Dua satpam itu pun lalu menceritakan Kalo pemilik cincin itu adalah temannya Yang menjadi korban kerusuhan di sampit Seminggu yang lalu teman mereka itu meninggal Tapi Sebelum kejadian kerusuhan itu ia bermimpi ada orang yang bisa menolong nya Yaitu gadis yang bekerja bernama Yuni karyawan staf yang datang dari jakarta . Yang bisa menolongnya Sebab itulah ia menitipkan cincin itu untuk hadiah si gadis Bila bisa menolong nya Yang membuat semua karyawan melongo mendengar cerita itu
" Aku harus menolong apa ?" kata Yuni
" Kami tidak tahu mba. Tapi dia sudah meninggal di sampit mba Kami tak menemukan tubuhnya dan juga kepalanya " kata salah satu satpam itu
" Jadi aku harus ke sampit " kata Yuni
" Ya mba , nanti dia pasti akan menemui mba di sana " kata satpam itu
Yang membuat semua orang bingung
" Kok begitu ya, trus mba Yuni disuruh ngapain " kata mbok bingung Karna mustahil sekali ada hantu bisa datang Dan minta tolong Yang membuat semua orang bingung di buat si hantu
" Trus cincin nya bagaimana ?" kata Andre melihat kelingking nya
Yuni pun lalu mendekati Andre Dan memegang cincin di jari kelingking Andre Lalu mengusapnya pelan
" Bismilah " kata Yuni dan cincin pun terlepas dengan sendirinya
" Wow ......... keren sayang kok bisa lepas begitu " kata Ariesta kaget
" Hi...... kok bisa coba tahu gitu dari tadi kek " kata Moko heran
" Iyo kui kok iso yo koyo ngono " kata bi Narsih bingung membuat semua nya tak percaya menatap Yuni .
Semua karyawan yang ingin sarapan . Berkerumun dari tadi pun ikut bingung . Karna lama Andre mengeluarkan cincin nya Masih belum bisa lepas Tapi setelah di pegang Yuni Dengan mudah bisa lepas sendiri Yang membuat orang bertanya tanya Ada apa dengan gadis itu sampai dia di sukai hantu .
Siang nya Yuni ke sampit di antar Tri Yang sekalian ke kantor sampit Karna sekalian mengambil beberapa baut . Disana ia bertemu Rena dan juan yang asyik duduk berduaan .
" Kok mereka masih disini " kata Yuni melirik kedua nya bertanya pada Raya
" Jalan buat kesana lagi di tutup , jadi mereka belum bisa di kirim kesana ." kata Rani yang sedang turun mengambil Atk dari camp barat .
" O begitu jadi nganggur dong " kata Yuni
" Bantu bantu masak di dapur dan bersih bersih Yun . Sedangkan juan ikut kita sore ini " kata Rani
" Syukur lah " kata Yuni Yang tak mau melihat wanita di lecehkan seorang pria yang sudah beristri. Namun karna Rena senang Yuni pun tak ikut campur
Lalu Yuni pun langsung menemui Ci Lily
Untuk izin pergi ke suatu tempat Karna besok minggu Yuni libur .Jadi Yuni bisa mencari di mana alamat rumah Alam Nama hantu tanpa kepala yang mencari nya Dan Yuni juga membawa cincin itu di dompet nya
" Astaga ... jadi tuh hantu yang bikin ulah , kamu .percaya Yun " kata Ci Lily
" Entah lah Ci, percaya atau tidak Tapi paling tidak aku bisa menolong nya " kata Yuni Yakin
" Ya benar, oh ya kamu dapat salam dari Asep Yun, kemaren dia di minta pindah kejakarta Karna trauma habis kejadian itu Dia pulang bersama Abdi " kata Ci Lily
" Ya salam juga buat mereka Ci " kata Yuni Yang merasa bersyukur mereka tak stres Setelah mengalami pengalaman mengerikan itu
Setelah berpamitan Yuni pun lalu keluar dari kantor Ci Lily menuju ruang dapur Dan mengambil gelas untuk minum
" Wah gitu ya Yun , kalo cari muka sama bos . Biar dapat perhatian " kata Rena menyindir nya
" Apa masalah buat lho Ren, kau ini aneh ya kerja sudah enak Tapi malah bikin kasus Apa kau tahu dia sudah punya istri " kata Yuni
" Dia menyukai ku apa itu masalah buat lho Atau kau iri karna ngak ada yang mau dengan mu " kata Rena sinis
" Kau ini aneh , aku tak perlu cerita
urusan pribadi ku karna tak penting Apalagi buat orang yang kepo macam lho " kata Yuni
" Oh ya urusi saja urusan mu .Tapi jangan menyesal bila sesuatu terjadi dengan diri mu " kata Yuni Yang lalu pergi meninggal kan Rena Dan setelah itu Yuni mengambil tas kekamar Raya Dan tak lama Yuni keluar lagi Membawa tas ransel nya pergi keluar
Rena yang melihat nya pun lalu mengikuti Yuni yang bicara dengan Raya Lalu pergi menuju pinggir jalan mencari taksi .Rena pun memanggil Juan lalu mengikuti Yuni yang menuju sebuah rumah di perkampungan .
Yuni turun dari taksi dan berjalan menelusuri gang Dan mengetuk rumah seseorang Sedang Rena mengintai Yuni dari jarak jauh
" Mau ngapain dia kesana " kata juan
" Entah lah " kata Rena ketika seorang wanita mempersilahkan Yuni masuk ke dalam rumah .
" Sore bu saya mau menanyakan tentang Alam putra ibu .Saya teman nya Yang ingin bertemu Alam " kata Yuni
" Alam sudah meninggal nak, dia..... ibu tak sanggup bercerita " kata ibu paruh baya itu terisak .
" Inalilahi, apa ibu tahu di mana dia meninggal " kata Yuni
" Tidak , ia raib hilang begitu saja " kata Ibu tua itu Yang membuat Yuni terdiam lalu ia pun pamit Karna sang ibu tak berani keluar karna situasi masih
genting Karna masih dalam masa kerusuhan dan berkabung .
" Yuni pun pamit menjelang magrib Rena Yang mengikuti Yuni pun mengikuti Yuni bersama Juan yang berjalan di tempat sepi Karna seluruh orang di larang keluar selama tak ada kepentingan .
" Kita kerjain aja dia biar kapok " Kata Rena yang ingin melempar batu .Pada Yuni Tapi meleset ketika menunggu taksi di pinggir jalan . Dan Rena melempar nya lagi dan ....
" Aaa ......" .teriak Rena kaget melihat . sosok hantu tampa kepala muncul mendatangi nya dan Juan .Yang membuat mereka lari terbirit birit menuju motor Namun sebelum sampai Sosok itu sudah duduk di atas motor menunggu mereka mendekati nya
" Ju...... Aaa..........." teriak Rena mundur bersama juan Dari berlari meninggal kan tempat itu. Dan sang hantu membawa motor itu pergi .
Sedangkan Yuni menunggu taksi di pinggir jalan Yuni gelisah karna hari semakin gelap Namun tak lama sebuah motor datang menghampirinya .
" Mba ojek " kata Pria itu menawar kan ojek tanpa terlihat wajahnya Karna gelap tertutup helm
" Oh ya mas bisa antar ke ujung jalan dekat bundaran " kata Yuni
" Bisa mba " kata pria tukang ojek .itu Yang membawa Yuni ke tempat tujuan Dan di tengah jalan terlihat rombongan para pria sedang menutup jalan membuat pria itu memutar jalan Dan Orang yang melihat mereka mengejarnya pakai motor .
Dan motor pun ngebut Yang membawa Yuni pergi ke semak belukar
" Pasang cincin nya " kata Pria itu
" Hah ....apa maksudnya " kata Yuni
" Cincin merah delima yang kau punya " kata Pria itu .
Yang membuat Yuni terdiam dan lalu mengambil cincin di dompet nya .Dan mengambil nya lalu memakai nya .
Dua pria yang mengejar nya itu lalu mendekati nya .
" Mana pria tadi " kata Pria itu menatap Yuni
" Aku hanya sendiri dia sudah pergi kesana " kata Yuni .
" Kau ikut kami " kata pria itu ingin menangkap Yuni Namun Yuni berkelip dan menjauhi dua pria itu .
" Kau brani sekali hah " kata salah satu pria menatap Yuni tajam . Yang ingin menendang Yuni Namun Yuni dengan cepat menangkis nya Dan lalu menyerang balik dua pria itu . Yang membuat mereka berkelahi .Dan Yuni tak tinggal diam saja
Lalu menyerang bertubi tubi pada dua Pria itu Dua pria itu pun menyerang Yuni dengan membabi buta . Namun Yuni dengan mudah menghindar . Lalu setelah dua pria itu terdesak Yuni berlari mengambil motor dua Pria itu Dan pergi dari tempat itu secepat kilat
Brum ...... brum .......
" Woi..... jangan kabur " kata dua pria itu Namun terlambat motor sudah menghilang pergi di kegelapan malam .
" Sial siapa dia " kata pria itu mengepalkan tangan nya marah Lalu menelpon teman mereka Untuk menyuruh orang menjemput mereka Dekat semak belukar di padang rumput sunyi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 321 Episodes
Comments
Mahrita Sartika
bukankah bau tubuh seseorang bisa tercium, niat bisa di ketahui dan berasal dari suku mana di tebak
kenapa masih menyerang Yuni padahal si Alan sudah hilang
2024-06-25
1
neng ade
mungkin itu Alan yg menyamar jadi tukang ojek itu karena dua tau Yuni punya cincin batu merah delima itu .. buat si Rena dan Juan biar dia terima akibat nya .. berani sekali dia mengusik Yuni
2023-10-21
0