Bab 7 - Teman Pertama

Qin Chen menghitung semua kekayaan yang dimilikinya dan setidaknya dia memiliki dua ribu Batu Roh. Mata uang yang digunakan di Dunia ini adalah Batu Roh, jumlah ini sudah sangat banyak bagi orang biasa namun bagi Kultivator sepertinya yang membutuhkan sumber daya latihan maka ini semua masih sangat sedikit.

Adapun Cambuk dan Kampak Tingkat Jiwa Roh semuanya nanti bisa dijual, Batu Roh dapat diserap langsung dan digunakan untuk berkultivasi. Namun efeknya tidak terlalu besar dengan Tingkatannya sekarang, untungnya Qin Chen sudah mampu mengontrol kemampuannya dan tidak menyerap Batu Roh seperti apa yang terakhir kali dia lakukan.

Kolam perlahan mulai surut dan mereka berdua melihat tiga Bunga emas didasar kolam, Qin Chen tidak tahu harta apa ini namun melihat ekspresi Xiao Man hal ini membuatnya curiga bahwa mungkin Bunga ini adalah Tanaman Herbal.

"Keberuntungan... ini adalah Bunga Jiwa Ilahi yang langka, jika kita memurnikannya menjadi Pil Roh maka kekuatan jiwa akan meningkat dan membentuk Kesadaran Ilahi." Kata Xiao Man yang menjelaskannya kepada Qin Chen.

"Jika dijual aku akan dapat berapa banyak Batu Roh ?" Tanya Qin Chen dengan penasaran.

"Aku tidak akan mempermalukanmu... nilainya benar-benar sangat tinggi. Berkatmu aku masih hidup sampai sekarang, jadi sudah sewajarnya Bunga Jiwa Ilahi ini milikmu. Tapi jika kau berbaik hati jualah satu kepadaku, aku akan memberikan satu juta Batu Roh atau mungkin lebih !" Kata Xiao Man yang sedikit berharap agar Qin Chen mau menjual satu.

"Karena kau menganggapku teman maka ambil saja satu, bayar saja apa yang sudah kita sepakati sebelumnya. Sisanya akan menjadi milikku." Kata Qin Chen dengan santai.

Xiao Man sangat berterimakasih dan tidak sungkan mengambilnya, setidaknya dia memiliki sifat yang baik dan layak untuk dijadikan temannya. Bisa mengeluarkan Batu Roh sebanyak itu pasti identitasnya tidak rendah, Qin Chen bisa menganggapnya sebagai investasi panjang untuk masa depan dan jika tebakannya salah maka itu juga bukan masalah. Setelah menguburkan semua mayat mereka segera pergi, Qin Chen juga berniat pergi ke Sekte Soaring Heaven dan perjalanannya bersama Xiao Man mungkin tidak terlalu buruk.

Seminggu berlalu dengan cepat dan mereka sudah keluar dari Gurun, mereka berdua menuju sebuah Kota didekatnya dan memutuskan untuk beristirahat. Xiao Man menuntun Qin Chen pergi kesebuah lorong, disana ada dua orang Penjaga yang berdiri tepat didepan pintu masuk.

Xiao Man menunjukan Token miliknya dan Penjaga itu membiarkan mereka masuk kedalam, disana terdapat sebuah ruang bawah tanah yang digali secara alami. Qin Chen mengikutinya dan menemukan sebuah Paviliun yang besar dibawah Kota, dia tidak menyangka kalau ada tempat sebagus ini didalam tanah dan Xiao Man memesan tempat untuk mereka berdua.

"Tempat ini adalah Paviliun Bunga... Selain untuk menginap dan banyak hiburan tempat ini juga menyediakan pelayanan khusus. Tidak perlu aku jelaskan kau pasti tahu tentang hal ini bukan ?" Xiao Man mengangkat alisnya dan tersenyum.

"Menarik... tapi apakah kau yakin Wanita disini bersih ?" Tanya Qin Chen dengan serius.

"Jika kau memilih wanita kelas atas dan masih perawan maka dijamin kualitasnya bagus. Paling hanya dua ratus sampai tiga ratus Batu Roh, karena aku yang mengajakmu kemari maka pilihlah sesukamu Tuan Muda ini yang akan membayarnya !" Kata Xiao Man dengan bangga.

Seorang Gadis muda masuk kedalam dan berkata, "Bolehkan saya tahu apakah kedua Tuan Muda ini datang hanya untuk menginap atau meminta pelayanan khusus, jika Tuan Muda tertarik maka silahkan lihat Pelayan mana yang cocok dengan selera Tuan Muda !"

Xiao Man tanpa ragu memilih dua orang dan Qin Chen berpikir kalau nafsu makanya terlalu besar, Qin Chen melihat gambar beberapa Gadis muda dan semuanya sangat cantik.

"Aku memilihnya !" Qin Chen menunjuk gambar seorang Gadis.

"Maaf Tuan dia agak sulit." Kata Gadis itu dengan sopan.

"Maksudnya ?" Qin Chen tidak mengerti dan meminta penjelasan.

"Gadis muda ini bernama Xia Ning dan dia memiliki ketentuan khusus, dia bisa menolak pelanggannya kapanpun dia inginkan. Paviliun Bunga kami juga tidak memaksa seseorang dan kami menyanggupinya, namun sudah puluhan muda yang datang kepadanya namun semuanya ditolak."

"Tidak masalah... jika dia menolak maka aku juga tidak akan mempermasalahkannya. Aku hanya perlu memanggilmu dan mengganti dengan yang lainya." Kata Qin Chen dengan santai.

Gadis itu setuju dan akan mengatur semuanya untuk mereka, Qin Chen diantar kesebuah ruangan dan akhirnya dia menemukan tempat tidur yang sangat layak. Setelah beberapa waktu Xia Ning akhirnya datang dan masuk kedalam kamar, apa yang dia lihat digambar tidak sesuai dengan aslinya.

Keindahan yang luar biasa hebat dengan wajah dan bentuk tubuh yang cantik, setiap langkahnya memancarkan pesona yang hebat dan membuat Qin Chen tertegun memandang sosoknya. Qin Chen menggelengkan kepalanya dan mendapat kembali kesadarannya, dia tidak tahu sihir macam apa yang diberikan Xia Ning kepadanya namun dengan wanita ini Qin Chen merasa sangat puas.

"Tuan memiliki Jiwa yang sangat kuat, maaf karena sudah menggunakan Seni Penggoda kepada Tuan." Xia Ning meminta maaf dengan tulus dan menuangkan anggur untuk Qin Chen.

"Qin Chen... panggil saja aku dengan namaku, jadi aku dengar kau sudah menolak banyak Pria dan sekarang apakah kau menerimaku ?" Tanya Qin Chen sambil mengambil gelas anggurnya.

Xia Ning menggelengkan kepalanya dan berkata, "Diumur yang sama Kultivasi Tuan sudah sangat tinggi, selain penampilan aku juga harus memperhatikan kualifikasi karena ini menyangkut dengan masa depanku. Xia Ning bersedia melayani Tuan !"

Qin Chen meminum anggurnya dengan satu kali tegukan dan meletakkan gelasnya, dia berdiri memegang bahu Xia Ning dan mencium bibirnya dengan lembut. Lidahnya bermain dengan nakal dan Qin Chen dapat merasakan nafas mereka saling terhubung.

Xia Ning membantu Qin Chen melepaskan pakaiannya, Qin Chen manarik ikat pinggang Xia Ning dan tubuhnya yang cantik membuat Qin Chen merasa bersemangat. Dadanya yang lembut dimainkan oleh Qin Chen dan Xia Ning dibawa ketempat tidur olehnya.

Terpopuler

Comments

Naga Hitam

Naga Hitam

ewe ewe

2024-09-06

0

Naga Hitam

Naga Hitam

kan tuan muda

2024-09-05

0

Naga Hitam

Naga Hitam

kampak diakinu

2024-09-05

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Transmigasi
2 Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3 Bab 3 - Pembalasan
4 Bab 4 - Talisman
5 Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6 Bab 6 - Kecerdikan
7 Bab 7 - Teman Pertama
8 Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9 Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10 Bab 10 - Tantangan
11 Bab 11 - Menang Telak
12 Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13 Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14 Bab 14 - Ambil Resiko
15 Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16 Bab 16 - Kedua
17 Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18 Bab 18 - Masalah
19 Bab 19 - Sial
20 Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21 Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22 Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23 Bab 23 - Area Pelahap
24 Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25 Bab 25 - Phoenix
26 Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27 Bab 27 - Peringatan
28 Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29 Bab 29 - Bantuan Besar
30 Bab 30 - Tanahan Perang
31 Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32 Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33 Bab 33 - Persiapan Perang
34 Bab 34 - Pembukaan Perang
35 Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36 Bab 36 - Teknik Pamungkas
37 Bab 37 - Resmi
38 Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39 Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40 Bab 40 - Benua Utama
41 Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42 Bab 42 - Memberi Pelajaran
43 Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44 Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45 Bab 45 - Sifat Pria
46 Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47 Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48 Bab 48 - Berkumpul
49 Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50 Bab 50 - Struktur Kerajaan
51 Bab 51 - Budak Yang Kuat
52 Bab 52 - Ujian Pewaris
53 Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54 Bab 54 - Rencana Masa Depan
55 Bab 55 - Persiapan Matang
56 Bab 56 - Sumpah Beladiri
57 Bab 57 - Menemukan Jejak
58 Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59 Bab 59 - Persiapan
60 Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61 Bab 61 - Medan Perang Kuno
62 Bab 62 - Hati Yang Beracun
63 Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64 Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65 Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66 Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67 Bab 67 - Kemunafikan
68 Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69 Bab 69 - Tahap Akhir
70 Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71 Bab 71 - Membalas Kebaikan
72 Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73 Bab 73 - Perintah Perburuan
74 Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75 Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76 Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77 Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78 Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79 Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80 Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81 Bab 81 - Pesan Singkat
82 Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83 Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84 Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85 Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86 Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87 Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88 Bab 88 - Memulai Persiapan
89 Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90 Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91 Bab 91 - Santai
92 Bab 92 - Perang Dimulai
93 Bab 93 - Menjalankan Rencana
94 Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95 Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96 Bab 96 - Pamit
97 Bab 97 - Mengungsi
98 Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99 Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100 Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101 Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Transmigasi
2
Bab 2 - Memahami Kekuatannya Sendiri
3
Bab 3 - Pembalasan
4
Bab 4 - Talisman
5
Bab 5 - Akar Hitam Pelahap Energi
6
Bab 6 - Kecerdikan
7
Bab 7 - Teman Pertama
8
Bab 8 - Rantai Pengikat Hati
9
Bab 9 - Ketulusan Xia Ning
10
Bab 10 - Tantangan
11
Bab 11 - Menang Telak
12
Bab 12 - Menyelamatkan Keindahan
13
Bab 13 - Kengerian Bentuk Jiwa Akar Hitam
14
Bab 14 - Ambil Resiko
15
Bab 15 - Bebas dan Tak Terkekang
16
Bab 16 - Kedua
17
Bab 17 - Tujuan Selanjutnya
18
Bab 18 - Masalah
19
Bab 19 - Sial
20
Bab 20 - Transaksi Yang Hebat
21
Bab 21 - Harta Langit dan Bumi
22
Bab 22 - Menambah Wawasan Jalan Pedang
23
Bab 23 - Area Pelahap
24
Bab 24 - Raja Iblis Tiran Mu Shengfeng
25
Bab 25 - Phoenix
26
Bab 26 - Ambil Alih Kota Air Hitam
27
Bab 27 - Peringatan
28
Bab 28 - Master Sekte Yang Baru
29
Bab 29 - Bantuan Besar
30
Bab 30 - Tanahan Perang
31
Bab 31 - Dunia Milik Berdua
32
Bab 32 - Pertemuan Kedua Pemimpin
33
Bab 33 - Persiapan Perang
34
Bab 34 - Pembukaan Perang
35
Bab 35 - Gerakan Besar Sekte Dewa Iblis
36
Bab 36 - Teknik Pamungkas
37
Bab 37 - Resmi
38
Bab 38 - Mimpi Terliar Pria
39
Bab 39 - Tempat Tersembunyi di Dasar Laut
40
Bab 40 - Benua Utama
41
Bab 41 - Sesuatu Yang Tidak Diketahui
42
Bab 42 - Memberi Pelajaran
43
Bab 43 - Dua Jiwa Binatang Suci
44
Bab 44 - Menyelamatkan Istri Ketiga
45
Bab 45 - Sifat Pria
46
Bab 46 - Tidak Ada Kata Damai
47
Bab 47 - Tawaran Dong Shen
48
Bab 48 - Berkumpul
49
Bab 49 - Jenius Sekte Dewa Iblis Duan Wuya
50
Bab 50 - Struktur Kerajaan
51
Bab 51 - Budak Yang Kuat
52
Bab 52 - Ujian Pewaris
53
Bab 53 - Divine Dao Penguasa
54
Bab 54 - Rencana Masa Depan
55
Bab 55 - Persiapan Matang
56
Bab 56 - Sumpah Beladiri
57
Bab 57 - Menemukan Jejak
58
Bab 58 - Pria Yang Menjanjikan
59
Bab 59 - Persiapan
60
Bab 60 - Momentum Duan Wuya
61
Bab 61 - Medan Perang Kuno
62
Bab 62 - Hati Yang Beracun
63
Bab 63 - Bunga Milik Orang Lain
64
Bab 64 - Perseteruan Qin Chen VS Yao Jun
65
Bab 65 - Mendapatkan Pasukan Yang Kuat
66
Bab 66 - Pasukan Kelas Atas
67
Bab 67 - Kemunafikan
68
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya
69
Bab 69 - Tahap Akhir
70
Bab 70 - Kematian Sheng Yan
71
Bab 71 - Membalas Kebaikan
72
Bab 72 - Final Qin Chen VS Duan Wuya
73
Bab 73 - Perintah Perburuan
74
Bab 74 - Pemahaman Prinsip Waktu Divine Dao Takdir
75
Bab 75 - Pergi ke Daratan Iblis Suci
76
Bab 76 - Arogansi Pria Yang Berkemampuan
77
Bab 77 - Pertukaran Yang Saling Menguntungkan
78
Bab 78 - Jejak Istri Pertama
79
Bab 79 - Keluarga Kekaisaran Yang Angkuh
80
Bab 80 - Menampar Wajah Keluarga Jie
81
Bab 81 - Pesan Singkat
82
Bab 82 - Benturan Ahli Tingkat Saint
83
Bab 83 - Kepercayaan Diri Yang Absolut
84
Bab 84 - Jalan Keabadian Surga
85
Bab 85 - Divine Dao Penciptaan
86
Bab 86 - Tidak Seharusnya Mendambakan Istri Orang
87
Bab 87 - Pertemuan Yang Dinantikan Sejak Lama
88
Bab 88 - Memulai Persiapan
89
Bab 89 - Dua Orang Gila VS Lima Bawahan Kaisar
90
Bab 90 - Kumpulan Pengecut
91
Bab 91 - Santai
92
Bab 92 - Perang Dimulai
93
Bab 93 - Menjalankan Rencana
94
Bab 94 - Kaisar Baru Qin Chen
95
Bab 95 - Kaisar Yang Bahagia
96
Bab 96 - Pamit
97
Bab 97 - Mengungsi
98
Bab 98 - Rencana Yang Mengerikan
99
Bab 99 - Penyelesaian Dendam
100
Bab 100 - Kekuatan Yang Mendominasi
101
Bab 101 - Menerobos Tingkat Saint King

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!