Cukup lama Yuni menggigil Setelah itu Yuni terdiam karna sudah tertidur pulas. Hingga suara ayam bersahutan Membuat Yuni terbangun
" Ya Allah kuatkan hati dan iman ku pada mu ya rabb " kata Yuni Yang mencoba melawan rasa takutnya Karna merasakan dirinya rapuh Hingga jadi penakut akhir akhir ini Padahal dulu ia bukan seorang penakut
Yuni lalu duduk sebentar Lalu bangun untuk mandi dan sholat .Yuni berusaha membuang pikiran aneh dalam otak nya
Dengar memperbanyak membaca tasbih dan zikir
Lalu setelah selesai sholat Yuni keluar dari kamarnya dan lalu menuju dapur karyawan untuk sarapan
" Yun sudah bangun tadi malam kamu di cari satpam sebelah " kata Moko yang juga ingin kedapur Lalu kedua nya pun berjalan bersama
" Mau apa mencari ku mas " kata Yuni
" Mana aku tahu " kata Moko
Lalu keduanya masuk dan duduk di meja panjang Sambil mengambil sarapan pagi
Yang disiapkan mbok dan bi Narsih Karna memang sudah siap dari Jam 05 30 sampai jam 7 pagi
" Mba Yuni kok tadi malam mbok tunggu tunggu ngak makan " kata mbok membawa teh panas memakai teko .
Lalu menuangkan nya ke gelas untuk Yuni
dan Moko
" Sudah tidur duluan mbok " kata Yuni
" Iya mbok karna takut " kata Moko yang mengisi piring nya dengan nasi dan lauk juga sayur
" Takut kenapa " kata mbok Menatap Yuni sambil menyodorkan teh hangat
" Di kejar hantu " kata Moko
" Ih ...ada ada saja mas ini Mana ada hantu di sini Oh ya mba boleh ngak Kancilnya di potong buat bikin sop " kata mbok melirik Yuni
" Hah......uhuk.........uhuk......." batuk Yuni Yang tersedak kaget karena kancil peliharaannya mau dipotong.
puk.....puk.......
" Wis. . . makanya makan jangan mikir macam macam " kata Moko menepuk punggung Yuni
" Mana ada, mbok itu lho bikin kaget masa kancil ku mau dipotong " kata Yuni merenggut
" Ya itu pun kalo ngak keberatan mba " kata Mbok Yang takut kepasar . Karna berita nya semakin mengerikan perang antar suku itu terjadi besar besaran Bahkan merambah ke pelosok desa Karna mereka mencari pria pria dari suku madura .
" Jangan lah mbok mereka masih kecil kasihan " kata Yuni terlihat sedih .Dan kembali menyuap nasi nya
" Maaf ya mba , mbok minta maaf ya maksud nya kalo darurat saja " kata mbok .Yang tak tega melihat Yuni sedih Padahal Yuni rutin mencari kangkung di pinggir sungai setiap hari untuk si kancil Pemberian Ariesta dari hutan .Yang di tangkap hidup hidup Karna Yuni baru kali ini melihat binatang bernama kancil Yang slalu ia dengar dari dongeng atau cerita anak pembawa tidur Dari cerita bunda nya
" Ya mbok ngak pa pa " kata Yuni lalu terdiam
Moko menatap Yuni sejenak sambil menyesap teh nya Yang serasa nikmat
ketika masih hangat
"Sudah ...ngak usah bengong juga kali Kancilnya ngak bakal dipotong kok
jangan di pikirin .Trus tadi malam lihat hantu yang seperti apa sih yun " kata
Moko
" Nggak ada kepalanya mas, kok aneh ya ada hantu " kata Yuni
" Nama juga hutan Kalimantan banyak hantu dan mistisnya " kata Moko
" Emang hutan kalimatan mistis mas Ngeri ngeri sedap dong Nanti kalo selesai kerusuhan Aku pulang saja ah ke jakarta Minta di mutasi lagi " kata Yuni . Yang teringat perkataan pipit sahabat nya
Karna kini ia baru percaya Banyak hal yang aneh terjadi Yang ia alami nya selama ia tinggal di camp
" Itu sugesti mu saja Yun , maka nya buang jauh jauh pikiran kosong mu Karna alam bawah sadar mu menakuti mu Karna kamu penakut " jelas Moko
" Lawan rasa takut mu itu " kata Moko lagi menatap Yuni yang diam sebentar .
" Woi.....makan kok ngak ngajak ngajak " kata Andre yang ikut bergabung bersama Seto dan Umar .
" Tadi diajak ngak mau , kataya nanti " kata Moko menatap Andre
Sedang Yuni menikmati makan nya dengan lahap .Tanpa perduli pada ke empat pria Yang berada di dekatnya .
" Yun asyik banget kelaparan ya , kata Andre terkekeh
" Ya mas kan tadi malam aku belum makan habis marathon " jawab Yuni yang sadar ia lari sangat jauh tanpa menoleh Dan tahu tahu ia sudah sampai camp di tolong Moko
" Hahaha..... masih ingat Yun, tapi kamu hebat kok . Bisa lari cepat begitu Kalo lomba bisa menang tuh " kata Moko tertawa .Karna memang Yuni lari sangat kencang Tanpa berhenti sedikit pun
Yang sempat membuat Moko kaget Karna Yuni sempat terjatuh dekat mess staf Dan Moko bergegas menolong
" Kok bisa kenapa memangnya ?" kata umar
" Aku lihat hantu , dia jalan sambil bicara . Kepala ku mana kepala ku di mana ?" cerita Yuni sambil menyuap nasi nya ke mulut
"Astaga jangan bercanda kamu yun" kata Seto sambil bergidik ngeri Apalagi kerusuhan masih berlangsung Yang menambah rasa takut Seto
" Mana ada aku bercanda, orang aku naik motor sendiri Trus mogok ya aku tinggal saja lalu kulihat disana .....ups....." kata Yuni Yang ingat itu motor ia tinggal di jalanan
" Ck...... dasar penakut, untung motor nya ngak hilang kalo di bawa hantu gimana ? Bisa di marahin bos kita " kata Moko yang menguyah makanan nya
" Maaf " Kata Yuni santai . Yang sudah bisa menenangkan pikiran nya .
" Kalian janjian pergi ?" kata Andre
" Mana ada, kan dia pinjam motor " kata kata Moko
" Oh ....iya nekad juga lho Yun tahu sudah sore . Dari sini ke depan jalan 30 km .Jalan sendiri di waktu magrib jelas banyak hantunya Apalagi di jam jam segitu waktu nya mereka nyari makan " kata Andre
" Hi........ jangan ngawur mas , mitos itu " kata Seto menatap Yuni
" Mitos apaan, itu real fakta makanya rasul menyuruh kita kalo mau magrib tutup lah bejana gelas piring makanan di rumah Agar setan dan hantu ngak ikut makan . Dan ingat kalo belum makan baca doa dulu . Biar mereka ngak ikut makan juga " kata Moko .
" Iya benar tuh, kalo rumah yang di baca kan doa . Biar Hantu dan setan ngak ganggu Karna malaikat datang untuk menjaga rumah kita ." kata Umar menambahi.
" O.... begitu toh , tuh Yun dengar baca doa dulu " kata Seto
" Aku sudah baca doa mas sebelum makan , makanya sehat. Sampean itu kali yang ngak baca doa tuh Makan banyak masih ceking begitu..Aku makan sepiring cukup nasinya sedikit Nah sampean nasi nya segunung gini kok ngak gemuk gemuk " protes Yuni
" Hahaha . ... kena lho Set " kata Umar menertawakan Seto
" Tahu ah, kan beda makan nya perempuan sama pria Yun " kata Seto
" Iya yun kalo laki laki usus nya panjang Maka nya makan nya banyak " kata Andre menimpali .
" Sudah ngak pake ribut Ayo makan nanti kita ada rapat " kata Moko
" Hah ...... rapat apa " kata Yuni yang tidak tahu akan ada rapat di kantor .
" Kamu ngak usah ikut ngak pa pa Yun . ini hanya untuk pria jomblo " kata Umar terkekeh
" O..... begitu " kata Yuni Yang sudah selesai makan Lalu membawa piring nya kedapur Dan ia berpapasan dengan Ferdi
" Sudah makan mba " tegur Ferdi
" Belum dua kali " jawab Yuni cuek
" Heh......aku pikir mau nambah " kata Ferdi yang sedang membuat kopi sendiri karna telat datang Karna si mbok sedang mandi dan mencuci Jadi tak ada pelayanan khusus .
" Rese deh lho, ngak usah meleng tuh air panas nanti tumpah " kata Yuni yang menaruh piring yang ia cuci di rak piring
" Hahaha ..... dasar cewek aneh " kata Ferdi tertawa sambil menuang air panas Dan melihat Yuni sudah pergi
" Semua nya duluan ya " kata Yuni melewati para kaum adam itu
" Ya .... bye hati hati jangan sampai di kejar hantu lagi ya " ledek Moko
" Ngak ....lah mana ada siang siang " kata Yuni yang lalu menuju bengkel karna masih jam 7 pagi Sedangkan kantor nya buka jam 8 pagi
" Hai kekasih lagi apa ?" kata Yuni menyapa Ariesta Yang sudah di bengkel bersama Tri .
" Nih motor mogok belum kelar Dari tadi malam Mau di pakai Surveyor buat lihat lahan ke dalam hutan " kata Tri
" Ikut yuk .... lihat hutan kali aja bisa nangkap kancil lagi " kata Yuni menatap Ariesta
" Ya ampun sayang ,sudah itu aja di rawat Nanti kalo beranak kita repot mengurus nya " kata Ariesta
" Hah ..... apa bisa beranak ? " kata Yuni
kaget mendengarnya
" Hahaha .. iya lah say , kalo pasangan bisa beranak Kan kita nikah dan punya anak " kata Ariesta memainkan alis nya tersenyum .
" Ih...... ngak mau , aku masih pengen menjomblo " kata Yuni manyun Yang membuat Tri dan Ariesta tertawa Karna memang mereka sengaja mengoda nya .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 321 Episodes
Comments
neng ade
seru juga lihat ke jawaban mereka cuma Yuni cewe nya yg lain cowo tapi saling menghargai dan saling mendukung
2023-10-21
1