Yuni pun melajukan motornya Ke kantor sampit melewati jalan sepi .Yang tak terlihat oleh banyak orang. Sesampainya disana Yuni pun mematikan motor nya sebelum masik pagar dan menuntun nya pelan ke belakang kantor Agar motor itu aman Karna ia takut motor itu di cari pemilik nya .
" Disini dulu besok aku urus " kata Yuni Lalu berjalan memasuki rumah mess di belakang dan memasuki kamar kosong Yang memang sudah di mintanya tadi siang .Yuni pun menutup pintunya Namun tertahan ketika sebuah tangan menahan pintu kamar itu
"' Tri " kata Yuni kaget
" Dari mana saja kenapa baru pulang jam segini Di luar sangat berbahaya untuk mu " kata Tri sambil berpangku tangan menatap Yuni
" Besok ku cerita kan , sekarang aku lelah dan mengantuk "' kata Yuni
" Baiklah slamat tidur " kata Tri Yang lalu meninggalkan Yuni Yuni pun lalu menutup pintu kamar nya Dan masuk kamar mandi Dan berwudhu lalu menjamak sholatnya Karna tadi ia belum sempat sholat magrib .
Selesai sholat Yuni pun melepaskan cincin ditangan nya lalu tidur lelap setelah berdoa. Lalu terbangun ketika subuh Dan sholat untuk menunai kan kewajibannya . Setelah itu ia kedapur untuk mencari sarapan .
Rena menatap Yuni sinis ketika Yuni mengambil nasi untuk sarapan Karna motor yang mereka bawa hilang begitu saja di bawa hantu . Ia dan juan harus menggantinya dengan di potong gaji tiap bulan Karna mereka membututi Yuni sore itu Sedangkan Yuni duduk santai seakan tak ada beban sedikit pun
" Ada masalah apa dengan Yuni " kata Rahman pada Rena yang menatap tajam Yuni .
" Tak ada apa apa Hanya dia terlalu banyak ingin tahu urusan orang " Kata Rena cemberut
" Apa ngak kebalik , bukannya kamu yang kemaren membututi nya " kata Rahman curiga pada Rena
" Mana ada, kami hanya jalan jalan sore " sangkal Rena
" Masa sih, aku sudah tahu kenapa kau di mutasi begitu juga juan " kata Rahman Yang menatap Yuni makan sambil ngobrol dengan Tri Yang membuat Rena terdiam .
Sedangkan Yuni bicara serius dengan Tri yang juga lagi sarapan
" Tri Kau bisa kan memodifikasinya , aku menaruh nya di belakang sana . Tapi jangan ada yang tahu " kata Yuni berbisik pelan Karna dia membawa motor jarahan korban kerusuhan
" Nanti malam kita pulang , kita modifikasi di camp saja . Agar aman Kalo disini akan banyak pertanyaan. Karna motor itu hasil rampasan mu " kata Tri santai
" Ok tak masalah ,siang ini aku mau sesuatu tempat dulu " kata Yuni Yang mengingat pria yang menolongnya itu membawa motor ke semak belukar.
" Ya pergi lah " kata Tri menatap Yuni lekat pada gadis yang menarik perhatian nya akhir akhir ini
Namun yang di tatap hanya cuek Dan asyik makan menikmati sarapan paginya
Dan siangnya Yuni pun naik taksi ke tempat semak belukar kemaren Untung nya hari ini sepi tak ada penjagaan Dan Yuni turun ke semak belukar pohon pakis yang berair setinggi mata kaki itu Mencari motor yang di bawa pria yang mengaku tukang ojek sore itu
" Astaga itu motor nya " kata Yuni melihat motor yang membawa nya tadi malam Lalu cepat cepat mendekatinya
" Aneh kan motor ini " kata Yuni berpikir dan mengingat kalo motor itu inventaris kantor yang di pakainya berboncengan dengan Tri Lalu mendirikan nya dan menuntun nya ke jalan setapak .
" Woi ...... siapa itu " kata sebuah suara
" Saya pa , ini mau ngambil motor saya yang nyemplung kesini tadi malam " kata Yuni
Yang membuat dua bapak bapak yang akan pergi memancing itu menatap Yuni penuh curiga padanya
" Kok bisa mba " kata bapa itu
" Ya tadi malam saja di kejar hantu tanpa kepala pa. Karna saya tak sadar saya lari kesini " kata Yuni sedikit berbohong .
" Wah ..... hati hati mba memang lagi musim Mungkin karna mereka mati penasaran mba " kata salah satu kedua bapak itu pelan
" Apa bapak pernah lihat hantu nya " kata Yuni
" Hi......... belum sih mba , mudahan saja tidak Tapi tetangga bilang ia pernah melihat nya " kata bapa itu lagi
" Oh gitu ya pa , auh ...... " kata Yuni Yang berhasil menaiki motor itu ketanah Setelah lelah menuntunnya .Dan kedua bapa itu hanya melihatnya saja
" Ya sudah mba hati hati disini masih kerusuhan Sebaik nya mba nya cepat pulang " kata salah satu bapak itu lagi
" Ya pa terimakasih sudah mengingatkan" kata Yuni mencoba menghidupi motornya Dan motor pun kembali hidup
" Alhamdulilah hidup , tapi sepatu ku basah " kata Yuni yang berniat ke bengkel terdekat Untuk mengecek motor yang akan di pakai nya.
***********"
Disisi lain Rena harus membersihkan semua kantor .Karna kini ia dapat hukuman dobel .
" Mba harusnya aku di kirim ke camp barat saja , kenapa Yuni pergi ngak kerja ngak dapat hukuman Sedang aku dapat hukuman " kata Rena protes
" Kamu ini salah tapi ngak sadar diri Ren, kamu mesum sama suami orang , mana di camp lagi. Ya jelas keciduk karyawan Coba pintar dikit kalo mikir pake otak di hotel atau di penginapan kan juan dan kamu punya duit Mana habis gajian lagi .Kok mau begituan di gudang gila lho ya Ren .Trus kalian berdua menghilangkan motor perusahaan Ya tambah lah di kasih hukuman " kata Raya kesal Karna staf seperti Rena memang sedikit nakal . Baru juga 4 bulan kerja sudah banyak bikin ulah
Rena pun terdiam di omel Raya. yang memang tangan kanan ci Lily . Lalu ia pun kembali bersih bersih karna Ia tak mungkin kembali di kirim ke camp
Karna pa Tyiur sudah tak mau Rena disana
Jadi lah Rena membantu bi Marni yang memang di tugaskan memasak untuk dapur kantor Karna belum ada tukang masak Sementara .menunggu tukang masak baru datang terpaksa Rena jadi penggantinya
*************
Yuni yang sedang di bengkel pun . menunggu dengan sabar motor yang sedang diperbaiki mekanik Padahal di kantor ia bisa menyuruh Tri Tapi karna ia buru buru terpaksa ia kebengkel .
"' Ngak parah kok mba ini masih bagus cuma 56 ribu " kata mekanik motor itu Setelah mengecek semua nya
" Terimakasih mas " kata Yuni Yang mengambil uang di dompetnya Lalu memberikan nya pada si mekanik yang lalu memberikan kembalian uang nya pada Yuna
" Sama sama mba, oh ya mba hati hati di sini masih musim kerusuhan . Mba nya bukan asli sini kan " kata mas mekanik itu memindai Yuni dari atas sampai bawah
" Ya mas , permisi " kata Yuni yang lalu menghidupkan motor Dan menuju ke arah jalan sepi .
Entah mengapa hati nya menuntun nya ketempat itu jalan sepi menuju hutan lebat persembunyian para prajurit .
" Berhenti siapa kau " kata seorang pria tampan berkulit putih menatap Yuni penuh selidik
" Aku mau bertemu pemimpin kalian ada yang ingin ku bicara kan " kata Yuni
" Kau siapa nya " kata pria itu menatap Yuni Dan tak lama 3 teman nya yang lain ikut muncul Dan menghalangi jalan Yuni Ketiga nya menatap Yuni sambil memegang mandau .
" Pacar nya " kata Yuni asal
" Hahaha......... berani sekali kau berbohong . Ya ampun nona kecil Dari mana asal mu hah ...ketua sudah punya istri Mana mungkin beliau punya pacar Membuat empat pria itu menertawakan nya sambil menatap nya penuh arti .
" Oh ya kalo begitu bilang saja aku selingkuhan nya " kata Yuni nekat
" Apa.......apa kau gila mengaku ngaku selingkuhan ketua .Ayo kita tangkap dia " kata keempat pria itu Dan Yuni pun menghindar lalu turun dari motor .Dan melawan keempat pria itu Dan pria yang paling tampan itu menatap nya heran Karna Yuni bisa berkelahi Dan Yuni lalu melawan keempat pria itu .Tanpa.. rasa takut sampai seorang pria datang berteriak .
" Berhenti " kata pria itu
" Pujung ada apa ? " kata keempat pria itu berhenti
" Biarkan dia, Ayo lewat sini ikuti aku " kata pria yang di panggil pujung itu
Keempat nya pun terdiam . Lalu minggir membiarkan Yuni lewat bersama motor nya di ikuti pujung yang berlari mengikuti nya dari belakang
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 321 Episodes
Comments
neng ade
wiihh.. keren Yun .. bisa berkelahi melawan 4 orang.. semakin penasaran
2023-10-21
0
Lena Sari
Rena,,renaaaa...udahtau salah,masih jg nyolot..nggak malu apa pacaran ma laki org,d hutan lg.
2023-10-05
1
Tutikwito
semangat kakak...... aq suka zuka ceritanya, yg agk mistis2 gitu. gk melulu cerita roman fiksi. membaca karya kakak itu seperti kita ada di kisah yg nyata yg dulu pernah benar² terjadi perang antar suku madura dan suku dayak ya? jadi makin penasaran, dan sllu di tggu up selanjutnya kak. semangat terus ya, smga sehat sllu. 💪⚘⚘
2023-06-13
2