Bab 14 - Ambil Resiko

Waktu terus berlalu dan Qin Chen perlahan membuka matanya, kekuatan jiwanya menerobos ke Tingkat yang baru dan dia mendapatkan pemahaman besar dalam kemampuannya.

Pemahaman ini akan berguna untuknya menerobos ke Tingkat berikutnya, dia juga mendapat wawasan dalam pertarungan dan tanda hitam ditangannya sepenuhnya menyatu dengan dirinya. Sekarang dia sudah memahami betul bentuk dari kemampuan sejatinya yaitu Qin Chen dapat melahap apapun bentuk energi selama tubuhnya mampu menanggungnya.

Chu Lian menunggu Qin Chen dengan sabar, "Kau sudah selesai ?"

"Berapa lama aku bermeditasi ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

"Satu bulan... sebenarnya apa yang terjadi kepadamu ?" Tanya Chu Lian dengan penasaran.

"Mayat ini adalah milik dari Pendiri Sekte Soaring Heaven, aku mendapatkan arahan sedikit dari Beliau. Aku mendapatkan Teknik Kultivasi Jiwa Soaring Heaven." Qin Chen memang menyerap pemahaman penuh dari Seni Beladiri Wu Bai.

Tentunya Qin Chen tidak akan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, ini sudah menyangkut rahasia terbesarnya dari Akar Hitam dan Pelahap miliknya. Lebih baik mengatakan sebuah kebohongan dari pada dia berakhir mengenaskan dimasa depan, lagi pula Teknik Soaring Heaven tidak berguna untuknya dan Teknik Kultivasi Yin Yang jauh lebih cocok dengannya.

Chu Lian sedikit terkejut dan berkata, "Teknik Kultivasi ini sudah hilang sejak hilangnya Pendiri Sekte. Jika Guru... Master Sekte tahu kau menemukan bagian yang hilang maka pastinya kau akan mendapatkan banyak hal, tapi demi dirimu sendiri aku sarankan untuk mempelajarinya sendiri secara maksimal untuk meningkatkan Kultivasimu."

"Apakah Master Sekte Situ Beiyan adalah Gurumu ?" Tanya Qin Chen dengan tegas.

"Aku satu-satunya Muridnya." Jawab Chu Lian dengan jujur.

Qin Chen tidak menyangka kalau Gadis yang menjunjung tinggi kebenaran ini sangat baik terhadapnya. Dia tahu kalau Qin Chen mengeksposnya maka dia akan sulit mempelajarinya secara utuh dimasa depan, tapi Chu Lian lebih mementingkan kebaikan dan mengabaikan yang lainya.

"Itu tidak perlu... sejak awal Teknik Kultivasi ini adalah milik Sekte dan aku akan mengembalikan kepada pemiliknya lewat dirimu." Qin Chen menyentuh dahi Chu Lian dan memberikan pemahaman Teknik Kultivasi Soaring Heaven.

Chu Lian mengusap dahinya dan berkata, "Mengapa kau begitu baik sampai melewatkan kesempatan ini dan memberikannya kepadaku ?"

Qin Chen berdiri dan tanpa sadar Chu Lian berjalan mundur sampai punggungnya menabrak dinding. Qin Chen menahannya dan wajah mereka saling berdekatan, sudah waktunya untuk mengeluarkan Teknik pamungkas seorang Pria sejati dan mendapatkan hati Gadis ini.

Qin Chen berbisik dengan pelan didekat telinga Chu Lian, "Kau menanyakan sesuatu yang bodoh... bukankah semuanya jelas aku melakukan ini hanya untukmu. Kau tidak perlu menerimanya dengan alasan balas budi atau hutang, aku sendiri yang akan membuatmu jatuh cinta kepadaku dan menjadikanmu milikku."

Ekspresi malu terlihat jelas diwajah Chu Lian dan hatinya terasa ingin meledak, dia sudah terlalu sering menerima ungkapan cinta dari seseorang tapi baru kali ini dia merasakan sensasi intens dan jantung yang berdebar sangat kuat. Dadanya yang besar bersentuhan langsung dengan tubuh Qin Chen yang keras, Qin Chen sedikit bergairah namun dia harus menahan diri.

Wanita harus diperlakukan dengan kasih sayang dan dia harus maju secara bertahap, mengambil langkah terburu-buru hanya akan membuat penilaiannya semakin buruk dan Qin Chen tidak bisa menarik jaring tanpa adanya hasil.

"Aku..."

"Berikan aku jawaban ketikan kita sudah keluar dari sini oke !" Qin Chen menggandeng tangannya dan masih ada lorong lagi yang bisa mereka ikuti.

Chu Lian merasa sedikit nyaman dan karena tidak ada penolakan Qin Chen merasa kalau dirinya sudah berhasil mengambil hatinya. Mereka terus masuk kedalam Gua dan suara air mulai terdengar ditelinga mereka, Qin Chen bergegas untuk melihatnya dan melihat sebuah Kolam yang jernih.

*Bang.*

Air mulai menunjukan riaknya dan dua buah rantai putih dan hitam keluar dari dalam Air, Qin Chen dan Chu Lian sangat terkejut dan tidak memiliki waktu untuk menghindar. Qin Chen terkena rantai yang berwarna putih sedangkan Chu Lian berwarna hitam.

Energi kehidupan yang kuat membuat Qin Chen merasa sangat tertekan, dia menggunakan Akar Hitam untuk menyerap energinya dan Seni Pelahap untuk membuang sisanya. Darah mengalir dari sudut mulutnya dan Chu Lian bernasib lebih tragis, energi kehidupannya dirampas dan sekarang dia tidak berdaya.

Hanya masalah waktu sampai dia mengering dan mati karena kehabisan energi kehidupan, Qin Chen yang melihat hal ini sedikit panik dan mencoba yang terbaik untuk menemukan solusinya.

"Aku mengerti... energi ini harus diharmonisasikan." Qin Chen berdiri dan menindih tubuh Chu Lian.

Energi kehidupan ditransfer kedalam tubuh Chu Lian dan keduanya saling melengkapi satu sama lain. Qin Chen memiliki sedikit tebakan yang berhubungan dengan kekuatan kehidupan dan kematian.

"Hah... kita terjebak didalam sebuah Mata Formasi perangkap, jika aku tidak salah didasar Kolam adalah pusatnya. Tapi mustahil kita mencapai dasar Kolam dengan tekanan energi kehidupan yang kaya, takutnya belum sampai pertengahan kita akan meledak karena tidak mampu menampung besarnya energi kehidupan." Kata Chu Lian dengan ekspresi yang pucat.

"Pasti ada solusinya... aku akan mentransfer semua energi kehidupan yang aku punya kepadamu, sisanya aku akan masuk kedalam Kolam dan menghancurkan mata formasi." Kata Qin Chen dengan sungguh-sungguh.

"Itu sangat beresiko." Kata Chu Lian dengan cemas.

"Resiko layak untuk diambil... aku tidak bisa membiarkanmu mati. Aku adalah Pria yang ditakdirkan menjadi orang hebat, hal kecil seperti ini tidak akan membuatku takut sama sekali." Qin Chen mentransfer semua energi kehidupan lewat rantainya dan rambutnya perlahan menjadi putih karena menua.

Chu Lian dipenuhi energi kehidupan yang meluap dan sangat khawatir dengan kondisi Qin Chen yang sekarang. Qin Chen berdiri dan melompat kedalam kolam, dia berenang kebawah dengan cepat dan disana banyak tanaman dengan buah emas yang menyala.

Energi kehidupan yang meluap masuk kedalam tubuhnya dan kondisinya kembali normal, dia melihat sebuah Plat Lingkaran Yin Yang dan berenang kebawah. Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan menggigitnya, dia mengayunkannya dan Qi Pedang yang kuat berhasil menghancurkan Inti Formasi.

Rantai yang mengikatnya perlahan terlepas dan gumpalan cahaya masuk kedalam tubuhnya, Qin Chen tidak memiliki waktu lebih untuk naik dan kehabisan nafas. Kesadarannya mulai memudar dan semuanya terlihat sangat buram, namun tangan Chu Lian meraih lengannya dan dia segera menarik Qin Chen kepermukaan.

Gumpalan cahaya itu dimurnikan oleh Akar Hitam dan menyatu dengan elemen Qin Che. Es yang dingin memancarkan energi kematian yang pekat dan Api yang dipenuhi energi kehidupan yang kaya.

Chu Lian melempar Qin Chen dan menekan dadanya untuk mengeluarkan Air, namun Qin Chen terlihat belum membuka matanya dan Chu Lian mencium bibirnya untuk membantunya bernafas.

Terpopuler

Comments

Naga Hitam

Naga Hitam

dicium

2024-09-06

0

Haru

Haru

bagus adegan ini mirip. strongest anti metta

2024-01-21

0

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

wow

2023-08-02

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!