Yuni sempat bingung dengan penglihatan nya Tapi ia merasa ia memang melihat paman bungsunya itu Paman Ke 13 adik sang ibu
" Aneh " kata Yuni bergumam
" Mba Yuni kenapa bengong " kata mbok
" Ngak mbok , ngak pa pa kok Cuma takut tadi Yuni salah lihat orang " kata Yuni Melihat mobil para pasukan dayak itu lewat . Yang membuat Yuni kembali menyesap jus jeruknya..
" Habis ini kita mampir kantor sebentar ya man " kata Yuni
" Ya mba " kata Rahman yang sedang asyik menelpon sang pacar .
Yuni pun lalu duduk mengamati sekeliling Yang membuat matanya mendelik Melihat para hantu tanpa kepala berbaris rapi duduk antri di sebuah warung makan di ujung lorong Menunggu jatah makanan
" Hi .........." kata Yuni memejamkan matanya lalu mengalihkan pandangan nya ketempat lain Dan terdiam sejenak sambil membaca ayat kursi .Lalu kembali membuka mata nya . Dan kembali melihat warung di ujung lorong itu.
" Mereka sudah pergi " guman Yuni mengusap dadanya Dan menarik nafas dalam dalam
Dan tak lama setelah itu mereka pun pulang Dan Yuni mampir ke kantor sampit mengantar laporan sebentar Untuk menemui Raya dan Ci Lily Setelah melapor Yuni pun bergegas keluar ketika merasakan hawa panas di sekujur tubuh nya .
" Astaga ada apa ini " kata Yuni Yang mendadak hati nya gelisah
" Ada apa mba " kata mbok melihat Yuni bingung
" Ngak pa pa mbok " kata Yuni beristigfar .Lalu kedapur menuju kamar mandi belakang Untuk berwudhu karna ada hawa panas dalam dirinya .
Sedangkan di tempat lain seorang pria membaca sebuah matra sambil menusuk nusuk boneka kain Dan mencoba untuk membuat boneka itu bergerak Tapi boneka itu tetap diam tak bergerak
" Mantra nya sudah masuk, tapi tak bereaksi nak, Apa kau yakin ingin melanjutkan nya Bagaimana kalo mantra itu berbalik pada mu " kata pria tua itu pada Anak muda di depan nya
" Sudah terlanjur mbah lanjut saja " kata pria itu
" Baik lah nak , tapi tangung sendiri bila kiriman ini berbalik " kata pria tua itu
" Ya mbah " kata pria muda itu yang sudah bertekad mengguna gunai gadis itu Agar gadis itu mendekati nya
" Sudah ... kau tinggal melihat reaksinya saja ." kata pria tua itu
" Ya mbah trimakasih , ini maharnya mbah Kata pria itu menyodorkan kan amplop putih lalu pamit untuk pergi
" Sama sama " kata pria tua itu
Menatap pria muda itu pergi begitu saja buru buru keluar dari bilik nya
***************
Yuni merasakan ada hal yang aneh terjadi pada dirinya Namun ia mencoba tenang Dan berzikir sepanjang perjalanan pulang .Karna merasakan tubuhnya panas dan seperti rasa di tusuk tusuk
" Mbok nanti aku langsung ke kamar ya mbok " kata Yuni ketika di dalam mobil
" Ya mba " kata mbok menatap Yuni .
Mobil pun melaju dengan cepat Dan melewati sebuah pemakaman yang tertulis
***pemakaman massal korban tragedi .***
" Astaga jadi mereka memakamkan nya di situ " kata Yuni
" Ya mba , itu yang kemaren " kata Rahman .
" Kasihan mereka, Oh ya mbok nanti bangun kan Yuni bila sudah sampai Yuni mau tidur " kata Yuni Merasa mata nya berkunang kunang dan tertidur sebentar
" Ya mba tidur saja " kata mbok
Mbok yang melihat Yuni tertidur pun hanya diam Karna mengira Yuni ngantuk
Dan satu jam lebih mereka pun sampai di camp Lalu mbok membangun kan Yuni Dan Yuni pun membuka mata nya Lalu bergegas turun dari mobil menuju kamar staf dan masuk kamarnya. Yuni langsung berbaring di atas kasur Dan tidur lelap
" Hai ......." kata pria itu tersenyum
" Mau apa kau " kata Yuni
" Bercinta dengan mu " kata pria itu ingin menjamah tubuh Yuni
" Tidak akan " kata Yuni menendang pria itu Dan ......akh.....
" Astagfirullah .....aku bermimpi " kata Yuni bangun dengan wajah berkeringat . Sambil nafas nya turun naik karna kaget Dan lalu meraba sesuatu di bawah bantal .
" Baik lah kau hantui dia " kata Yuni mengengam cincin itu Lalu kembali berbaring dan berdoa untuk tidur lagi
Sedangkan malam nya di gudang bengkel atas Dua pria duduk merokok sambil tersenyum ngobrol bersama
Tentang excavator yang rusak cukup lama sampai ....
" Fer aku sudah ngantuk , aku duluan turun ya " kata Danang
" Sana gih duluan , aku masih nyari angin segar " kata Ferdi
" Ya sudah slamat menikmati Ingat anginnya jangan dimakan Nanti masuk angin " kata Danang .
Danang pun turun lalu menuju mess karyawan Sedang kan Ferdi menatap kamar mess staf yang sepi
" Hai Fer " kata suara wanita dibelakang Ferdi sehingga membuat Ferdi menoleh mendengar suara yang ia kenal
" Hai sejak kapan disitu " kata Ferdi kaget sambil tersenyum simpul
" Dari tadi aku menunggu mu disini " kata wanita itu tersenyum manis
Ferdi pun tersenyum lalu mendekati wanita itu yang duduk di lantai sambil tersenyum manis
" Hai ....akhirnya aku bisa memilikimu " kata Ferdi yang meraih pipi mulus itu Langsung mencium nya
" Aku menyukai mu " kata Ferdi lalu mengecup bibir gadis yang menyerupai Yuni dan mengecupnya pelan Sedangkan si wanita hanya diam menatap Ferdi
" Kau milikku " kata Ferdi lalu memeluk wanita itu dan menciumnya dengan hasrat Dan entah berapa lama kedua nya bertukar saliva .Sampai Ferdi melepaskan kaos nya Dan wanita itu tersenyum dan mengalungkan tangan nya di leher Ferdi dan kedua nya pun larut dalam pergumulan panas Dan Ferdi pun tersenyum bahagia Namun ketika ia ingin melepas celana nya .
" Aaaa ...... aaaa....."teriak seseorang
Ferdi yang kaget pun lalu menoleh kearah suara teriakan itu Dan melihat Ariesta menunjuk nunjuk kearah nya
" Hantu .....teriak Ariesta bergegas turun Dan Ferdi pun menatap Yuni
"Aaa.........." kata Ferdi yang melihat seorang tanpa kepala di depan nya Dan bergegas memasang celananya Dan lari terbirit irit tanpa baju.
" Semua orang menatap Ferdi yang turun dari gudang atas dengan penuh tanda tanya.
"' Hi......... kau mantap mantap sana hantu ya Fer hi...... sadis lho Fer hantu aja doyan " kata Ariesta bergidik ngeri
" Mana ada dia itu ......." kata Ferdi menggantung karna semua orang menatap aneh padanya ..
" Ada hal aneh yang tadi terjadi ia menyerupai perempuan dan merayu ku Lalu ia mengajak ku tidur " kata Ferdi
" Iyalah dia jadi gadis cantik kan biar bisa menggoda mu Dan kau tergoda lalu kau mau kan hi....... tapi ternyata dia hantu ...." kata Ariesta bergidik ngeri
" Hi..... jadi kau kawin dengan hantu Tanpa kepala Fer " kata Yusuf tertawa
" Tahu ah ...aku ngak sadar " kata Ferdi kesal karna tadi hasratnya sudah di ubun ubun Dan kalo saat itu Ariesta tak berteriak pasti nya ia sudah bercinta dengan hantu malam ini
" Sial sial.....umpat Ferdi dalam hati Yang tadi mengira itu Yuni beneran
Tapi nyatanya hantu jadi jadian .
" Hahaha ........ maka nya jangan mengkhayal terlalu tinggi Fer Akhirnya hantu tahu pikiran negatif mu itu " kata Danang yang tak jadi tidur karna terbangun dari tidur nya Karna kaget mendengar teriakan Ariesta yang turun dari gudang atas .
" Tahu ah " kata Ferdi yang malu lalu masuk kekamarnya dan langsung Menghempaskan badan nya di kasur dengan perasaan galau dan marah
" Dasar hantu sialan " umpat Ferdi
Sedang kan di kamar staf . Yuni masih tidur lelap sampai pagi Dan suara ayam jantan berkokok bersahutan menandakan hari sudah subuh .Dan Yuni membuka matanya sambil berdoa bangun tidur.
" Ya Allah alhamdulilah atas nikmat yang kau berikan " kata Yuna yang bermimpi indah dalam tidur nya .Lalu bergegas berwudhu untuk sholat subuh
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 321 Episodes
Comments
neng ade
ternyata Edon itu paman ke 13 Yuni adik bungsu nya ibu Yuni .. Ferdi salah orang kalau mau guna gunai Yuni .. semoga aja berbalik kepadamu guna guna nya
2023-10-21
1
Lena Sari
hahaaa,,,Ferdi mantap2 sama hantu,kasian banget kau fer..makanya jngan rusuh jd org.
2023-09-17
1