sah

Hari yang bikin eliza dag dig dug tiba .dimana ia akan sah menjadi istri dari seorang pria yang masih berstatus pelajar.

"ya ampun cantik banget sohib gue." ucap cinta .

eliza hanya melirik melalui kaca yang ada didepannya .

"senyum dong ,mbak.biar makin cantik." ucap MUA.

"iya senyum dong biar cantiknya awet." ledek cinta dengan senyum jahilnya.

Eliza tersenyum lebar hingga membuat cinta dan seorang MUA tertawa."puas."ucap eliza.

"nah gitu dong kan cantik,tapi gak lebar gitu juga kali ,sa senyumnya." ucap cinta selesai tertawa.

"gugup gue." ucap eliza.

"hal seperti itu biasa,mbak.semua calon pengantin yang saya makeup juga selalu berkata seperti itu.tapi itu cuma sebentar ,mbak .setelah acara ijab kobul selesai semua gugup dan rasa takut menjadi hilang ,mbak.yang ada cuma kebahagiaan ." ucap seorang MUA.

Tiba-tiba mommy sandra masuk ."za,ayo .natan sudah menunggu di bawah dan acara ijab kobul nya akan segera dimulai."ucap mommy sandra.

"ayo,gue bantu." ucap cinta.

Eliza pun turun didampingi mommy sandra dan juga cinta.

"sa,calon suami lho ganteng banget ,lebih gagah dari waktu pertama lihat." bisik cinta.

Eliza mencoba melirik ke arah natan yang sudah duduk berhadapan dengan papi rama.

"ayo,za.duduk di samping natan." ucap mommy sandra.

"apa bisa kita mulai?" tanya pak penghulu.

"sudah ,pak." jawab papi rama.sedangkan eliza dan natan hanya mengangguk,mereka sama-sama nervous.

akhirnya ijab kobul diucapkan oleh natan dengan lantang dan tanpa adanya pengulangan.

''Sah."ucap semua orang yang ada di sana.

"silahkan salim ,suaminya ." ucap pak penghulu.eliza diam dan bingung ,ia masih terlihat canggung untuk menyalimi anak muridnya sendiri yang sekarang sah sebagai suaminya.

"eliza,sayang.ayo salim suami mu." ucap mommy sandra yang berada di belakang eliza.

Dengan ragu-ragu eliza mengambil tangan natan yang sudah ia ulurkan dan mencium punggung tangan sang suami.

"sekarang mempelai pria untuk mencium kening sang istri." ucap pak penghulu.

natan dengan pelan mendekatkan wajahnya ke arah eliza dan mengecup kening sang istri.neta tersenyum bahagia saat mengabadikan momen saat sang kakak mencium kening sang istri dengan kamera ponselnya.

Setelah semua acara selesai ,para tamu satu persatu pulang karena masih mempunyai kesibukan masing-masing.

"za,ajak suami mu ke kamar .kalian pasti sangat lelah." ucap mommy sandra.

"iya,mom." jawabnya pelan.

"mom,pi.natan ke atas dulu." ucap natan kepada mertuanya.

Dijawab anggukan oleh mommy sandra dan papi rama yang sedang duduk di sofa bersama besannya.

"alhamdulillah,akhirnya kita jadi besan juga." ucap jeng sri bahagia.

"iya ,jeng." jawab mommy sandra yang juga merasa bahagia.sedangkan para lelaki hanya tersenyum dan sibuk membahas pekerjaan.

"sudah ,jangan bahas kerjaan dulu.mending diminum dulu kopinya." ucap mommy sandra kepada suami dan besannya.

"biasa,jeng.namanya juga pebisnis ya yang dibahas gak jauh dari pekerjaan." sahut jeng sri tersenyum.

"nah itu tau." ucap papa ridwan."iya gak ,ma."lanjutnya.

"yoi." saut papi rama.

Sedangkan di lantai atas ,tepatnya di dalam kamar yang didominasi biru tersebut .sepasang pasutri sedang diam duduk di atas tempat tidur.

"ehem.''natan mencoba membuka suara.

" apa boleh saya ganti baju?"tanya natan karena sejak ia masuk kedalam kamar eliza,pemilik kamar hanya diam tanpa berkata satu kata pun.

"iya,kamar mandinya di sana dan jangan lupa bawa baju ganti ." ucapnya.

"koper,ku?" tanyanya lirih.karena tidak melihat kopernya natan mengambil ponselnya dari dalam saku celana dan menelpon sang mama.

Tok

Tok

"non,ini kopernya den natan." panggil art dari luar kamar.

Karena mendengar ucapan art tersebut ,natan mengurungkan niatnya untuk menelpon sang mama.ia melangkah ke arah pintu dan membukanya."iya ,bik?"tanya natan.

"maaf,den.ini koper ,aden ." ucapnya.

"oh iya,bik.makasih,bik." ucap natan dan mengambil alih koper tersebut dan membawanya masuk.

Setelah membawa kopernya masuk kedalam,natan pun membuka kopernya dan mengambil salah satu celana dan juga baju untuk ia pakai selesai mandi ."maaf,bu.saya ,lupa gak bawa handuk.apa boleh saya pinjam handuknya?"tanya natan.

"iya,tapi lain kali jangan panggil saya ,ibu.saya ini bukan ibu mu." sahut eliza dan ia pun berjalan ke lemari dan mengambil salah satu handuk yang ada di dalam lemari tersebut.

"baiklah,saya akan panggil nama saja kalau begitu." sahut natan.

"begitu lebih baik." ucap eliza lalu memberikan handuk yang ia bawa kepada natan.

"terimakasih." ucapnya dengan lembut serta tak lupa senyum manis yang ia perlihatkan.

Eliza menarik nafas panjang saat melihat natan yang sudah masuk kedalam kamar mandi.ia benar-benar bingung harus bersikap seperti apa.setelah melihat natan keluar dari kamar mandi ,eliza berdiri dan mengambil pakaian ganti untuknya dan ia pun berjalan menuju kamar mandi tanpa menyapa natan yang sedang berdiri menatapnya.

Hingga beberapa menit kemudian eliza pun keluar dari kamar mandi dengan pakaian piyama yang biasa ia pakai buat tidur.

"untuk saat ini ,kamu tidur di bawah dulu.di sana ada kasur lipat nanti saya siapkan." ucap eliza.bukannya kesal kepada natan hanya saja ia masih belum bisa untuk berbagi tempat tidur dengan orang lain.

"iya,tidak apa.kamu tidur saja nanti aku siapin sendiri." sahutnya.

natan pun melangkah menuju kasur lipat yang ada di samping lemari pakaian dan menggelar kasur tersebut di samping ranjang eliza.lalu ia merebahkan tubuhnya dengan tangan sebagai bantalan.

"za,menurut mu kita sampai kapan seperti ini.emm,maksud ku apa kita akan tidur terpisah seperti ini?" tanya natan tanpa canggung.

Eliza yang memang belum tidur dan sedang menatap langit-langit kamar.ia tertegun dengan pertanyaan natan yang menurutnya susah untuk ia jawab."mungkin hanya beberapa saat,aku butuh penyesuaian terlebih dahulu.aku harap kamu bisa memahami hal itu."jawabnya .

"oke,akan aku tunggu ." ucapnya tersenyum manis ."kalau begitu mari kita tidur agar waktu cepat berlalu."lanjut natan yang seolah tidak sabar menantikan hal tersebut.setidaknya menurut natan,eliza mau memulai semuanya walaupun masih dalam waktu yang entah kapan karena hanya eliza yang tahu.

"good night,eliza." ucap natan .

"night." jawab eliza singkat.

Akhirnya ,pasangan pengantin baru pun tertidur dengan tempat tidur yang berbeda.

cahaya matahari menembus cela kamar pasangan pengantin baru yang masih tertidur pulas dengan tempat tidur yang berbeda.

"eliza,natan.bangun ! Apa kalian tidak masuk sekolah?" tanya mommy sandra dari luar kamar.

"biarkan saja ,sayang.wong mereka masih pengantin baru,masa di suruh bangun." ucap papi rama lembut.

"oh iya,mommy lupa ,pi." ucap mommy sandra tersenyum malu karena merasa sudah mengganggu anak dan menantunya yang sedang ehem-ehem.

"mumpung masih pagi,mending kita olah raga dulu.biar gak kalah sama pengantin baru." rayu papi rama.

"ah ,papa." ucap mommy sandra tersipu malu.

***

"kayak suara,mommy." ucap eliza dengan mata yang masih terlihat mengantuk.

Tangannya meraih jam weker yang ada di atas meja yang berada di samping tempat tidur."hah ! Udah jam setengah tujuh."ucapnya kaget.karena terburu-buru ia tidak menyadari jika dirinya sudah menikah dan tanpa melihat kebawah ia tersandung kaki natan yang sedang tertidur dan ia pun jatuh di atas tubuh natan.

"aaaaaaaaah." teriaknya kaget saat tubuhnya berada di atas tubuh natan.

Maaf lama upnya,maklum mak mak rempong yang waktunya habis buat anak anak jadi baru bisa up sekarang🙏😁

Terpopuler

Comments

Biduri Aura

Biduri Aura

yg semangat ya Thor,, jgn sedih klau sedikit yg ngelike 🥰🥰🥰

2023-11-25

0

G

G

semangat

2023-09-15

4

G

G

up dong kk

2023-09-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!