Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang

Qin Chen menggerakkan lidahnya kedalam mulut Chu Lian dan menghisap bibirnya. Chu Lian yang merasa kalau Qin Chen sudah sadar segera menarik diri dan mengusap bibirnya yang lembut.

"Kau... Aku takut jika terjadi sesuatu yang buruk kepadamu dan kau malah mengambil kesempatan dariku." Kata Chu Lian dengan ekspresi yang malu.

"Hahaha... maaf." Qin Chen tertawa dengan geli dan menikmati situasinya.

Qin Chen segera bermeditasi dan tubuh fisiknya berubah, sebuah piringan Yin dan Yang sudah sepenuhnya terbentuk dan Qin Chen sudah menyempurnakan Teknik Kultivasinya. Sekarang dia hanya perlu terus berlatih seperti biasa dan kecepatannya mungkin akan meningkat secara gila-gilaan.

Qin Chen mengambil semua Buah didasar Kolam dan memiliki rencananya sendiri untuk menggunakannya. Setidaknya ada lebih dari seribu Buah dan keuntungannya kali ini sungguh sangat besar.

Setelah selesai mengambil semua yang berharga mereka berdua memutuskan untuk pergi, penghalang diluar sudah menghilang dan mereka bisa kembali tanpa melewati jalur sungai yang aman. Chu Lian harus mengakui bahwa dia sudah mendapatkan pengalaman hidup dan mati yang luar biasa hebat, jika bukan karena Qin Chen dia tidak mungkin bisa selamat dengan kondisinya yang sekarang dan keberuntungannya sama sekali tidak sedikit.

Setelah beberapa hari akhirnya mereka sampai dengan aman di Sekte. Chu Lian mengajak Qin Chen untuk pergi ketempatnya dan masalah Teknik Kultivasi Soaring Heaven haruslah Qin Chen yang mendapat keuntungannya.

Qin Chen menunggu didalam ruangan yang luas dan duduk dengan nyaman, Aura langit dan bumi ditempat ini sangat bagus dan jujur saja Qin Chen sedikit iri karena tidak mendapatkan perlakuan yang sama.

Setelah beberapa waktu akhirnya Chu Lian datang bersama Master Sekte Situ Beiyan, hanya dengan merasakan Auranya saja Qin Chen sudah tahu kalau Pria didepannya ini kuat. Tingkat Kultivasi Master Sekte Situ Beiyan berada di Tahap Menengah Tingkat Spirit dan salah satu pilar terkuat dari Sekte Soaring Heaven.

"Murid ini memberi hormat kepada Master Sekte !" Qin Chen memberi hormat sambil mengepalkan tinjunya.

"Aku sudah mendengar semuanya dari Muridku dan kau adalah dermawan bagi Sekteku karena bisa membawa kembali Teknik Kultivasi Leluhur. Tapi apa yang terjadi sebenarnya kepada Leluhur ?" Tanya Situ Beiyan dengan penasaran.

"Itu hanya sisa Jiwa... setelah Beliau mewariskan Teknik Kultivasi ini dia sepenuhnya hilang, dia terjebak disana sudah sangat lama dan untuk pergi dari tempat itu dibutuhkan dua orang untuk menghancurkan Inti Formasi Kehidupan dan Kematian." Qin Chen tidak berniat mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.

Jika dia mengatakan kalau Pendiri dibunuh olehnya dan wawasannya Teknik ini menjadi miliknya maka itu akan menimbulkan masalah, lebih baik mengarang cerita seperti mendapatkan warisan dan lagi pula Pendiri juga tidak mungkin bangkit dari kuburannya.

"Untuk sekarang aku ingin kau tetap diam dalam masalah ini, tentunya aku juga tidak bisa mengabaikan kontribusimu. Leluhur ingin bertemu denganmu seminggu lagi di Puncak Leluhur, katakan apa yang kau inginkan sebagai hadiah ?" Tanya Situ Beiyan dengan serius.

"Aku ingin mengakses semua tempat pelatihan sesuka hati tanpa batasan waktu ataupun membayar dan memiliki hak untuk mempelajari Seni Beladiri." Qin Chen mengajukan permintaannya tanpa rasa bersalah.

"Baik." Situ Beiyan memberikan sebuah Token, "Aku suka gayamu yang tegas... tunjukan Token itu kepada mereka dan kau akan mendapatkan kebebasan yang kau mau asalkan tidak merusak properti Sekte. Sisanya kau bisa menanyakannya kepasa Chu Lian !"

Situ Beiyan berbalik dan terbang pergi meninggalkan mereka. Qin Chen penasaran dengan Leluhur ini dan tidak tahu apapun mengenainya, bahkan Chu Lian juga tidak tahu apapun dan Qin Chen hanya bisa bersabar selama seminggu.

"Kau pasti sangat lelah... aku akan membuatkan teh herbal untukmu." Chu Lian terlihat gugup dan pergi kesamping untung membuat teh.

Qin Chen menghampirinya dan memeluk pinggangnya yang ramping dari belakang, tentunya Chu Lian langsung bereaksi terhadap rangsangan ini dan terlihat gugup.

"Sudah saatnya kau memberikanku jawaban !" Kata Qin Chen dengan pelan.

"Aku tidak membencimu tapi aku tidak tahu bagaimana harus menjawabnya." Kata Chu Lian dengan penuh keraguan.

Qin Chen melepaskannya dan melihat keluar jendela, "Jika kau menolak maka katakan saja dan tidak perlu sungkan, aku cukup sadar diri dengan diriku yang sekarang. Kau bagaikan seorang Peri yang sangat indah, tempatmu berada di Surga dan menerima semua hal baik. Sedangkan aku hanya seekor Katak didasar sumur, miskin dan miliki sikap yang buruk. Peri sepertimu layak mendapat Pria yang lebih baik dariku."

Qin Chen tersenyum dan berjalan keluar, Chu Lian terlihat ragu untuk menghentikannya dan dia merasa kalau dadanya sesak. Untuk sekarang dia merenungkan semuanya dengan baik dan perasaan ini baru pertama kali dia rasakan.

Qin Chen tidak perlu mengkhawatirkan apapun dan fokus dengan latihannya, dia mendapat sumber daya bulanan serta tempat berlatih yang nyaman. Pada akhirnya Chu Lian akan datang dengan dirinya sendiri dan dia hanya perlu bersabar.

Setelah sampai di Perpustakaan Qin Chen mempelajari banyak Seni Beladiri Elemen Api dan Es, tentunya setelah mendapatkan Token Master Sekte membuatnya dapat bergerak leluasa. Walaupun ada banyak pertentangan yang harus dia lalui dan rumor buruk karena tindakannya sebelumnya namun Qin Chen tidak masalah.

Qin Chen membuat banyak jimat dan melakukan percobaan, dia sengaja menggunakan buah emas sebagai tinta dan meningkatkan efeknya. Apa yang dia tebak sama sekali tidak salah, dia hanya perlu menyamakan setiap polanya dengan bayangan yang dia pikirkan.

"Bukan hanya meningkatkan Kultivasi... Talisman ini memiliki efek dua kali lipat untuk memperpanjang umur, sekalipun ada orang yang ingin menirunya itu mustahil sekali untuk dilakukan karena bahannya hanya aku yang punya." Kata Qin Chen dengan santai.

Nyala Api kehidupan dan dingin Es kematian yang merupakan elemen barunya ini sangat menakutkan, setelah belajar beberapa hari akhirnya Qin Chen bisa mengubah kondisinya menjadi cukup kuat. Sekarang dia sangat yakin bahwa di Tingkatan yang sama tidak ada satupun lawan yang dapat bersaing dengannya.

Setelah beberapa hari berlalu seorang Pria tua datang dan duduk dihalaman Qin Chen, nama Pria Tua itu adalah Song Min atau bisa dikenal sebagai yang tertua dari Murid Sekte Soaring Heaven.

Qin Chen yang merasakan Aura yang kuat ini buru-buru keluar dan mengepalkan tinjunya, "Murid Qin Chen menyapa Leluhur !"

"Bagus... kedatanganku kemari sengaja untuk berterimakasih dan melihat dirimu secara langsung. Duduklah kemari dan mari kita bicara dengan santai, menurutmu bagaimana Sekte ini berjalan ?" Tanya Song Min dengan penasaran.

"Murid ini tidak berani berkomentar karena masih baru." Qin Chen tidak ingin mengatakan apapun yang nantinya menyinggung.

"Sekte ini sudah mengalami kemunduran yang besar, sekalipun Teknik Kultivasi Soaring Heaven ditemukan itu bukan sebuah solusi. Alasan kenapa Sekte ini tidak diserang oleh Raja Iblis bukan karena ketiga Keluarga melainkan adanya Raja ini disini. Sekarang katakan kepadaku... Apa sebenarnya tujuanmu ?" Penindasan Song Min membuat Qin Chen tertekan dan dia yakin jika apa yang dikatakannya adalah kebohongan maka Song Min akan membunuhnya ditempat.

"Wanita dan kenyamanan dalam hidup." Kata Qin Chen dengan jujur.

"Hahaha... aku suka kejujuranmu, lagi pula kau masih Bocah awam dan siapa yang tidak mendambakan kedua hal itu. Jika kau berpikir kedua hal itu sudah kau capai apakah kau pikir dirimu itu sudah bebas dan tidak terkekang ?"

"Apa maksud Leluhur ?" Tanya Qin Chen dengan bingung.

"Jika kau terus menghitung untung dan rugi kau tidak akan memiliki pencapaian apapun dalam hidupmu. Bebas dan tidak terkekang... dua kata ini hanya bisa dicapai dengan satu kalimat yaitu kekuatan. Kau kurang dalam ambisi terlepas bakatmu yang tiada duanya, kita hidup di Dunia Kultivator dimana hukum rimba yang berlaku. Aturan apapun bisa kau patahkan selama kau memiliki kekuatan yang cukup." Kata Song Min yang memberikan Qin Chen arahan.

Terpopuler

Comments

Fitrul Akbar

Fitrul Akbar

bukannya sudah menyerap semua kemampuan pendiri sekte,harusnya semua yang ada di sana sudah di ketahui same pendiri sekte.otomatis ketika kemampuan pendiri sekte diserap kemampuan yaang ada di sana juga ikutan di serap.🙏

2023-11-06

1

mario82

mario82

SDH ksh 1 vote

2023-09-18

1

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

hmm

2023-08-02

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!