Bab 18 - Masalah

Seminggu sudah berlalu dengan cepat dan mereka sudah mencapai Kota Hitam, banyak pasang mata yang tertuju kearah mereka dengan niat yang tidak baik. Namun Qin Chen tidak menyembunyikan basis Kultivasinya dan lebih menatap balik mereka dengan niat membunuh.

Penjaga didepan pintu masuk menghadang mereka dan Tie segera mengurus biaya masuknya, setelah kembali wajahnya terlihat lesu dan kesal.

"Ada apa ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

"Mereka menaikan biaya masuk dengan tidak masuk akal, umumnya di Kota lain hanya 20 Batu Roh perorangan dan sekarang mereka meminta 1000 Batu Roh." Kata Tie dengan kesal.

"Ini hanya masalah uang dan nanti aku akan menggantinya, tidak perlu menunjukan niat permusuhan kepada mereka. Anggap saja kita beramal kepada Pengemis." Kata Qin Chen dengan santai.

Tie setuju dengan perkataan Qin Chen dan melanjutkan perjalanan mereka, Batu Roh ditangan Qin Chen sekarang sudah tidak banyak namun dia memiliki sesuatu lebih yang dapat dia cairkan menjadi uang yaitu Mantra buatannya.

Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sampai dan Qin Chen bersama Bing Yun masuk kedalam sedangkan sisanya pergi mengurus barang-barang. Bing Yun menuangkan teh untuk Qin Chen dan aroma teh itu dipenuhi dengan energi spiritual yang kaya.

"Tempat ini sangat kecil dan aku harap Tuan Qin tidak mempermasalahkannya !" Kata Bing Yun dengan sedikit tidak enak.

"Tidak masalah... kau masih sangat muda dan mungkin umurmu tidak berbeda dariku, tapi kau sudah menjadi Ketua Kamar Dagang Bing ini. Apakah tidak sulit menjalankannya ditempat sekeras ini ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

"Sangat sulit... terkadang banyak orang yang seenaknya sendiri, tapi disini ada Serikat Perdagangan Benua Utama. Jadi mengingat reputasi mereka tidak akan ada yang berani untuk membuat keributan." Kata Bing Yun dengan jujur.

Qin Chen mengeluarkan Buah Emas dan berkata, "Buah ini dapat memperpanjang umur seseorang sampai 50 tahun, bisakah aku mempercayakan Buah ini kepadamu untuk dijual ke Serikat Perdagangan. Untuk harganya kau bisa melakukan yang terbaik."

Bing Yun sedikit terkejut dengan permintaan Qin Chen, "Buah Emas ini sangat berharga... apakah Tuan yakin mempercayakannya kepadaku ?"

"Aku pintar menilai seseorang dan aku yakin kau dapat dipercaya." Qin Chen meminum tehnya dengan santai.

"Kalau begitu aku akan berusaha yang terbaik untuk menjualnya besok pagi." Bing Yun akan menjawab ketulusan Qin Chen dengan benar.

Segera dia pergi untuk mengurus persiapan besok bersama dengan yang lainya, sedangkan Qin Chen berlatih diruangan dan menggunakan Talisman miliknya. Kekuatannya terus meningkat dan Spiritual Qi miliknya menjadi semakin kuat dan luas.

Kekuatan jiwanya sudah sekuat Kultivator Tahap Menengah Tingkat Langit, namun sekalipun dirinya sudah membentuk Kesadaran Ilahi Qin Chen masih belum menemukan tanda-tanda akan menerobos. Qin Chen memiliki beberapa tebakan acak mengapa dia sulit untuk menerobos ke Tingkat Langit, entah karena kecepatan Kultivasinya atau fondasinya yang terlalu kuat.

Semua orang sedang pergi melakukan tugas yang Qin Chen berikan, dia menunggu dengan tenang dibalik pintu Toko yang tertutup rapat. Sorenya Bing Yun dengan panik masuk kedalam Toko dan dikejar dua orang dibelakangnya.

"Tuan Chen... tolong mereka !" Teriak Bing Yun yang dengan cepat masuk kedalam pelukan Qin Chen.

"****** kecil kemana kau akan lari ?" Kata dua Pria itu dengan mata penuh nafsu.

Qin Chen menjentikkan jarinya dan Aura dingin yang ganas perlahan membekukan tubuh mereka dari bawah keatas. Keduanya terlihat panik namun sebelum mereka bisa berbicara tubuh mereka membeku menjadi bongkahan es, Qin Chen melambaikan tangannya dan menghancurkan mereka berkeping-keping.

"Ada apa ?" Tanya Qin Chen dengan serius.

"Mereka berdua dalam bahaya... ketika kami berangkat Kamar Dagang Huyan memeriksa kami dan merebut Buah Emas, bukan hanya itu saja Miao dan Paman Tie ditangkap karena membantuku pergi." Kata Bing Yun dengan cemas.

"Antar aku kesana !" Qin Chen tidak ingin bertanya lebih jauh.

Bing Yun mengangguk dan membawa Qin Chen pergi untuk menyelamatkan mereka, sampainya disana Qin Chen melihat beberapa orang didepan pintu Mansion dan dihadang oleh mereka. Namun sebelum mereka dapat berbicara tebasan Pedang Qin Chen memotong kepala mereka tanpa ampun dan membunuhnya dalam sekali tebasan.

Kesadaran Ilahi Qin Chen menyebar dan dia merasakan dengan jelas beberapa orang didalam, Qin Chen menendang pintu dengan keras dan membuat pintu itu terlempar.

"****** itu membawa bantuan... bunuh saja Pria sialan ini !" Teriak 30 orang yang berada di Tingkat Penempaan Tubuh.

"Sekumpulan Semut ingin menindas diriku ?" Qin Chen mengayunkan Pedangnya dan Qi yang ganas membentuk bilah yang memotong tubuh mereka semua menjadi dua.

Darah memenuhi taman dan Qin Chen terus berjalan kedepan dengan niat membunuh yang kuat. Bing Yun melihat kesamping dan disebuah tiang besi Tie diikat dengan kondisi yang babak belur.

Tiga orang keluar dari dalam Mansion dua diantaranya berada di Tahap Menengah Tingkat Jiwa Roh dan Tuan mereka Huyan Kong berada di Tahap Akhir Tingkat Jiwa Roh. Mereka terlihat sedang membenarkan pakaiannya dan Qin Chen bisa menebak apa yang terjadi.

"Ho... Sepertinya ****** itu membawa bantuan yang cukup merepotkan, tapi kebetulan sekali karena aku sudah bosan dengan Pelayan yang ada didalamnya." Kata Huyan Kong dengan senyum yang menjijikan.

"Bajingan... dimana Miao ?" Teriak Bing Yun dengan amarah yang meledak.

"Kau bisa melihatnya sendiri... lagi pula pada akhirnya kau juga akan bergabung bersama dengannya. Awalnya mungkin kau menolak namun perlahan tubuhmu akan merasakan kenikmatan yang luar biasa." Kata Huyan Kong dengan tawa yang puas.

Qin Chen menatap mereka bertiga dengan dingin, "Jangan sok keras... awalnya Tuan Muda ini hanya berniat mengambil mereka bertiga, namun sepertinya kau sudah terlalu berlebihan dan membuatku berubah pikiran."

"Maksudmu ?" Tanya Huyan Kong dengan dingin.

"Kau bodoh atau apa... bukankah sudah jelas, apa yang aku maksud adalah kalian semua akan mati karena kejahatan yang kalian lakukan. Apalagi kau berani menargetkan Nona Bing Yun... bahkan aku belum menggodanya dan kau sudah berani mendahuluiku." Kata Qin Chen dengan niat membunuh yang besar.

"Cari mati." Kedua Pria disamping Huyan Kong mengeluarkan cambuk dan menyerang kearah Qin Chen..

Cambuk itu berubah menjadi ular hitam yang berniat menggigit Qin Chen, namun dengan mudahnya Qin Chen menangkapnya dan merasakan sesuatu yang aneh masuk kedalam tubuhnya.

"Hahaha... kau cukup berani menyentuh Cambuk Racun milik kami, bahkan Kultivator Tingkat Langit akan kesulitan menyingkirkan jenis racun mematikan ini." Kata mereka berdua dengan penuh percaya diri.

"Gak mempan." Qin Chen mengangkat bahunya dan tersenyum mengejek.

Terpopuler

Comments

Naga Hitam

Naga Hitam

😝😝😝

2024-09-06

0

channel anime

channel anime

typo

2023-08-29

1

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

k

2023-08-02

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!