Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan

Setelah lima hari beristirahat dan mempelajari Teknik Pedang Qin Chen memutuskan untuk pergi berlatih. Qin Chen menggunakan susunan Teleportasi dan pergi ketempat yang disebut sebagai Pegunungan Naga sesuai dengan rekomendasi Xiao Man.

Menurut informasi yang dia dapatkan banyak Beast kuat yang ada di Pegunungan Naga tidak terkecuali Beast Tingkat Spirit. Semakin dalam menjelajah maka semakin kuat Beast yang akan dijumpai. Walaupun lokasinya masih dibawah kekuasaan Sekte Soaring Heaven tetapi Pegunungan Naga ini belum dijelajahi sepenuhnya, hanya satu orang saja yang dapat masuk dan orang itu adalah Pendiri Sekte yang sudah menghilang sejak puluhan ribu tahun.

Namun sayangnya dari beberapa generasi Master Sekte tidak ada yang dapat mencapai pencapaian sang Pendiri yang dulunya merupakan Kultivator Tingkat Saint. Qin Chen sendiri juga baru belajar dan baru tahu tentang masalah ini, namun terlepas dari semua itu dia sama sekali tidak peduli dengan pencapaian orang lain dan fokus dengan dirinya sendiri.

Qin Chen melihat seorang Pria dengan rambut panjang dan kondisi yang babak belur, "Minggir sialan !"

Qin Chen menyingkir dari jalannya dan menatapnya dengan dingin, kemungkinan besar dia baru saja melawan Beast dan Qin Chen juga tidak ingin memperpanjang masalah dengannya.

Segera dia melanjutkan perjalanannya dan menjelajah pegunungan, setelah masuk lebih dalam dia mendengar raungan Beast yang keras dan tanpa pikir panjang Qin Chen segera pergi untuk memeriksanya.

Disana seorang Gadis sedang dikejar-kejar oleh Beruang Hitam yang besar, setidaknya kekuatan Beruang itu berada di Tahap Akhir Tingkat Penempaan Tubuh dan Qin Chen memutuskan untuk menolongnya.

Qin Chen berlari dengan sangat cepat dan menendang kepala Beruang itu hingga membuatnya terpental. Raungan yang keras yang penuh dengan kemarahan terdengar menyakitkan, Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan bergerak seperti bayangan.

*Bang.*

Cakar Beruang berayun kearah Qin Chen namun dengan tepat dia berhasil menghindarinya, Qin Chen melompat dan mengayunkan Pedangnya. Dengan mudah dia memotong kepala Beruang itu dan dalam sekejap membunuhnya.

"Sekarang sudah aman... Kau ?" Qin Chen berbalik dan Gadis yang dia tolong sebenarnya sudah lari tanpa peduli apapun, "Cih... padahal aku sudah mencoba yang terbaik untuk bertindak secara elegan."

Qin Chen menggelengkan kepalanya dan fokus dengan Inti Beast didepannya, dia menyerapnya tanpa berpikir dan Akar Hitam mulai berdenyut. Energi Spiritual yang kaya diserap olehnya dan Qin Chen merasakan kalau tubuhnya dipenuhi dengan energi. Kekuatan fisiknya meningkat secara drastis dan Qin Chen berpikir kalau fisiknya ini mengalami perubahan.

"Akar Hitam ini terus menyerap energi dan tanda hitam ditanganku semakin memudar, namun pemahaman kekuatan ini seolah seperti lubang hitam yang dapat menelan masuk apapun kedalamnya." Qin Chen mendesak Qi miliknya dan Auranya meledak dengan kegilaan.

Yin dan Yang didalam dirinya sudah mencapai titik kritis, Qin Chen mendapatkan pemahaman barunya dan duduk untuk bermeditasi. Didalam Ranah Jiwanya Nyala Api dan Es terikat dengan Akar Hitam, dia membentuk dua elemen alam yang saling berlawanan didalam tubuhnya dan hebatnya kedua elemen ini justru saling melengkapi.

"Bagus... Teknik Kultivasi Yin Yang mendapat pemahaman baru, elemen es dan api juga tidaklah buruk." Qin Chen menerobos Tahap Menengah Tingkat Jiwa Roh dan kekuatannya meningkat dengan pesat.

Menurut apa yang dia pahami mereka yang bisa disebut sebagai Kultivator adalah mereka yang sudah ada di Tingkat Jiwa Roh. Membentuk Jiwa Beladiri mereka dan dapat memanipulasi kekuatan jiwa, dia tidak boleh berpuas diri dengan pencapaiannya saat ini.

Qin Chen berdiri dan masuk lebih dalam ke Pegunungan, setiap Monster yang dia jumpai semuanya lebih kuat seiring dia masuk lebih jauh. Qin Chen sudah mengumpulkan 20 Inti Beast Tingkat Jiwa Roh dan semuanya berada di Tahap Awal.

*Boom.*

Qin Chen mendengar ledakan besar dari jarak yang lumayan jauh, dia segera pergi untuk melihatnya dan setelah dia sampai seorang Gadis yang familiar sedang bertarung dengan Ular Racun Hantu besar dengan ukuran yang tidak masuk akal.

Gadis itu adalah Chu Lian dan dia bertarung dengan berani melawan Ular Racun Hantu, dia sedikit terdesak karena perbedaan kekuatan dan ukuran. Chu Lian hanya berada di Tahap Akhir Tingkat Jiwa Roh dan sedangkan Ular Racun Hantu berada di Tahap Menengah Tingkat Langit.

"Sialan." Chu Lian memutar Tombaknya dan Auranya meningkat dengan pesat.

Kekuatannya meningkat dengan drastis dan pupil matanya memancarkan cahaya emas, kilatan Petir menyelimuti Tombaknya dan Qin Chen cukup terkejut dengan lonjakan kekuatan ini.

Chu Lian melemparkan Tombaknya dan ledakan Petir yang kuat berkumpul menjadi satu, Ular itu terkena serangan telak dan ledakan petir yang ganas membombardir tubuhnya. Ular itu masih baik-baik saja dan hanya beberapa sisiknya saja yang terlepas.

Chu Lian sudah kehabisan tenaganya dan tidak memiliki kekuatan lebih untuk bertarung ataupun lari. Namun Qin Chen tiba-tiba muncul dan menangkap tubuhnya, dia menggendong Chu Lian dan segera membawanya berlari secepat bayangan.

Ular itu yang sadar segera mengejar kearah Qin Chen, dia mengejar mereka berdua dengan gigih dan sepertinya serangan terakhir Chu Lian membuatnya sangat marah.

"Kau..."

"Jangan katakan apapun... bersiaplah untuk menahan nafasmu." Qin Chen melihat sebuah jurang dan dibawahnya dia melihat arus sungai yang sangat deras.

Qin Chen dengan berani melompat kebawah dan melindungi kepala Chu Lian dari hantaman permukaan air. Mereka berdua terseret arus yang deras dan Ular itu meraung dengan penuh kemarahan dan berhenti mengejar mereka.

Qin Chen terseret sampai ke dasar dan terlempar melewati air terjun, dia sekali lagi masuk kedalam Air dan Chu Lian juga sudah kehabisan nafas. Mereka berdua berenang kepermukaan dan dibalik air terjun yang deras terdapat sebuah Gua, tanpa pikir panjang Qin Chen membawa Chu Lian kesana dan akhirnya mereka selamat dari kematian.

"Hahaha... kau cukup bar-bar rupanya untuk seukuran wanita, bahkan jika aku memiliki seribu nyawa aku tidak akan menghadapi musuh yang tidak bisa aku kalahkan." Kata Qin Chen dengan tawa yang lega.

"Pada akhirnya kau menyelamatkan nyawaku dan membahayakan dirimu. Namaku Chu Lian dan kau ?" Tanya Chu Lian dengan penasaran.

"Qin Chen." Wajah Qin Chen sedikit memerah.

"Sekali lagi terimakasih sudah menyelamatkan hidupku, jika kau tidak membawaku lari mungkin aku sudah menjadi makanan Ular itu. Aku tidak tahu bagaimana caraku harus membalas hutang ini !" Kata Chu Lian dengan tidak enak.

"Bagaimana jika kau bayar dengan tubuhmu." Qin Chen mengusap hidungnya dan melihat kearah tubuh Chu Lian.

Chu Lian melihat kebawah dan pakaiannya yang putih sekarang terlihat tembus karena basah, dia dengan cepat menutupi dengan kedua tangannya dan tidak menyangka kalau Pria didepannya sekarang sangat mesum.

Terpopuler

Comments

Raysonic Lans™

Raysonic Lans™

kumpulin hareem..

2025-01-09

0

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

dapat lagi

2023-08-02

1

☠zephir atrophos☠

☠zephir atrophos☠

mirip sama manhwa itu, bedanya di sini ular di manhwa itu singa

2023-07-27

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!