"Sssttt! kau jangat teriak seperti itu. Nanti di kira aku ngapa-ngapain kamu lagi," ucap Axelle langsung menutup mulut Alissa.
Mendengar ucapan Axelle, Alissa hanya terdiam sambil menutup mtanya. Dia memejamkan matanya tidak berani menatap pemandangan yang telah merusak mata sucinya. Walaupun Axelle sekarang adalah suaminya, akan tetapi Alissa masih merasa sangat malu untuk melihat tubuh Axelle. Terlebih lagi tubuh Axelle yang sixpack sehingga membuat hati Alissa langsung meronta-ronta.
"Kakak ngapain keluar hanya mengunakan handuk seperti itu? apa tidak bisa mengunakan pakaiannya terlebih dulu," ucap Alissa kesal sambil menutup matanya.
"Aduhh! ternyata istriku ini bawel juga ya. Memang kenapa dengan tubuhku? kau suka ya?" ucap Axelle mengoda Alissa sehingga membuat wajah Alissa menjadi merah merona.
"Kakak!" ucap Alissa menunduk malu lalu berlari menuju kamar mandi.
"Kau mau ke mana? mau malam pertama di dalam kamar mandi ya?" ucap Axelle malah semakin menjadi ketika melihat wajah merona Alissa.
"Ini masih siang kak. Bukan malam," ucap Alissa ketus sambil menutup pintu.
"Jadi malam nanti kau mau ya aku jebol," ucap Axelle terkekeh kecil sambil menyandarkan tububnya di pintu.
Brukkk...
Tiba-tiba Alissa membuka pintu kamar mandi. Sehingga yang tadinya menyandar di sana langsung tejatuh ke lantai.
"Arghh!" pekik Axelle.
"Ah! maaf, Kak," ucap Alissa panik lalu membantu Axelle untuk berdiri.
Saat Axelle mau berdiri, tiba-tiba handuk yang melilit di pinggangnya terlepas. Sehingga Alissa melihat suatu benda yang sedang tertidur bergelantungan di ************ Axelle.
"Arghhh!" teriak Alissa spontan lalu menutup pintu dengan kasar.
Brughh....
"Argh! hidungku," ucap Axelle memegang hidung mancung nya yang memerah karena terkena ciuman panas oleh pintu.
Sedangkan Alissa bersandar di pintu sambil mengatur napasnya. Jantungnya bergerak dengan kencang dan napasnya berhembus secara tidak teratur. Bayangan benda yang bergelantungan di paha Axelle terus terbayang di pikirannya. Sehingga membuatnya menjadi hilang akal.
"Gila! apa milik pria sebesar itu? sedang tidur saja begitu, apalagi kalau bangun," gumam Alissa mengirim ngeri membayangkan milik Axelle yang sudah dia lihat dengan jelas.
Karena terlalu geli membayangkan milik Axelle, akhirnya Alissa memilih untuk membersihkan diri ya. Namun, saat ingin mengunakan sabun, dia melihat begitu banyak jenis sabun cair yang ada di tempat penyimpanan sabun. Namun, sebegitu banyaknya sabun, tidak ada satupun sabun mandi untuk wanita. Sehingga Alissa tidak punya pilihan lain, dia akhirnya memakai sabun mandi pria itu sehingga tubuhnya sudah seperti wangi pria.
Setelah selesai membersihkan dirinya, Alissa mencoba mencari handuk. Namun, dia baru ingat karena dia tadi tidak membawa handuk ketika masuk ke kamar mandi. Dia berlahan berjalan ke pintu dan membukanya sedikit agar dia bisa melihat keberadaan Axelle. Dia melihat Axelle sedang bersandar di ranjang sambil memainkan ponselnya.
"Kak! kak Axelle!" ucap Alissa sedikit mengencangkan suaranya.
Mendengar namanya di pangil, Axelle langsung mencari sumber suara itu. Hingga dia melihat kepala Alissa yang keluar dari pintu. Dengan seketika bayangan nakal langsung menguasai pikiran Axelle. Dia langsung membayangkan sesuatu yang ada di balik pintu itu sambil tersenyum kecil.
"Kak Axelle!" teriak Alissa kembali sehingga Axelle langsung tersadar dari pikiran kotornya.
"Ada apa?" ucap Axelle tersenyum sambil berjalan mendekati Alissa.
"Kakak mau apa?" tanya Alissa membulatkan matanya terkejut ketika melihat Axelle berjalan mendekatinya.
"Tadi kau memanggilku," ucap Axelle dengan santai.
"Kak aku pinjam handuknya dong," ucap Alissa tersenyum manja.
"Hanya handuk?" tanya Axelle mengerutka keningnya binggung.
"Ia!" ucap Alissa mengangguk.
"Eh! tidak," ucap Alissa kembali.
"Apa lagi?"
"Kakak punya pakaian cewek gak?"
"Pakaian cewek!" ucap Axelle berpikir sejenak.
"Sepertinya tidak. Kau mau ganti pakaian?" tanya Axelle.
"Ia, Kak! pakaianku itu sudah koyak. Jadi aku tidak mungkin memakainya," ucap Alissa.
"Tunggu sebentar," ucap Axelle berjalan ke lemari pakaiannya.
Dia menatap satu persatu pakaiannya, hingga akhirnya matanya tertuju ke sebuah baju kaos dan celana boxer miliknya. Dia memilih yang ukurannya paling kecil dan memberikannya kepada Alissa.
"Kau gunakan ini saja," ucap Axelle memberikan baju kaos dan boxer itu kepada Alissa.
"Ini!" ucap Alissa menatap pakaian itu.
"Ia! nanti aku akan belanja untuk kebutuhanmu. Sekarang kau pakai yang itu saja," ucap Axelle ketus.
Tidak ada pilihan lain, Alias akhirnya memilih untuk mengunakan pakaian yang di berikan Axelle. Walaupun pakaian itu terlihat sangat kebesaran, akan tetapi Alissa tetap memakainya. Dari pada dia harus menggunakan gaun pemberian Niko, lebih baik dia menguntungkan pakain Axelle walaupun tubuh munggilnya tengelam di sana.
Alissa menghirup aroma tubuhmu Axelle yang begitu wangi dan menenangkan pikirannya. Walaupun nakal, akan tetapi Axelle sangat suka kerapian dan kebersihan. Alissa dapat melihat itu dari keadaan kamar Axelle yang sangat bersih dan juga rapi. Semua barang-barangnya tertata dengan rapi tanpa ada yang berantakan sedikitpun.
"Alissa! apa kau sudah selesai?" ucap Axelle menggedor pintu.
"Sudah!" ucap Alissa dengan cepat membuka pintu.
Saat Alissa membuka pintu, mata Axelle langsung membulat dengan sempurna. Penampilan Alissa sangat mengoda matanya sehingga dia engan untuk berkedip walaupun hanya sedetik saja. Rambut Alissa yang basah di biarkan tergerai begitu saja. Baju kaos yang kebesaran serta celana boxer yang di gunakan membuat penampilannya nampak semakin imut.
"Ternyata istriku sangat mengoda. Ingi sekali aku melahapmu hidup-hidup saat ini juga,"
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments
Ani
lahap aja
2023-06-04
2
mamah teby
malah riweuh di depan pintu 😂😂
2023-06-03
1
💞 NYAK ZEE 💞
lah........habis dong kalau di lahap ......😂😂😂😂 ngak sabar ya ....... piktor pasti ini .......
2023-05-09
1