Matahari mulai muncul dan menyinari dunia. Para warga juga sudah mulai berkeliaran dan melakukan aktivitas mereka masing-masing. Hingga akhirnya salah satu warga, melihat sesuatu yang aneh di dalam rumah kosong di tengah-tengah perkampungan mereka.
Dia melihat sepasang anak muda yang tidur sambil berpelukan dalam gedung kosong itu. Dia melihat pakaian sang wanita yang berantakan sehingga menimbulkan pikiran yang tidak-tidak. Dia yakin jika pasangan pemuda itu adalah pasangan kekasih yang sedang berzina di kampung mereka.
"Hai! sedang apa kalian?" tanya warga itu sehingga membuat Axelle dan Alissa terbangun dari tidur mereka.
Bahkan pria itu memanggil seluruh warga lainnya, untuk menyaksikan perbuatan tidak senonoh pasangan pemuda yang dia temukan. Para warga yang mendengar, jika ada orang yang mencemarkan nama desa mereka. Langsung datang secara berbondong-bondong untuk melihatnya.
Axelle dan Alissa yang melihat gedung itu telah di penuhi warga langsung panik. Namun, Axelle berusaha terlihat tenang dan terus berusaha menenangkan Alissa. Dia juga terus melindungi Alissa karena tidak mau para warga menyentuhnya. Terlebih lagi pakaian Alissa yang koyak membuat Axelle langsung menutupinya dengan kemejanya.
"Sedang apa kalian? kalian pasti sedang berbuat zina di gedung ini 'kan?" tanya salah satu warga menatap geram Axelle.
"Maaf! ini semua tidak seperti yang kalian pikirkan," ucap Axelle mencoba membela diri.
"Alah, banyak bancot kamu! Lihat pakaian wanita itu. Jika kalian tidak berbuat apa-apa mana mungkin pakaiannya seperti itu," ucap salah satu pria menyingkirkan kemeja Axelle dari tubuh Alissa.
Melihat aksi lancang pria itu, Axelle langsung mengepal akan tangannya geram. Dia tidak terima jika ada pria lain yang melihat tubuh Alissa. Walaupun hanya dari koyakan bajunya.
"Kurang ajar kau!" teriak Axelle mencoba menyerang pria itu.
"Sudah salah, banyak tingkah pula," ucap warga semakin emosi.
"Ada apa ini," tanya Pak Rt datang tepat waktu.
"Ini Pak! mereka telah berbuat hal memalukan di kampung kita. Bapat lihat saja penampilan wanita itu," ucap warga menujuk pakaian Alissa.
Melihat warga yang terus menatap tubuh Alissa, Axelle langsung menurut kemejanya yang tergeletak di lantai. Dia dengan cepat memasangkan kemejanya pada Alissa agar tubuhnya tidak terlihat.
"Lebih baik kita bawa mereka ke kantor," ucap Pak Rt bijaksana.
"Ayo cepat!" ucap warga menarik tubuh Axelle dan Alissa.
"Hai! kau bisa sopan sedikit atau tidak? dia ini wanita, jadi kau tidak perlu berlaku kasar seperti itu," bentak Axelle ketika melihat salah satu warga mendorong Alissa hingga terjatuh.
Melihat keberanian Axelle para warga langsung menatap ke arahnya. Memang yang di katakan Axelle memang benar. Walaupun mereka melakukan kesalahan, akan tetapi tidak membuat para warga bisa berlaku seenaknya saja. Terlebih lagi kepada Alissa yang seorang wanita.
"Sudah salah banyak bacot," ucap salah satu pria menempeleng kepala Axelle.
"Kau!" teriak Axelle penuh amarah lalu melayangkan tinjunya kepada pria itu.
"Kakak! sudah. Aku tidak apa-apa," ucap Alissa menenangkan Axelle agar tidak terjadi kericuhan yang lebih besar lagi.
"Sudah! kita bicarakan ini dengan baik-baik," ucap Pak Rt mencoba menenangkan pada warganya.
"Apa yang di katakan pemuda ini benar! kalian harus menghargai wanita. Tidak sepantasnya kalian berbuat kasar seperti itu kepada wanita ini," ucap Pak Rt membela Axelle.
Setelah melewati berbagai kericuhan, akhirnya suasana menjadi sedikit tenang. Pak Rt membawa Axelle dan Alissa ke kantor desa untuk di mintai keterangan. Bahkan perangkat desa juga sudah menghubungi orang tua Axelle dan Alissa, untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.
Alissa hanya bisa dia menunduk sambil meremas kedua tangannya. Yang dia takutkan saat ini bukanlah amukan para warga. Namun, dia takut jika Ayah dan mama tirinya tau. Sudah pasti dia akan di hukum sangat berat akibat kejadian ini. Terlebih lagi jika kakak tirinya menemukannya, dia tidak bisa lagi membayangkan bagaimana nasibnya nantinya.
"Kau tenang saja! semuanya akan baik-baik saja. Aku akan selalu melindungimu," ucap Axelle tersenyum sambil berusaha menenangkan Alissa.
Mendengar ucapan Axelle, Alissa langsung menatapnya dengan tatapan penuh rasa tidak percaya. Dia tidak menyangka jika masih ada pria yang sangat bertanggung jawab seperti Axelle. Bahkan ini adalah pertemuan mereka yang baru ketiga kalinya. Akan tetapi Axelle terlihat sangat memperdulikan nya.
Tidak berselang lama, terlihat sebuah mobil mewah berhenti di perkarangan kantor desa. Para warga yang tadinya mengamuk dan emosi tidak karuan, kini akhirnya terdiam. Ekspresi mereka kini menjadi berubah drastis ketika melihat seorang pria gagah dan tampan keluar dari mobil itu.
"Di mana adik saya?" tanya Askara menatap para warga dengan tatapan tajamnya.
Melihat putra dari keluarga Arvinando muncul di desa mereka, para warga langsung menelan ludah mereka kasar. Mereka tidak menyangka jika pasangan yang mereka tangkap, adalah bagian dari keluarga yang paling di takuti di kota mereka.
"Maaf! adik anda ada di dalam," ucap Pak Rt menyambut kedatangan Askara.
Askara langsung melangkahkan kakinya memasuki kantor desa dengan penuh keangkuhan. Raut wajahnya datar tanpa ekspresi sehingga membuat para warga semakin ketakutan. Sesampainya di dalam dia langsung menatap adiknya duduk berdampingan dengan seorang wanita cantik dan lugu.
Berlahan senyuman tipis muncul di wajah daratnya. Dia merasa jika kejadian ini adalah jalan untuk mengubah sifat brandal sang adik. Dia yakin jika wanita yang ada di samping Axelle adalah wanita yang mampu mengendalikan sifat keras kepala Axelle.
"Hukuman apa yang ingin kalian berikan kepada adik saya?" tanya Askara menatap seluruh perangkat desa.
"Maaf, Tuan. Warga kami telah menangkap basah mereka tidur di salah satu gedung kosong di desa kami. Jadi, untuk menjaga nama baik desa kami. Maka kita harus menikahkan mereka," ucap Pak Rt bijaksana.
"Apa! menikah?" tanya Axelle dan Alissa serentak.
Bersambung.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments
gah ara
larinya sejauh apa ya....masa dari diskotik langsung udah di desa aja..hhehee
over all akan aku baca sampai tuntas author 💓💓💓💓
2023-10-03
5
Ani
kamu benar Aksa.. mungkin ini jalanya agar Axell bisa berubah
2023-06-04
3