masak perdana

"natan ,mau kemana?" tanyanya saat mendengar suara motor natan melaju meninggalkan halaman rumah mereka.

"oh gitu ! Udah dapat apa yang dimau,sekarang sesuka hati.pergi keluar gak bilang-bilang." ucapnya yang terlihat kesal.

Hingga lima belas menit kemudian,terdengar suara motor datang ."cepat banget."ucapnya yang masih berfikir jika natan pergi karena sudah merasakan yang enak-enak.

"maaf ya lama.nih ,aku beliin salep biar gak nyeri lagi." ucap natan sambil memberikan kantong plastik putih kecil yang berisikan salep.

"oh salep." ucapnya lirih.ternyata ia telah berburuk sangka kepada suami sekaligus muridnya sendiri.

"kok,oh?emangnya kamu pikir aku tadi kemana?hayo ! Pasti udah mikir yang nggak-nggak kan?" tanya natan.

"nggak." jawabnya bohong.

"ya sudah,ayo ke kamar ! Aku bantuin ngolesin nya." ajak natan .

"nggak usah,nat.aku,bisa sendiri." tolaknya.malu rasanya jika sesuatu milik kita dilihat orang lain.

"za,aku tahu ,kamu pasti susah buat ngolesinnya.jadi jangan ngebantah,di rumah aku ini suami kamu dan juga aku kan sudah lihat semuanya.jadi gak perlu sungkan atau malu." ucap natan yang mengerti jika eliza menolak karena malu .

"aku,bisa sendiri ,nat ! Lebih baik kamu istirahat." ucap eliza.dengan pelan eliza berjalan ke kamar dengan membawa salep yang dikasih natan.

"dasar,keras kepala !" ucapnya geleng-geleng kepala dengan tangan didepan dada.tapi natan ikut masuk kedalam kamar karena ia tahu jika eliza tidak akan bisa mengobatinya sendiri.

"nat ! Ka..kamu ngapain kesini?!" tanya eliza kaget karena posisinya sekarang yang sudah berada di atas kasur dengan kedua kaki yang dibuka selebar mungkin.dengan cepat eliza menyelimuti bagian bawah tubuhnya dengan selimut.

Natan tidak memperdulikan ucapan eliza,ia terus melangkahkan kakinya ."nat ! Balikin !"ucap eliza saat natan mengambil salep tersebut dari tangan eliza.

"jangan keras kepala ,za.kamu, diam saja biar aku yang ngobatin.lagian yang bikin kamu kayak gini kan aku,jadi sudah seharusnya aku juga yang tanggung jawab." ucap natan dengan lembut.tanpa rasa canggung ,natan menarik selimut yang menutupi tubuh eliza dan menundukkan sedikit kepalanya untuk melihat tempat yang akan ia obati.

dengan wajah memerah karena malu saat tangan natan dengan pelan mengoleskan salep di area intimnya."sudah selesai !"ucap natan.eliza membuka matanya dan langsung menarik selimut dan menutup bagian tubuhnya."sepertinya besok udah sembuh,sayang.jadi besok malam,kita udah bisa bikin dedek bayi lagi."ucap natan yang tanpa filter .

"natan ! Dasar mesum !" ucap eliza sambil memukul natan dengan kedua tangannya.

"aww,sakit sayang ." keluhnya."memangnya kamu gak mau ngulangin yang tadi malam?kan enak,sayang." goda natan.

"yang terakhir emang enak sih tapi,kalau sakit lagi kayak semalam gimana." batinnya.

"mau ya,sayang." ucap natan penuh harap.

"apa sih,nat.udah ah ! Ngantuk mau tidur." ucap eliza.dengan bagian tubuh bawah yang polos hanya memakai selimut eliza pura-pura tidur membelakangi natan.

Ada rasa kecewa saat eliza berucap seperti itu tapi natan tidak ambil pusing.ia keluar dari kamar dan masuk kedalam kamar yang ia buat khusus untuk tempat dirinya main game.

hingga waktu menunjukan pukul 03 sore,eliza terbangun dari tidurnya."oh ya ampun ! Sudah sore !"gumamnya saat melihat jam didinding menunjukan pukul 15.00.eliza beranjak dari tempat tidur .tapi ia kembali duduk saat merasa bagian intimnya tidak terasa sakit .

"manjur juga ternyata obat dari natan .tapi kemana tuh anak ya?apa lagi nonton tv." ucap eliza.karena bagian intinya yang sudah tidak nyeri ,ia berjalan seperti biasa .

"kok gak ada?apa mungkin di kamar sebelah?" karena diruang tamu ia tidak menemukan natan ,akhirnya ia berjalan ke kamar yang biasa dipakai buat natan main game.

ceklek

"ternyata disini,mana tidur lagi." ucapnya.dipandangya wajah natan ,bibirnya mengukir senyum."ganteng juga suami ku ,maaf ya belum bisa jadi istri yang baik."ucapnya lalu ia mengecup kening natan .

"lebih baik aku masak,natan pasti lapar saat bangun tidur." ia pun keluar dari kamar tersebut dan berjalan ke dapur.

saat membuka kulkas,ia bingung akan memasak apa karena berbagai macam sayuran dan juga daging,ayam dan ikan juga ada."masak apa ya?mana aku gak pernah masak lagi."gumamnya lirih.

"Masak ayam kayaknya gampang sama sayur kangkung .entar tinggal nyari tutorialnya di internet." ucapnya .

Setelah mengambil satu bungkus ayam dan satu ikat kangkung,eliza membuka ponselnya dan mencari resep ayam pedas manis di internet.setelah menemukan resep yang menurutnya gak terlalu ribet akhirnya ia mulai menyiapkan apa yang diperlukan.hingga satu jam setengah ,akhirnya eliza selesai berperang dengan dapurnya.natan yang baru saja bangun kaget saat melihat dapur yang berantakan."tara ! gimana masakan aku,menarik gak?"tanya eliza penuh semangat.natan yang tadinya ingin berkomentar dengan kondisi dapurnya tapi ia urungkan saat melihat sikap eliza yang terlihat menggemaskan.

"kamu ,masak?" tanya natan.dijawab anggukan oleh eliza.

"duduk dulu,kamu pasti lapar kan?"tanyanya sambil menaruh nasi di piring natan.

" aku udah masak ayam pedas manis sama oseng kangkung."ucapnya.setelah meletakan lauk pauk kedalam piring natan ia meletakkannya didepan natan.

"ayo dimakan !" ucapnya .

"baiklah ! Akan aku coba masakan bu guru cantikku ini." ucapnya tersenyum.

natan mencoba memasukan satu sendok nasi yang sudah tercampur dengan ayam dan juga sayurnya.walau sedikit ragu tapi ia tidak ingin membuat eliza kecewa."bagaimana?"tanya eliza menatap natan penuh harap ,berharap masakannya sesuai dengan apa yang dilihatnya di internet.

"walau dapur berantakan kayak gini tapi aku kasih kamu dua jempol.kalau perlu sama jempol kaki juga,masakan kamu sunggu enak,sayang." ucapnya jujur.ia tidak menyangka ,eliza yang tak pernah menyentuh barang-barang dapur bisa masak seenak ini.

"benarkah ?" tanyanya ragu.

"iya ! sekarang kamu cobain sendiri !" ucap natan .ia menyendok kan nasi yang ada di piringannya kedalam mulut eliza."bagaimana?"tanya natan .

"iya,beneran enak ! " ucapnya senang.

"besok-besok ,aku akan masak lagi.menurut mu besok enaknya kita sarapan apa?" tanyanya penuh semangat.

"yakin,besok mau masak?" tanya natan balik.

"yakinlah !" ucapnya tanpa menyadari apa maksud natan.

"baiklah !" ucap natan tersenyum penuh arti.

"kalau gitu ,kamu mandi duluan .aku,yang akan membereskan semua ini." ucap natan.

"baiklah ! ." ucap eliza .tanpa memperdulikan betapa berantakan dapur yang sudah ia buat ,eliza berjalan dengan santai ke kamar.

Natan geleng-geleng melihat sikap eliza.saat tatapannya kembali pada dapur yang berantakan,ia pun menarik nafas panjang lalu mengeluarkannya pelan."baiklah ! kita mulai dari meja dulu."ucapnya pada diri sendiri.

Semangat natan ! Kadang umur memang tidak menjamin orang itu lebih dewasa😁

Terpopuler

Comments

G

G

kapn up nya sih thor?

2023-10-17

2

G

G

semangat lanjut lagi thor

2023-10-12

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!