.
Akhir nya bram resmi bekerja sama dengan perusahaan vegas, Bram memiliki saham lima persen.
"Mari makan siang dengan saya dulu nona." Ajak bram.
"Baik lah."
Kayra setuju karena perut nya juga sudah mulai lapar, Lagi pula ini akan bagus untuk awal mula bekerja sama.
Mereka pun melahap makan siang nya dengan berbincang hangat, Sesekali kayra tertawa karena bram orang nya lucu juga.
"Waah udah dapat yang baru ya." Sebuah suara yang tidak asing menghampiri meja kayra dan bram.
"Anda berkata pada siapa? Waah kalian mirip." Bram terkejut.
"Tentu saja kami mirip, Karena aku adalah adi nya." Kayla mengulur kan tangan pada bram.
"Bram sanjaya."
"Kayla de lamozada."
"Saya baru tahu jika anda punya kembaran nona." Bram berkata pada kayra yang masih asik makan.
Sama sekali kayra tidak peduli dengan kehadiran kayla, Tapi kayla yang tidak tahu malu malah duduk bersama di meja mereka.
"Dia pacar baru kamu ya?" Tanya kayla pada kakak nya.
Hening, Tidak ada sahutan dari kayra. Bram melirik kayra yang sama sekali tidak peduli dengan adik nya.
"Ekkhm, Karena pekerjaan kita sudah selesai. Saya pamit dulu tuan bram." Kayra bangkit mengambil tas nya.
"Baik lah nona, Saya harap kita bisa bekerja sama dengan lancar." Harap bram.
"Tentu saja, Saya permisi."
Kayra bergegas pergi tanpa sepatah kata pun ia katakan pada adik nya, Gavin juga bergegas pergi melihat sang nona.
"Kayra tunggu..."
Dengan tidak tahu malu nya, Kayla malah mengejar kembaran nya yang berjalan cepat.
"Lo apaan sih kay, Cuma masalah cowok aja sampai enggak mau ngomong sama gue?" Kayla menarik tangan kayra.
Kayra cepat menghempas kan tangan nya, Bahkan kayla langsung mendelik karena kayra mengelap tangan nya dengan tissu basah.
"Gavin! Sejak kapan binatang bisa bicara padaku?!" Sentak kayra.
"Maaf nona kayla, Tolong jangan ganggu nona saya." Cegah gavin.
"Heh orang miskin, Lo itu cuma bodyguard yang di bayar sama papa gue! Jangan berlagak deh lo." Bentak kayla.
"Tuan kenzo memang membayar saya untuk menjaga nona kayra dari musuh atau pun binatang, Maka saya akan melindungi nya." Jawab gavin.
"Bukan kah dia binatang vin?!" Tanya kayra menunjuk kayla.
"Saya rasa dia binatang dalam bentuk manusia nona." Jawab gavin pula.
Plaak.
Kayla menampar gavin yang berkata kurang ajar pada nya, Ia tidak terima karena gavin yang hanya bodyguard berani mengatai nya demikian.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Ny Rudi Harianto
sombong sekali kamu ya Kayla....sini kamu biar aku siram dengan air got
2023-07-11
3
Roslina Dewi
iiisshh si Kayla👊
2023-07-10
1