Pertandingan di mulai, Axelle dan teman-temannya telah memasuki lapangan bersama lawannya. Melihat Axelle dan teman-temannya sudah masuk ke lapangan, para penonton langsung berteriak histeris. Apalagi kaum hawa, mereka langsung berteriak mrmberikan dukungan kepada Axelle dan teman-temannya.
Melihat itu, Alissa hanya terdiam. Dia sadar jika suaminya itu memang sangat istimewa. Jadi wajar saja para gadis rela melakukan apapun untuk mendapatkannya. Alissa memang sangat beruntung, terlepas dari siksaan dan kekejaman keluarganya. Akhirnya dia jatuh ke tangan pria yang tepat. Pria yang mencintainya apa adanya, dan rela melakukan apapun demi kebahagiaannya.
Walaupun di cap sebagai brandal, akan tetapi Axelle sangat mengistimewakan Alissa. Bahkan dia selalu bersikap manis di depan Alissa. Karena kehadiran Alissa membuat hidupnya yang dulu kelam menjadi berwarna. Tidak lupa sebelum memulai pertandingannya, Axelle menyempatkan diri untuk menatap Alissa terlebih dahulu. Dengan melihat senyuman Alissa semangat Axelle menjadi semakin bertambah.
"Ayo Axelle! lo pasti bisa," teriak segerombolan wanita sehingga Alissa langsung menatap ke arah mereka.
"Kak Birma! ayo," ucap Mika berteriak untuk menyemangati Birma.
"Ha.. ha... ternyata pengemar lo itu kocak juga," ucap Pran mengoda Birma.
"Diem lo! jika bukan karena anak itu, gue males berurusan dengan wanita itu," ucap Birma sambil menatap kesal Axelle.
"Jangan terlalu benci. Nanti lo malah naksir," ucap Axelle terkekeh kecil.
"Diem lo!" ucap Birma kesal sambil membuang napasnya kasar.
Setelah semua peserta telah masuk lapangan, wasit langsung menghidupkan pluit nya. Menandakan jika pertandingan akan segera di mulai. Axelle dan teman-temannya langsung bersiap untuk mengambil bola dari lawannya.
Axelle dan teman-temannya berusaha keras merebut bola dari tangan lawan. Walaupun sulit, akan tetapi mereka terus berjuang dan saling bekerja sama. Pertandingan terus terasa sengit dan semakin memanas. Bahkan kini poin kelompok Axelle lebih rendah dari poin lawannya.
Setelah waktu istirahat tiba, Axelle dan teman-temannya langsung pergi ke ruang istirahat. Axelle langsung mengacak-acak rambutnya kesal karena mereka kalah point dari lawannya.
"Xel! kenapa lo mainnya tidak semangat gitu? apa lo sedang ada masalah?" tanya salah satu tim mereka.
"Maaf, Bro! gue sedikit pusing saja," ucap Axelle meminta maaf.
"Xel! lo di tungguin di toilet tu," ucap Birma yang kebetulan Berpas-pasan dengan Alissa saat keluar dari toilet.
Mendengar itu, Axelle langsung semangat empat lima. Dia langsung bergegas ke toilet, rasanya dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Alissa istri kesayangannya. Saat sampai di toilet, Axelle langsung mencari keberadaan Alissa. Melihat kedatangan Axelle, Alissa langsung menghampirnya. Suatu kebetulan toilet itu dalam keadaan kosong, jadi mereka bicara secara leluasa.
"Ada apa, Sayang! apa kau merindkanku?" tanya Axelle lalu mencium lembut wajah Alissa.
"Kenapa kau bermainnya tidak serius? apa kau sakit?" tanya Alissa memeriksa suhu tubuh Axelle.
"Tidak! aku tidak sakit. Hanya saja sedang membutuhkan vitamin," ucap Axelle menyentuh bibir Alissa.
Cup!
Alissa langsung melayangkan kecupan nya sehingga membuat Axelle langsung terkejut. Melihat ke agresifan Alissa, Axelle langsung tersenyum kecil lalu kembali mencium bibir Alissa. Namun kali ini bukan ciuman bisa, dia berlahan mengisap bibir Alissa dengan lembut dan mengigitnya kecil di akhir.
"Manis sekali! apa ini ciuman pertamamu, Sayang?" tanya Axelle mengelap bibir Alissa yang basah mengunakan jari jempolnya.
"Em!" ucap Alissa mengangguk malu.
"Aku senang mendapatkan semua yang pertama darimu, Sayang. Aku harap kau terus bisa menjaga cinta kita," ucap Axelle tersenyum sambil mengengam tanggan Alissa.
"Apa kau mencintaiku?"
"Ia! aku mencintaimu. Bahkan saat pertama kali melihatmu, kau sudah berhasil masuk kedalam hatiku. Allah itu memang adil, dia langsung menyatukan kita dalam ikatan suci pernikahan," ucap Axelle tersenyum sambil mencium punggung tangan Alissa.
"Kalau begitu kau bermainlah dengan semangat. Jika kau menang aku akan memberikan hakmu sepenuhnya," ucap Alissa tersenyum.
"Benarkah?"
"Em!" ucap Alissa tersenyum sehingga membuat Axelle langsung semangat.
"Baiklah! aku berjanji akan memenangkan permainan ini. Tapi ingat ya, kau tidak boleh melanggar janjimu,"
"Sudah! Aku mau kembali. Pasti Mika sedang mencariku," ucap Alissa berlari meninggalkan Axelle.
Axelle hanya tersenyum menatap kepergian Alissa. Setelah mendapatkan dukungan dari Alissa, semangat Axelle langsung tumbuh dengan sendirinya. Apalagi mengingat haknya yang akan di berikan Alissa, membuat Axelle menjadi semangat dan ingin memenangkan pertandingan itu.
Dia langsung kembali ke ruang istirahat dan menghapiri para timnya. Dia langsung mengatur strategi untuk mengalahkan lawannya. Mendengar strategi yang di berikan Axelle, semuanya langsung setuju dan bersiap untuk bertanding lagi. Melihat semangat Axelle yang tiba-tiba muncul, Dirga, Brima dan Pran langsung mengerutkan keningnya binggung.
"Apa dia sudah mendapat vitaminnya?" tanya Dirga menatap Pran dan Birma.
"Mungkin! suami istri mah bebas," ucap Pran terkekeh kecil.
"Kita kapan?" tanya Birma memelas.
"Nanti malam yuk!"
"Hayuk!"
Bersambung.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments
Agustina Kusuma Dewi
hayuk juga melu
2024-03-13
0
Ani
waduh dasar bocah enom.. golek seng halal wae ojo gawe duso
2023-06-04
4
💞 NYAK ZEE 💞
eh...... nanti malam mau kemana .....
jangan bikin dosa.....
2023-05-14
3