Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi

Qin Chen bermeditasi sebentar dan Indranya menjadi sangat tajam, setiap tetesan air ataupun gerakan angin dia dapat merasakannya dengan sempurna. Aura langit dan Bumi berkumpul disekitarnya, dia berusaha untuk memanggil Roh dan membentuk Jiwanya.

Didalam kehampaan Jiwa Qin Chen memanggil beberapa Roh, namun tidak ada satupun dari mereka yang dia terima. Qin Chen mendesak Qi miliknya dan jauh lebih bersemangat, dia memiliki gambaran penuh tentang Roh yang ingin dia dapatkan.

Naga, Phoenix, Harimau Surgawi dan Kura-Kura Hitam Ekor Ular muncul didepan Qin Chen, tekanan yang mereka pancarkan sangat luar biasa kuat dan Qin Chen tidak menyangka kalau pemahaman di Komik dapat diterapkan di Dunia ini.

"Hahaha... aku bingung harus memilih salah satunya, sepertinya Harimau Surgawi lebih keren." Qin Chen ingin meraihnya namun tiba-tiba gumpalan asap hitam muncul didepannya.

Gumpalan asap itu menyebar dan menelan keempat Binatang Suci itu sekaligus, Qin Chen tidak bisa menahan depresi dan keterkejutannya dengan melihat hal ini. Bagaimanapun juga dia ingin terlihat keren dengan kekuatan Binatang Suci namum kemampuan bawaannya sudah menelan mereka.

"Gak gitu juga cara mainnya !" Qin Chen merasa sangat sakit hati melihat keempat Roh Binatang Suci itu ditelan.

Asap hitam itu mulai memadat menjadi sebuah Akar hitam, sensasi Aura yang dipancarkannya sangat kuat dan Roh Akar hitam itu berada langsung di Alam Jiwa Qin Chen. Cincin hitam menyebar dan Qin Chen menerobos Tingkat Jiwa Roh dengan sekali gerakan.

Qin Chen tidak tahu harus memasang ekspresi apa, dia mendapatkan pemahaman baru tentang kemampuannya yang luar biasa tapi disisi lain egonya menolak. Padahal Qin Chen sangat ingin bisa terbang atau berubah menjadi Binatang Suci seperti Karakter utama didalam Komik, tapi sekarang kemampuannya terlihat sederhana yaitu melahap segalanya.

"Sudahlah... lagi pula ini kemampuan yang berguna dimasa depan. Walaupun aku ingin terlihat keren tapi sudah tidak ada kesempatan sama sekali." Qin Chen mencoba untuk bangkit dan mendesak Qi miliknya.

Akar hitam didalam Alam Jiwanya menyala dan Aura disekitarnya ditarik masuk kedalam tubuhnya. Setelah memadatkan Jiwanya Qin Chen merasa kalau Kultivasinya menjadi jauh lebih cepat, dia memiliki kemampuan lain yang cocok seperti Karakter utama dan layak untuk diterapkan.

Setelah dua hari akhirnya semua orang berkumpul ditempat perjanjian, total dari mereka hanya 15 orang. Tiga diantaranya berada di Tahap Awal Tingkat Jiwa Roh termasuk Qin Chen dan sisanya hanya berada di Tingkat Penempaan Tubuh.

Xiao Man datang sendirian dan melihat kearah Qin Chen, dilihat dari umurnya mereka mungkin sama dan untuk mencapai Tingkat Jiwa Roh diusia sangat muda seperti ini adalah sesuatu yang luar biasa.

"Tuan muda !" Kata seorang Pelayan disamping Xiao Man yang menatap kearah Qin Chen.

"Aku tahu... kita akan melihat performanya dan akan memutuskannya nanti." Kata Xiao Man dengan santai.

Die Jie menginstruksikan semuanya dan mereka mulai berangkat bersama, tujuan mereka adalah menjelajah reruntuhan kuno untuk mencari Air Spiritual. Xiao Man memiliki peta untuk pergi kesana dan tidak sengaja membelinya dari pelelangan.

Sejauh perjalanan mereka menjumpai beberapa Beast, namun tidak terlalu kuat dan masih mudah untuk ditangani. Qin Chen tidak ingin terlalu aktif atau memperlihatkan kemampuannya, dia hanya mensuport orang-orang dari belakang dan tetap menjaga kewaspadaannya.

Setelah melewati beberapa kemalangan dan hampir mati ditusuk dari belakang Qin Chen tidak ingin mengulangi hal yang sama. Ketika dia membaca Komik dulu ada satu hal penting yang dia pelajari, manusia yang memiliki akal dan pikiran adalah makhluk yang serakah. Didepan harta seseorang akan menunjukan sifat aslinya, mungkin sekarang mereka dapat bekerjasama namun tidak menutup kemungkinan adanya pengkhianatan.

Mereka memutuskan untuk berkemah ditengah Gurun pada malam hari untuk beristirahat, Qin Chen duduk bersama yang lainya dan mulai mengakrabkan diri satu sama lain.

"Saudara... sebenarnya apa manfaat Air Spiritual ini ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

"Yah... Kau berasal dari Desa terlepas dari bakatmu yang hebat kau kurang dalam pengetahuan. Air Spiritual biasanya ada dimedan yang ekstrem seperti ini, jika kau menggunakan Air Spiritual untuk berkultivasi maka itu akan memberikan banyak manfaat." Jawab Die Jie dengan santai.

Xiao Man tersenyum dan berkata, "Biar aku luruskan sedikit... Air Spiritual bisa dikatakan adalah hasil kondensasi Aura langit dan bumi yang berkumpul disatu tempat. Manfaatnya dapat mengembangkan kekuatan jiwa dan menghilangkan ketidakmurnian didalam tubuh, contohnya jika seseorang terkena racun maka Air Spiritual ini akan bagus untuk mengobatinya tergantung seberapa kuat racun itu."

Qin Chen mengangguk dan mengerti apa maksud dari mereka, jika memungkikan Qin Chen ingin memintanya sedikit nanti dan mencoba efeknya sendiri. Namun jika jumlahnya sedikit maka dia akan mengalah, lagi pula tubuhnya kebal akan racun dan itu sudah teruji sebelumnya saat dia terkena racun Bao Luan.

"Bakatmu sangat hebat... jika kau tidak mengatakan asal usulmu mungkin aku sudah berpikir kau berasal dari salah satu dari ketiga Sekte ternama." Kata Xiao Man dengan santai.

"Aku hanya hidup digunung sendirian sampai saat ini, jadi aku tidak tahu apa-apa soal dunia luar. Tapi sepertinya bergabung dengan Sekte juga menyenangkan, bisakah Saudara membatuku memilih Sekte mana yang cocok untukku ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

"Sekte Soaring Heaven." Jawab Xiao Man dengan tegas.

Die Jie mengerutkan keningnya dan berkata, "Sekte itu tidak lebih baik dari Sekte Bulu Biru atau Sekte Permata Jade, apakah Tuan Muda tidak melebih-lebihkan karena Tuan Muda Xiao adalah Murid disana ?"

"Memang benar... kedua Sekte itu memang kuat namun sayangnya kau salah. Sekte Soaring Heaven hanya kekurangan Murid yang berbakat saja, adapun sumber daya itu seimbang dengan Sekte lainya. Aku pikir dengan bakatnya jika dia masuk kesana maka perhatian pada akhirnya tertuju kepadanya, metode latihan dan sumber daya akan lebih mudah untuk didapatkannya dalam persaingan yang unggul." Kata Xiao Man dengan santai.

Persaingan diantara Murid Sekte itu sudah bukan hal yang baru, bahkan tidak sedikit pertarungan hidup dan mati yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya Kultivasi. Qin Chen mungkin harus menerima dengan baik saran dari Xiao Man, dia masih awam dan lebih baik melalui jalan aman yang pada akhirnya manfaatnya juga sama.

"Jika kau mau aku bisa merekomendasikanmu nanti saat ini selesai !" Kata Xiao Man dengan santai.

"Kalau begitu aku akan merepotkan Saudara Xiao Man nanti." Qin Chen setuju dan mereka berdua membuat kesepakatan.

Xiao Man tidak ingin buru-buru merekrut Qin Chen kedalam Pasukan Kakaknya, namun Sekte juga tidak dirugikan sama sekali jika Qin Chen dapat bergabung melihat bakatnya juga sangat tinggi.

Terpopuler

Comments

abdillah musahwi

abdillah musahwi

air spiritual atau api spiritual Yach🤔

2023-09-27

1

☠zephir atrophos☠

☠zephir atrophos☠

gak kaget lagi sih, kemungkinan kekuatan penyerap itu secara otomatis aktif jika sesuatu akan membahayakan penggunanya saat penggunanya tidak sadar atau sadar

2023-07-27

1

Ahmad Syahrullah

Ahmad Syahrullah

Padahal kemampuan Asap Hitam itu sangat op. Cara kerjanya mirip sama Yami Yami no Mi milik Kurohige

2023-07-26

5

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!