Yuni terlelap sendiri setelah lama terdiam Entah kenapa ia dihadapkan dengan hantu tanpa kepala. Yang membuatnya sedikit bingung Kenapa mereka mencarinya
Sedangkan di kamar Ferdi Pria itu sedang komat kamit membaca mantra
Entah apa yang dilakukan nya Tapi yang jelas bukan hal yang wajar .
Setelah itu ia pun membacakan nya pada sebotol air putih mineral yang di letakkan nya di pojok dinding
" Sedang apa Fer " tegur Danang
" Ngak ada , cuma habis minum " kata Ferdi yang merebahkan kepalanya di bantal Sambil tersenyum penuh arti
" Jangan berharap Fer, kau punya banyak saingan berat " kata Danang melihat Ferdi senyum senyum sendiri
" Ck......santai aku tidak takut bersaing bro " kata Ferdi
" Ya terserah kau saja Aku takut kau hanya terobsesi saja dengan nya " kata Danang menatap teman nya itu yang bermimpi terlalu tinggi .
" Ya kau tak perlu pusing Urus saja urusan mu sendiri " kata Ferdi Yang memejamkan matanya Dan lalu tak lama ia pun terlelap dengan sendiri nya
Danang cuma mengeleng Dan menatap wajah teman nya itu . Dan lalu ikut berbaring Dan sekilas ia menatap wajah Ferdi yang terlelap
" Aku takut kau kecewa dan patah hati Karna kali ini sepertinya kau benar benar jatuh cinta " kata Danang yang tahu Ferdy playboy kelas teri .
**********
Pagi ini Yuni sudah siap siap Dan tampil rapi karna ingin ikut mbok kepasar Walau kondisi masih rawan Yuni tak merasa takut Karna kini ia merasa lebih tenang karna para hantu itu tak menyakitinya Lalu menuju dapur karyawan
" Pagi semua nya " Sapa Yuni Tersenyum pada semua orang yang sedang sarapan pagi
" Ya ampun sayang cantik banget pagi ini " kata Ariesta tersenyum
" Huu......... geer lho ta , Mana mau mba Yuni mau sama kamu " kata Aris meledek Ariesta
" Mhem...... ngak usah ribut emang kita kan kekasih " kata Yuni membalas gombalan Arista
" Hadeh ...... so sweet aja sih Tapi hanya hubungan palsu Yun .Nanti kalo Ariesta berharap bisa patah hati lho Yun " kata Andre menyindir Yuni
" Ngak lah kan kita sahabat ya kan ganteng " kata Yuni
" Yoi .....kita saling setia beb " kata Ariesta santai membuat Ferdi hanya melirik Yuni dengan ekor mata nya
" Yah terserah kalian deh gue ngak ikutan " kata Seto yang duduk santai .
Makan dengan tenang
Sedangkan Moko hanya ikut tersenyum Melihat kehebohan yang dibuat oleh Yuni Karna untuk sementara Yuni lah ratunya di camp mereka
Setelah sarapan Yuni pun berangkat bersama mbok Dan bi Narsih bagian jaga dapur hari ini . Karna Yuni ingin mampir ke kantor sampit sekalian .
Sedangkan Tri yang melihat Yuni berangkat hanya tersenyum Ketika ia berdiri di bengkel sedang memodifikasi motor jarahan Yuni tempo hari Karna Yuni mengambilnya dari para pria yang tak dikenal nya
" Mas Tri , tuh bidadari lewat ngak disapa " kata Yusuf yang tahu Tri menyukai Yuni Sejak akrab dengan gadis itu belakangan ini
" Kan nanti malam juga pulang jadi santai saja " kata Tri
" Kaya nya banyak yang suka mas " kata Yusuf menatap Tri
" Wajar dan normal suf , pria suka sama wanita cantik masa kita naksir pria jadi jeruk makan jeruk dong " kata Tri Karna memang Yuni ramah dan supel juga tak pandang bulu dalam berteman
" Iya juga mas , tapi yang ini kayanya spesial mas pake telur Kalah dikit takut patah hati Karna dia cukup sempurna Pintar cantik baik dan ramah Jadi wajar punya banyak penggemar Cuma takutnya dia hanya tebar pesona Karna sudah ada yang punya " kata Yusuf
" Entah lah suf Aku belum tahu " kata Tri yang juga belum berani berharap pada gadis itu .Karna tahu .Yuni tipe gadis mandiri Dan terlalu jauh untuk di jangkau .
Sedangkan mobil Rahman melaju dengan kecepatan sedang menuju .pasar Yuni membantu mbok sampai selesai belanja. Dan melihat toko toko yang hanya buka sebagian saja . Karna masih trauma dengan tragedi kemaren .
Yuna sedang asyik belanja di pasar ikan . Ketika tak sengaja matanya melihat penampakan hantu tanpa kepala lagi mengawasi nya.
" Astaga ada apa sih dengan ku Kenapa mereka mengintip ku dan mengikuti ku " batin Yuni mencari di tempat yang lebih terang Biar ia terkena matahari .
Hantu itu pun menghilang karna Yuni menjauh .Yang memilih belanja di pinggir sungai sampai menatap sungai Mentaya
" Neng jangan disitu " tegur seseorang menegur Yuni
" Hah........kenapa memang nya bu " kata Yuni heran
" Itu terlalu pinggir takut neng di dorong orang " kata ibu ibu penjual sayur itu menatap Yuni penuh selidik
" Hah ......siapa bu " kata Yuni kaget .
" Hantu tanpa kepala korban tragedi " kata Ibu itu menatap Yuni .Karna ia melihat banyak hantu berkeliaran mengikuti gadis itu
Deg......
" Hi....... ibu bisa saja , ngak ada hantu bu siang bolong begini kan adanya di malam hari " kata Yuni
" Tapi mereka mengikuti mu " kata ibu itu menatap Yuni
" Astagfirulah aladzim " kata Yuni mengusap dadanya karna kaget.
Karna ibu itu juga bisa melihat hantu
Yuni pun terdiam karna ibu penjual sayur itu bisa melihat hantu seperti dirinya Yang sadar kalo dirinya memang bisa merasakan para hantu mengikutinya sedari tadi
" Ya bu trimakasih sudah di beri tahu " kata Yuni yang lalu menjauh dari tempat itu Dan ketika merasa kebelet Yuni pun kekamar kecil di temani mbok.
Dan setelah selesai Yuni pun bergegas keluar dari toilet Namun tiba tiba
Aaaa ......... teriak seseorang menatap Yuni Yuni yang kaget ikut bingung dan heran Kenapa orang yang ingin masuk kamar mandi berteriak melihatnya . Yang membuat orang orang heran melihat Yuni
" Ada apa ?" kata Yuni
" Wanita itu melihat hantu tanpa kepala di belakang mba nya Yang membuatnya lari tuh .....sana pasti ibu itu kaget " kata ibu yang juga sempat melihat sekilas hantu berdiri di belakang Yuni
" Tapi ngak ada siapa siapa di dalam " kata Yuni bingung
" Sudah ndu ngak usah dibahas ayo pulang " kata Mbok merangkul tangan Yuni Yang membawanya meninggalkan tempat itu
Lalu mereka menuju mobil dan jajan dipasar Untuk sekedar membuang rasa penat sehabis belanja . Namun tak sengaja Yuni melihat rombongan para pria berpita merah melewati mereka Dan ia seperti mengenal salah seseorang dari barisan itu
" Mbok tunggu sini ya " kata Yuni mengejar para pria itu Dan mendekati barisan para pria yang ingin naik keatas mobil
" Hei tunggu " kata Yuni menghadang barisan itu Yang membuat para pria itu menatap Yuni .
" Ada apa " kata Ketua rombongan
" Maaf apa di antara kalian ada yang mengenal Edon " kata Yuni melihat satu persatu wajah para pria itu.
Yang membuat mereka saling pandang
Dan menatap ketua mereka
" Maaf mba , kami tak mengenal nya Dan juga tidak tahu siapa nama itu " jawab ketua mereka Sambil menelisik wajah Yuni yang terlihat bingung .
" Oh maaf kalo begitu saya salah lihat " kata Yuni yang lalu pergi meninggal kan para pria itu Kembali ke tempat mbok berada di warung makan kecil pinggir jalan dengan perasaan bingung
Sedangkan di mobil seorang yang bersembunyi menyembulkan kepalanya Karna tadi ia hampir ketahuan
" Siapa gadis itu guru " kata seorang pria
" Bukan siapa siapa Hindari saja dia . Kalo dia bertanya tentang ku bilang kalian tidak tahu atau tak kenal " kata Pria itu
" Baik guru " kata si murid Lalu mereka . pun kembali pulang ke markas Karna tugas mereka sudah selesai hari ini
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 321 Episodes
Comments
neng ade
Siapa sebenar nya Edon itu.. makin banyak misteri nya tentang jati diri Yuni .. ada hubungan apa sebenar nya antara Yuni dan pria yg bernama Edon itu ?? penasaran thor
2023-10-21
1
Katikawa
selalu buat penasaran
next mba thor 👍👍👍👍
2023-06-14
1