Qin Chen merasakan sensasi aneh setelah mendengar nasihat Song Min, kebebasan yang tak terkekang harus dimiliki oleh hati Beladiri untuk mencapai tingkatan yang lebih. Dirinya kurang berambisi dalam kekuatan dan sekarang Qin Chen sadar mengapa karakter utama didalam Komik sangat luar biasa.
*Bang.*
Aura Qin Chen menyembur dan tanah yang menjadi pijakannya menunjukan retakan, Song Min menjentikkan jarinya dan menciptakan pelindung Qi yang menutupi Rumah itu. Hanya dengan sedikit nasihat Qin Chen mendapat pencerahan dan menerobos batasannya, dia adalah bibit unggul yang sangat layak untuk dilatih.
"Murid ini sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan Leluhur !" Kata Qin Chen dengan penuh hormat.
"Hanya masalah kecil... Pergilah ke dunia luar untuk mencari pengalaman hidup, setelah tiga tahun kau harus kembali kemari untuk memulai hal besar. Aku ingin tahu seberapa jauh kau bisa melangkah dalam waktu singkat ini, mulai hari ini kau akan menjadi Murid dibawah naunganku langsung." Kata Song Min dengan tegas.
"Murid ini akan mendengarkan perintah Guru." Qin Chen memberi hormat dan Song Min menghilang dari tempatnya.
Qin Chen sudah menetapkan tekadnya dan mengikuti arahan Gurunya, dia masuk kedalam dan menstabilkan basis Kultivasinya. Rantai yang perlahan mengikatnya sudah terputus dan dia akan berjalan dengan tekad serta dedikasi penuh untuk terus menjadi kuat.
Setelah seminggu mengasingkan diri dan menghabiskan dua juta Batu Roh untuk menopang Kultivasinya, Qin Chen sudah mencapai puncak dan tidak lama lagi akan menerobos ke Tingkat Langit.
Qin Chen sudah mengemasi semua barangnya dan berniat untuk pergi, dia perlahan membuka pintu dan dikejutkan oleh seseorang. Chu Lian sudah menunggunya didepan pintu dan anehnya Qin Chen tidak dapat merasakan hawa keberadaannya.
"Kau sudah menerobos Tahap Akhir Tingkat Jiwa Roh dan ingin pergi ?" Tanya Chu Lian dengan sedih.
"Untuk mencari pengalaman hidup... setelah lima tahun aku akan kembali ke Sekte." Jawab Qin Chen dengan jujur.
Chu Lian memeluk Qin Chen dengan erat dan berkata, "Maaf tentang apa yang terjadi sebelumnya, aku menyukaimu tapi aku ragu untuk mengatakannya."
"Aku sudah menunggumu... mulai hari ini kau adalah Kekasihku dan hanya milikku." Qin Chen membawanya masuk kedalam dan menutup pintu.
Chu Lian terlihat gugup dan menghindari kontak mata dengan Qin Chen, namun Qin Chen membuatnya tetap terjaga dan memeluknya lebih erat. Dadanya yang besar dan lembut memberikan sensasi hangat yang luar biasa, kecantikan Chu Lian mungkin sedikit dibawah Xia Ning namun juga termasuk kedalam golongan yang luar biasa.
Bibir mereka saling bersentuhan dan nafas mereka saling terhubung dengan sentuhan lembut lidah mereka. Qin Chen membuat Chu Lian duduk ditempat tidurnya dan Qin Chen melepaskan pakaiannya.
Melihat tubuh Qin Chen membuat Chu Lian menjadi panik, ototnya terbentuk dengan sempurna dan pandangannya sulit untuk teralihkan. Qin Chen mengusap dagu Chu Lian dan perlahan dia naik keatas tempat tidur sambil mencium lehernya.
"Uh... Haruskah secepat ini melakukannya ?" Tanya Chu Lian sambil memeluk Qin Chen.
"Memang apa masalahnya... kita berdua saling mencintai dan itu sudah cukup. Serahkan sisanya kepadaku." Qin Chen membantu Chu Lian melepaskan pakaiannya.
Tubuhnya yang indah terlentang ditempat tidur dengan malu, Qin Chen merasakan setiap inci bagian tubuhnya dan membuat Chu Lian merasakan sensasi yang sebenarnya. Senjatanya menerobos langsung kedalam tanpa peringatan dan mencapai titik terjauh, Chu Lian membuka matanya lebar-lebar dan Qin Chen terus mendorong dirinya.
Erangan nakal terdengar cukup keras dari Chu Lian, Qin Chen menyingkirkan tangannya dan mencium bibir Chu Lian sambil menikmati sensasi hangat dibagian bawahnya.Tubuh mereka dipenuhi dengan keringat yang tercampur, Qin Chen tidak berniat melepaskannya dan akan bermain sampai dia benar-benar puas hingga malam hari.
Chu Lian terbaring lemas didalam pelukan Qin Chen dan kelelahan, namun entah mengapa dirinya sangat senang dan bahagia. Perasaan yang tertahan sudah menjadi kepuasan terbesarnya.
"Bagaimana rasanya menjadi wanita yang sebenarnya ?" Qin Chen mengusap perut Chu Lian dengan lembut.
"Jangan tanyakan hal yang memalukan seperti itu, gara-gara aku kau menunda perjalananmu dan aku minta maaf untuk itu." Kata Chu Lian dengan serius.
"Justru sebaliknya... aku akan merasa sedih jika melewatkan hal bahagia ini. Mungkin jika kau tidak datang dan bercinta denganku mungkin aku sudah pergi ke Rumah Bordil untuk bersenang-senang." Kata Qin Chen dengan santai.
"Jangan pernah sekalipun lakukan itu... aku tidak keberatan jika kau ingin wanita lain asalkan bukan seorang Pelacur murahan. Kau harus berjanji kepadaku... jika kau memang membutuhkan sesuatu maka..." Chu Lian terlihat ragu.
Qin Chen mencium dahinya dan berkata, "Kau yang bilang sendiri ya... dimasa depan tolong jaga aku, jika aku ingin maka kau tidak boleh menolaknya. Juga aku belum memberitahumu bahwa sebenarnya aku masih memiliki satu Kekasih lain."
"Kau sudah punya satu dan menggodaku ?" Chu Lian tiba-tiba merasa kesal.
"Hehehe... aku hanya Pria normal biasa, namanya Xia Ning dan sekarang dia pergi untuk waktu yang lama untuk mengurus sesuatu. Aku pikir identitas yang dia punya tidaklah sederhana dan urusan itu menyangkut dengan dendam, ketika aku mengajaknya bergabung dengan Sekte dia menolaknya karena takut kalau Sekte tidak akan mampu menanggung akibatnya. Sejauh ini aku harus bertambah kuat dan membantunya dimasa depan walaupun aku tidak tahu dimana dia sekarang." Kata Qin Chen yang menjelaskan situasinya.
"Apakah menurutmu aku memiliki hak yang sama ?" Tanya Chu Lian dengan serius.
"Tentu saja." Qin Chen tidak akan membeda-bedakan wanitanya.
"Kalau begitu dengarkan... Hidupmu aku memiliki hak atas itu, apa yang aku inginkan adalah kau tetap sehat dan selamat dalam kondisi apapun. Jika kau merasa tidak mampu maka jangan terlibat." Kata Chu Lian dengan ekspresi yang gelisah.
"Aku tidak bisa menjanjikan hal itu... dunia akan menganggapku sebagai pecundang yang tidak berguna jika tidak bisa membantu Kekasihnya sendiri. Terkecuali untukmu... jika aku harus menukar hidupku atau hidupmu maka aku tidak akan berpikir dua kali dan memberikan hidupku." Kata Qin Chen dengan sungguh-sungguh.
"Uh... seperti biasa kau pintar sekali berbicara, pastikan untuk tidak menggoda banyak wanita." Kata Chu Lian dengan malu.
"Mustahil... Jika ada Wanita yang ingin masuk maka dia harus memiliki kecantikan seperti kalian berdua. Jika tidak maka perkembangan harem yang ingin aku buat jadi rusak, tapi jika kau sangat khawatir maka malam ini kau harus membuatku kehabisan tenaga sampai aku tidak bisa memikirkan siapapun." Qin Chen menyentuh dada Chu Lian dan memainkannya dengan lembut.
Chu Lian tidak bisa menolaknya karena sudah berjanji, setelah istirahat beberapa waktu mereka melanjutkannya lagi dan mengisi malam yang penuh gairah. Chu Lian mulai terbiasa dengan Qin Chen dan dia harus mulai menjaganya dimasa depan menggantikan Xia Ning.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Ardi Provision
ngopi dulu thoor 😂😂😂
3 th thoor bukan 5
2024-09-22
0
Naga Hitam
om teloler
2024-09-06
0
mario82
nasehat bagus
2023-09-18
1