hampir ketahuan

Eliza sudah sampai dirumahnya,karena mommy dan juga papi rama yang belum pulang yang entah lagi ada acara di kantor membuat eliza langsung naik kelantai dua dimana kamarnya berada.

"gini nih kalau nikah sama berondong yang umurnya masih muda,masih abg kerjaannya cuma main." keluhnya dengan posisi tubuh terlentang di atas tempat tidur .

"jika selama setahun sikapnya terus seperti itu,aku rasa aku tidak akan sanggup dan menyerah." ucapnya.

"mau dikasih makan apa nanti aku dan juga anak ku kalau dia terus seperti ini." ucapnya yang langsung bergidik ngeri jika membayangkan ia yang harus menghidupi anak dan juga suami abg nya itu.

Berbeda dari apa yang dipikir oleh eliza,natan adalah orang yang bertanggung jawab dan juga mandiri.diumurnya yang masih muda ,natan sudah bisa menghasilkan uang bahkan bisa buat membiayai sekolahnya sendiri. walaupun orang tuanya mampu untuk membayarnya,ia tetap bersikuku agar orang tuanya membiarkan dirinya membayar uang sekolahnya sendiri.

"wah,lagi rame nih." ucap neta saat ia masuk kedalam kamar sang kakak .

"hai,neta." sapa teman-teman natan .mereka yang memang sudah menganggap neta seperti adik sendiri.

"eh,kak natan kok disini?bukannya lagi ditempat ,kak eliza?" ucapnya yang lupa jika di sana ada teman-teman sang kakak.

"maksudnya gimana,net?" tanya abbas yang sepertinya merasa aneh dengan ucapan neta barusan.

"opss." ia langsung menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya karena merasa telah salah bicara.

"udah-udah,kamu keluar dulu dek.ganggu aja." ucap natan yang langsung mengusir neta keluar dari kamarnya.

"eh ,tan.kok gue tadi kayak dengar neta ngomong,eliza.maksudnya ,bu eliza gitu?" tanya abbas.

"ah gak,lho salah dengar kali.orang neta tadi tuh nanya ,emang gak ada tugas dari bu eliza.kan kalian tahu sendiri,bu eliza kayak gitu .kalau kita gak membuat tugas ,pasti kita sudah di hukum." ucap natan.

"oh gitu." ucap abbas yang percaya begitu saja.

"selamat-selamat." ucapnya dalam hati.

hingga menjelang maghrib teman-teman natan baru pulang dari kediaman natan."akhirnya,mereka pulang juga."ucapnya lega.ia merasa tidak enak dengan eliza dan kedua mertuanya karena lebih memilih teman dari pada istrinya.

"mau kemana kamu,natan?" tanya jeng sri saat natan sudah rapi dengan jaket serta celana panjang.

"mau ke rumah eliz,mah." ucapnya.

"ya sudah ,hati-hati.salam buat ,eliza dan mertua mu." ucap jeng sri.

"iya,mah.kalau gitu aku pamit dulu." ucapnya .

Natan menaiki motor sportnya dan melaju menuju rumah sang istri sekaligus gurunya .saat sampai di rumah sang istri,ternyata mertua dan sang istri sedang makan malam di ruang makan.

"eh,nak natan .ayo makan dulu!" seru mommy sandra dengan senyum .

"iya,mom." ucapnya.sebelum duduk ia menyalimi kedua mertuanya terlebih dahulu.

"za,suami mu gak di salim?" tanya mommy sandra saat melihat natan yang sudah duduk di sebelahnya.

Rasa canggung yang eliza rasakan.dengan terpaksa ia mengambil tangan natan dan menyalim nya secara takzim.

"ambilkan makan ,za." ucap mommy sandra.tapi eliza masih sibuk menyendok makanannya sendiri kedalam mulut.

"tidak apa,mom.aku bisa ambil sendiri." ucap natan.ia tidak ingin membuat eliza kesal dengan mengikuti semua keinginan mertuanya.

"ya sudah,kamu makan yang banyak biar tahan lama." ucap mommy sandra.

"sayang !" tegur papi rama yang tahu maksud dari sang istri.

"ah iya,mom.terimakasih.segini saja sudah cukup ,mom.tadi sore sudah makan di rumah." ucapnya yang merasa tidak enak karena mengerti apa yang dimaksud oleh ucapan mommy sandra.

selesai drama makan malam,pasangan pengantin baru sudah berada didalam kamar.sunyi ,tidak ada suara yang terdengar .keduanya diam tanpa ada yang ingin berbicara.

"ehem.za.maaf tadi aku sibuk dengan teman-teman ku." suara natan memecah kesunyian .

"iya,gak apa-apa." jawabnya singkat.ia yang sedang duduk di meja rias mengoleskan krim malam diwajahnya .

"ya sudah. kalau begitu aku mandi dulu." ucap natan yang tetap bersikap lembut walau eliza terlihat cuek dan ketus kepadanya.

Selesai mandi,dengan kaos oblong dan celana panjang natan naik ke atas tempat tidur .dilihatnya ,eliza yang memunggunginya yang mungkin sudah tidur atau hanya pura-pura tidur .

"hem,sampai kapan kayak gini.sudah dua hari jadi pengantin baru tapi tidak ada perubahan layaknya pengantin baru.gak ada guling hidup yang bisa dipeluk." keluhnya dengan pelan.ia yang tidak mengetahui jika eliza belum tertidur dan ternyata mendengar semua keluhnya .karena merasa sudah mengantuk natan pun akhirnya tertidur.

Eliza yang yang sebenarnya belum benar-benar tertidur membuka matanya saat mendengar dengkuran halus natan.

"maaf,tunggulah sampai aku siap ,nat." ucap eliza lirih.ia merasa tidak enak hati kepada natan karena belum bisa bersikap layaknya seorang istri .

Keesokan harinya,eliza yang sudah lebih dulu bangun dan sudah rapi ."nat,bangun.sudah pukul 06.30."ucapnya.karena tidak ada pergerakan dari tubuh natan ia pun mencoba lebih mendekat dan membangunkan natan dengan jari telunjuknya menyentuh pundak natan dengan pelan.ternyata natan sudah bangun saat eliza selesai mandi dan ia berpura-pura tidur.

"hais,kenapa dia gak bangun juga.jika bukan suami gak akan aku bangunkan dan aku biarkan dia dihukum karena terlambat datang ke sekolah."ucapnya yang terlihat kesal.natan yang pura-pura tidur tersenyum dalam hati karena eliza menyebutnya suami.

karena natan tidak bangun-bangun dari tidurnya,eliza pun mendekatkan wajahnya ke telinga natan berharap dengan lebih jarak dekat natan akan mendengarkannya dan terbangun dari tidurnya.

"natan,bang..." ucapnya terhenti karena kaget saat ia menyebut nama natan ,natan tiba-tiba membuka matanya dan tersenyum manis kepadanya.

"maaf,aku udah bangunin kamu sejak tadi tapi tidak bangun juga.sudah pukul 06.30.saya akan tunggu di bawah." ucapnya yang terlihat salah tingkah.

"terimakasih." ucap natan.langkah eliza terhenti .

"buat apa?" tanyanya.

"karena sudah membangunkan ku." ucap natan dengan lembut.

"iya sama-sama.kalau begitu aku ke bawah dulu." ucap eliza lalu keluar dari kamar .

"eliza,eliza.aku pastikan kamu akan jatuh cinta pada ku.tidak akan aku biarkan rumah tangga kita berakhir." ucapnya saat eliza sudah keluar dari kamar.

"ya ampun ! lupa sudah pukul 06.35." ucapnya ,ia pun bergegas masuk kedalam ke kamar mandi.

*****

"oh ya,mom,pi.minggu ini aku dan eliza akan pindah ke rumah kami." ucap natan saat mereka sedang sarapan.

"uhuk uhuk uhuk." eliza yang tiba-tiba batuk karena kaget mendengar ucapan natan yang menurutnya mendadak karena mereka belum membicarakan hal ini sebelumnya.

"minum dulu." natan memberikan segelas air putih kepada eliza.

"baiklah kalau kalian memang sudah siap untuk mandiri.nanti mommy akan carikan asisten rumah tangga buat bantu kalian." ucap mommy sandra.

"tidak usah,mom.kami akan belajar mengurus rumah kami bersama-sama." ucap natan dan itu mendapat tatapan tajam oleh eliza.

"oh begitu,baiklah jika itu yang kalian inginkan.jika nanti ada yang kalian inginkan jangan malu untuk bilang sama mommy dan papi." ucap mommy sandra.

"apa orang tua mu sudah mengetahui rencana kalian ?" tanya papi rama.

"belum,pi.nanti pulang sekolah kami akan ke rumah mama dan memberitahukan hal ini." jawab natan.

"ya sudah kalau begitu,ingat jika ada masalah selesaikan baik-baik atau cerita sama mommy dan papi jangan sampai kalian bertengkar hanya gara-gara hal sepele." nasehat papi rama.karena menurutnya sebentar lagi mereka akan pindah rumah dan akan jauh dari pantauan mereka.

"iya,pi." jawab natan.

Hai hai jangan lupa like dan komennya😘

Terpopuler

Comments

G

G

harus up

2023-09-20

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!