ketahuan

"za,aku mau ke supermarket dulu ." pamit natan setelah selesai membantu eliza menata barang-barang yang tadi mereka beli.

"aku, ikut.aku mau beli buah sama sayur buat setok di kulkas ,sama cemilan juga." ucapnya.

"ya sudah ,ayo !" ucapnya.

"sebentar ,aku ambil tas dulu !" teriaknya sambil berlari kecil menuju kamar.

beruntung supermarket yang mereka datangi tidak terlalu jauh ,jadi tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai ke sana.

"kamu aja yang ambil,biar trolinya aku yang bawa." ucap natan.

tanpa menjawab eliza membiarkan natan membawa troli dan ia berjalan lalu mengambil sesuatu."ini pakai ."ucap eliza memberikan satu buah masker medis kepada natan.

"buat apa?" tanyanya bingung.

"biar kita gak ketahuan." jawabnya.

"ketahuan sama siapa,za.disini gak ada orang kenal sama kita." ucap natan .

"pakai aja ,nat.kita harus antisipasi.kamu gak mau kan kita ketahuan sama orang-orang yang mengenal kita." ucap eliza.

"baiklah,:akan aku pakai." jawabnya pasrah.

Tapi sepertinya mereka beruntung karena tidak ada orang yang mereka kenal di sana.

*****

Tiap hari hubungan mereka sedikit mengalami kemajuan.seperti saat ini,keduanya sedang jalan-jalan menikmati jalanan udara di malam hari di kota tersebut.karena malam minggu,mereka mampir di sebuah taman yang dipenuhi oleh pasangan-pasangan muda-mudi yang sedang duduk-duduk di rerumputan sambil menikmati makanan yang di jual di sekitar taman.

"za,sudah penuh sama orang pacaran." ucap natan.

"iya,tapi gak apa-apa.kita cari di ujung sana,siapa tahu ada tempat duduk." ucap eliza menunjuk ke arah taman yang berada paling ujung.natan mengikuti arah yang ditunjuk oleh eliza.ia mengangguk setuju dan berjalan menggandeng tangan eliza.

"kita udah kayak orang pacaran ." ucap natan.eliza hanya diam tapi ia membenarkan apa yang dikatakan oleh natan barusan.

"tapi kita pacaran halal,pegangan kayak gini aja udah dapat pahala." lanjutnya.eliza dengan cepat melepas tangan natan,ia merasa malu karena sebelumnya ia enggan untuk di gandeng seperti saat ini tapi kini ia nampak nyaman .

"lah kenapa di lepas,za?" tanya natan.

"malu di lihatin orang." ucapnya yang jalan lebih dulu.

"malu kenapa sih,za.kita itu udah halal ngapain malu." ucap natan.

"iya,nat.tapikan mereka gak tahu kalau kita udah halal." ucap eliza.sebenarnya ia tidak peduli dengan tanggapan orang ,ia hanya malu kepada natan karena membiarkan tangannya digenggam oleh natan.

eliza berjalan mendahului natan.saat melihat ada tempat yang kosong dan tidak terlalu ramai ,eliza pun berhenti dan mendaratkan bokongnya di rerumputan.natan pun ikut duduk di samping eliza.nampak senyum bahagia terpancar dari raut wajah eliza,natan yang melihatnya pun ikut senang."za,kamu mau jajan gak?"tanya natan.

"jajan?jajan apa ya?" tanyanya sambil melirik kiri dan kanan .dari ujung kanan dan kirinya ternyata pedagang kaki lima dan berbagai makanan ada .

"wedang ronde kayaknya enak ,adem gini minumnya yang anget-anget." ucap eliza saat melihat bapak-bapak penjual wedang ronde yang berada tak jauh dari tempat mereka duduk.

"terus makanannya apa?" tanya natan lagi.

"itu aja kayaknya,aku lagi gak pengen makan." ucapnya.

"ya sudah,kalau gitu aku beliin dulu.kamu disini aja." ucapnya dan berdiri berjalan ke arah penjual wedang ronde.

"oke." jawab eliza.

eliza memperhatikan natan yang sedang mengantri wedang ronde,karena ternyata wedang ronde tersebut banyak peminatnya dan pembelinya hampir semua anak-anak muda.ada rasa kagum saat melihat natan yang rela antri demi apa yang dia inginkan.

"apa sudah saatnya?" tanyanya lirih sambil menatap ke arah natan.ada rasa kasihan dan bersalah karena dia belum menjadi istri natan yang seutuhnya.

Saat eliza berkelana dengan pikirannya ,ternyata natan sudah selesai dan membawa dua mangkok wedang ronde.

"za,ini wedang ronde nya." ucap natan memberikan satu mangkok kecil berisi wedang ronde.

"eh,udah.cepat banget ,bukannya tadi ngantrinya banyak." ucap eliza kaget.ia tidak melihat saat natan datang.

"kamu dari tadi senyum-senyum sendiri ngapain ?sampai aku datang aja gak tahu." ucap natan tersenyum.lucu saat melihat eliza yang senyum-senyum sendiri ke arahnya.

"siapa yang senyum-senyum." ucapnya dengan wajah yang memerah karena sadar jika dirinya tadi terlalu lama berkhayal hingga tidak menyadari kedatangan natan.

"yakin !" ucap natan yang sengaja ingin menggoda guru sekaligus istrinya.

"iya yakin.udah ah ,keburu adem wedang ronde ku kalau kamu ngajak ngomong terus." kilahnya.natan hanya tersenyum .

Saat asyik menikmati wedang ronde,tiba-tiba keempat sahabat natan menghampiri mereka ."woy,ternyata disini !"seru zain.

"zain,tio,abbas,arsya !" ucap eliza kaget.natan hanya diam ia menyembunyikan keterkejutannya .

"eh,bu eliza .disini juga ,bu." ucap tio dengan senyum penuh arti.

"ekhem,ekhem.sepertinya lho punya hutang penjelasan sama kita ." ucap zain.ketiga sahabatnya yang lain menganggukan kepala menyetujui perkataan zain.

eliza menyenggol lengan natan agar tidak diam saja."kalian bisa duduk !"ucap natan yang terlihat kesal.bukan kesal karena ketahuan tapi kesal karena waktunya dan eliza untuk berduaan terganggu.

Keempat sahabatnya duduk tanpa ada lagi yang berbicara."jadi apa yang harus gue jelaskan?"tanya natan.

"lho sama bu eliza,ngapain disini?" tanya tio.

"baiklah,gue akan kasih tahu dan kalian harus jaga rahasia." ucap natan.bagaikan anak kecil yang di kasih duit biar gak nangis,keempat sahabat natan pun mengangguk mengerti.

"gue sama eliza sudah menikah." ucapnya.

"what !!!" ucap mereka berempat.

"biasa aja." ucap natan menjitak satu persatu jidat sahabatnya.karena suara mereka membuat pengunjung yang ada di taman tersebut menoleh ke arah mereka.

"hehehe.sorry-sorry,kitakan kaget." ucap zain.

"kenapa lho gak ngundang-ngundang kita?kita sahabat lho ,nat !" ucap tio .

"iya,nat.kapan coba kalian nikahnya?" timpal abbas.

"sudah satu bulan yang lalu.maaf ,bukannya kami tidak ingin mengundang kalian atau memberitahu kalian ,kami hanya ingin merahasiakannya terlebih dahulu sampai natan lulus ." eliza yang berbicara.

"oh gitu,berarti udah ehem-ehem dong ,nat." ucap arsya pelan di telinga natan.tapi ia langsung mendapat tatapan tajam dari natan.

"biasa aja,nat.gue kan cuma nanya." ucap arsya yang langsung menciut melihat tatap tajam dari natan.

eliza hanya tersenyum melihat tingkah keempat sahabat natan yang tak lain adalah anak didiknya disekolah.

"ingat ! Kalian harus menjaga rahasia ini ,jangan sampai ada yang tahu ." ucap natan.

"siap,bos.rahasia aman." jawab tio .

Karena hari semakin malam,natan dan eliza pun pulang."gue duluan."ucap natan lalu berdiri.

"kok udah mau pulang,nat?kan baru jam 9." ucap zain.

"aww." ucap zain karena mendapat cubitan dari tio.

"lho jangan aneh-aneh,lho lupa kalau natan udah punya bini.lho gak lihat ,bu eliza ." ucap tio pelan .

"hehe.gue lupa." ucap zain cengengesan.

"ya udah,nat.hati-hati." ucap abbas.

"kita duluan ya." ucap eliza.

"iya ,bu bos.hati-hati." jawab keempat sahabat natan yang juga muridnya itu.

 natan dan eliza pun pulang ke rumah mereka.nampak jalanan masih ramai.saat sampai di rumah,eliza bingung sendiri dengan apa yang ia pikirkan selama diperjanan.

Terpopuler

Comments

G

G

akhirnya tmn" natan dh tau

2023-09-30

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!