pergi ke mall

Eliza dan natan sudah tidak bisa berbuat apa-apa.tio dan zain sudah berjalan ke arah mereka ."gawat,nat ! Mereka kesini !"ucap eliza yang mengintip dari buku daftar menu yang ia pakai untuk menutupi wajahnya.

"tetap seperti itu dan aku akan menunduk kebawah seolah mencari sesuatu yang jatuh." ucap natan.

"kamu ,yakin?" tanyanya .ia ragu dengan ide natan tapi tidak ada pilihan lain,mereka tidak ingin hubungan mereka terbongkar sebelum natan lulus.

"iya,ikutin saja apa yang aku katakan." ucap natan.

.karena tio dan zain yang semakin mendekat ,natan dan eliza memulai akting mereka.

"sih ,natan sibuk terus kayaknya ." ucap tio saat mereka berjalan melewati natan dan eliza.

"gak tahu,mending selesai makan kita ke rumah natan aja." sahut zain.

"baiklah." jawab tio.merekapun duduk di salah satu kursi tepat di belakang eliza.

"kita pulang sekarang ." ucap natan pelan dari bawah meja.eliza mengangguk dan langsung berdiri.tanpa disadari oleh tio dan zain ,eliza dan natan berhasil keluar dari restoran tersebut.

"huffp.untung kita berhasil keluar dari restoran tadi.jika tidak,entah apa yang akan kita katakan kepada mereka." ucap eliza .

"iya.ya sudah sekarang kita makan dimana?" tanya natan.

"nanti saja,lebih baik kita nyari peralatan buat masak dulu sekalian sama bahan-bahan buat masak." ucap eliza.jantungnya masih deg-degan saat melihat tio dan zain tadi.

"baiklah,kalau begitu ayo kita ke sana."ucap natan .merekapun berjalan menuju tangga eskalator dan naik kelantai atas dimana semua perabotan rumah tangga tersedia di sana.

saat mereka sampai di atas,mereka langsung menuju peralatan masak.saat asik memilih peralatan masak tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nama eliza." bu eliza ."ucap pak andika tersenyum senang karena bisa bertemu dengan eliza disini.

"pak andika?ngapain bapak kesini?" tanyanya yang berusaha setenang mungkin walau jantungnya lagi dag dig dug takut ketahuan.tapi beruntung ia sedang tidak bersama natan karena natan yang sedang sibuk mencari sesuatu di tempat lain.

"saya kesini bersama ,mama.nemenin ,mama belanja.kamu sendiri sama siapa?" tanya pak andika.

"saya...?saya sendirian ,pak kesini. iseng-iseng ."jawab eliza dengan senyum terpaksa.

" oh gitu."sahutnya.

"za,aku udah da..." ucapnya terhenti saat melihat eliza yang sedang bersama pak andika.natan pun tidak jadi untuk menghampiri eliza,ia menunggu di balik rak-rak yang dipenuhi perabotan rumah tangga.

"ini si om-om,dimana-mana selalu ada." ucapnya kesal melihat andika yang terus berbicara kepada eliza.

tidak lama seorang ibu menghampiri pak andika dan eliza."dika,ayo ! Mama sudah selesai."ucap mama pak andika.

"iya,ma." jawab pak andika.

"ini siapa?" tanya mama paka andika .

"saya,eliza ,bu.rekan kerja pak andika di sekolah." ucap eliza yang berusaha bersikap baik kepada mamanya pak andika .

"oh begitu,wah cantik ya ,dik!" seru mamanya pak andika."kapan-kapan main ke rumah tante sama andika."lanjutnya yang terlihat sangat bahagia karena sang anak mempunyai teman yang cantik dan juga seprofesi dengan anaknya.

kesempatan bagus ,pikir andika.mungkin dengan cara mendekatkan mamanya dengan eliza ,bisa membuat dirinya mendapatkan cinta eliza .pikir andika dengan senyum mengembang diwajahnya saat mendapatkan ide yang berilian.

sedangkan eliza terlihat bingung karena ia tidak ada niatan untuk mengiyakan ucapan mama pak andika.

"gimana,nak?oh iya ,maaf tante belum tahu nama kamu." ucap mama pak andika yang tidak enak.

"eliza,mah." ucap pak andika.

"oh,eliza.nama yang cantik." ucap mama pak andika.

"bagaimana?mau kan kapan-kapan main ke rumah tante?tanyanya yang terlihat sangat menyukai eliza.

" ah iya,tan."jawabnya terpaksa."kalau begitu saya permisi ,tan,pak andika.mau nyari pesenan, mommy."ucapnya .dengan senyum dipaksa ia pun pergi dan berjalan ke sembarang arah yang terpenting bisa menjauh dari andika dan mamanya.

"auw." ucapnya kaget saat seseorang menarik tangannya .

"lepas !" ucapnya dengan sedikit emosi.karena ia belum melihat siapa yang sudah berani memegang tangannya dan menariknya.setelah tangannya terlepas ,barulah ia sadar jika yang sedang memegang tangannya adalah suami sekaligus muridnya.

"natan !" ucapnya yang terlihat kesal."aku kira siapa."lanjutnya.

"iya,maaf." ucap natan .

"akhirnya,mereka pergi juga." ucap natan lega, saat ia mengeluarkan sedikit kepalanya dari balik rak-rak tersebut.

"tadi ngapain ,pak andika ?" tanya natan penuh selidik.

"biasa aja mukanya." ucap eliza."dia nemenin mamanya."lanjutnya.

"terus ,mamanya ngomong apa?kayaknya seneng banget melihat kamu." ucap natan .

"gak apa-apa,cuma disuruh mampir ke rumahnya." jawab eliza santai.

"wah,gak bisa dibiarin.pak andika pasti seneng banget kalau kamu beneran mampir ke rumahnya." ucap natan yang mulai kesal.

"entah,lagian siapa juga yang mau mampir." jawabnya.

"bener gak ada niatan mau mampir ke rumahnya ,pak andika?" tanya natan .

"ya gak lah ,nat.ngapain coba,emang dia siapa." ucap eliza yang memang tidak ada niatan buat ke rumah pak andika.

"baguslah,dengan alasan apapun kamu gak boleh pergi bareng ,pak andika.apalagi sampai ke rumahnya." ucap natan.

"iya,dasar suami abg." ucap eliza.lalu ia berjalan meninggalkan natan yang masih terlihat kaget mendengar ucapan eliza .

"apa?abg?" tanya natan .ia pun berjalan dengan cepat agar bisa mensejajarkan tubuhnya dengan eliza.

"siapa yang kamu bilang,abg?" tanya natan.

"kamu." jawabnya singkat sambil memilih barang-barang yang akan mereka beli.

"kita hanya beda satu tahun,za.bagaimana bisa kamu bilang aku abg.kalau aku abg kamu juga abg." ucap natan.

"sudah ,nat.nanti dilanjut di rumah gak enak dilihat orang, ribut disini." ucap eliza.

"udah ini aja ,kapan-kapan lagi kita kesini .aku udah lapar banget." lanjut eliza saat sudah mendapatkan beberapa barang yang mereka butuhkan.

merekapun membayar belanjaan mereka ke kasir."mau makan apa?"tanya natan saat mereka sedang berada di tangga eskalator.

"diluar aja,jangan di mall sini.takut ketemu sama yang aneh-aneh lagi." ucap eliza.natan yang mengerti maksud eliza ia menganggukkan kepala menyetujui usulan eliza.

Merekapun keluar dari mall tersebut dengan mengendarai mobil milik eliza.

Setelah makan,merekapun pulang ke rumah yang baru sehari mereka tempati."akhirnya sampai rumah juga."ucap eliza saat keluar dari mobil.

"za,bantuin dong." panggil natan saat eliza hendak masuk kedalam rumah.

"katanya suami,masa kayak gitu aja gak bisa." ucapnya.

"inikan banyak ,za."ucap natan yang memang benar adanya.dari kompor,tabung gas ,penanak nasi ,wajan ,panci dan banyak lagi.itu membuat natan tidak bisa untuk membawa semuanya sendirian.

" baiklah."ucap eliza yang berjalan lagi ke arah mobil.

Jangan lupa like-likenya🙏😘

Terpopuler

Comments

G

G

kapan up nya sih thor?

2023-09-28

2

G

G

harmonis

2023-09-26

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!