Bab 8 - Rantai Pengikat Hati

Qin Chen berada diatas Xia Ning dan mengusap wajahnya, "Bagaimana bisa ada kecantikan sepertimu, bahkan keindahan diseluruh dunia hanya bisa cemburu jika dibandingkan denganmu !"

Xia Ning tersipu malu dan berkata, "Tolong perlakukan aku dengan lembut karena ini adalah pertama kalinya untukku !"

Qin Chen sudah tidak bisa menahan diri dan mencium bibirnya dengan penuh gairah, dia mencium lehernya dan merasakan setiap inci bagian dari tubuh indah Xia Ning.

Tubuhnya yang tegang secara bertahap mulai rileks, suara erangan tidak bisa ditahan dan untuk pertama kalinya Xia Ning merasakan sensasi yang begitu aneh pada dirinya. Qin Chen secara perlahan memasukan senjatanya dan menembus dinding penghalang Xia Ning, dia bergerak secara perlahan dan seiring berjalannya waktu rasa sakit untuk pertama kalinya berubah menjadi kenikmatan yang sensual.

Qin Chen menciumnya dengan lembut dan bermain dengan penuh gairah, tubuh mereka diselimuti Aura dan didada Xia Ning muncul gambar yang berlambangkan hati. Gumpalan cahaya masuk kedalam dada Qin Chen dan tubuhnya mulai memanas, Qin Chen sendiri tidak terlalu memperhatikannya dan hanya fokus dengan apa yang ada didepannya.

Setelah melakukannya sampai tiga kali Qin Chen akhirnya terpuaskan, Xia Ning berbaring lemas dengan nafas terengah-engah didalam pelukan Qin Chen. Aroma keringat mereka berdua menyatu dan Xia Ning merasakan sesuatu yang hangat didalam hatinya begitu pula dengan Qin Chen.

"Bagaimana rasanya kehilangan pengalaman pertamamu, apakah kau sudah puas ?" Tanya Qin Chen sambil memeluk Xia Ning.

"Sangat." Xia Ning tersipu malu dan merasa sangat senang.

"Lalu cahaya apa yang masuk kedalam tubuhku tadi ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

"Itu adalah sesuatu yang ditanam oleh mendiang Ibuku sebelum dia mati, Rantai Pengikat Hati yang membuatku resmi menjadi pasangan Dao untukmu. Mulai sekarang kemanapun kau pergi aku akan mengikutimu." Kata Xia Ning dengan jujur.

Qin Chen duduk dan sedikit terkejut, "Kau yakin dengan keputusanmu ?"

"Apakah Tuan tidak menyukaiku ?" Tanya Xia Ning dengan ekspresi yang sedih.

"Tidak mungkin... aku sangat menyukaimu dan rasanya ingin memelukmu setiap malam. Tapi harus kau tahu aku baru saja keluar dari Gunung, aku tidak sekaya apa yang kau pikirkan dan terlebih jika kau ingin pergi bersama denganku maka secara otomatis aku harus menebusmu dari tempat ini. Walaupun aku ingin membawamu tetapi aku tidak akan mampu membayar Paviliun Bunga. Aku juga Pria yang menyukai banyak wanita cantik kau tahu." Qin Chen berbicara dengan jujur.

"Tidak masalah... itu sudah hal biasa bagi Pria memiliki banyak wanita, bahkan Ibuku dulu menciptakan haremnya sendiri. Untuk masalah aku bisa pergi atau itu bukan masalah, sebelum Ibuku mati karena sebuah insiden yang tidak bisa aku beri tahu dia menitipkan kepada Pemilik tempat ini. Aku sejak awal memang bukan Pelayan tempat ini." Kata Xia Ning dengan jujur.

"Kau yakin ingin ikut denganku ?" Qin Chen memastikannya dengan benar.

"Iya... tidak masalah untuk menjadi Pelayanmu Tuan. Aku mewarisi ingatan Ibuku dan dimasa depan mungkin aku bisa membantumu menerobos Tingkat Spirit." Kata Xia Ning dengan penuh keyakinan.

"Tidak mungkin aku akan menjadikanmu Pelayan, mulai sekarang kau adalah wanitaku dan aku berjanji tidak akan pernah mengabaikanmu." Qin Chen ingin bersorak didalam hatinya.

Sejak dia datang ke Dunia ini kemalangan dan keberuntungan selalu datang kepadanya, dia baru sadar kalau Kultivasi Xia Ning berada di Tingkat yang sama dengannya. Selain itu dia memiliki kecantikan yang langka, dia tidak tahu apakah Rantai Pengikat Hati ini akan buruk baginya atau tidak namun hanya dengan sedikit gerakan Qin Chen bisa saja menyingkirkannya dengan kemampuan melahapnya.

Xia Ning mungkin menyembunyikan beberapa hal namun dia terlihat sangat tulus. Qin Chen tidak ingin menanyakan masalah pribadinya dan mungkin dimasa depan Xia Ning akan mengatakannya sendiri.

Setelah dua hari beristirahat Xia Ning sudah mengurus semuanya, tidak ada yang mempermasalahkannya dan sekarang dia ikut pergi bersama dengan Qin Chen. Tentunya Xiao Man sangat terkejut melihat hal ini, dia tidak pernah tahu bahwa ada Gadis secantik Xia Ning di Paviliun Bunga dan sekarang Gadis cantik itu jatuh cinta kepada Qin Chen.

Xia Ning memakai cadar dan pakaian tertutup agar tidak banyak mengundang perhatian orang lain. Dia selalu menggandeng tangan Qin Chen dan terlihat seperti pasangan baru.

Dipusat Kota terdapat Gerbang Array Teleportasi yang menghubungkan keberbagai tempat, Qin Chen mendapatkan pengetahuan baru dan biayanya perorangan juga tidak sedikit senilai lima ribu Batu Roh.

Mereka bertiga di Teleportasikan di Kota terdekat dari Sekte Soaring Heaven, Xiao Man membagi hasil mereka dan menambahkan tiga puluh ribu Batu Roh untuk Qin Chen.

"Aku akan menunggumu didepan pintu masuk Sekte empat hari lagi, kau bisa berjalan-jalan dan melihat-lihat Kota ini nanti !" Kata Xiao Man dengan santai.

"Baiklah... selesaikan saja urusanmu dan aku akan datang." Qin Chen mengangguk dan Xiao Man pergi untuk kembali ke Keluarganya.

Xia Ning tersenyum dan bertanya, "Apakah dia berasal dari Keluarga Xiao ?"

"Sepertinya begitu.... Apakah kau tahu tentang Keluarga ini ?" Qin Chen sedikit penasaran dengan kekuatan dibelakangnya.

"Bisa dikatakan kalau Keluarga Xiao adalah salah satu pendiri dari Sekte Soaring Heaven. Leluhur mereka adalah Tetua tertinggi dari Sekte ini, jadi wajar saja karena ini Wilayah mereka maka Keluarga Xiao adalah penguasa kedua setelah Sekte Soaring Heaven." Jawab Xia Ning sambil berjalan.

Qin Chen mengerti namun dia juga tidak ingin peduli, lagi pula hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan dirinya dan sekarang Qin Chen mencari penginapan yang layak untuk mereka tinggali.

Dengan panduan beberapa orang akhirnya dia dapat menemukan penginapan yang bagus, Qin Chen mengambil satu kamar dan beristirahat disana.

Xia Ning melepaskan cadarnya dan duduk disamping Qin Chen, "Tidak ingin berlatih untuk persiapan nanti ?"

"Nanti... aku memiliki sesuatu untukmu !" Qin Chen mengeluarkan Bunga Jiwa Ilahi dan membuat Xia Ning terkejut.

"Ini... dari mana kau mendapatkan barang bagus seperti Bunga Jiwa Ilahi. Bukankah lebih baik kau menggunakannya sendiri ?"

"Aku tidak sengaja menemukannya dan karena ada sisa maka lebih baik aku berikan untukmu." Kata Qin Chen dengan jujur.

Awalnya dia ingin menjualnya untuk menukarnya dengan Sumber Daya, namun sekarang lebih baik dia memberikan kepada Xia Ning. Jika dia memperlakukannya dengan buruk maka dia akan menjadi sampah.

"Baiklah... aku akan melakukan yang terbaik untuk memurnikannya menjadi Pil Roh." Kata Xia Ning dengan sungguh-sungguh.

"Gunakan saja uangku jika kau membutuhkan Alkemis untuk memurnikannya. Aku ingin istirahat sebentar dan berkultivasi." Qin Chen menyerap melahap Bunga Jiwa Ilahi dan tenggelam dalam Kultivasinya.

Terpopuler

Comments

Naga Hitam

Naga Hitam

cenggitu donk

2024-09-06

0

Whats Shapt

Whats Shapt

klo mc gk bisa jdi alkemis,penempa,formasi itu bener² percuma

2023-08-09

1

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

alkemis kah 🤔

2023-08-02

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!