Qin Chen berada diatas Xia Ning dan mengusap wajahnya, "Bagaimana bisa ada kecantikan sepertimu, bahkan keindahan diseluruh dunia hanya bisa cemburu jika dibandingkan denganmu !"
Xia Ning tersipu malu dan berkata, "Tolong perlakukan aku dengan lembut karena ini adalah pertama kalinya untukku !"
Qin Chen sudah tidak bisa menahan diri dan mencium bibirnya dengan penuh gairah, dia mencium lehernya dan merasakan setiap inci bagian dari tubuh indah Xia Ning.
Tubuhnya yang tegang secara bertahap mulai rileks, suara erangan tidak bisa ditahan dan untuk pertama kalinya Xia Ning merasakan sensasi yang begitu aneh pada dirinya. Qin Chen secara perlahan memasukan senjatanya dan menembus dinding penghalang Xia Ning, dia bergerak secara perlahan dan seiring berjalannya waktu rasa sakit untuk pertama kalinya berubah menjadi kenikmatan yang sensual.
Qin Chen menciumnya dengan lembut dan bermain dengan penuh gairah, tubuh mereka diselimuti Aura dan didada Xia Ning muncul gambar yang berlambangkan hati. Gumpalan cahaya masuk kedalam dada Qin Chen dan tubuhnya mulai memanas, Qin Chen sendiri tidak terlalu memperhatikannya dan hanya fokus dengan apa yang ada didepannya.
Setelah melakukannya sampai tiga kali Qin Chen akhirnya terpuaskan, Xia Ning berbaring lemas dengan nafas terengah-engah didalam pelukan Qin Chen. Aroma keringat mereka berdua menyatu dan Xia Ning merasakan sesuatu yang hangat didalam hatinya begitu pula dengan Qin Chen.
"Bagaimana rasanya kehilangan pengalaman pertamamu, apakah kau sudah puas ?" Tanya Qin Chen sambil memeluk Xia Ning.
"Sangat." Xia Ning tersipu malu dan merasa sangat senang.
"Lalu cahaya apa yang masuk kedalam tubuhku tadi ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
"Itu adalah sesuatu yang ditanam oleh mendiang Ibuku sebelum dia mati, Rantai Pengikat Hati yang membuatku resmi menjadi pasangan Dao untukmu. Mulai sekarang kemanapun kau pergi aku akan mengikutimu." Kata Xia Ning dengan jujur.
Qin Chen duduk dan sedikit terkejut, "Kau yakin dengan keputusanmu ?"
"Apakah Tuan tidak menyukaiku ?" Tanya Xia Ning dengan ekspresi yang sedih.
"Tidak mungkin... aku sangat menyukaimu dan rasanya ingin memelukmu setiap malam. Tapi harus kau tahu aku baru saja keluar dari Gunung, aku tidak sekaya apa yang kau pikirkan dan terlebih jika kau ingin pergi bersama denganku maka secara otomatis aku harus menebusmu dari tempat ini. Walaupun aku ingin membawamu tetapi aku tidak akan mampu membayar Paviliun Bunga. Aku juga Pria yang menyukai banyak wanita cantik kau tahu." Qin Chen berbicara dengan jujur.
"Tidak masalah... itu sudah hal biasa bagi Pria memiliki banyak wanita, bahkan Ibuku dulu menciptakan haremnya sendiri. Untuk masalah aku bisa pergi atau itu bukan masalah, sebelum Ibuku mati karena sebuah insiden yang tidak bisa aku beri tahu dia menitipkan kepada Pemilik tempat ini. Aku sejak awal memang bukan Pelayan tempat ini." Kata Xia Ning dengan jujur.
"Kau yakin ingin ikut denganku ?" Qin Chen memastikannya dengan benar.
"Iya... tidak masalah untuk menjadi Pelayanmu Tuan. Aku mewarisi ingatan Ibuku dan dimasa depan mungkin aku bisa membantumu menerobos Tingkat Spirit." Kata Xia Ning dengan penuh keyakinan.
"Tidak mungkin aku akan menjadikanmu Pelayan, mulai sekarang kau adalah wanitaku dan aku berjanji tidak akan pernah mengabaikanmu." Qin Chen ingin bersorak didalam hatinya.
Sejak dia datang ke Dunia ini kemalangan dan keberuntungan selalu datang kepadanya, dia baru sadar kalau Kultivasi Xia Ning berada di Tingkat yang sama dengannya. Selain itu dia memiliki kecantikan yang langka, dia tidak tahu apakah Rantai Pengikat Hati ini akan buruk baginya atau tidak namun hanya dengan sedikit gerakan Qin Chen bisa saja menyingkirkannya dengan kemampuan melahapnya.
Xia Ning mungkin menyembunyikan beberapa hal namun dia terlihat sangat tulus. Qin Chen tidak ingin menanyakan masalah pribadinya dan mungkin dimasa depan Xia Ning akan mengatakannya sendiri.
Setelah dua hari beristirahat Xia Ning sudah mengurus semuanya, tidak ada yang mempermasalahkannya dan sekarang dia ikut pergi bersama dengan Qin Chen. Tentunya Xiao Man sangat terkejut melihat hal ini, dia tidak pernah tahu bahwa ada Gadis secantik Xia Ning di Paviliun Bunga dan sekarang Gadis cantik itu jatuh cinta kepada Qin Chen.
Xia Ning memakai cadar dan pakaian tertutup agar tidak banyak mengundang perhatian orang lain. Dia selalu menggandeng tangan Qin Chen dan terlihat seperti pasangan baru.
Dipusat Kota terdapat Gerbang Array Teleportasi yang menghubungkan keberbagai tempat, Qin Chen mendapatkan pengetahuan baru dan biayanya perorangan juga tidak sedikit senilai lima ribu Batu Roh.
Mereka bertiga di Teleportasikan di Kota terdekat dari Sekte Soaring Heaven, Xiao Man membagi hasil mereka dan menambahkan tiga puluh ribu Batu Roh untuk Qin Chen.
"Aku akan menunggumu didepan pintu masuk Sekte empat hari lagi, kau bisa berjalan-jalan dan melihat-lihat Kota ini nanti !" Kata Xiao Man dengan santai.
"Baiklah... selesaikan saja urusanmu dan aku akan datang." Qin Chen mengangguk dan Xiao Man pergi untuk kembali ke Keluarganya.
Xia Ning tersenyum dan bertanya, "Apakah dia berasal dari Keluarga Xiao ?"
"Sepertinya begitu.... Apakah kau tahu tentang Keluarga ini ?" Qin Chen sedikit penasaran dengan kekuatan dibelakangnya.
"Bisa dikatakan kalau Keluarga Xiao adalah salah satu pendiri dari Sekte Soaring Heaven. Leluhur mereka adalah Tetua tertinggi dari Sekte ini, jadi wajar saja karena ini Wilayah mereka maka Keluarga Xiao adalah penguasa kedua setelah Sekte Soaring Heaven." Jawab Xia Ning sambil berjalan.
Qin Chen mengerti namun dia juga tidak ingin peduli, lagi pula hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan dirinya dan sekarang Qin Chen mencari penginapan yang layak untuk mereka tinggali.
Dengan panduan beberapa orang akhirnya dia dapat menemukan penginapan yang bagus, Qin Chen mengambil satu kamar dan beristirahat disana.
Xia Ning melepaskan cadarnya dan duduk disamping Qin Chen, "Tidak ingin berlatih untuk persiapan nanti ?"
"Nanti... aku memiliki sesuatu untukmu !" Qin Chen mengeluarkan Bunga Jiwa Ilahi dan membuat Xia Ning terkejut.
"Ini... dari mana kau mendapatkan barang bagus seperti Bunga Jiwa Ilahi. Bukankah lebih baik kau menggunakannya sendiri ?"
"Aku tidak sengaja menemukannya dan karena ada sisa maka lebih baik aku berikan untukmu." Kata Qin Chen dengan jujur.
Awalnya dia ingin menjualnya untuk menukarnya dengan Sumber Daya, namun sekarang lebih baik dia memberikan kepada Xia Ning. Jika dia memperlakukannya dengan buruk maka dia akan menjadi sampah.
"Baiklah... aku akan melakukan yang terbaik untuk memurnikannya menjadi Pil Roh." Kata Xia Ning dengan sungguh-sungguh.
"Gunakan saja uangku jika kau membutuhkan Alkemis untuk memurnikannya. Aku ingin istirahat sebentar dan berkultivasi." Qin Chen menyerap melahap Bunga Jiwa Ilahi dan tenggelam dalam Kultivasinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Naga Hitam
cenggitu donk
2024-09-06
0
Whats Shapt
klo mc gk bisa jdi alkemis,penempa,formasi itu bener² percuma
2023-08-09
1
Zoelf 212 🛡⚡🔱
alkemis kah 🤔
2023-08-02
2