Huyan Kong dan kedua temannya tidak bisa menahan diri untuk tidak terkejut, racun didalam cambuk itu sudah mampu melumpuhkan Kultivator Tingkat Langit dan sekarang seorang Anak muda memegangnya tanpa ada masalah apapun.
Racun memang masuk kedalam tubuh Qin Chen namun dia memiliki Jiwa Akar Hitam, serangan seperti Racun tidak akan mempan untuknya dan Qin Chen terlihat biasa saja.
"Datanglah kepadaku !" Qin Chen menarik kedua cambuk itu sekuat tenaga.
Kedua Pria itu terseret kearahnya dan Qin Chen bersiap untuk menyerang, gumpalan Api dibentuk diantara kedua tangannya dan Qin Chen melemparnya kearah mereka. Dalam sekejap ledakan Api membakar mereka berdua dan sumber kehidupan yang pekat serta panasnya nyala api membuat tubuh mereka meledak.
Huyan Qiong merasa sangat marah karena dua Bawahannya yang mati, namun telapak tangan api tiba-tiba meluncur kearahnya. Huyan Qiong mengeluarkan sebuah Tameng dan menahan serangan Qin Chen dengan sempurna.
Tameng itu bercahaya dan Huyan Qiong menuangkan Qi miliknya dalam jumlah yang besar. Raungan Naga Api melesat dari dalam Topeng dan bergerak kearah Qin Chen, melihat serangan ini Qin Chen harus waspada dan menciptakan dinding es.
*Boom.*
Ledakan yang kuat menghempaskan mereka berdua dan area itu dipenuhi dengan kabut asap, Qin Chen mengunci keberadaan Huyan Qiong dan berubah menjadi bentuk bayangan sambil menyembunyikan Auranya. Qin Chen menembakkan jarum jiwa yang tipis, Huyan Qiong yang belum membentuk Kesadaran Ilahinya tidak dapat merasakan keberadaan Qin Chen dan jarum jiwa itu melesat masuk melalui kepala bagian belakang.
"Argh." Huyan Qiong merasakan sengatan yang luar biasa dan mengguncang jiwanya.
Qin Chen tidak ingin membuang banyak waktu dan membentuk duri es yang tajam, dia melemparkan duri es itu dan tepat menghujam dada Huyan Qiong sampai menghancurkan jantungnya.
"Kau !" Huyan Qiong terjatuh dan mati.
Qin Chen tidak berniat untuk mengambil resiko dan lebih baik mengakhirinya dengan cepat, Tameng itu adalah Artifak Tingkat Langit dan bukan hanya pertahanannya yang kuat melainkan Tameng itu juga memiliki fungsi untuk menyerang.
Jika bukan karena banyaknya orang yang memata-matai dirinya maka Qin Chen akan melawannya dengan Pedang, namun sayangnya dia tidak bisa mengambil resiko itu dan lebih baik untuk tidak mengeksposnya.
Bing Yun masuk kedalam dan tangisan yang keras terdengar darinya, Pelayan Miao sudah mati dengan cara yang buruk. Tie hanya bisa meminta maaf karena tidak dapat melindunginya, sejak awal Kamar Dagang Huyan ingin menyatukan semuanya dan mengincar Bing Yun.
Qin Chen mengambil semua yang bisa dia ambil dan menyimpannya didalam Cincin Ruang, namun ledakan Aura yang ganas terasa diatas langit dan menekan kearah Qin Chen.
"Siapa yang mengijinkan kalian untuk membuat keributan di Kota Air Hitam milikku." Teriak Penguasa Kota Cai Rong.
Qin Chen menelangkupkan tinjunya dan berkata, "Temanku ditangkap dan hartanya dirampas, bukan hanya itu saja dia dilecehkan sampai mati dan apakah aku harus diam saja. Tolong Penguasa Kota bertindak bijak dan memberikan keadilan !"
Kesadaran Ilahi Qin Chen meledak dan dia sedikit mengekspos kekuatannya, dia mungkin bukan lawan yang sebanding dengan Cai Rong namun jika berbicara soal kekuatan jiwa maka dia sedikit lebih unggul darinya. Lagi pula sejak awal Cai Rong sudah melihatnya lebih awal, namun dia baru keluar saat pemenangnya sudah ditentukan dan bagi Qin Chen dia mungkin seperti Serigala yang menunggu mangsanya.
Melihat kekuatan Qin Chen membuat Cai Rong sedikit khawatir, membunuhnya adalah hal yang mudah namun jika dia berasal dari salah satu kekuatan teratas maka dimasa depan hidupnya akan dipersulit.
"Karena kau adalah pendatang baru dan pihak Kamar Dagang Huyan yang membuat masalah maka aku akan memberikan sedikit keringan, bekerja menjadi penjaga selama 3 tahun atau membayar 50.000 Batu Roh. Juga semua barang Kamar Dagang Huyan akan disita olehku, jangan lakukan tawar menawar karena aku sudah berbaik hati memberikan kemudahan." Kata Cai Rong dengan tegas.
Qin Chen mengepalkan tinjunya dan menahan amarahnya, tidak ada yang namanya keringanan hal ini sudah seperti perampokan. Tapi Qin Chen harus sadar diri dengan kondisinya yang sekarang karena tidak mungkin baginya melawan Cai Rong.
Qin Chen melemparkan Cincin Ruang dan berkata, "Semuanya sudah ada didalam dan Junior ini tidak menyembunyikan apapun, tapi ada satu permintaan dariku yaitu Mansion ini. Junior ini mungkin tidak akan tinggal disini selamanya namun aku membutuhkan tempat tinggal untuk temanku."
"Lakukan apapun yang kau mau pada tempat ini." Cai Rong memeriksa isinya dan segera pergi dengan tawa yang puas.
Qin Chen mencengkram erat tinjunya dan niat membunuhnya sedikit bocor, Cai Rong sudah keterlaluan baginya dan dimasa depan jika dia menerobos Tingkat Langit maka Qin Chen akan menghitung hutang ini.
Untuk sekarang hanya Mansion ini yang bisa dia dapatkan, namun itu bukan solusi jangka panjang untuk tinggal disini. Bing Yun dan Tie memberikan peristirahatan yang terbaik untuk Pelayan Miao dan selama tiga hari mereka berduka.
Setelah membereskan semua barang-barang akhirnya mereka kembali ke Toko, tentunya Bing Yun mendapatkan kembali semangatnya untuk terus melanjutkan hidup. Qin Chen sedikit termotivasi dan memikirkan banyak metode latihan agar cepat menerobos.
"Maaf... karena aku Pelayanmu itu mati !" Kata Qin Chen dengan tulus.
"Tuan tidak perlu meminta maaf... cepat atau lambat hal ini pasti akan terjadi, sudah banyak anggota yang menjadi korban bahkan sebelum kedatangan Tuan. Melihat mereka mati ditangan Tuan adalah pembalasan dendam yang setimpal." Kata Bing Yun yang sadar dengan kondisinya.
Qin Chen memeluk Bing Yun dan berkata, "Apa yang sudah terjadi itu adalah takdir, kau dan Tie ikutlah denganku. Aku akan memberikan kalian modal untuk berbisnis di Kota Wilayah Sekte Soaring Heaven. Setidaknya itu lebih aman dari pada harus tinggal di Kota terkutuk ini, masalah uang kita bisa bekerjasama dan bagi hasil."
Bing Yun memeluk erat Qin Chen dan menyetujui permintaannya, lagi pula tinggal disini tidaklah aman lagi dan dia tidak bisa membiarkan Paman Tie kesusahan dimasa depan. Pelukan hangat Qin Chen membuatnya sangat nyaman dan merasa aman.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Mr.Chen
mantap thor, semangat terossssss
2023-08-23
2
Zoelf 212 🛡⚡🔱
ada lagi
2023-08-02
2
Jimmy Avolution
Terus....
2023-07-04
1