Mugini dan Sumiarti mempunyai dua anak lelaki dan satu anak perempuan, anak pertama Harjo, anak kedua Ratmi, dan anak ketiga hardito.
Mugini dan Sumiarti sama-sama keturunan bangsawan keraton, namun saat Sumiati ingin menikah dengan mugini. Orang tua Sumiarti menolak lamaran mugini, di sebabkan orang tua mereka bermusuhan.
Namun Sumiarti menentang titah orang tua nya, begitupun dengan mugini.
Mereka memutuskan kawin lari, dan hidup jauh dari keluarga masing-masing.
"kita tinggal disini dulu yaa dek, kalau mas sudah punya uang. Baru kita beli rumah"
Unjuk mugini pada sebuah rumah panggung.
"gak apa-apa mas, segini saja sudah Alhamdulillah" jawab Sumiati sambil tersenyum
mereka hidup tentram, sampai akhirnya mereka mempunyai tiga orang anak.
"Bu, aku dan Dito ingin merantau ke desa Setu bodas!!" ucap Ratmi
"Setu bodas itu kan jauh nduk!!" sahut Mugi
"tapi pak.. Disana katanya gaji seorang buruh tani lumayan besar"
ucap Ratmi mencoba meyakinkan bapak nya.
"Harjo, ikutlah bersama mereka ke Setu bodas" titah mugini pada Harjo
"mas Harjo? Kenapa mas Harjo harus ikut? Bukan kah dia sudah bekerja dengan juragan Darso."
"Harjo ikut, guna untuk menjaga kalian!!" ucap mugini sedikit tinggi nada bicara nya.
Ratmi sedikit berdecit kesal dengan keputusan bapak nya, namun apa daya. Ia pun tak bisa membantah kedua orangtua nya.
Akhirnya hari dimana, mereka berangkat mengadu nasib ke Setu bodas telah tiba.
Mereka berangkat menggunakan perahu sampan selama kurang lebih dua hari, satu malam baru tiba di dermaga Setu bodas.
lalu mereka gegas menemui juragan Darso di kediaman nya.
"permisi mas, juragan Darso nya ada??" tanya ratmi, pada salah seorang pekerja nya.
"juragan Darso, beliau sedang berada di sawah mbak. Ada perlu apa yaa, kalau boleh tau??" jawab nya
"saya, dari desa Inggit. Ingin melamar pekerjaan sebagai tukang kebun atau petani juga gak apa-apa" jelas Ratmi
"oh.. Kalau begitu, mari. Saya antar ke kebun untuk bertemu langsung dengan juragan!!"
Tawar seorang pekerja nya juragan Darso.
Mereka di antar ke kebun, dimana juragan Darso berada disana.
"permisi, juragan. Maaf mengganggu!!" ucap seorang pekerja nya.
"iya.. Ada apa?" sahut nya
"ada dua orang pemuda, dan satu orang pemudi. Ingin melamar kerja juragan. Mereka berasal dari desa Inggit!!"
Ucap nya, sambil mengarah ke Harjo, Ratmi dan Dito.
"apa kalian berpengalaman dalam hal mengurus pertanian atau perkebunan? Dan mengapa kalian jauh-jauh kesini mencari pekerjaan?"
tanya juragan Darso secara detail.
"kami berpengalaman di kedua nya, juragan. maksud kamu melamar pekerjaan di sini, sebab ada beberapa rekan kami yang kehidupan nya cukup layak, sekarang."
Jelas Harjo,
"baiklah, silahkan perkenalkan diri kalian" ucap juragan Darso
"saya Harjo, juragan. Ini ratmi dan Dito, adik-adik saya."
ucap Harjo memperkenalkan diri nya, juga adik-adiknya.
"untuk kamu Harjo, kamu saya tempatkan di bagian pertanian. Lalu untuk Dito, kamu di tempatkan di bagian perkebunan teh. Dan Ratmi di tempatkan di perkebunan rumah saya."
Ucap juragan Darso, sambil terus menatap Ratmi.
"apa kalian sudah punya tempat tinggal? Jika belum, kalian bisa tidur di mes. Ada dua paviliun di rumah saya, satu paviliun khusus pekerja lelaki, dan satu nya khusus pekerja wanita."
"untuk saat ini, kamu belum punya tempat tinggal juragan." sahut ratmi
"baiklah, kalian bisa tidur di mes. Dan hari ini kalian sudah boleh bekerja."
Titah juragan Darso,
Mereka lantas ke tempat dimana mereka di tugaskan.
Hari pertama bekerja semua berjalan lancar, tidak ada kendala apapun. Waktu mulai senja, jam kerja sudah habis.
Semua para pekerja yang tidur di mes, kembali ke paviliun.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments