Bab 19 - Sial

Huyan Kong dan kedua temannya tidak bisa menahan diri untuk tidak terkejut, racun didalam cambuk itu sudah mampu melumpuhkan Kultivator Tingkat Langit dan sekarang seorang Anak muda memegangnya tanpa ada masalah apapun.

Racun memang masuk kedalam tubuh Qin Chen namun dia memiliki Jiwa Akar Hitam, serangan seperti Racun tidak akan mempan untuknya dan Qin Chen terlihat biasa saja.

"Datanglah kepadaku !" Qin Chen menarik kedua cambuk itu sekuat tenaga.

Kedua Pria itu terseret kearahnya dan Qin Chen bersiap untuk menyerang, gumpalan Api dibentuk diantara kedua tangannya dan Qin Chen melemparnya kearah mereka. Dalam sekejap ledakan Api membakar mereka berdua dan sumber kehidupan yang pekat serta panasnya nyala api membuat tubuh mereka meledak.

Huyan Qiong merasa sangat marah karena dua Bawahannya yang mati, namun telapak tangan api tiba-tiba meluncur kearahnya. Huyan Qiong mengeluarkan sebuah Tameng dan menahan serangan Qin Chen dengan sempurna.

Tameng itu bercahaya dan Huyan Qiong menuangkan Qi miliknya dalam jumlah yang besar. Raungan Naga Api melesat dari dalam Topeng dan bergerak kearah Qin Chen, melihat serangan ini Qin Chen harus waspada dan menciptakan dinding es.

*Boom.*

Ledakan yang kuat menghempaskan mereka berdua dan area itu dipenuhi dengan kabut asap, Qin Chen mengunci keberadaan Huyan Qiong dan berubah menjadi bentuk bayangan sambil menyembunyikan Auranya. Qin Chen menembakkan jarum jiwa yang tipis, Huyan Qiong yang belum membentuk Kesadaran Ilahinya tidak dapat merasakan keberadaan Qin Chen dan jarum jiwa itu melesat masuk melalui kepala bagian belakang.

"Argh." Huyan Qiong merasakan sengatan yang luar biasa dan mengguncang jiwanya.

Qin Chen tidak ingin membuang banyak waktu dan membentuk duri es yang tajam, dia melemparkan duri es itu dan tepat menghujam dada Huyan Qiong sampai menghancurkan jantungnya.

"Kau !" Huyan Qiong terjatuh dan mati.

Qin Chen tidak berniat untuk mengambil resiko dan lebih baik mengakhirinya dengan cepat, Tameng itu adalah Artifak Tingkat Langit dan bukan hanya pertahanannya yang kuat melainkan Tameng itu juga memiliki fungsi untuk menyerang.

Jika bukan karena banyaknya orang yang memata-matai dirinya maka Qin Chen akan melawannya dengan Pedang, namun sayangnya dia tidak bisa mengambil resiko itu dan lebih baik untuk tidak mengeksposnya.

Bing Yun masuk kedalam dan tangisan yang keras terdengar darinya, Pelayan Miao sudah mati dengan cara yang buruk. Tie hanya bisa meminta maaf karena tidak dapat melindunginya, sejak awal Kamar Dagang Huyan ingin menyatukan semuanya dan mengincar Bing Yun.

Qin Chen mengambil semua yang bisa dia ambil dan menyimpannya didalam Cincin Ruang, namun ledakan Aura yang ganas terasa diatas langit dan menekan kearah Qin Chen.

"Siapa yang mengijinkan kalian untuk membuat keributan di Kota Air Hitam milikku." Teriak Penguasa Kota Cai Rong.

Qin Chen menelangkupkan tinjunya dan berkata, "Temanku ditangkap dan hartanya dirampas, bukan hanya itu saja dia dilecehkan sampai mati dan apakah aku harus diam saja. Tolong Penguasa Kota bertindak bijak dan memberikan keadilan !"

Kesadaran Ilahi Qin Chen meledak dan dia sedikit mengekspos kekuatannya, dia mungkin bukan lawan yang sebanding dengan Cai Rong namun jika berbicara soal kekuatan jiwa maka dia sedikit lebih unggul darinya. Lagi pula sejak awal Cai Rong sudah melihatnya lebih awal, namun dia baru keluar saat pemenangnya sudah ditentukan dan bagi Qin Chen dia mungkin seperti Serigala yang menunggu mangsanya.

Melihat kekuatan Qin Chen membuat Cai Rong sedikit khawatir, membunuhnya adalah hal yang mudah namun jika dia berasal dari salah satu kekuatan teratas maka dimasa depan hidupnya akan dipersulit.

"Karena kau adalah pendatang baru dan pihak Kamar Dagang Huyan yang membuat masalah maka aku akan memberikan sedikit keringan, bekerja menjadi penjaga selama 3 tahun atau membayar 50.000 Batu Roh. Juga semua barang Kamar Dagang Huyan akan disita olehku, jangan lakukan tawar menawar karena aku sudah berbaik hati memberikan kemudahan." Kata Cai Rong dengan tegas.

Qin Chen mengepalkan tinjunya dan menahan amarahnya, tidak ada yang namanya keringanan hal ini sudah seperti perampokan. Tapi Qin Chen harus sadar diri dengan kondisinya yang sekarang karena tidak mungkin baginya melawan Cai Rong.

Qin Chen melemparkan Cincin Ruang dan berkata, "Semuanya sudah ada didalam dan Junior ini tidak menyembunyikan apapun, tapi ada satu permintaan dariku yaitu Mansion ini. Junior ini mungkin tidak akan tinggal disini selamanya namun aku membutuhkan tempat tinggal untuk temanku."

"Lakukan apapun yang kau mau pada tempat ini." Cai Rong memeriksa isinya dan segera pergi dengan tawa yang puas.

Qin Chen mencengkram erat tinjunya dan niat membunuhnya sedikit bocor, Cai Rong sudah keterlaluan baginya dan dimasa depan jika dia menerobos Tingkat Langit maka Qin Chen akan menghitung hutang ini.

Untuk sekarang hanya Mansion ini yang bisa dia dapatkan, namun itu bukan solusi jangka panjang untuk tinggal disini. Bing Yun dan Tie memberikan peristirahatan yang terbaik untuk Pelayan Miao dan selama tiga hari mereka berduka.

Setelah membereskan semua barang-barang akhirnya mereka kembali ke Toko, tentunya Bing Yun mendapatkan kembali semangatnya untuk terus melanjutkan hidup. Qin Chen sedikit termotivasi dan memikirkan banyak metode latihan agar cepat menerobos.

"Maaf... karena aku Pelayanmu itu mati !" Kata Qin Chen dengan tulus.

"Tuan tidak perlu meminta maaf... cepat atau lambat hal ini pasti akan terjadi, sudah banyak anggota yang menjadi korban bahkan sebelum kedatangan Tuan. Melihat mereka mati ditangan Tuan adalah pembalasan dendam yang setimpal." Kata Bing Yun yang sadar dengan kondisinya.

Qin Chen memeluk Bing Yun dan berkata, "Apa yang sudah terjadi itu adalah takdir, kau dan Tie ikutlah denganku. Aku akan memberikan kalian modal untuk berbisnis di Kota Wilayah Sekte Soaring Heaven. Setidaknya itu lebih aman dari pada harus tinggal di Kota terkutuk ini, masalah uang kita bisa bekerjasama dan bagi hasil."

Bing Yun memeluk erat Qin Chen dan menyetujui permintaannya, lagi pula tinggal disini tidaklah aman lagi dan dia tidak bisa membiarkan Paman Tie kesusahan dimasa depan. Pelukan hangat Qin Chen membuatnya sangat nyaman dan merasa aman.

Terpopuler

Comments

Mr.Chen

Mr.Chen

mantap thor, semangat terossssss

2023-08-23

2

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

ada lagi

2023-08-02

2

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Terus....

2023-07-04

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!