Qin Chen menggerakkan lidahnya kedalam mulut Chu Lian dan menghisap bibirnya. Chu Lian yang merasa kalau Qin Chen sudah sadar segera menarik diri dan mengusap bibirnya yang lembut.
"Kau... Aku takut jika terjadi sesuatu yang buruk kepadamu dan kau malah mengambil kesempatan dariku." Kata Chu Lian dengan ekspresi yang malu.
"Hahaha... maaf." Qin Chen tertawa dengan geli dan menikmati situasinya.
Qin Chen segera bermeditasi dan tubuh fisiknya berubah, sebuah piringan Yin dan Yang sudah sepenuhnya terbentuk dan Qin Chen sudah menyempurnakan Teknik Kultivasinya. Sekarang dia hanya perlu terus berlatih seperti biasa dan kecepatannya mungkin akan meningkat secara gila-gilaan.
Qin Chen mengambil semua Buah didasar Kolam dan memiliki rencananya sendiri untuk menggunakannya. Setidaknya ada lebih dari seribu Buah dan keuntungannya kali ini sungguh sangat besar.
Setelah selesai mengambil semua yang berharga mereka berdua memutuskan untuk pergi, penghalang diluar sudah menghilang dan mereka bisa kembali tanpa melewati jalur sungai yang aman. Chu Lian harus mengakui bahwa dia sudah mendapatkan pengalaman hidup dan mati yang luar biasa hebat, jika bukan karena Qin Chen dia tidak mungkin bisa selamat dengan kondisinya yang sekarang dan keberuntungannya sama sekali tidak sedikit.
Setelah beberapa hari akhirnya mereka sampai dengan aman di Sekte. Chu Lian mengajak Qin Chen untuk pergi ketempatnya dan masalah Teknik Kultivasi Soaring Heaven haruslah Qin Chen yang mendapat keuntungannya.
Qin Chen menunggu didalam ruangan yang luas dan duduk dengan nyaman, Aura langit dan bumi ditempat ini sangat bagus dan jujur saja Qin Chen sedikit iri karena tidak mendapatkan perlakuan yang sama.
Setelah beberapa waktu akhirnya Chu Lian datang bersama Master Sekte Situ Beiyan, hanya dengan merasakan Auranya saja Qin Chen sudah tahu kalau Pria didepannya ini kuat. Tingkat Kultivasi Master Sekte Situ Beiyan berada di Tahap Menengah Tingkat Spirit dan salah satu pilar terkuat dari Sekte Soaring Heaven.
"Murid ini memberi hormat kepada Master Sekte !" Qin Chen memberi hormat sambil mengepalkan tinjunya.
"Aku sudah mendengar semuanya dari Muridku dan kau adalah dermawan bagi Sekteku karena bisa membawa kembali Teknik Kultivasi Leluhur. Tapi apa yang terjadi sebenarnya kepada Leluhur ?" Tanya Situ Beiyan dengan penasaran.
"Itu hanya sisa Jiwa... setelah Beliau mewariskan Teknik Kultivasi ini dia sepenuhnya hilang, dia terjebak disana sudah sangat lama dan untuk pergi dari tempat itu dibutuhkan dua orang untuk menghancurkan Inti Formasi Kehidupan dan Kematian." Qin Chen tidak berniat mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.
Jika dia mengatakan kalau Pendiri dibunuh olehnya dan wawasannya Teknik ini menjadi miliknya maka itu akan menimbulkan masalah, lebih baik mengarang cerita seperti mendapatkan warisan dan lagi pula Pendiri juga tidak mungkin bangkit dari kuburannya.
"Untuk sekarang aku ingin kau tetap diam dalam masalah ini, tentunya aku juga tidak bisa mengabaikan kontribusimu. Leluhur ingin bertemu denganmu seminggu lagi di Puncak Leluhur, katakan apa yang kau inginkan sebagai hadiah ?" Tanya Situ Beiyan dengan serius.
"Aku ingin mengakses semua tempat pelatihan sesuka hati tanpa batasan waktu ataupun membayar dan memiliki hak untuk mempelajari Seni Beladiri." Qin Chen mengajukan permintaannya tanpa rasa bersalah.
"Baik." Situ Beiyan memberikan sebuah Token, "Aku suka gayamu yang tegas... tunjukan Token itu kepada mereka dan kau akan mendapatkan kebebasan yang kau mau asalkan tidak merusak properti Sekte. Sisanya kau bisa menanyakannya kepasa Chu Lian !"
Situ Beiyan berbalik dan terbang pergi meninggalkan mereka. Qin Chen penasaran dengan Leluhur ini dan tidak tahu apapun mengenainya, bahkan Chu Lian juga tidak tahu apapun dan Qin Chen hanya bisa bersabar selama seminggu.
"Kau pasti sangat lelah... aku akan membuatkan teh herbal untukmu." Chu Lian terlihat gugup dan pergi kesamping untung membuat teh.
Qin Chen menghampirinya dan memeluk pinggangnya yang ramping dari belakang, tentunya Chu Lian langsung bereaksi terhadap rangsangan ini dan terlihat gugup.
"Sudah saatnya kau memberikanku jawaban !" Kata Qin Chen dengan pelan.
"Aku tidak membencimu tapi aku tidak tahu bagaimana harus menjawabnya." Kata Chu Lian dengan penuh keraguan.
Qin Chen melepaskannya dan melihat keluar jendela, "Jika kau menolak maka katakan saja dan tidak perlu sungkan, aku cukup sadar diri dengan diriku yang sekarang. Kau bagaikan seorang Peri yang sangat indah, tempatmu berada di Surga dan menerima semua hal baik. Sedangkan aku hanya seekor Katak didasar sumur, miskin dan miliki sikap yang buruk. Peri sepertimu layak mendapat Pria yang lebih baik dariku."
Qin Chen tersenyum dan berjalan keluar, Chu Lian terlihat ragu untuk menghentikannya dan dia merasa kalau dadanya sesak. Untuk sekarang dia merenungkan semuanya dengan baik dan perasaan ini baru pertama kali dia rasakan.
Qin Chen tidak perlu mengkhawatirkan apapun dan fokus dengan latihannya, dia mendapat sumber daya bulanan serta tempat berlatih yang nyaman. Pada akhirnya Chu Lian akan datang dengan dirinya sendiri dan dia hanya perlu bersabar.
Setelah sampai di Perpustakaan Qin Chen mempelajari banyak Seni Beladiri Elemen Api dan Es, tentunya setelah mendapatkan Token Master Sekte membuatnya dapat bergerak leluasa. Walaupun ada banyak pertentangan yang harus dia lalui dan rumor buruk karena tindakannya sebelumnya namun Qin Chen tidak masalah.
Qin Chen membuat banyak jimat dan melakukan percobaan, dia sengaja menggunakan buah emas sebagai tinta dan meningkatkan efeknya. Apa yang dia tebak sama sekali tidak salah, dia hanya perlu menyamakan setiap polanya dengan bayangan yang dia pikirkan.
"Bukan hanya meningkatkan Kultivasi... Talisman ini memiliki efek dua kali lipat untuk memperpanjang umur, sekalipun ada orang yang ingin menirunya itu mustahil sekali untuk dilakukan karena bahannya hanya aku yang punya." Kata Qin Chen dengan santai.
Nyala Api kehidupan dan dingin Es kematian yang merupakan elemen barunya ini sangat menakutkan, setelah belajar beberapa hari akhirnya Qin Chen bisa mengubah kondisinya menjadi cukup kuat. Sekarang dia sangat yakin bahwa di Tingkatan yang sama tidak ada satupun lawan yang dapat bersaing dengannya.
Setelah beberapa hari berlalu seorang Pria tua datang dan duduk dihalaman Qin Chen, nama Pria Tua itu adalah Song Min atau bisa dikenal sebagai yang tertua dari Murid Sekte Soaring Heaven.
Qin Chen yang merasakan Aura yang kuat ini buru-buru keluar dan mengepalkan tinjunya, "Murid Qin Chen menyapa Leluhur !"
"Bagus... kedatanganku kemari sengaja untuk berterimakasih dan melihat dirimu secara langsung. Duduklah kemari dan mari kita bicara dengan santai, menurutmu bagaimana Sekte ini berjalan ?" Tanya Song Min dengan penasaran.
"Murid ini tidak berani berkomentar karena masih baru." Qin Chen tidak ingin mengatakan apapun yang nantinya menyinggung.
"Sekte ini sudah mengalami kemunduran yang besar, sekalipun Teknik Kultivasi Soaring Heaven ditemukan itu bukan sebuah solusi. Alasan kenapa Sekte ini tidak diserang oleh Raja Iblis bukan karena ketiga Keluarga melainkan adanya Raja ini disini. Sekarang katakan kepadaku... Apa sebenarnya tujuanmu ?" Penindasan Song Min membuat Qin Chen tertekan dan dia yakin jika apa yang dikatakannya adalah kebohongan maka Song Min akan membunuhnya ditempat.
"Wanita dan kenyamanan dalam hidup." Kata Qin Chen dengan jujur.
"Hahaha... aku suka kejujuranmu, lagi pula kau masih Bocah awam dan siapa yang tidak mendambakan kedua hal itu. Jika kau berpikir kedua hal itu sudah kau capai apakah kau pikir dirimu itu sudah bebas dan tidak terkekang ?"
"Apa maksud Leluhur ?" Tanya Qin Chen dengan bingung.
"Jika kau terus menghitung untung dan rugi kau tidak akan memiliki pencapaian apapun dalam hidupmu. Bebas dan tidak terkekang... dua kata ini hanya bisa dicapai dengan satu kalimat yaitu kekuatan. Kau kurang dalam ambisi terlepas bakatmu yang tiada duanya, kita hidup di Dunia Kultivator dimana hukum rimba yang berlaku. Aturan apapun bisa kau patahkan selama kau memiliki kekuatan yang cukup." Kata Song Min yang memberikan Qin Chen arahan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Fitrul Akbar
bukannya sudah menyerap semua kemampuan pendiri sekte,harusnya semua yang ada di sana sudah di ketahui same pendiri sekte.otomatis ketika kemampuan pendiri sekte diserap kemampuan yaang ada di sana juga ikutan di serap.🙏
2023-11-06
1
mario82
SDH ksh 1 vote
2023-09-18
1
Zoelf 212 🛡⚡🔱
hmm
2023-08-02
2