GUBUK TUA

Cahya kembali menelusuri setiap sudut ruangan di dalam rumah itu. seperti rumah yang bertahun-tahun terbengkalai, Cahya masih belum bisa mencerna dengan baik apa yang sebenarnya sedang terjadi.

baru beberapa hari menempati rumah itu namun semua berubah drastis, adik nya hilang, orang tua nya pun juga ikut hilang.

kini Cahya menelusuri ruangan dapur, ada sesuatu yang menarik perhatian nya. ternyata dibalik ruangan dapur terdapat halaman belakang, disana tampak sebuah gubuk tua dan satu buah obor yang menyala.

Cahya ingin menghampiri gubuk itu, namun ia tidak menemukan jalan akses ke gubuk tua itu.

Ia terus meraba-raba setiap sudut ruangan dapur, dengan harapan menemukan jalan menuju gubuk tua. Namun Cahya masih belum menemukan jalan nya.

"seperti nya jalan satu-satunya aku harus pecahin kaca jendela ini, supaya bisa mendekati gubuk tua itu"

Praannggg . .

Cahya berhasil pecahkan kaca nya, ia bergegas melompat. Dan berhasil.

"kenapa aku baru menyadari, kalau di belakang dapur ada gubuk" ucap Cahya sambil mengerutkan alis nya

Saat ia ingin mendekati gubuk itu, ada seseorang menggunakan jubah hitam membawa gol*k keluar dari gubuk. Cahya bergegas sembunyi di balik rumput-rumput yang menjulang tinggi.

"cari gadis itu sampai dapat" titah seseorang di dalam gubuk

"baik tuan" jawab seseorang berjubah hitam

"apa yang mereka maksud itu, aku?" ucap Cahya dalam hati

saat lelaki berjubah itu melangkah pergi menjauhi gubuk, Cahya mencoba mendekati gubuk itu.

Ia mengintip dari celah tembok gubuk yang terbuat dari anyaman bambu, Cahya terkejut manakala ia tak mendapati siapapun disana.

"loh . . Kemana orang itu pergi? Rasa nya aku nggak liat dia keluar" ucap Cahya dalam hati

Tidak berselang lama kemudian, lantai yang hanya gundukan tanah itu terangkat.

"apa itu, ruangan bawah tanah kah?" ucap Cahya

lagi dan lagi dua orang menggunakan jubah hitam yang keluar dari jalan rahasia itu.

Dua lelaki itu berjaga di depan pintu gubuk tua itu.

"sial, bagaimana aku bisa masuk kesana kalau dua orang itu berjaga di pintu" gerutu Cahya

Cahya terus berfikir bagaimana cara nya agar dia bisa masuk ke ruangan bawah tanah, seseorang menarik tangan Cahya dan saat dia ingin teriak seseorang itu dengan sigap membekap mulut Cahya.

Hingga menimbulkan kegaduhan, dan dua orang lelaki berjubah hitam itu mendengar nya.

"siapa disana?" teriak lelaki itu

"coba periksa kesana" titah teman nya

lelaki berjubah hitam menelusuri pusat suara kegaduhan tadi, hingga berdekatan dengan tempat persembunyian Cahya dan lelaki misterius.

degub jantung Cahya berdetak kencang tak beraturan.

"aman mas, gak ada apa-apa" teriak lelaki berjubah hitam

Mereka kembali fokus berjaga di depan pintu gubuk tua.

lelaki misterius itu membuka bekapan di mulut Cahya dan digantikan dengan jari nya. Namun Cahya terus memukul-mukul lelaki itu.

"ka . . kamu siapa?" tanya Cahya yang tampak panik ketakutan

"tenang.. Tenang.. aku bukan orang jahat"

"ahh.. Kamu pasti komplotan mereka kan?" tanya Cahya penuh curiga

"dasar cewek.. Sudah dibantuin malah nyalahin" gerutu lelaki misterius itu

"lantas kamu siapa? Hhaahh?" ketus Cahya

"aku Guntara.. Panggil saja Tara, Yang di perintah untuk membantu dan melindungi mu" jelas nya

"di perintah? Siapa yang merintah mu?" tanya Cahya sambil mengerutkan alis nya

"gak usah banyak tanya deh . . Ini bukan saat nya, sebab waktu mu tidak banyak Cahya. Hanya sampai matahari terbit" jawab Tara lalu lanjut berjalan dengan tergesa-gesa sambil menggandeng tangan cahya

"iikkhhh . . Nyebelin banget sih di tanya baik-baik juga" gerutu Cahya dan hanya di balas senyuman oleh Tara.

"di rumah ini, di salah satu kamar nya ada jalan tersembunyi menuju ruang bawah tanah" ucap tara

"apa kamu tau tempat nya di kamar mana?" tanya Cahya

"aku sendiri juga tidak tau, lebih kita berpencar menelusuri setiap kamar. Hati-hati yaa" ucap tara

"baiklah"

Terpopuler

Comments

neng ade

neng ade

pasti Tara disuruh sm pa de misterius itu .. untung dtng tepat waktu hingga Cahaya bisa lolos

2024-02-18

0

Zuhril Witanto

Zuhril Witanto

apa suruhan lelaki yang tadi depan gerbang

2024-01-18

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!