Tingkat Kultivasi dibagi menjadi 8.
Tingkat Mortal.
Tingkat Penempaan Tubuh.
Tingkat Jiwa Roh.
Tingkat Langit.
Tingkat Spirit.
Tingkat Virtual.
Tingkat Raja.
Tingkat Saint.
Semuanya dibagi ke tiga Tahap awal, menengah dan akhir. Qin Chen mendapatkan pengetahuan dari Bao San, dia yang sekarang berada di Tingkat Penempaan tubuh Tahap Menengah.
Untuk sekarang Qin Chen sudah paham betul dengan lokasinya, dia berada di Benua Futu yang tingkatnya rendah. Sekarang dia berada di Wilayah Iblis dan menurut apa yang dikatakan Bao San lingkungan disini sangat keras.
Mereka mengobrol dengan nyaman di rumah sederhana Bao San, Bao Luan menuangkan teh untuk Qin Chen dan tatapannya sedikit menggoda baginya. Qin Chen meminumnya dan berpikir musim semi mungkin akan segera tiba, namun sebisa mungkin dia juga harus menjaga sikap dan wibawanya.
"Ada beberapa keraguan... Apakah benar-benar ada Iblis yang menguasai tempat ini ?" Tanya Qin Chen dengan santai.
"Bukan seperti itu... Mereka disebut Iblis karena mempraktikkan Teknik Kultivasi yang jahat, karena itulah tempat ini disebut Wilayah Iblis dan kejahatan ditempat ini umum terjadi." Kata Bao San dengan santai.
"Jika kalian merasa tidak aman mengapa tidak segera pergi ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
"Kami tidak berdaya... Raja Iblis Tiran tidak mengijinkan siapapun keluar. Jika tidak semuanya akan dibunuh olehnya." Kata Bao San dengan ekspresi yang menderita.
Qin Chen tidak memiliki pendapat lain dan orang yang mereka sebut sebagai Raja Iblis ini berada di Tingkat Spirit dan semuanya sangat kuat. Qin Chen tidak akan mau membahayakan dirinya dan lebih baik tidak memprovokasi mereka.
Qin Chen diantar masuk kedalam kamar dan dia berbaring dengan nyaman. Walaupun Desa ini sangat kumuh namun setidaknya ada banyak informasi yang dia dapatkan, seseorang mengetuk pintu kamarnya dan itu adalah Bao Luan.
"Tuan... Aku membawa air untuk Tuan mandi." Bao Luan membawa baskom air dan masuk kedalam.
"Baiklah... kau bisa keluar." Kata Qin Chen dengan senyum yang ramah.
Bao Luan menggelengkan kepalanya, "Kakek memberikan perintah untuk melayani semua keinginan Tuan, tolong mengertilah jika tidak Gadis ini bisa dihukum nantinya !"
Bao Luan mendekat kearah Qin Chen dan membantunya melepaskan pakaiannya, Qin Chen tersenyum dan tidak menyangka kalau apa yang dia inginkan akan terjadi secepat ini. Bao Luan membersihkan punggung Qin Chen dan Qin Chen sedikit bersemangat dan kehilangan kendali.
Setiap sentuhannya sangat lembut dan Bao Luan melepaskan pakaiannya, dadanya yang lembut menyentuh punggungnya dan Qin Chen dengan cepat berbalik.
"Kakekmu memintamu untuk melayaniku dan apakah ini termasuk kedalamnya ?" Qin Chen mencium leher Bao Luan dan menyentuh dadanya.
Perlahan dia mendorongnya untuk berbaring dan Qin Chen merasa sangat bersemangat, dia menindih Bao Luan dengan tubuhnya dan senyuman yang nakal terlihat jelas dari ekspresi Bao Luan. Kukunya yang tajam tiba-tiba menembus kulit Qin Chen dan energi yang aneh mengalir kedalam tubuh Qin Chen.
Kesadarannya mulai memudar dan Qin Chen jatuh dengan wajah yang pucat. Bao Luan menyingkirkan Qin Chen kesamping dan menjilat darah yang ada dikukunya.
"Hehehe... jika saja kau tidak sekuat itu aku pasti akan bersedia tidur dengan Anak tampan sepertimu." Bao Luan memakai kembali pakaiannya.
Racun yang dia simpan didalam Kukunya sangat mematikan, setelah masuk kedalam tubuh korbannya maka hanya dalam hitungan detik dia akan lumpuh dan mati seketika. Tempat ini adalah Wilayah Iblis dan memiliki rahasia besar, apa yang dia incar dari Qin Chen adalah Pedangnya.
Untuk seorang Kultivator di Tingkat Penempaan Tubuh dia membawa Pedang Tingkat Langit, bodohnya lagi dengan kekuatan yang lemah dia menunjukannya didepan umum. Jika dia bisa memberikannya kepada Raja Iblis Tiran maka bukan hal yang mustahil untuk mendapatkan keuntungan lebih.
Bao San masuk kedalam dan mengambil Pedang Qin Chen, "Bagus... kita akan berangkat sekarang dan menyerahkan Artifak Tingkat Langit ini untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak !"
"Hahaha... rencana Kakek memang luar biasa." Kata Bao Luan dengan penuh semangat.
"Benar... Rencananya memang sangat bagus." Suara Qin Chen tiba-tiba terdengar.
Bao San dan Bao Luan terkejut melihat Qin Chen yang sudah bangun, Qin Chen memukul leher Bao Luan dan membuatnya jatuh pingsan dengan mudah.
"Aku tidak ingin membuly orang tua yang akan mati, serahkan Pedang itu dan aku akan memaafkan kalian ?" Qin Chen mengulurkan tangannya dan memintanya baik-baik.
Bao San mengangkat kepalanya dan tersenyum, Auranya meledak dan tubuhnya membengkak dengan penuh otot dan bulu. Sosoknya sudah seperti Gorila dan dia memukul langsung kearah Qin Chen.
Qin Chen menangkap pukulan itu dengan tangan kirinya dan baginya Harimau yang sebelumnya dia lawan jauh lebih kuat. Namun perubahan ini sungguh membuatnya jijik, namun tidak ada waktu baginya untuk terkejut karena ini adalah dunia Kultivator.
"Karena kau ingin mati maka aku akan mengabulkannya." Qin Chen memukul Bao San dan membuatnya menabrak dinding dengan keras.
Qin Chen mengambil Pedangnya dan Spiritual Qi miliknya menyelimuti Pedang, Qin Chen dengan cepat berlari kearah Bao San dan memotong kepalanya dengan mudah. Setelah berubah wujud Bao San hanya memiliki kekuatan Tahap Akhir Tingkat Mortal, tubuhnya memang keras namun dengan Pedangnya Qin Chen dapat memotongnya.
"Menjijikan... dia mengatakan bahwa tempat ini dipenuhi penjahat, tapi siapa yang menyangka kalau orang sepertinya tidak tahu terimakasih dan merencanakan sesuatu yang buruk." Qin Chen melihat Cincin dijari Bao San dan segera dia mengambilnya.
Qin Chen mengalirkan Qi miliknya dan banyak Batu Roh yang keluar. Qin Chen mengambil sebuah Buku yang tidak lain adalah Teknik Seni Beladiri.
"Jari Penghancur." Qin Chen membacanya sebentar dan berkomentar, "Sepertinya aku mendapatkan Buku Seni Beladiri yang bagus !"
Setelah ini dia akan meluangkan waktu untuk mempelajarinya, namun dia tidak menyangka kalau Pedang yang dia ambil dari Kuil adalah Artifak yang luar biasa. Pantas saja dirinya dapat membunuh Harimau itu dengan mudah, Qin Chen mendapat pemahaman baru dan dia menyimpan Pedang itu didalam Cincin Ruang.
Qin Chen kembali dan masih melihat Bao Luan yang pingsan, wanita ini sangat beracun namun Qin Chen masih memikirkan apa yang sebelumnya terjadi. Qin Chen mengikat tangannya dibelakang dan menahannya sampai dia bangun.
Setelah beberapa waktu Bao Luan membuka matanya dan didepannya Qin Chen sudah menunggunya tanpa menggunakan sehelaipun pakaian.
"Kau !"
"Bagaimana rasanya jika keadaan berbalik, padahal aku ingin mengampuni Kakekmu tapi sayangnya dia melawanku dan mati. Sekarang bagaimana dengan dirimu, apakah aku juga harus membunuhmu cantik !" Qin Chen tersenyum dengan santai.
"Tidak-tidak... aku dipaksa melakukannya oleh Kakekku, tolong jangan bunuh aku !" Bao Luan memohon ampun dengan ekspresi yang ketakutan.
"Mengampunimu itu bukan hal yang mustahil tapi bukan berarti tidak ada hukuman. Apakah kau tahu apa imajinasi Pria yang paling liar ?" Tanya Qin Chen sambil menyentuh pipi Bao Luan.
"Apa itu Tuan ?" Bao Luan sedikit gugup dan terlihat takut.
"Tidak seperti ditempatku yang banyak aturan... disini mereka yang kuatlah yang membuat aturan dan hidup matimu dibawah tanganku." Qin Chen meremas dada Bao Luan dan merobek pakaiannya.
Qin Chen melemparnya ketempat tidur dan mulai melakukan **** dengan keras, dia mencengkram leher Bao Luan dan melakukan kegilaan. Qin Chen tidak perlu merasa bersimpati sama sekali kepada wanita ini, selain penampilannya yang cantik tidak ada nilai lebih yang bisa dia gunakan.
Mereka yang baik kepadanya akan mendapatkan perlakukan yang baik, namun jika ada orang yang ingin menyakitinya maka mereka harus siap menerima pembalasannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Gabutdramon
apakah akan terjadi sesuatu yg 6464?
2023-10-02
1
Zoelf 212 🛡⚡🔱
hmm
2023-08-02
1
Sei
wowww
2023-07-23
1