Bab 16 - Kedua

Qin Chen merasakan sensasi aneh setelah mendengar nasihat Song Min, kebebasan yang tak terkekang harus dimiliki oleh hati Beladiri untuk mencapai tingkatan yang lebih. Dirinya kurang berambisi dalam kekuatan dan sekarang Qin Chen sadar mengapa karakter utama didalam Komik sangat luar biasa.

*Bang.*

Aura Qin Chen menyembur dan tanah yang menjadi pijakannya menunjukan retakan, Song Min menjentikkan jarinya dan menciptakan pelindung Qi yang menutupi Rumah itu. Hanya dengan sedikit nasihat Qin Chen mendapat pencerahan dan menerobos batasannya, dia adalah bibit unggul yang sangat layak untuk dilatih.

"Murid ini sangat berterimakasih atas perhatian yang diberikan Leluhur !" Kata Qin Chen dengan penuh hormat.

"Hanya masalah kecil... Pergilah ke dunia luar untuk mencari pengalaman hidup, setelah tiga tahun kau harus kembali kemari untuk memulai hal besar. Aku ingin tahu seberapa jauh kau bisa melangkah dalam waktu singkat ini, mulai hari ini kau akan menjadi Murid dibawah naunganku langsung." Kata Song Min dengan tegas.

"Murid ini akan mendengarkan perintah Guru." Qin Chen memberi hormat dan Song Min menghilang dari tempatnya.

Qin Chen sudah menetapkan tekadnya dan mengikuti arahan Gurunya, dia masuk kedalam dan menstabilkan basis Kultivasinya. Rantai yang perlahan mengikatnya sudah terputus dan dia akan berjalan dengan tekad serta dedikasi penuh untuk terus menjadi kuat.

Setelah seminggu mengasingkan diri dan menghabiskan dua juta Batu Roh untuk menopang Kultivasinya, Qin Chen sudah mencapai puncak dan tidak lama lagi akan menerobos ke Tingkat Langit.

Qin Chen sudah mengemasi semua barangnya dan berniat untuk pergi, dia perlahan membuka pintu dan dikejutkan oleh seseorang. Chu Lian sudah menunggunya didepan pintu dan anehnya Qin Chen tidak dapat merasakan hawa keberadaannya.

"Kau sudah menerobos Tahap Akhir Tingkat Jiwa Roh dan ingin pergi ?" Tanya Chu Lian dengan sedih.

"Untuk mencari pengalaman hidup... setelah lima tahun aku akan kembali ke Sekte." Jawab Qin Chen dengan jujur.

Chu Lian memeluk Qin Chen dengan erat dan berkata, "Maaf tentang apa yang terjadi sebelumnya, aku menyukaimu tapi aku ragu untuk mengatakannya."

"Aku sudah menunggumu... mulai hari ini kau adalah Kekasihku dan hanya milikku." Qin Chen membawanya masuk kedalam dan menutup pintu.

Chu Lian terlihat gugup dan menghindari kontak mata dengan Qin Chen, namun Qin Chen membuatnya tetap terjaga dan memeluknya lebih erat. Dadanya yang besar dan lembut memberikan sensasi hangat yang luar biasa, kecantikan Chu Lian mungkin sedikit dibawah Xia Ning namun juga termasuk kedalam golongan yang luar biasa.

Bibir mereka saling bersentuhan dan nafas mereka saling terhubung dengan sentuhan lembut lidah mereka. Qin Chen membuat Chu Lian duduk ditempat tidurnya dan Qin Chen melepaskan pakaiannya.

Melihat tubuh Qin Chen membuat Chu Lian menjadi panik, ototnya terbentuk dengan sempurna dan pandangannya sulit untuk teralihkan. Qin Chen mengusap dagu Chu Lian dan perlahan dia naik keatas tempat tidur sambil mencium lehernya.

"Uh... Haruskah secepat ini melakukannya ?" Tanya Chu Lian sambil memeluk Qin Chen.

"Memang apa masalahnya... kita berdua saling mencintai dan itu sudah cukup. Serahkan sisanya kepadaku." Qin Chen membantu Chu Lian melepaskan pakaiannya.

Tubuhnya yang indah terlentang ditempat tidur dengan malu, Qin Chen merasakan setiap inci bagian tubuhnya dan membuat Chu Lian merasakan sensasi yang sebenarnya. Senjatanya menerobos langsung kedalam tanpa peringatan dan mencapai titik terjauh, Chu Lian membuka matanya lebar-lebar dan Qin Chen terus mendorong dirinya.

Erangan nakal terdengar cukup keras dari Chu Lian, Qin Chen menyingkirkan tangannya dan mencium bibir Chu Lian sambil menikmati sensasi hangat dibagian bawahnya.Tubuh mereka dipenuhi dengan keringat yang tercampur, Qin Chen tidak berniat melepaskannya dan akan bermain sampai dia benar-benar puas hingga malam hari.

Chu Lian terbaring lemas didalam pelukan Qin Chen dan kelelahan, namun entah mengapa dirinya sangat senang dan bahagia. Perasaan yang tertahan sudah menjadi kepuasan terbesarnya.

"Bagaimana rasanya menjadi wanita yang sebenarnya ?" Qin Chen mengusap perut Chu Lian dengan lembut.

"Jangan tanyakan hal yang memalukan seperti itu, gara-gara aku kau menunda perjalananmu dan aku minta maaf untuk itu." Kata Chu Lian dengan serius.

"Justru sebaliknya... aku akan merasa sedih jika melewatkan hal bahagia ini. Mungkin jika kau tidak datang dan bercinta denganku mungkin aku sudah pergi ke Rumah Bordil untuk bersenang-senang." Kata Qin Chen dengan santai.

"Jangan pernah sekalipun lakukan itu... aku tidak keberatan jika kau ingin wanita lain asalkan bukan seorang Pelacur murahan. Kau harus berjanji kepadaku... jika kau memang membutuhkan sesuatu maka..." Chu Lian terlihat ragu.

Qin Chen mencium dahinya dan berkata, "Kau yang bilang sendiri ya... dimasa depan tolong jaga aku, jika aku ingin maka kau tidak boleh menolaknya. Juga aku belum memberitahumu bahwa sebenarnya aku masih memiliki satu Kekasih lain."

"Kau sudah punya satu dan menggodaku ?" Chu Lian tiba-tiba merasa kesal.

"Hehehe... aku hanya Pria normal biasa, namanya Xia Ning dan sekarang dia pergi untuk waktu yang lama untuk mengurus sesuatu. Aku pikir identitas yang dia punya tidaklah sederhana dan urusan itu menyangkut dengan dendam, ketika aku mengajaknya bergabung dengan Sekte dia menolaknya karena takut kalau Sekte tidak akan mampu menanggung akibatnya. Sejauh ini aku harus bertambah kuat dan membantunya dimasa depan walaupun aku tidak tahu dimana dia sekarang." Kata Qin Chen yang menjelaskan situasinya.

"Apakah menurutmu aku memiliki hak yang sama ?" Tanya Chu Lian dengan serius.

"Tentu saja." Qin Chen tidak akan membeda-bedakan wanitanya.

"Kalau begitu dengarkan... Hidupmu aku memiliki hak atas itu, apa yang aku inginkan adalah kau tetap sehat dan selamat dalam kondisi apapun. Jika kau merasa tidak mampu maka jangan terlibat." Kata Chu Lian dengan ekspresi yang gelisah.

"Aku tidak bisa menjanjikan hal itu... dunia akan menganggapku sebagai pecundang yang tidak berguna jika tidak bisa membantu Kekasihnya sendiri. Terkecuali untukmu... jika aku harus menukar hidupku atau hidupmu maka aku tidak akan berpikir dua kali dan memberikan hidupku." Kata Qin Chen dengan sungguh-sungguh.

"Uh... seperti biasa kau pintar sekali berbicara, pastikan untuk tidak menggoda banyak wanita." Kata Chu Lian dengan malu.

"Mustahil... Jika ada Wanita yang ingin masuk maka dia harus memiliki kecantikan seperti kalian berdua. Jika tidak maka perkembangan harem yang ingin aku buat jadi rusak, tapi jika kau sangat khawatir maka malam ini kau harus membuatku kehabisan tenaga sampai aku tidak bisa memikirkan siapapun." Qin Chen menyentuh dada Chu Lian dan memainkannya dengan lembut.

Chu Lian tidak bisa menolaknya karena sudah berjanji, setelah istirahat beberapa waktu mereka melanjutkannya lagi dan mengisi malam yang penuh gairah. Chu Lian mulai terbiasa dengan Qin Chen dan dia harus mulai menjaganya dimasa depan menggantikan Xia Ning.

Terpopuler

Comments

Ardi Provision

Ardi Provision

ngopi dulu thoor 😂😂😂
3 th thoor bukan 5

2024-09-22

0

Naga Hitam

Naga Hitam

om teloler

2024-09-06

0

mario82

mario82

nasehat bagus

2023-09-18

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!