Yuni melajukan motornya pelan sampai dirumah kayu panjang Dan terlihat kaum pria melihatnya Karna baru kali ini ada seorang wanita yang datang menerobos sarang mereka .
" Don ..... dia datang " kata ketua
" Temui dia , jangan sampai ia tahu aku disini turuti saja apa mau nya " kata pria itu
" Hahaha ..... kau takut dia tahu .
identitas nya " kata ketua itu tertawa
" Tidak tapi itu baik baginya biar dia aman " kata pria yang di panggil Edon lalu masuk kedalam bilik
" Gadis hebat , kau terlalu pintar untuk di bodohi Naluri mu cukup tajam " kata pria itu menuruni tangga
" Ketua ini gadis itu " kata pujung bicara pelan
" Apa yang kau cari nona , sampai kau brani datang kesini . " kata ketua itu menatap Yuni
"' Aku mencari kepala seorang korban yang kalian bunuh " kata Yuni turun dari motor .
" Luar biasa nona Yunita Sinar purnama bisa datang kesini Untuk meminta kepala korban tragedi Apa itu sangat penting bagimu ." kata pria itu tersenyum sambil berpangku tangan
Membuat Yuni kaget Karna pria itu tahu nama lengkap nya .Dan menatap pria berumur 30 tahun itu penuh selidik
" Bagaimana kau tahu namaku " kata Yuni menatap pria itu
" Lalu bagaimana kau tahu sarang kami Dan kau sudah melanggar aturan kami Dengan mendatangi tempat ini " kata Pria itu lantang
Pujung yang melihat Yuni hanya diam tak mau ikut bicara Tapi ia penasaran dengan gadis itu .Karna benar kata ketuanya Karna tak semua orang tahu sarang mereka .
" Aku hanya mengikuti naluri ku " kata Yuni menatap di sekeliling nya banyak pria berikat kepala merah sedang mengelilingi nya
" Bagus , kalo begitu silahkan kau cari apa yang kau butuhkan Dan lekas pergi dari sini " kata pria itu
" Baik " kata Yuni menatap sekeliling nya Lalu melihat tanah yang masih basah
Dan melangkah menuju kesana .
" Ketua ..." . kata seorang prajurit menatap ketuanya .
" Biar kan , biarkan dia mencari apa yang ia mau Asal ia tak ikut campur urusan kita. Ambil kan kain untuk ku diatas " kata sang ketua
Dan pujung naik keatas mengambil sebuah kain di dalam rumah Dan kembali turun lagi Dan memberikan nya pada ketuanya .Lalu ketua nya memberi kan nya pada Yuni Dan Yuni mengali tanah basah itu dengan sekop tak lama Ia pun mendapat kan kepala itu
Hoek......hoek....... Yuni pun ingin muntah mencium bau tak sedap Dan ia pun lalu bergegas membungkus kepala itu Dan kembali menutup lubang galian nya Lalu membawa kepala yang terbungkus menuju motor nya .
" Kau tahu di mana tubuh nya Untuk apa kau menolong nya ." kata ketua menatap Yuni Yang tahu pasti arwah kepala itu menjadi hantu .
" Ya aku tahu , aku menolong nya Agar dia tak menakuti orang dan mati dengan tenang . Lagi pula dia orang baik Dan kenapa kalian bunuh rata " kata Yuni
" Kami hanya prajurit , kurasa kau tahu " itu " kata ketua itu menatap Yuni .
" Baik terimakasih aku pergi " kata Yuni . Yang kembali menaiki motornya Dan pergi meninggal kan para pria pria itu Menghilang kembali menuju jalan setapak
" Apa dia sudah pergi " kata seorang pria turun dari atas
" Ya naluri nya cukup tajam walau dia di asingkan " kata ketua
" Itu sebab nya dia diasingkan , karna hatinya seputih bulan purnama ." kata pria itu yang tahu kekuatan putih bisa mematahkan ilmu hitam dan kekuatan orang jahat .
Sedangkan Yuni menuju pada ilalang Dan disana ada sebuah tanah gundukan yang lalu di hampiri Yuni. .Cukup lama dia berdiri lalu membuka gundukan itu dengan kayu Setelah melihat sesosok tubuh terbujur Yuni pun lalu membuka kain kepala yang dibawa nya lalu menyatukan nya dan kembali menutup nya dengan tangan nya sampai selesai .
" Tugas ku sudah selesai jangan gentayangan lagi Aku akan mendoakan mu ." kata Yuni membaca doa untuk pria bernama Alam itu . Dan memberi tanda . pada kuburan nya. Lalu menaruh cincin di tanah pemakaman nya
" Aku akan menemui ibu mu untuk membacakan yasin dan tahlil . Dan tidur lah dengan tenang " kata Yuni yang lalu pergi dari tempat itu. kembali naik motor nya menyusuri jalanan sunyi yang semakin senja dan menjelang magrib
Hampir isya Yuni kembali ke kantor ia sempat mampir ke ibu Alam sebentar
Setelah itu ia langsung pulang karna takut Tri menunggu nya.
Setelah berpamitan Yuni dan Tri pun kembali pulang ke camp Karna takut kemalaman . Dan Tri membawa motor rampasan Yuni sedang Yuni memakai motor yang mereka pakai kemaren
Jalanan terlihat sepi Namun Tri dan Yuni berkendaraan saling beriringan Sampai mereka masuk kembali ke perkebunan sawit .Hampir satu jam mereka berkendaraan lancar tanpa ada halangan
Hingga sampai di camp dengan selamat
Dan ketika Yuni membawa motor parkir kebengkel terlihat sosok pria tersenyum padanya Sambil menangkupkan dua tangan nya seakan bertrimakasih Dan Yuni balas tersenyum dan mengangguk
"' Sayang senyum dengan siapa ?" kata Ariesta mengagetkan Yuni
" Dengan hantu " kata Yuni
" Hi.......seram amat sih , kamu apakan sayangku Tri sambil dia senyum senyum sama hantu " kata Ariesta menatap Tri
" Dia aku kembalikan utuh tak aku apa apakan , Lagian aku ngurusi bengkel kalo dia senyum dan berteman sama hantu itu wajar saja .Kan ngak masalah " kata Tri tertawa
" Hi.....amit amit ogah aku takut . Apalagi di takuti sama hantu atau hantunya menyamar jadi ayang ku , ngak ah serem " kata Ariesta bergidik ngeri .
Sedangkan Andre yang buang hajat di sungai bersama Aris tak sengaja mendengar suara di dekat mereka
Brot...... brot.........brot ....
" Ris kok ada yang ikutan eo juga " kata Andre yang tadi tak sabar antri di wc Karna mereka kebanyakan makan sambal kepedasan hingga sakit perut
" Ngak ada mas cuma kita berdua " kata Aris bingung
" Trus yang kentut siapa " kok suara nya lebih keras " kata Andre
"' Aku ......" kata suara seseorang di dekat mereka Dan keduanya pun menoleh ..
"" Aaa ............ hantu ......" teriak Andre dan Aris kabur tanpa memakai celana mereka yang lari ke kamar staff Tanpa ingat mencuci bokong .
" Astaga ...... Aaa........." teriak Yuni kaget Melihat dua pria itu datang tanpa celana Dan menutup *********** Karna Yuni berteriak Sedangkan Yuni menutup mata nya Bergegas membuka kunci pintu kamarnya
" Hust .... ...hust... pergi pergi sana cicak rowo " kata Yuni gelagapan
" Yang membuat Moko , Seto dan Umar juga pa Tyiur melongo lalu ngakak tertawa geli
" Minggir pa minggir " kata Andre langsung masuk kamar mandi pa Tyiur bersama Aris .Karna ingin mencuci bokong nya .
" Kalian kenapa sih " kata pa Tyiur menahan tawa ketika Aris menangkup milik nya untuk mengantri .Karna tak mungkin memasang celana sedangkan mereka belum cebok .
Yuni dikamar terkekeh sendiri sambil menutup mulutnya karna tingkah konyol dua teman nya itu.
" Pasti mereka di takuti hantu hutan " kata Yuni tersenyum sambil menuju kamar mandi untuk membersihkan diri
Karna tadi ia juga belum sempat mandi .
Di kamar Moko tiga Pria itu tertawa terbahak bahak geli mendengar mereka eo bareng hantu di sungai .
" Hahaha.......... kok bisa barengan sih Apa kalian janjian " ledek Moko tertawa
" Sontoloyo kue ko, mengko pas ketemu dewe baru tahu rasa " kata Andre yang sudah memakai celana .
" Wah .... mba Yuni ketiban rezeki mas Lihat cicak rowo kalian ." kata umar tertawa geli
" Ben...... nama nya orang kaget ya gitu " kata Aris cuek .Karna mereka juga ngak tahu bakal buang hajat bareng hantu .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 321 Episodes
Comments
Ekayadi
cicak rowo??? ... yuni.. yuni
2024-09-09
0
Mahrita Sartika
aku ngakak ampe pipis 🤣🤣🤣🤣🤣
2024-02-13
1
Aminya Syauqi
astaghfirullah🤣🤣🤣🤣🤣 sakit perut q thor😆😆
2023-11-24
2