Keesokan paginya Qin Chen berpamitan kepada Chu Lian, dia pergi sendiri ke Kota dan menggunakan Array Teleportasi. Chu Lian tidak bisa ikut karena dia harus mempersiapkan diri untuk menerobos ke Tingkat Langit, namun dia yakin jika Qin Chen akan tetap baik-baik saja karena dia kuat.
Qin Chen pergi keluar perbatasan wilayah Sekte Soaring Heaven, dia pergi menyusuri hutan dan terus bergerak maju tanpa peduli apapun. Adapun Beast yang dia jumpai tidak terlalu kuat, namun tidak ada dari mereka yang dibiarkan lolos dan semuanya mati.
Seekor Serigala berlari dengan kecepatan yang luar biasa, angin yang ganas berkumpul menyelimuti tubuh Serigala itu dan Qin Chen mengangkat jarinya. Energi Yin Yang menyembur dari ujung jarinya dan Serigala itu tidak memiliki waktu menghindar, Qi yang memadat menembus kepalanya dan dalam sekejap Serigala Angin itu mati.
Qin Chen mengambil Inti Beast dan kilatan cahaya melintas dari atas, Qin Chen segera mundur dan menghindarinya. Spiritual Qi yang ganas menghancurkan tanah dan sosok Pria dengan jubah hitam muncul, Kultivasinya setara dengan Qin Chen dan cukup merepotkan.
"Kenapa kau menyerangku Tuan ?" Tanya Qin Chen dengan dingin.
"Serigala Angin itu serahkan padaku bersama dengan Inti Beastnya, jika kau patuh aku akan membiarkanmu pergi !" Pria itu berkata dengan nada yang arogan.
"Ingin mengambil keuntungan dariku maka coba paksa aku untuk menyerahkannya !" Qin Chen tidak berniat untuk diam saja dan siap untuk bertarung.
Pria itu melesat kearah Qin Chen dan Qi miliknya menyelimuti tinjunya, melihat hal ini Qin Chen dengan cepat menghindari terjangan tinjunnya yang kuat dengan langkah bayangan. Pria itu berbalik dan Api yang ganas menyembur dari telapak tangannya, Ular Api perlahan mulai terbentuk dan berputar kearah Qin Chen.
"Trik murahan." Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan mengayunkannya.
Qi Spiritual miliknya membentuk bilah Pedang dan bertabrakan langsung dengan Ular Api, keduanya hancur bersamaan dan Aura dingin sensasi kematian yang luar biasa dapat dirasakan Pria itu.
"Sejak kapan ?" Pria itu melihat sekelilingnya dan dia terkepung oleh puluhan duri es dengan ujung yang tajam.
Pria itu saat ini tidak bisa menghindar dan jalan satu-satunya hanya menghancurkannya, nyala api yang besar berkobar seperti pusaran angin namun Qin Chen hanya menanggapinya seperti sampah yang tidak berguna. Es miliknya sangat kuat dan Api yang terbentuk dari Spiritual Qi tidak akan mungkin bisa melelehkannya.
"Matilah." Puluhan duri es menerjang kearah Pria itu dan menusuk tubuhnya sampai membeku.
Qin Chen membakar tubuh Pria itu sampai menjadi abu dan mengambil Cincin Ruang miliknya. Setidaknya ada beberapa Pil Roh berharga yang ada didalamnya dan Qin Chen bisa menggunakannya nanti untuk berkultivasi.
Qin Chen memutuskan untuk melanjutkan kembali perjalanannya dan tidak jauh dari tempatnya tidak sedikit orang yang bertarung. Dilihat dari penampilannya kemungkinan mereka berasal dari kelompok yang sama dengan orang yang menyerangnya barusan, namun kebanyakan dari mereka masih berada di Tingkat Penempaan Tubuh dan hanya dua orang yang berada di Tahap Awal Tingkat Jiwa Roh.
"Karena aku adalah orang baik yang populer maka aku akan menyelamatkan kalian !" Qin Chen melompat kebawah dan membunuh beberapa Perampok.
Auranya meledak dengan gila dan seketika pertarungan berhenti karena niat membunuh Qin Chen yang sangat besar. Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan menatap mereka semua dengan tajam.
"Sebelumnya ada orang tua sialan yang mau merampokku, sepertinya kalian berada di Kelompok yang sama. Aku akan memberikan kalian tiga tarikan nafas, pergi dari tempat ini atau mati ?" Kata Qin Chen dengan dingin.
"Kau pikir siapa dirimu." Kedua Pria melesat kearah Qin Chen dan berniat menyerangnya.
Qin Chen bergerak secepat cahaya dan memotong kepala mereka berdua tanpa ampun, tubuh mereka tergeletak ditanah. Sisanya mereka semua memandang Qin Chen dan lari berpencar kedalam hutan.
Seorang Pria Tua memberi hormat kepada Qin Chen, "Kamar Dagang Bing... Tuan Muda ini pasti berasal dari Sekte Soaring Heaven, namaku adalah Tie dan terimakasih karena Tuan Muda sudah membantu kami !"
Seorang Gadis bernama Bing Yun dan Pelayannya Chang keluar dari dalam Kereta, "Paman lebih baik istirahat terlebih dahulu !"
Qin Chen mengangguk dan mengepalkan tinjunya, "Tidak perlu terlalu sopan... aku Qin Chen hanya lewat dan menolong mereka yang kesulitan adalah sesuatu yang biasa. Aku tidak membutuhkan imbalan apapun dan kalau boleh bisakah kalian memberitahuku dimana Kota terdekat ?"
Bing Yun memberi hormat dan berkata, "Butuh satu minggu untuk sampai di Kota Air Hitam dan jika memungkinkan apakah Tuan Muda ingin berangkat bersama dengan kami. Kebetulan kami memiliki Toko disana dan kami akan menyambut Tuan Muda di Kota Air Hitam."
Bing Yun sengaja ingin membuat Qin Chen menjaga mereka, dia sadar bahwa hanya dengan mereka bertiga sekarang mustahil untuk melanjutkan perjalanan. Takutnya mereka akan bertemu dengan Perampok lain dan berakhir lebih buruk.
"Kalau begitu aku akan merepotkanmu." Qin Chen setuju dan pergi mengganti pakaiannya dengan yang lama.
Setelah beberapa waktu akhirnya mereka berangkat dan Qin Chen duduk didepan bersama dengan Tie. Tentunya Qin Chen juga bertanya informasi mengenai Kota Air Hitam, disana adalah kawasan bebas dimana semua kalangan bisa masuk atau keluar.
Tempat dimana sekumpulan penjahat hebat bersembunyi dan tempat yang berbahaya, Qin Chen tidak tahu dari mana keberanian seorang Pria tua dan dua Gadis ini berasal sampai mendirikan tempat disana.
"Apakah Toko Bing milik kalian ini sangat besar ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.
"Maaf mengecewakan Tuan Qin Chen... tapi Toko kami hanya berada dikelas ketiga dan tidak memiliki pengaruh. Nona Bing Yun adalah Pemiliknya... diusia yang muda dia sudah memiliki kemampuan yang hebat." Kata Tie dengan penuh sanjungan.
"Jangan percaya dengan perkataan Paman... Gadis ini masih memiliki banyak kekurangan." Kata Bing Yun dengan sopan.
"Tidak apa... karena tempat ini berkumpulnya semua kalangan bisa masuk dan keluar maka tentunya perdagangan disana pasti bagus." Kata Qin Chen dengan santai.
"Oh... tiga Sekte Utama sangat memusuhi Kultivator Iblis, apakah tidak masalah untuk Tuan Muda Qin Chen ?" Tanya Bing Yun dengan khawatir.
"Aku hanya mengenal baik dan jahat... apapun metode mereka selama tidak mengambil nyawa orang lain maka semuanya boleh-boleh saja. Aku bukan orang tua berpandangan sempit." Kata Qin Chen dengan santai.
"Tuan Muda Qin Chen sangat bijak." Tie sangat mengagumi pendapat Qin Chen.
Qin Chen sering membaca Komik tentang Kultivator Iblis, baginya metode latihan itu tidak bersalah. Apa yang menjadi masalah siapa yang menggunakannya bukan metode latihannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Yedu BengBeng😎
ini baru novel kultivasi yg masuk akal, mc nya ga d0ng0, ga plinplan, gua liat novel lain apalagi yg reinkarnasi, aneh aja wkwkw sebelum reinkarnasi umur udh ribuan tahun, pas reinkarnasi malah jadi dungu mc nya
2023-07-07
6
Jimmy Avolution
Terus...
2023-07-04
1
nasrul
Nex
2023-06-29
3