karena sudah mendapatkan persetujuan dari kedua orang tua.akhirnya natan dan eliza pindah ke rumah baru.tepatnya rumah yang sudah natan beli dari hasil keringatnya sendiri sebagai seorang gamer.
"kalian serius gak mau cari asisten rumah tangga?" tanya mommy sandra.
"iya,mom." jawab natan.
"baiklah kalau begitu.tapi,mommy gak bisa ikut kalian buat pindahan karena mommy harus nemenin papi pergi keluar kota.nanti setelah pulang dari luar kota,mommy sama papi akan ke rumah kalian." ucap mommy sandra.
"iya,mom.tidak apa." ucap natan.sedangkan eliza hanya diam ,ia sibuk membereskan pakaian nya untuk dibawa.
"ya sudah,kalau begitu mommy sama papi pamit dulu .lusa mungkin mommy sama papi baru pulang." lanjut mommy sandra.
"iya,mom.hati-hati dijalan." ucap natan lalu mencium punggung tangan mommy sandra.
"sayang,mommy pergi dulu ya.ingat,jadilah istri yang baik.nurut sama suami ,walaupun kamu lebih tua dari natan tapi tetap saja ,natan adalah kepala rumah tangga yang harus kamu hormati." pesan mommy sandra .
"iya,mom.ya udah hati-hati.salam sama ,papi.maaf gak bisa nganter sampai depan." ucapnya .
"iya,gak apa-apa.kalau gitu mommy pergi dulu." ucap mommy sandra.setelah berpamitan kepada anak dan menantunya,mommy sandra keluar dari kamar mereka dan turun menemui sang suami yang sudah siap .
"kenapa sih gak pakai asisten aja?aku gak pernah bersih-bersih ,nyuci apalagi masak." keluhnya.
"sama,aku juga.makanya kita belajar bareng.kita juga harus hemat biaya,nanti kalau aku udah kerja di perusahaan papa baru kita pakai asisten rumah tangga." ucapnya dengan santai.
"kan bisa pakai uang aku,pakai gaji aku.gak apa-apa kok." ucapnya.
"tidak ! jangan pernah memakai gaji mu untuk kebutuhan rumah tangga kita.simpan saja gaji mu untuk keperluan pribadi mu.untuk urusan rumah tangga aku masih bisa menghandle nya." ucap natan yang memang benar adanya.
"ada satu hal yang belum aku ketahui.kamu belum cerita dari mana kamu mendapatkan uang untuk semua ini?dari beli rumah,kebutuhan sehari-hari dan juga uang sekolah mu.jangan bilang kalau main jud* online?" tanya .
"astarfirullah.ya gak mungkin aku main kayak gitu,za." ucap natan .
"lalu?" tanyanya .
"aku memang bekerja online tapi bukan jud* yang kamu pikirkan itu.aku seorang gamer dan lebih tepatnya gamer profesional." ucapnya dengan sedikit menyombongkan diri.
"gamer?memangnya bisa menghasilkan uang sebanyak gitu?" tanyanya yang belum percaya karena ia tidak pernah bermain game dan hanya sibuk belajar dan belajar.
"ya bisa,za.nanti aku ajarin kalau kamu mau." jawabnya.
"apa iya ?"batinnya yang masih belum percaya seratus persen dengan ucapan natan.
" kok malah ngelamun.sudah beres-beresnya?"tanya natan.
"iya sedikit lagi." jawabnya.lalu ia kembali mengemasi semua barang yang akan ia bawa.
"sudah." ucapnya.
"sini,biar aku yang bawa kopernya kamu bawa tas yang kecil aja." ucap natan.merekapun keluar dari kamar dan menuruni anak tangga.
"a ampun,non ,den.kenapa gak panggil bibi.biar bibi yang bawain barang-barangnya." ucap bibi.
"gak apa-apa,bi.lagian kami juga bisa membawanya sendiri." ucap natan.
"kalau begitu,kami pergi dulu ya ,bi.titip rumah." ucap eliza.
"iya,non.hati-hati.kalau ada yang diperlukan bilang bibi ,non." ucap bibi,karena sejak kecil eliza sudah dekat dengan asisten rumah tangganya apalagi saat mommy sandra keluar kota menemani papi rama.
"iya,bi.dah." ucap eliza.ada rasa sedih saat meninggalkan rumah yang sejak kecil ia tempati .tapi mau bagaimana lagi sudah kodratnya seorang perempuan ,jika sudah menikah ikut kemana pun suaminya membawa pergi.
"kenapa?" tanya natan.
"kenapa apanya?" tanyanya balik.
"itu muka sedih ,kenapa?" tanyanya lagi.
"ya sedihlah,pergi dari rumah yang sudah dari kecil aku tempati." ucapnya .
"kitakan pindahnya gak jauh,za.masih satu kota." ucap natan.
"ya tetap aja,sedih." ucapnya dengan suara yang serak karena menahan tangisnya yang hendak keluar.
"iya -iya.nantikan kalau libur sekolah kita bisa nginep di rumah mommy sama papi atau kalau mereka gak sibuk ,mereka yang menginap di tempat kita." ucapnya yang sangat dewasa.
Eliza tidak menjawab ,ia memalingkan wajahnya ke kaca mobil yang ada di samping.hingga tidak terasa setengah jam mereka sampai di rumah minimalis namun nampak sejuk dan asri."sudah sampai.ayo turun !"ucap natan.lalu ia keluar dari mobil.eliza diam terpaku melihat rumah yang ada didepannya.
"kenapa?gak suka?" tanya natan.karena melihat ekspresi wajah eliza yang tampak kaget.
"bagus,nyaman dan juga tampak asri.banyak bunganya juga." ucapnya yang kagum dengan rumah yang ada didepannya ini.
"bagaimana?suka?" tanya .
"suka,sejuk tempatnya." ucapnya dengan senyum binar.
"syukurlah kalau ,kamu suka.ayo kita masuk !" ajak natan .sambil menggeret dua koper natan pun berjalan lebih dulu untuk membuka pintu rumah mereka.
Rumah yang minimalis dengan taman kecil yang ada didepannya serta tanaman pohon mangga dan juga tanaman bunga yang berwarna warni dengan kolam ikan hias yang ada di samping rumah tersebut membuat siapapun nyaman untuk tinggal di sana.
"dari mana kamu bisa tau rumah sebagus ini?" tanya eliza saat merea sudah masuk kedalam rumah.
"panjang ceritanya.intinya aja ya,aku waktu itu lewat sini terus lihat ada tulisan rumah dijual dan kebetulan tempatnya bagus dan juga terlihat sejuk.karena tertarik aku beli lalu aku renovasi .tadinya tidak seperti ini." jelasnya.
"oh gitu.lalu siapa saja yang pernah kamu ajak kesini?" tanyanya.
"kamu." jawabnya singkat.
"hah ! Aku !" ucapnya kaget.
"iya,kamu yang pertama kali aku ajak kesini.biasanya aku kesini sendirian jika aku lagi malas untuk pulang ke rumah." jelasnya.
"kenapa?gak percaya?" tanyanya karena melihat eliza yang hanya diam saja.
"iya percaya." jawabnya.
"ya sudah,sekarang kamar ku mana?" tanya eliza saat melihat ada dua kamar yang masih tertutup.
"kamar ,kamu?" tanya natan bingung.
"iya kamar,aku yang mana?" tanya eliza balik.
"kamar kita kali,za.kitakan suami istri masa pisah kamar." ucap natan."gak jadi-jadi kalau pisah kamar."ucapnya lirih.
"aku kira kamarnya beda." ucapnya lemas.ia berpikir jika mereka akan pisah kamar karena sudah jauh dari kedua orang tua.
"kamu mau tidur di tempat game ?kalau mau ya udah sana di kamar yang sebelah sana tapi gak ada kasur sama bantalnya yang ada cuma kursi sama sofa dan juga komputer ." ucap natan yang pura-pura cuek dan seakan-akan tidak masalah jika mereka tidur dikamar yang berbeda .
"ya udah,mana kamar kamu .aku tidur di situ aja." ucapnya yang terlihat seperti anak kecil sedang kesal.
natan tersenyum smirk,tidak percuma ia mengisi kamar yang satunya dengan peralatan gamenya.
Akhirnya bisa up dua episode juga🤲 jangan lupa dukungannya biar makin semangat author up nya🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments
G
up ya kk
2023-09-22
2