POV Carla
Alan meneleponku dan mengatakan bahwa David menemuinya, tapi dia mengatakan apa yang telah kami sepakati dan nampaknya David percaya. Bahkan dia bilang dia sempat menasehatinya.
"Apa dia akan mendengarkan?"
"Nona jika dia mau mendengarkanku, kau tak akan ada di sini."
Benar juga. Jika dia mau mendengarkan Pamannya seharusnya bisa menghadapinya.
Dua hari ini tidak ada sabotase apapun, sementara aku belum melakukan apapun lagi, karena laporan pengeluaran kartu kredit masih belum diterima lagi. Mungkin seminggu lagi. Jika sudah tentu aku akan dengan senang hati mencari masalah.
Aku melihatnya di lorong, dia melihatku. Assisten cantiknya yang bermana Margie mengikutinya. Aku mulai berpikir apa dia pernah 'memakainya' juga.
Bahasa tubuhnya mengatakan mereka akrab, tak mungkin seakrab itu jika mereka tak ada sesuatu. Apa pria ini berani berhubungan dengan kolega kantor juga, berapa banyak mistressnya di sini. Tapi apa perempuan-perempuan itu tak takut jika mereka terkena sesuatu dari pria ini. Mungkin dia sangat hebat di atas ... aku jadi membayangkan hal yang tidak perlu. Iblis ini memang bisa membuatmu membayangkan yang tidak-tidak.
Kemudian mataku tertuju ke LV pink yang di sandang Margie. Aku tahu tas apa itu, tas yang kupotong dari gajinya, jadi itu tasnya. Tas 11,000 dollar itu, memang terlihat sangat spesial, sekarang aku tahu hadiah untuk siapa tas LV itu.
"Kau punya masalah denganku Nona Carla? Kenapa kau memperhatikanku begitu rupa?" Assitennya itu dengan senang hati menyerangku karena aku memperhatikan mereka.
"Aku hanya lewat, masalah jika aku melirikmu. Tak usah merasa begitu spesial." Nona menyebalkan ini memang merasa dirinya sangat popular.
"Kenapa kau penasaran dengan kami, kau mau tahu hubungan kami Nona? Atau kau mau yang seperti bossku?"
Aku tertawa.
"Astaga, aku hanya berpikir apa yang akan kutemukan di laporan bulan depan, karena jika aku menemukan tas pink lagi akan kubebankan pada penerimanya." Sekarang dia sadar apa yang sebelumnya kulihat, mukanya berubah dari menantangku menjadi ketakutan. "Aku hanya bercanda Nona Margie, kau bisa menyimpan tas pink yang dibeli dengan uang perusahaan itu. Berterima kasihlah pada bossmu yang sudah mengantinya. Jangan terlalu dipikirkan."
"Tas pink LV ini, aku membelinya sendiri."
"Astaga, aku tahu berapa gajimu, menbeli tas itu diluar kemampuanmu. Jangan membual di depanku." Kukatakan saja sejelas-jelasnya apa yang kupikirkan tentangnya. Mukanya sedikit merah setelah mendapat kritikan pedas dariku.
"Aku punya bisnis sendiri dan penghasilan yang lain. Kau terlalu meremehkanku."
"Ohh begitu baiklah aku percaya." Aku tertawa padanya dan tak mau menanggapi omongannya lagi Dan langsung saja kulewati mereka.
Eww, benar-benar kelakukan yang memuakkan. Dia ternyata memang 'memakainya', bahkan membelikan assistennya LV, tidak bisa ditolerir lagi. Satu nota saja kutemukan penyimpangan akan langsung kubatalkan kartu kreditnya.
Aku melupakan pertemuan itu tapi tidak bagi Margie. Sorenya dia menungguku di lobby dan mengikutiku sehingga membuatku berpikir dia akan melakukan sesuatu padaku.
"Apa yang kau mau Nona Margie?"
"Kau pikir apa yang kau lakukan pada pewaris hotel Charleston, kau hanya profesional." Wanita ini memang melihat David adalah penerima warisan, jika tidak bagaimana dia mau 'digunakan'. Yah tas senilai 11,200 dollar itu jelas tak sesuai dengan gajinya.
"Aku tahu apa yang aku lakukan dan jelas aku tak perlu nasihatmu."
"Kau tak akan bertahan lama di sini. Begitu David menjadi CEO kau akan dipecat."
"Dan kau yang akan jadi Nyonya CEO? Begitu maksudmu bukan. Kau bermimpi besar rupanya."
"Aku bermimpi besar sesuai dengan kemampuan. Aku cantik, David mencintaiku, aku memang akan jadi Nyonyanya."
Aku tersenyum sekarang. Apa dia tak tahu itu siapa David Montgomery? Mungkin dia assisten baru yang masih tergila-gila pada David.
"Nona Margie, tidakkah matamu dapat melihat. Kau hanyalah satu dari wanitanya. Bermimpi jangan terlalu tinggi, jika kau jatuh dan kecewa akan sakit rasanya."
"Kau tak tahu apapun soal hubungan kami." Aku menghela napas mendengar kekeraskepalaan wanita ini. Wanita yang sedang jatuh cinta tak bisa diharapkan untuk bisa berpikir logis.
"Kau sudah selesai? Kalau sudah aku mau pergi." Aku melangkah meninggalkan gadis itu.
"Jika kau macam-macam dengan David banyak orang yang tak senang di sini, kau lebih baik hati-hati." Aku berhenti sekarang, banyak orang yang tak senang denganku di sini, tapi kalimat itu juga berlaku bagi dia. Ini kesempatan bagus melakukan provokasi. Aku berbalik dan datang berdiri di depannya.
"Memangnya apa yang bisa kau lakukan padaku, kita di level berbeda, apa kau tak berpikir mungkin saja yang akan jadi CEO itu aku, dalam beberapa hari kemarin kau tak dengar aku sudah dapat 5.000 dollar. Sekarang aku berpikir. Kau tadi mengancamku, apa kau yang mengaturnya semua orang yang menyerangku itu?"
"Aku tak mengatur apapun..."
"Oh benarkah, aku meragukan itu. Baiklah aku tak punya bukti. Tapi aku penasaran, kau berpura-pura jadi assisten bagi David. Pasti di kantor ini penggemarnya banyak. Aku penasaran, apa mereka tahu kau kekasih David? Terutama wanita-wanita itu apa mereka tahu kau memanfaatkan mereka? Tapi kau sendiri ternyata tidur dengan David?"
Sekarang dia pucat. Kena kau! Aku meringis lebar.
"Ohhh kau tak bisa menjawabnya? Bagaimana kalau berita ini kusebarkan...."
"Jangan! Kumohon jangan ..." Aku tertawa keras ketika dia mengiba. Dasar bodoh!
"2.000 dollar, ongkos tutup mulut..." Aku mengulurkan tanganku padanya. Dia melihatku dengan tak percaya.
"Aku tak membawa 2.000 dollar." Tapi dia akhirnya tak punya pilihan.
"Aku menerima transfer Nona cantik." Kusodorkan scan rekening bankku.
Ketika uang itu berdenting masuk, aku merasa minggu ini aku sangat beruntung. Siapa lagi ingin mencari masalah denganku. Akan kulayani dengan senang hati senang
7.000 dollar dalam hanya kurang dari seminggu! Bahkan aku bisa memeras uang assistennya, David Montgomery tunggu sampai aku menguras uangmu juga!
Tugas audit ini memang tidak buruk. Sangat baik untuk tambahan pemasukan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 62 Episodes
Comments
💜Ilalang Senja💜
😄🤩😄🤩😄🤩😄🤩😄🤩😄
2025-03-13
1
Kios Flio
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2024-09-29
1
Yeni Pda
/Grin/
2024-02-28
1