Di kediaman Selir Yue Mei..
"Selir kenapa melamun ?" tanya pelayan setia Selir Yue Mei, pelayan Su menghamburkan lamunannya, ia membawa sebuah nampan yang berisi secangkir teh lalu meletakkannya di atas meja..
"Aku takut, aku takut Pangeran menyukainya.."
Selir Yue Mei meminum tehnya yang dibawakan oleh pelayannya..
"Tidak akan terjadi Selir. Apalagi Selir hamil seorang pangeran. Hamba yakin Pangeran tidak akan mencintainya.."
Selir Yue Mei memikirkan perkataan pelayannya.
Benar jika aku hamil Pangeran tidak akan meninggalkan ku, justru Pangeran akan bertambah mencintaiku batinnya tersenyum licik...
"Baiklah, malam ini aku ingin bersama Pangeran. Buatkan hidangan yang enak.."
Ditempat lain.
Kediaman Yue Fei...
"Liu kenapa panas sekali.."
Yue Fei mengibas ngibaskan tangannya ke lehernya..
"Hamba akan mengipasi Permaisuri.."
"Percuma, apa disini ada kolam yang airnya sangat jernih ?" tanya Yue Fei menatap Liu sambil mengibas ngibaskan tangannya.
"Ada Permaisuri di istana halaman belakang.." jawab pelayan Liu dengan keheranan..
Yue Fei bergegas pergi menuju halaman belakang..
Sampai di halaman belakang Yue Fei terkagum kagum akan keindahan pemandangan di halaman belakang istana..
Terdapat sebuah air terjun, airnya sangat jernih di tambah dengan sebuah gazebo dengan di hiasi bunga beraneka ragam..
"Kalian tunggu di luar jangan biarkan siapa pun masuk, dan Bibi Liu bisa menemaniku. Eh, jangan lupa bawakan aku hanfu.."
"Tapi Permaisuri untuk apa ?"
Pelayan Liu keheranan menatap Yue Fei..
"Tentu saja aku akan berenang, tapi kenapa kolamnya banyak ikan.."
"Pelayan tangkap semua ikan ini dan pindahkan ke kolam lainnya.." perintah Yue Fei..
Lagi lagi para pelayan menatap Yue Fei keheranan.
Para pelayan ada yang ke kediaman Yue Fei membawa sebuah hanfu dengan warna ungu, sementara lainnya membawa tempat para ikan yang akan dipindahkan..
Selang beberapa saat, ikan di kolam telah di ambil dan pelayan Liu memegang sebuah hanfu berwarna ungu..
"Baiklah, kalian pergilah.."
Para pelayan pun menunduk hormat, berlalu pergi.
Yue Fei melepaskan hanfunya..
"Permaisuri.." teriak pelayan Liu membulatkan matanya..
"Diamlah, aku hanya ingin berenang. Jangan berisik.."
Byur...
Yue Fei menyeburkan dirinya ke dalam kolam, ia berenang kesan kemari. Sesekali pelayan Liu di buat jantungan oleh Yue Fei yang tiba tiba menenggelamkan dirinya...
Sementara di luar kediaman..
Pangeran Chen ingin menemui Yue Fei tentang pesta undangan di Kekaisaran Yun.
Dari kejauhan Pangeran Chen menatap keheranan para pelayan yang menunggu di samping kediaman Yue Fei, sementara ia tidak melihat Permaisurinya..
"Hormat hamba Pangeran.."
"Dimana Permaisuri ?" tanya Pangeran Chen keheranan.
"Kami disuruh menunggu di sini Pangeran. Sementara Permaisuri ada di halaman belakang." jawab salah satu pelayan..
Hem,, apa yang dilakukan Permaisuri di halaman belakang..
Pangeran Chen lalu bergegas menuju halaman belakang.
Sampai di halaman belakang, Pangeran Chen dibuat keheranan oleh Pelayan Liu yang berteriak memanggil Permaisurinya..
Pangeran Chen menatap sekeliling tapi tidak menemukan Permaisurinya..
Selang beberapa saat munculah, wanita dari dalam kolam..
"Bibi mana hanfu ku.."
"Permaisuri..." teriak Pangeran Chen..
Yue Fei menoleh..
Aaaaaa....
"Dasar cabul, mesum kenapa kau kesini.." teriak Yue Fei menyilangkan tangan di dadanya menutupi gunung kembarannya, lantas ia langsung menceburkan dirinya kembali..
Pangeran Chen yang melihat pemandangan di depannya, ia memalingkan wajahnya yang mulai memerah.
"Aku, aku akan menunggu di luar.." ucap Pangeran Chen gugup, ia terburu buru pergi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments
Siti solikah
ternyata selir Yue me udah hamil
2025-03-05
0
Lily Miu
walah dah hamil
2024-10-12
0
Sandisalbiah
hah.. kelakuan konyol permaisuri...
2024-02-02
0