Setelah rapi Yuni lalu pergi ke sebelah mess nya. Karna kantor nya cukup dekat Dan itu membuat semua mata menatapnya
" Ada apa " kata Yuni heran melihat kaum adam melihatnya tampa berkedip.
" Hai .....salam kenal aku Seto " kata seorang pria
" Aku Umar Bakri " kata pria satunya
" Hai panggil Moko lengkapnya Hestu adi Harmoko " kata pria bertubuh tambun itu tersenyum
" Hai .... kenalin pa Tyiur " kata seorang pria berumur 30 Yang sedang mengumpulkan nota belanja
" Ya .. salam kenal semua nya , saya Yuni " kata Yuni tersenyum . Sambil melihat kantor yang tak terlalu besar
" Kenapa kok bingung " kata Andre
" Lho kok mas Andre baru datang " kata Yuni melirik Andre
" Iya kenapa emang " kata Andre memperhatikan Yuni dari atas sampai bawah
" Ngak apa, trus aku duduk dimana " tanya Yuni
" Ya terserah mau disitu berdiri seharian juga ngak pa pa " kata Andre cuek
" Ih sentimen amat sih mas " kata Yuni Yang lalu duduk di kursi kosong dekat pintu masuk
" Hahaha ......mau jadi satpam mba " kata Umar tertawa
" Ya ngak masalah " kata Yuni santai Karna ia belum mendapat tempat dikantor itu Jadi Yuni pun hanya diam . Sambil melihat para surveyor Memasang antena lewat jendela kantor
Cukup lama Yuni duduk memperhatikan cara kerja mereka yang membuat nya bingung Karna camp mereka berada jauh dekat hutan
Cukup lama Yuni duduk di kantor ia tak melakukan apapun Karna bosan ia pun kembali kekamarnya Dan tiduran sambil mendengarkan music Yang membuat nya ketiduran hampir magrib Dan mess staff terlihat sepi Dan Yuni terbangun ketika melihat senja merah di langit
"' Astaga pertanda apa ini ?" kata Yuni Lalu masuk kamar mandi dan berwudhu dan sholat Karna dia sudah kehilangan sholat ashar nya karna ketiduran
Setelah sholat Yuni menutup jendela kamar nya . Tapi belum lagi ia menutup jendela ia seperti melihat bayangan hitam lewat
" Astagfirullah aladzim " kata Yuni yang cepat cepat menutup jendela kamar nya Dan setelah tenang ia pun mengintip keluar jendela Dan melihat sekeliling nya Tak ada siapa pun disana Lalu Yuni pun cepat cepat menutup jendela kamarnya
**********
Dua hari berlalu Yuni dengan mudah beradaptasi pada lingkungan nya Yuni juga sudah hafal nama nama teman nya Sore ini Yuni kembali ke kamar nya menaruh laporan Setelah itu langsung ke kantin untuk makan sebelum magrib
" Hai cantik " sapa seorang pria pada Yuni Yang duduk ingin makan
" Hai kekasih baru pulang ya , gimana dapat apa ? Ada rusa sama kancil nya ngak ." kata Yuni Yang memberi nama panggilan kekasih pada pria hitam manis imut itu Yang aslinya bernama Ariesta
" Cih..... kalo butuh panggil kekasih ke aku . Modus.......lho yang . Tadi ku cari cari kamu kemana sih Yun , tuh Kancil nya di kandang lihat sana !! " kata Ariesta berpangku tangan Yang memang berteman baik dengan Yuni
" Ye ....terimakasih kekasih ku sayang Yang tampan dan baik hati juga tidak sombong " kata Yuni tersenyum senang Karna ia penasaran dengan kancil Yang sering ia dengar Tapi tak pernah ia lihat wujud aslinya
" Tapi lihatnya besok saja ya , sudah sore yuk temani makan " kata Yuni
" Telat sayang aku sudah makan " kata Ariesta manyun
" Ih...... ngambek kekasihku Ya sudah bye ... nanti kita ngobrol ya " kata Yuni melambaikan tangan nya lalu ke dapur karyawan untuk makan
Memang di hutan kalimatan masih banyak rusa dan kancil Karna hutannya masih alami . Pembukaan lahan sawit besar besaran menyebabkan para hewan terjebak Bahkan ada beberapa karyawan Yang mendapatkan anak orang hutan dan uwa uwa . Bahkan ada juga ular yang sangat besar Sampai sebesar pohon kelapa sampai mempunyai telur ratusan .Yang membuat Yuni bergidik ngeri melihat mahluk melata itu
Ketika ikut melihat para karyawan bekerja
"' Woi......makan kok melamun nanti kesambet setan " kata mas Andre Yang duduk di sebelah Yuni
" Ih ..... siapa yang melamun Lagi memikir kan mas Andre " kata Yuni sengaja
" Heh....kok bisa wah meleleh hati mas nih " kata Andre sumringah
" Ye....... gr ...... orang bercanda berharap " kata Yuni terkekeh
" Hahaha ......... dasar kamu Yun, senang banget ya bikin baper orang " kata Andre tergelak
" Masa sih, biar mas Andre ngak baper kalo lagi sedih " kata Yuni yang lalu mengisi piringnya
" Cih ...sedih apaan " kata Andre
" Sedih ditinggal kawin sama pacar " seloroh Yuni terkekeh Karna kemaren . Yuni mendengar Seniornya itu lagi curhat
dengan teman nya
" Lah........kok tahu" kata Andre bingung
" Ya kan , Yuni lihat dari mata mas Andre Yang lagi sedih kasihan deh lho move on dong mas . Kan di sebrang sana masih banyak cewek mas " ledek Yuni
" Ngak ..... mending sama kamu " kata mas Andre mengisi nasi dan lauk juga sayur di piringnya dan lalu memakannya
" Ih.....ogah nanti anak kita lahirnya jadi belang mas kaya zebra " kata Yuni
" kok bisa " kata Andre berpikir sejenak sambil menatap Yuni bingung
" Kan mas Andre hitam Yuni putih jadi zebra kan hitam putih " kata Yuni terkekeh
" Sialan lho, aku pikir apaan itu mah gampang kan mas Andre bisa pedicure dan manicure " kata Andre santai
" Yah sama aja mending pake bay clean biar putih " kata Yuni tertawa ngakak
" Aish kau ini kamu pikir mas Andre baju kudu pake pemutih . " kata Andre sewot .Karna di sindir Yuni kalo kulitnya hitam
" Lah dari pada mas Andre ke salon Sama aja ngak putih putih mas Nanti
di kira benci Kecuali berendam sama air mendidih tuh biar nglotok tuh kulit " kata Yuni
" Eh...... ngawur itu mah matang bukan putih lagi yun " kata Andre kesal
" Hahaha........ baru sadar ya mas , hello emang tadi mikirnya kemana " kata Yuni tergelak senang Bisa mengerjai Andre Yang juga sering mengerjainya .
" Soto loyo iki bocah yo " umpat Andre cemberut
" Ih ....... jelek mas cemberut gitu , nanti jadi mirip uwa uwa manyun " Yuni .pun tersenyum Lalu selesai makan Yuni pun meninggalkan Andre Yang terlihat kesal Karna ulah nya Pria asal surabaya itu memang senang mengerjainya Tapi saat berdua begini Yuni bisa membalasnya
" Woi...... tuh piring di cuci masa ditinggal seenaknya sih " teriak Andre
Ketika Yuni meninggalkan meja tanpa mencuci piring
" Biarin dulu mas , nanti nyucinya Yuni mau nyari indomie " teriak Yuni Yang bergabung dengan staf lain di aula yang pada nonton TV. Dan Yuna lalu duduk mendekati Tris yang sedang bersandar di dekat tiang kayu
" Sudah makan Yun " kata Tri
" Sudah barusan, mbok iyem sama bi Narsih mana Tri ? " kata Yuni
" Mbok dikamar .paling sudah tidur " kata Tri Yang duduk santai melirik Yuni
" Yah... sudah tidur Padahal aku mau minta mie buat makan " kata Yuni mengerucut kan bibir nya
" Tuh bibir kenapa sampai di manyun manyun begitu minta dicium " kata Tri Yang tersenyum Melihat tingkah Yuni membuat nya gemas
" Ih bibir bibir gue protes aja lho Tri , lagi bete nih nyari warung jauh lagi " kata Yuni sambil mata nya menonton
TV didepan
" Yuk ..... mas Tri antar ke warung " kata Tri menawar kan diri .
" Serius nih , nyari jajan sekalian ya buat cemilan " kata Yuni senang Lalu berdiri mengikuti Tri keluar dari Aula tengah Menuju parkiran motor Untuk mengambil motor untuk keluar menuju jalan sepi di pinggir jalan raya
"' Pegangan yun " kata Tri Yang menghidupkan motor trail Yang mereka kendarai
" Ok ....." kata Yuni yang memeluk pinggang Tri Ketika motor melaju di kegelapan malam menuju jalan raya Yang ada warung nya sekitar 10 km melewati kebun sawit .
Dan tak lama mereka pun sampai . Yuna tak berlama lama belanja Ia membeli apa yang ia butuh kan saja Setelah selesai mereka lansung pulang kembali ke camp Namun dijalan tiba tiba motor mereka mendadak berhenti .
" Yah ....mogok " kata Tri
" Kok bisa sih Tri yuk cepetan lihat toh motor kenapa " kata Yuni yang merasa bulu kuduknya merinding Lalu melihat sekelilingnya yang sepi . Sedangkan Tri memeriksa motor nya yang mogok
" Tri itu siapa " kata Yuni melihat orang berjalan kearah mereka
" Bentar ini sudah mau selesai " kata Tri berdiri
" Aaa .......Tri cepat dia kesini ." teriak Yuni panik Yang melihat seseorang menuju kearah mereka
Tri menghidup kan motornya Dan lalu me gas motornya Yuni langsung naik berpegangan erat memeluk tubuh Tri Karna takut Mereka pun kembali pulang ke mess
" Tadi siapa ...Tri......" kata Yuni
" Ngak tahu " kata Tri mengangkat bahunya
" Hah........ hi .....seram " kata Yuni Yang cepat berlari masuk mess . Dan langsung masuk ke dalam kamar nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 321 Episodes
Comments
Kardi Kardi
say bismillahhh
2025-02-27
2
Mahrita Sartika
ihh merinding apalagi gelap,,,
pasti langsung tancap gas 😣😣
2024-06-24
1
neng ade
syukurlah mereka tak diganggu.. hiiyy sereemm
2023-09-08
1