Bab 3 - Pembalasan

Tingkat Kultivasi dibagi menjadi 8.

Tingkat Mortal.

Tingkat Penempaan Tubuh.

Tingkat Jiwa Roh.

Tingkat Langit.

Tingkat Spirit.

Tingkat Virtual.

Tingkat Raja.

Tingkat Saint.

Semuanya dibagi ke tiga Tahap awal, menengah dan akhir. Qin Chen mendapatkan pengetahuan dari Bao San, dia yang sekarang berada di Tingkat Penempaan tubuh Tahap Menengah.

Untuk sekarang Qin Chen sudah paham betul dengan lokasinya, dia berada di Benua Futu yang tingkatnya rendah. Sekarang dia berada di Wilayah Iblis dan menurut apa yang dikatakan Bao San lingkungan disini sangat keras.

Mereka mengobrol dengan nyaman di rumah sederhana Bao San, Bao Luan menuangkan teh untuk Qin Chen dan tatapannya sedikit menggoda baginya. Qin Chen meminumnya dan berpikir musim semi mungkin akan segera tiba, namun sebisa mungkin dia juga harus menjaga sikap dan wibawanya.

"Ada beberapa keraguan... Apakah benar-benar ada Iblis yang menguasai tempat ini ?" Tanya Qin Chen dengan santai.

"Bukan seperti itu... Mereka disebut Iblis karena mempraktikkan Teknik Kultivasi yang jahat, karena itulah tempat ini disebut Wilayah Iblis dan kejahatan ditempat ini umum terjadi." Kata Bao San dengan santai.

"Jika kalian merasa tidak aman mengapa tidak segera pergi ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

"Kami tidak berdaya... Raja Iblis Tiran tidak mengijinkan siapapun keluar. Jika tidak semuanya akan dibunuh olehnya." Kata Bao San dengan ekspresi yang menderita.

Qin Chen tidak memiliki pendapat lain dan orang yang mereka sebut sebagai Raja Iblis ini berada di Tingkat Spirit dan semuanya sangat kuat. Qin Chen tidak akan mau membahayakan dirinya dan lebih baik tidak memprovokasi mereka.

Qin Chen diantar masuk kedalam kamar dan dia berbaring dengan nyaman. Walaupun Desa ini sangat kumuh namun setidaknya ada banyak informasi yang dia dapatkan, seseorang mengetuk pintu kamarnya dan itu adalah Bao Luan.

"Tuan... Aku membawa air untuk Tuan mandi." Bao Luan membawa baskom air dan masuk kedalam.

"Baiklah... kau bisa keluar." Kata Qin Chen dengan senyum yang ramah.

Bao Luan menggelengkan kepalanya, "Kakek memberikan perintah untuk melayani semua keinginan Tuan, tolong mengertilah jika tidak Gadis ini bisa dihukum nantinya !"

Bao Luan mendekat kearah Qin Chen dan membantunya melepaskan pakaiannya, Qin Chen tersenyum dan tidak menyangka kalau apa yang dia inginkan akan terjadi secepat ini. Bao Luan membersihkan punggung Qin Chen dan Qin Chen sedikit bersemangat dan kehilangan kendali.

Setiap sentuhannya sangat lembut dan Bao Luan melepaskan pakaiannya, dadanya yang lembut menyentuh punggungnya dan Qin Chen dengan cepat berbalik.

"Kakekmu memintamu untuk melayaniku dan apakah ini termasuk kedalamnya ?" Qin Chen mencium leher Bao Luan dan menyentuh dadanya.

Perlahan dia mendorongnya untuk berbaring dan Qin Chen merasa sangat bersemangat, dia menindih Bao Luan dengan tubuhnya dan senyuman yang nakal terlihat jelas dari ekspresi Bao Luan. Kukunya yang tajam tiba-tiba menembus kulit Qin Chen dan energi yang aneh mengalir kedalam tubuh Qin Chen.

Kesadarannya mulai memudar dan Qin Chen jatuh dengan wajah yang pucat. Bao Luan menyingkirkan Qin Chen kesamping dan menjilat darah yang ada dikukunya.

"Hehehe... jika saja kau tidak sekuat itu aku pasti akan bersedia tidur dengan Anak tampan sepertimu." Bao Luan memakai kembali pakaiannya.

Racun yang dia simpan didalam Kukunya sangat mematikan, setelah masuk kedalam tubuh korbannya maka hanya dalam hitungan detik dia akan lumpuh dan mati seketika. Tempat ini adalah Wilayah Iblis dan memiliki rahasia besar, apa yang dia incar dari Qin Chen adalah Pedangnya.

Untuk seorang Kultivator di Tingkat Penempaan Tubuh dia membawa Pedang Tingkat Langit, bodohnya lagi dengan kekuatan yang lemah dia menunjukannya didepan umum. Jika dia bisa memberikannya kepada Raja Iblis Tiran maka bukan hal yang mustahil untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Bao San masuk kedalam dan mengambil Pedang Qin Chen, "Bagus... kita akan berangkat sekarang dan menyerahkan Artifak Tingkat Langit ini untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak !"

"Hahaha... rencana Kakek memang luar biasa." Kata Bao Luan dengan penuh semangat.

"Benar... Rencananya memang sangat bagus." Suara Qin Chen tiba-tiba terdengar.

Bao San dan Bao Luan terkejut melihat Qin Chen yang sudah bangun, Qin Chen memukul leher Bao Luan dan membuatnya jatuh pingsan dengan mudah.

"Aku tidak ingin membuly orang tua yang akan mati, serahkan Pedang itu dan aku akan memaafkan kalian ?" Qin Chen mengulurkan tangannya dan memintanya baik-baik.

Bao San mengangkat kepalanya dan tersenyum, Auranya meledak dan tubuhnya membengkak dengan penuh otot dan bulu. Sosoknya sudah seperti Gorila dan dia memukul langsung kearah Qin Chen.

Qin Chen menangkap pukulan itu dengan tangan kirinya dan baginya Harimau yang sebelumnya dia lawan jauh lebih kuat. Namun perubahan ini sungguh membuatnya jijik, namun tidak ada waktu baginya untuk terkejut karena ini adalah dunia Kultivator.

"Karena kau ingin mati maka aku akan mengabulkannya." Qin Chen memukul Bao San dan membuatnya menabrak dinding dengan keras.

Qin Chen mengambil Pedangnya dan Spiritual Qi miliknya menyelimuti Pedang, Qin Chen dengan cepat berlari kearah Bao San dan memotong kepalanya dengan mudah. Setelah berubah wujud Bao San hanya memiliki kekuatan Tahap Akhir Tingkat Mortal, tubuhnya memang keras namun dengan Pedangnya Qin Chen dapat memotongnya.

"Menjijikan... dia mengatakan bahwa tempat ini dipenuhi penjahat, tapi siapa yang menyangka kalau orang sepertinya tidak tahu terimakasih dan merencanakan sesuatu yang buruk." Qin Chen melihat Cincin dijari Bao San dan segera dia mengambilnya.

Qin Chen mengalirkan Qi miliknya dan banyak Batu Roh yang keluar. Qin Chen mengambil sebuah Buku yang tidak lain adalah Teknik Seni Beladiri.

"Jari Penghancur." Qin Chen membacanya sebentar dan berkomentar, "Sepertinya aku mendapatkan Buku Seni Beladiri yang bagus !"

Setelah ini dia akan meluangkan waktu untuk mempelajarinya, namun dia tidak menyangka kalau Pedang yang dia ambil dari Kuil adalah Artifak yang luar biasa. Pantas saja dirinya dapat membunuh Harimau itu dengan mudah, Qin Chen mendapat pemahaman baru dan dia menyimpan Pedang itu didalam Cincin Ruang.

Qin Chen kembali dan masih melihat Bao Luan yang pingsan, wanita ini sangat beracun namun Qin Chen masih memikirkan apa yang sebelumnya terjadi. Qin Chen mengikat tangannya dibelakang dan menahannya sampai dia bangun.

Setelah beberapa waktu Bao Luan membuka matanya dan didepannya Qin Chen sudah menunggunya tanpa menggunakan sehelaipun pakaian.

"Kau !"

"Bagaimana rasanya jika keadaan berbalik, padahal aku ingin mengampuni Kakekmu tapi sayangnya dia melawanku dan mati. Sekarang bagaimana dengan dirimu, apakah aku juga harus membunuhmu cantik !" Qin Chen tersenyum dengan santai.

"Tidak-tidak... aku dipaksa melakukannya oleh Kakekku, tolong jangan bunuh aku !" Bao Luan memohon ampun dengan ekspresi yang ketakutan.

"Mengampunimu itu bukan hal yang mustahil tapi bukan berarti tidak ada hukuman. Apakah kau tahu apa imajinasi Pria yang paling liar ?" Tanya Qin Chen sambil menyentuh pipi Bao Luan.

"Apa itu Tuan ?" Bao Luan sedikit gugup dan terlihat takut.

"Tidak seperti ditempatku yang banyak aturan... disini mereka yang kuatlah yang membuat aturan dan hidup matimu dibawah tanganku." Qin Chen meremas dada Bao Luan dan merobek pakaiannya.

Qin Chen melemparnya ketempat tidur dan mulai melakukan **** dengan keras, dia mencengkram leher Bao Luan dan melakukan kegilaan. Qin Chen tidak perlu merasa bersimpati sama sekali kepada wanita ini, selain penampilannya yang cantik tidak ada nilai lebih yang bisa dia gunakan.

Mereka yang baik kepadanya akan mendapatkan perlakukan yang baik, namun jika ada orang yang ingin menyakitinya maka mereka harus siap menerima pembalasannya.

Terpopuler

Comments

Gabutdramon

Gabutdramon

apakah akan terjadi sesuatu yg 6464?

2023-10-02

1

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

hmm

2023-08-02

1

Sei

Sei

wowww

2023-07-23

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!