Xia Ning menggelengkan kepalanya dan memurnikan Bunga Jiwa Ilahi dengan tangan kosong. Nyala Api kecil membakar Bunga itu dan Xia Ning membentuk beberapa segel, tentunya dia sudah terbiasa dalam Pemurnian Pil Roh namun baru kali ini dia mendapat kesempatan memurnikan bahan yang bagus.
Qin Chen membentuk avatar jiwanya dan melihat langsung bentuk lautan jiwanya yang memadat, semua indra Qin Chen meningkat dengan tajam dan Kesadaran Ilahinya mulai terbentuk secara sempurna dalam waktu yang singkat.
"Efek dari menyerap Bunga Jiwa Ilahi memang hebat, Xiao Man mengatakan kepadaku bahwa membutuhkan akumulasi yang lama untuk membentuk Laut Kesadaran Ilahi. Namun dengan Bungan Jiwa Ilahi semuanya sudah teratasi dan menerobos Tingkat Langit bukan hal yang mustahil." Qin Chen melihat sekelilingnya dan Akar hitam itu terus melahap energi yang tidak bisa tubuhnya serap.
Setelah setengah hari Qin Chen sudah sepenuhnya menyempurnakan Kesadaran Ilahinya, penglihatan yang dia miliki meningkat banyak dan Qin Chen dapat merasakan kekuatan yang bergejolak didalam tubuhnya. Penguasaan energi Yin dan Yang sudah mencapai Tingkat yang sangat ekstrem, Qin Chen mendapatkan pemahaman penuh akan dirinya sendiri dan mulai terbiasa dengan kemampuannya.
Xia Ning juga sudah menyelesaikan pekerjaannya dan berkata, "Ini baru setengah hari dan kau sudah sangat cepat menyerapnya. Apakah Laut Kesadaran Ilahimu sudah terbentuk ?"
"Ya... ini hal yang mudah." Qin Chen tersenyum dengan bangga.
Xia Ning harus mengakui bahwa apa yang dikatakan Qin Chen sangat benar, ini adalah kali pertama dia melihat orang dapat secepat itu menyerap efek Bunga Jiwa Ilahi.
"Aku sudah menyempurnakan Pil Roh tapi hanya dua dengan kualitas menengah." Xia Ning mengeluarkan dua Pil Roh dan memberikan salah satunya kepada Qin Chen.
"Bagus... jika kita bisa menjualnya maka mendapat Batu Roh bukan hal yang mustahil, aku jadi semakin menyukaimu." Qin Chen mencium pipi Xia Ning dan membuatnya tersipu malu.
Setelah mandi Qin Chen dan Xia Ning pergi dari penginapan, dia mengetahui tempat yang bagus untuk menjual barang berharga dan mereka pergi ke Paviliun Harta. Qin Chen menyerahkan kepada Xia Ning untuk bernegosiasi dan menunggu diluar, tentunya Xia Ning mendapatkan banyak keuntungan disana.
Setelah beberapa waktu menunggu Xia Ning keluar dan menyerahkan Cincin Ruang kepada Qin Chen, "Ada tiga juta Batu Roh didalamnya... Aku juga sudah mengetahui dimana kita dapat menyewa tempat untuk tinggal ?"
Qin Chen mengangguk dan mereka segera pergi dari sana, ada beberapa orang yang sengaja mengikuti mereka dari belakang dan hal ini membuat Qin Chen tidak senang. Namun Xia Ning menghentikannya dan memintanya untuk tetap tenang, kemungkinan besar mereka adalah orang dari Paviliun Harta yang sengaja untuk menyelidiki identitasnya.
Qin Chen menyewa rumah sederhana dengan halaman yang luas, lokasinya juga tidak jauh dari Sekte Soaring Heaven dan keamanannya juga terjamin. Walaupun dia harus membayar banyak tapi mengingat dia kan tinggal dalam waktu yang lama maka semuanya sepadan.
"Hah... Rumah ini sangat bagus dan nyaman." Xia Ning melihat kamar mereka yang bersih dan luas.
Qin Chen berjalan kearahnya dan memeluknya dari belakang, "Terimakasih... berkatmu perjalananku ini menjadi lebih mudah."
"Sudah seharusnya karena aku adalah milikmu." Kata Xia Ning dengan senyum yang indah.
"Aku tahu kau menyembunyikan sesuatu dariku dan jika kau tidak ingin mengatakannya maka aku tidak masalah. Apapun itu aku tidak akan pernah membencimu... mungkin ini sedikit terlambat tapi bisa dikatakan Pria ini sangat mencintaimu." Qin Chen berbisik dengan pelan ditelinga Xia Ning.
Jantung Xia Ning berdegup dengan kencang dengan perasaan bahagia yang meluap, "Aku juga."
Qin Chen menyeka rambut Xia Ning kesamping dan mencium lehernya yang ramping dengan kuat, dia meninggalkan bekas ciuman yang merah dan perlahan dia membantunya melepaskan pakaiannya. Semalaman mereka bercinta dengan penuh kegilaan dan Qin Chen merasakan sensasi yang lebih kuat.
Xia Ning terus mengerang Qin Chen terus menyerang titik sensitifnya, Jiwa Rubah Surgawi didalam Ranah Jiwanya menumbuhkan ekor kelimanya dan mengejutkan Xia Ning. Mungkin karena Yin dan Yang mereka sangat cocok membuatnya ikut berevolusi, sekarang Kultivasinya akan jauh lebih cepat.
Setelah melakukannya beberapa kali Qin Chen tertidur dengan pulas dipelukkan Xia Ning, mereka bangun pada saat siang hari dan masih terlihat malas-malasan. Qin Chen tidak ingin melepaskan Xia Ning dan terus memeluknya sampai dia bosan.
"Apa kau juga ingin bergabung dengan Sekte ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
"Tidak... jika keberadaanku diketahui musuh Ibuku maka tempat ini akan dalam bahaya besar. Jadi aku tidak ingin melibatkan siapapun termasuk dirimu." Kata Xia Ning dengan jujur.
"Siapa lawannya ?" Qin Chen bertanya dengan sungguh-sungguh.
"Ini masalahku dan akan selesai ditanganku, semakin sedikit kau tahu maka semakin baik." Kata Xia Ning dengan jujur.
"Ibumu mati ditangan orang itu dan kau mewarisi ingatannya sebagai Putrinya. Aku tahu bahwa sekarang diriku sangat lemah, percayalah dimasa depan aku akan menjadi kuat dan mungkin bisa membantumu mengatasi masalah." Qin Chen berjanji kepada dirinya sendiri.
Hubungan mereka sudah mencapai tingkat seperti sepasang Suami Istri, jika Qin Chen mengabaikan Xia Ning dan menjalani hidup dengan santai maka dia tidak akan memiliki wajah untuk dipertontonkan didepan umum.
Sejak awal dia sudah curiga tentang beberapa hal, entah dari Kultivasi dan kecantikannya itu bukan sesuatu yang dimiliki Gadis biasa. Kemungkinan latar belakangnya sangat mengerikan dan karena Qin Chen sudah mengambilnya maka dia juga harus siap untuk membantunya.
"Jiwa Rubah Surgawiku sudah menumbuhkan ekor kelimanya, selama aku berlatih maka pencapaianku dimasa depan dapat mencapai Tingkat Raja. Aku harap kau tidak bermalas-malasan, sekalipun kau tidak memiliki pencapaian dimasa depan aku Xia Ning tidak akan meninggalkanmu dan tetap menganggapmu sebagai Suamiku dimasa depan." Kata Xia Ning dengan penuh ketulusan.
Mendengar hal ini membuat Qin Chen sangat senang, mungkin berpindah ketempat ini adalah berkah terbesar untuknya. Setiap hari dia harus tidur dirumah sakit tanpa teman atau Saudara yang mau menjenguknya, baginya yang seorang penyendiri mendapat kasih sayang seperti ini membuatnya sangat terharu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Raysonic Lans™
gokil... aduhhh sangeee dahhh..
2025-01-09
0
Haru
buat agak lambat dikit biar enak bacanya
2024-01-21
0
Zoelf 212 🛡⚡🔱
wow rubah surgawi... kecantikan penggoda yg tiada duanya like phoenix
2023-08-02
1