Part 18. Barbados 4

Dia diam mendengar jawabanku.

"Jadi kau menyamakanku dengan Ayahmu. Kami dua orang yang berbeda."

"Kau benar kalian dua orang yang berbeda, tapi kau mungkin bahkan lebih punya akses lebih baik. " Aku tersenyum padanya. Itu artinya dia lebih parah dari Ayahku. "Lagipula kenapa kau harus perduli. Kita hanya kolega. Aku tak tertarik membuat masalah denganmu, apa yang disuruh oleh Ibumu kuanggap sebagai permintaan tolong."

Dia tak menjawabku lagi.

"Sejak kapan kau kenal dengan Ayah dan Ibuku." Dia masih penasaran.

"Sudah kubilang..."

"Kau tak usah berbohong, tak mungkin kau hanya mengenal mereka sekelebat. Kau dekat dengan mereka lebih dari yang aku bayangkan, aku mulai berpikir pemegang saham yang dekat denganmu itu adalah mereka. Kau bahkan berani melawanku seakan kau disuruh mereka. Benar bukan? Mereka yang menyuruhmu. Dan sekarang bahkan mereka menyuruhmu mengawasiku di sini."

Nampaknya aku tak bisa berbohong lagi.

"Aku tak bisa menolaknya, Ayah dan Ibumu sudah banyak membantuku, aku diberi beasiswa dari high school, adik pertamaku juga mendapat beasiswa karena mereka yang langsung merekomendasikan ke Yayasan. Aku hanya mengurusi kartu kredit, tak tertarik dengan urusan pribadimu oke. Kau mau punya selir 100 orang, kau mau beli Ferrari untuk setiap dari mereka bukan urusanku selama kau tak memakai uang dari kas perusahaan. Itu saja..."

"Jadi begitu selama ini kau ternyata kenal dengan Ayah dan Ibuku."

"Yah begitulah. Pekerjaan kali ini seperti baby sitting kukira, jangan khawatir aku sama sekali tak tertarik dengan urusan pribadimu seperti kubilang. Kau mau tidur dengan 100 wanita di sini itu urusanmu..Sihlakan saja aku tak perduli..Aku tak akan melapor.ke Ayah dan Ibumu."

Pembicaraan yang melelahkan. Aku harus lari dari ini.

"Aku akan bersiap-siap. Tak akan lama" Kutinggalkan ruangan ke kamar mandi. Setelah mengambil gaunku di koper. Welcome dinner, ini bukan pesta formal, aku hanya perlu memakai casual dress, meluruskan rambut dan selesai dalam kurang dari 30 menit, aku memberikan 30 menit lagi untuknya bersiap-siap.

Dia melihatku keluar dengan dress-ku. Dress pink itu cukup cantik dan elegan menurutku. Tapi aku tak tahu menurut ukurannya. Dia terlalu banyak bergaul dengan wanita cantik, ukuran kecantikan baginya pasti sangat tinggi."

"Aku hanya membawa ini, tak apa bukan? Aku tak pernah ikut pesta pernikahan orang-orang kaya." Jangan sampai aku mempermalukan perusahaan.

"Itu bagus. Cantik seperti biasa." Cantik seperti biasa? Playboy ini jelas tahu cara memuji wanita.

"Baguslah kalau begitu."

"Aku akan berganti pakaian dulu." Ganti dia yang masuk kamar mandi.

Tak lama dia keluar, dengan kemeja setengah terkancing. Aku melihat dia keluar dari kamar mandi dan setengah terpesona dengan pemandangan dadanya, dan tato tersembunyi yang dia punya disana, dia mengancingkan lengannya dulu nampaknya sengaja memberi kesempatan aku melihatnya. Aku melihatnya dan tertangkap memandangnya. Dia tersenyum dan aku memalingkan muka. Iblis ini sengaja menjebakku.

Lebih baik aku lari ke balkon agar tidak tergoda melihatnya lagi.

"Di sana banyak nyamuk, kenapa kau kesana."

"Melihat pemandangan."

"Bukankah pemandangan di dalam lebih bagus."

Aku tak menjawabnya, hanya merasa dia menatap punggungku sehingga aku merinding. Aku tahu dia menertawakanku, dia pikir entah sampai titik mana akulah yang duluan menyentuhnya.

"Ayo sudah selesai, nanti kita terlambat."

Aku berbalik tiga kancing di dadanya masih terbuka. Dia senhaja pamer dadanya yang berbu*lu lebat itu kepadaku, apa dia menyangka aku tertarik untuk menyentuhnya, aku lebih tertarik untuk mencabutinya dan melihatnya memohon ampun padamu.

"Apa yang kau bilang selesai?!" Aku membentak kesengajaan iblis inim

"Apa?"

"Kau benar-benar keterlaluan!" Dia tertawa melihatku blingsatan. Nampaknya permainan ini menyenangkan baginya.

"Ini hanya tiga kancing yang terbuka. Kenapa kau sensit*if sekali. Kau berlaku seperti biarawati pera*wan yang tak pernah melihat laki-laki." Rasa panas di wajahku langsung terasa. Aku tak mau menjawabnya.

Dia memperhatikanku. "Kenapa kau tidak menjawabku? Biasanya kau senang sekali mendebatku."

"Bisa kita pergi saja?! Kita akan terlambat!" Aku ke arah nakas tempat tidur mengambil tasku dan berniat keluar. Tapi dia memblok jalan keluar sehingga membuatku tak bisa melangkah keluar. Dengan tiga kancing masih terbuka...

"Kenapa kau di situ?!" Aku mundur selangkah.

"Kenapa? Kau tak pernah melihatnya?"

"Melihat apa? Kau jangan macam-macam."

"Kau memang penakut, aku macam-macam kenapa? kau takut denganku? Aku cuma berdiri di depan pintu... Kau memang gadis per*awan." Dan sekarang dia tertawa terbahak-bahak. Mukaku sudah sepanas oven. "Lihat mukamu begitu merah, astaga..." Dia kembali tertawa sambil menunjukku.

"Aku bukan per*awan!" Sekarang aku marah, kukumpulkan keberanian dan kudorong saja dia dengan bahuku.

"Gadis pe*rawan, mau kemana kau." Dia memeluk pingg*angku, menyebabkan aku harus berontak menekan d*adanya.

"Lepas David!" Aku panik dan memukulnya.

"Tenanglah. Atau kuciu*m kau."

"Lepas..." Lututku lemas. "Apa maumu." Aku mendorongnya sekuat tenaga. Tapi tenagaku tak sebanding dengannya.

"Gadis perawan, jika kubilang tidak ada yang akan terjadi maka tidak ada. Aku masih punya moral bukan penjahat seperti yang kau pikir. Percaya sedikit padaku."

"Aku tak percaya padamu, aku tak mau sekamar denganmu." Aku akan kabur saja malam ini, akan kucari hotel mana saja yang punya kamar kosong, tak mungkin tak ada.

"Kau akan tetap di sini, jika kau berani pergi. Akan kusebarkan gosip kau masih perawa*n, percayalah kau akan jadi tertawaan satu kantor." Dia tersenyum lebar sekarang dan aku tak percaya apa yang kudengar.

Aku benci Iblis bernama David Montgomery ini. Dia menang benar Iblis! Dan aku terjebak di sini bersamanya.

"Kau memang Iblis, lepaskan aku. Kau pikir aku akan menurutimu." Kupukul dadanya dan kudorong dia. Tapi dia memelukku dan mengunci dua tanganku di samping.

"Ini peringatan terakhir Carla Winston, jika kau berani memukulku lagi, akan kuci*um kau."

Terpopuler

Comments

yuristian

yuristian

potong gaji.....potong gaji aku rela maakkk 😂😂😂wkwkwkk

2024-05-25

1

Mommy Raqila

Mommy Raqila

Asek. Potong gaji 🤣

2024-02-17

0

Erfi Ana

Erfi Ana

uye uye knp dgn perawan bagus kan tu

2024-02-11

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1. Last Smile From Me
2 Part 2. Witch and Devil First Meeting
3 Part 3. Intense War
4 Part 4. Coward!
5 Part 5. One Step Backward
6 Part 6. Another Girls
7 Part 7. Playboy Smile
8 Part 8. Miracle?
9 Part 9. The Old One 1
10 Part 10. Tha Old One 2
11 Part 11. Private Matter.
12 Part 12. Mr & Ms. Juan Ignazio
13 Part 12. Strong Girls
14 Part 14. A Wedding Party
15 Part 15. Barbados I'm coming.
16 Part 16. Barbados 1
17 Part 17. Barbados 2
18 Part 18. Barbados 3
19 Part 18. Barbados 4
20 Part 20. Barbados 5
21 Part 21. Barbados 6
22 Part 22. Barbados 7
23 Part 23. Barbados 8
24 Part 24. Barbados 9
25 Part 22. Barbados 10
26 Part 26. Barbados 11
27 Part 27. Barbados 12
28 Part 29. Barbados 13
29 Part 29. A Dinner Temptation with the Witch
30 Part 30. Be My Lover....
31 Part 31. The Rage of Two Women
32 Part 32. De-Facto Lover
33 Part 33. Miami
34 Part 34.Miami 2
35 Part 35. Miami 3
36 Part 36. Miami 3
37 Part 36. Miami 4
38 Part 37. Miami 5
39 Part 39. Miami 6
40 Part 40. Autumn And The Foliage
41 Part 41. A Bad Dream in the Winter
42 Part 42. A Bad Dream in the Winter 2
43 Part 43. Bad Dream in the Winter 3
44 Part 44. Bad Dream in the Winter 4
45 Part 45. Bad Dream in Winter
46 Part 46. Los Angeles
47 Part 47. New Boyfriend
48 Part 48. Fail Double Agent
49 Part 49. Forgive Me
50 Part 50. My Assisten
51 Part 51. Good Housekeeper
52 Part 52. Need Help from Everyone
53 Part 53. Need Everyone Help
54 Part 54. Devil's Habit
55 Part 55. Stay Together 1
56 Part 56. Stay Together 2
57 Part 57. Xavier Thought
58 Part 58. Half of Me 1
59 Part 59. Half of Me
60 Part. 60. Ending
61 Part 61. Ending 2
62 Part 62. Ending 3
Episodes

Updated 62 Episodes

1
Part 1. Last Smile From Me
2
Part 2. Witch and Devil First Meeting
3
Part 3. Intense War
4
Part 4. Coward!
5
Part 5. One Step Backward
6
Part 6. Another Girls
7
Part 7. Playboy Smile
8
Part 8. Miracle?
9
Part 9. The Old One 1
10
Part 10. Tha Old One 2
11
Part 11. Private Matter.
12
Part 12. Mr & Ms. Juan Ignazio
13
Part 12. Strong Girls
14
Part 14. A Wedding Party
15
Part 15. Barbados I'm coming.
16
Part 16. Barbados 1
17
Part 17. Barbados 2
18
Part 18. Barbados 3
19
Part 18. Barbados 4
20
Part 20. Barbados 5
21
Part 21. Barbados 6
22
Part 22. Barbados 7
23
Part 23. Barbados 8
24
Part 24. Barbados 9
25
Part 22. Barbados 10
26
Part 26. Barbados 11
27
Part 27. Barbados 12
28
Part 29. Barbados 13
29
Part 29. A Dinner Temptation with the Witch
30
Part 30. Be My Lover....
31
Part 31. The Rage of Two Women
32
Part 32. De-Facto Lover
33
Part 33. Miami
34
Part 34.Miami 2
35
Part 35. Miami 3
36
Part 36. Miami 3
37
Part 36. Miami 4
38
Part 37. Miami 5
39
Part 39. Miami 6
40
Part 40. Autumn And The Foliage
41
Part 41. A Bad Dream in the Winter
42
Part 42. A Bad Dream in the Winter 2
43
Part 43. Bad Dream in the Winter 3
44
Part 44. Bad Dream in the Winter 4
45
Part 45. Bad Dream in Winter
46
Part 46. Los Angeles
47
Part 47. New Boyfriend
48
Part 48. Fail Double Agent
49
Part 49. Forgive Me
50
Part 50. My Assisten
51
Part 51. Good Housekeeper
52
Part 52. Need Help from Everyone
53
Part 53. Need Everyone Help
54
Part 54. Devil's Habit
55
Part 55. Stay Together 1
56
Part 56. Stay Together 2
57
Part 57. Xavier Thought
58
Part 58. Half of Me 1
59
Part 59. Half of Me
60
Part. 60. Ending
61
Part 61. Ending 2
62
Part 62. Ending 3

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!