Seminggu sudah berlalu dengan cepat dan mereka sudah mencapai Kota Hitam, banyak pasang mata yang tertuju kearah mereka dengan niat yang tidak baik. Namun Qin Chen tidak menyembunyikan basis Kultivasinya dan lebih menatap balik mereka dengan niat membunuh.
Penjaga didepan pintu masuk menghadang mereka dan Tie segera mengurus biaya masuknya, setelah kembali wajahnya terlihat lesu dan kesal.
"Ada apa ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
"Mereka menaikan biaya masuk dengan tidak masuk akal, umumnya di Kota lain hanya 20 Batu Roh perorangan dan sekarang mereka meminta 1000 Batu Roh." Kata Tie dengan kesal.
"Ini hanya masalah uang dan nanti aku akan menggantinya, tidak perlu menunjukan niat permusuhan kepada mereka. Anggap saja kita beramal kepada Pengemis." Kata Qin Chen dengan santai.
Tie setuju dengan perkataan Qin Chen dan melanjutkan perjalanan mereka, Batu Roh ditangan Qin Chen sekarang sudah tidak banyak namun dia memiliki sesuatu lebih yang dapat dia cairkan menjadi uang yaitu Mantra buatannya.
Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sampai dan Qin Chen bersama Bing Yun masuk kedalam sedangkan sisanya pergi mengurus barang-barang. Bing Yun menuangkan teh untuk Qin Chen dan aroma teh itu dipenuhi dengan energi spiritual yang kaya.
"Tempat ini sangat kecil dan aku harap Tuan Qin tidak mempermasalahkannya !" Kata Bing Yun dengan sedikit tidak enak.
"Tidak masalah... kau masih sangat muda dan mungkin umurmu tidak berbeda dariku, tapi kau sudah menjadi Ketua Kamar Dagang Bing ini. Apakah tidak sulit menjalankannya ditempat sekeras ini ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
"Sangat sulit... terkadang banyak orang yang seenaknya sendiri, tapi disini ada Serikat Perdagangan Benua Utama. Jadi mengingat reputasi mereka tidak akan ada yang berani untuk membuat keributan." Kata Bing Yun dengan jujur.
Qin Chen mengeluarkan Buah Emas dan berkata, "Buah ini dapat memperpanjang umur seseorang sampai 50 tahun, bisakah aku mempercayakan Buah ini kepadamu untuk dijual ke Serikat Perdagangan. Untuk harganya kau bisa melakukan yang terbaik."
Bing Yun sedikit terkejut dengan permintaan Qin Chen, "Buah Emas ini sangat berharga... apakah Tuan yakin mempercayakannya kepadaku ?"
"Aku pintar menilai seseorang dan aku yakin kau dapat dipercaya." Qin Chen meminum tehnya dengan santai.
"Kalau begitu aku akan berusaha yang terbaik untuk menjualnya besok pagi." Bing Yun akan menjawab ketulusan Qin Chen dengan benar.
Segera dia pergi untuk mengurus persiapan besok bersama dengan yang lainya, sedangkan Qin Chen berlatih diruangan dan menggunakan Talisman miliknya. Kekuatannya terus meningkat dan Spiritual Qi miliknya menjadi semakin kuat dan luas.
Kekuatan jiwanya sudah sekuat Kultivator Tahap Menengah Tingkat Langit, namun sekalipun dirinya sudah membentuk Kesadaran Ilahi Qin Chen masih belum menemukan tanda-tanda akan menerobos. Qin Chen memiliki beberapa tebakan acak mengapa dia sulit untuk menerobos ke Tingkat Langit, entah karena kecepatan Kultivasinya atau fondasinya yang terlalu kuat.
Semua orang sedang pergi melakukan tugas yang Qin Chen berikan, dia menunggu dengan tenang dibalik pintu Toko yang tertutup rapat. Sorenya Bing Yun dengan panik masuk kedalam Toko dan dikejar dua orang dibelakangnya.
"Tuan Chen... tolong mereka !" Teriak Bing Yun yang dengan cepat masuk kedalam pelukan Qin Chen.
"****** kecil kemana kau akan lari ?" Kata dua Pria itu dengan mata penuh nafsu.
Qin Chen menjentikkan jarinya dan Aura dingin yang ganas perlahan membekukan tubuh mereka dari bawah keatas. Keduanya terlihat panik namun sebelum mereka bisa berbicara tubuh mereka membeku menjadi bongkahan es, Qin Chen melambaikan tangannya dan menghancurkan mereka berkeping-keping.
"Ada apa ?" Tanya Qin Chen dengan serius.
"Mereka berdua dalam bahaya... ketika kami berangkat Kamar Dagang Huyan memeriksa kami dan merebut Buah Emas, bukan hanya itu saja Miao dan Paman Tie ditangkap karena membantuku pergi." Kata Bing Yun dengan cemas.
"Antar aku kesana !" Qin Chen tidak ingin bertanya lebih jauh.
Bing Yun mengangguk dan membawa Qin Chen pergi untuk menyelamatkan mereka, sampainya disana Qin Chen melihat beberapa orang didepan pintu Mansion dan dihadang oleh mereka. Namun sebelum mereka dapat berbicara tebasan Pedang Qin Chen memotong kepala mereka tanpa ampun dan membunuhnya dalam sekali tebasan.
Kesadaran Ilahi Qin Chen menyebar dan dia merasakan dengan jelas beberapa orang didalam, Qin Chen menendang pintu dengan keras dan membuat pintu itu terlempar.
"****** itu membawa bantuan... bunuh saja Pria sialan ini !" Teriak 30 orang yang berada di Tingkat Penempaan Tubuh.
"Sekumpulan Semut ingin menindas diriku ?" Qin Chen mengayunkan Pedangnya dan Qi yang ganas membentuk bilah yang memotong tubuh mereka semua menjadi dua.
Darah memenuhi taman dan Qin Chen terus berjalan kedepan dengan niat membunuh yang kuat. Bing Yun melihat kesamping dan disebuah tiang besi Tie diikat dengan kondisi yang babak belur.
Tiga orang keluar dari dalam Mansion dua diantaranya berada di Tahap Menengah Tingkat Jiwa Roh dan Tuan mereka Huyan Kong berada di Tahap Akhir Tingkat Jiwa Roh. Mereka terlihat sedang membenarkan pakaiannya dan Qin Chen bisa menebak apa yang terjadi.
"Ho... Sepertinya ****** itu membawa bantuan yang cukup merepotkan, tapi kebetulan sekali karena aku sudah bosan dengan Pelayan yang ada didalamnya." Kata Huyan Kong dengan senyum yang menjijikan.
"Bajingan... dimana Miao ?" Teriak Bing Yun dengan amarah yang meledak.
"Kau bisa melihatnya sendiri... lagi pula pada akhirnya kau juga akan bergabung bersama dengannya. Awalnya mungkin kau menolak namun perlahan tubuhmu akan merasakan kenikmatan yang luar biasa." Kata Huyan Kong dengan tawa yang puas.
Qin Chen menatap mereka bertiga dengan dingin, "Jangan sok keras... awalnya Tuan Muda ini hanya berniat mengambil mereka bertiga, namun sepertinya kau sudah terlalu berlebihan dan membuatku berubah pikiran."
"Maksudmu ?" Tanya Huyan Kong dengan dingin.
"Kau bodoh atau apa... bukankah sudah jelas, apa yang aku maksud adalah kalian semua akan mati karena kejahatan yang kalian lakukan. Apalagi kau berani menargetkan Nona Bing Yun... bahkan aku belum menggodanya dan kau sudah berani mendahuluiku." Kata Qin Chen dengan niat membunuh yang besar.
"Cari mati." Kedua Pria disamping Huyan Kong mengeluarkan cambuk dan menyerang kearah Qin Chen..
Cambuk itu berubah menjadi ular hitam yang berniat menggigit Qin Chen, namun dengan mudahnya Qin Chen menangkapnya dan merasakan sesuatu yang aneh masuk kedalam tubuhnya.
"Hahaha... kau cukup berani menyentuh Cambuk Racun milik kami, bahkan Kultivator Tingkat Langit akan kesulitan menyingkirkan jenis racun mematikan ini." Kata mereka berdua dengan penuh percaya diri.
"Gak mempan." Qin Chen mengangkat bahunya dan tersenyum mengejek.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Naga Hitam
😝😝😝
2024-09-06
0
channel anime
typo
2023-08-29
1
Zoelf 212 🛡⚡🔱
k
2023-08-02
2