Pertengkaran..

"Permaisuri, biar hamba saja yang memasaknya.." ucap ketua pelayan dapur.

"Tidak perlu, Liu siapkan Ayam.."

Yue Fei menarik lengan bajunya lalu melipatnya..

Liu memberikan ayam seger di mangkok yang besar,,

"Jeruk.."

Para pelayan saling menatap..

Yue Fei melirik semua pelayan.. "Apa disini tidak ada jeruk.."

"Hamba akan mengambilkannya, Permaisuri.. Pasti di kebun sudah matang Permaisuri.." ucap ketua pelayan dapur..

"Bukan jeruk itu yang aku maksud, ya sudah sana ambil aku akan membuat jus.." perintah Yue Fei..

"Lebih baik aku membuat sate saja.."

Yue Fei memotong daging ayam tersebut dengan potongan kecil kecil, ia mengambil beberapa bumbu lalu menumbuknya,, kemudian ia mencampurkan bumbu itu ke potongan daging ayam..

"Kalian ambilkan kan aku lidi.."

"Baik Permaisuri.."

Tidak ada bambu, lidi pun jadi hihihi

Selang beberapa saat ketua pelayan mengambil 10 biji lidi, ia menyerahkannya pada Yue Fei..

Yue Fei memotong lidi tersebut kemudian menajamkan nya..

Para pelayan pun hanya diam tak bergeming, mereka memerhatikan masakan Yue Fei yang menurut mereka sangat aneh..

Setelah selesai, Yue Fei memanggang nya..

"Kalian lakukan seperti ini, kalian bisa membuatnya untuk hidangan istana.."

"Aku akan menumbuk cabai.."

Yue Fei mengambil cabai, ia menumbuknya..

para pelayan melihat Yue Fei yang menumbuk cabai sangat banyak, mereka sudah merasakan panas di telinga mereka..

"Baiklah, ini masih ada sisanya, Liu bawakan sate itu ke kediamanku.." perintah Yue Fei..

Sampai di kedimannya..

Yue Fei langsung duduk menatap hidangannya,

"Untuk apa nasi ini ?" tanya Yue Fei, setaunya ia tidak meminta nasi..

"Mungkin Permaisuri, akan membutuhkannya.." jawab pelayan Liu..

"Baiklah.."

"Kalian duduklah kita akan makan bersama.." perintah Yue Fei.

Para pelayan dan Kasim Yi pun menuruti perintah Yue Fei..

15 menit kemudian..

Di kediaman Yue Fei kalang kabut, para pelayan serta Kasim Yi mencari air, merekapun berebutan air. Bahkan mereka ada yang meminum air kolam karna merasa kepedasan..

Yue Fei hanya diam, ia terus memakannya hingga habis, seperti biasa jika suasana hatinya tidak baik, ia akan melampiaskan dengan memakan makanan yang pedas..

Karna merasa kepedasan Yue Fei melampiaskan nya dengan push up..

"Permaisuri, Permaisuri, apa yang Permaisuri lakukan ?" teriak pelayan Liu, ia langsung menghampiri Yue Fei..

"Hais, diamlah, aku tidak butuh air.." ucap Yue Fei ia menghentikan latihannya menatap Liu yang membawa air..

"Tapi Permaisuri pasti kepedasan.." ucap pelayan Liu..

"Sudahlah aku ingin mencari udara segar.." Yue Fei langsung keluar, ia jalan jalan di sekitar istana dari arah berlawanan Yue Fei berpapasan dengan Pangeran Chen dan Selir Yue Mei..

Kenapa aku harus bertemu dengannya gerutu Yue Fei di dalam hatinya..

"Hormat hamba, Permaisuri.." ucap Selir Yue Mei ia memberi hormat, Namun kedua tangannya tidak melepaskan lengan Pangeran Chen..

"Hem, iya.." balas Yue Fei datar..

"Permaisuri ingin kemana ?" tanya Yue Mei tersenyum sinis.

"Kemana saja.." jawab Yue Fei datar..

Pangeran Chen yang mendengarkannya ia sangat geram. Akan ucapan datar Yue Fei..

"Permaisuri jika Selir Yue Mei menanyakan dengan lembut, tentu harus menjawabnya dengan lembut.." ucap Pangeran Chen dingin..

Yue Fei menatap tajam Pangeran Chen..

"Disini siapa Permaisurinya dan siapa Selirnya.."

"Jaga batasan mu Permaisuri, kau tidak pernah berubah.." bentak Pangeran Chen..

Yue Fei yang tidak pernah dibentak di kehidupan sebelumnya, ia merasa sakit hati..

Yue Fei menunduk..

"Jika Pangeran ingin.." Yue Fei mendongakkan kepalanya menatap lekat Pangeran Chen..

"Pangeran boleh mengangkatnya sebagai Permaisuri.."

Yue Fei menatap Pangeran Chen tersenyum, ia langsung pergi..

Pangeran Chen yang melihat mata Yue Fei. tersimpan sebuah kesedihan serta kekecewaan, hatinya merasa bersalah..

"Pangeran, maaf atas sikap hamba dan sikap Kakak, Ini salah hamba.." kata Selir Yue Mei dengan wajah bersedih..

"Mei' er ini bukan salah mu, sebaiknya kamu beristirahat.." ucap Pangeran Chen, ia melepaskan tangan Selir Yue Mei yang memegang lengannya kemudian berlalu pergi..

Terpopuler

Comments

Siti solikah

Siti solikah

ckck salahnya Yue fe yang dulu

2025-03-05

0

Lily Miu

Lily Miu

/Facepalm/

2024-10-11

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

kenapa selir yg namanya mei ini semuanya jahat...

2024-02-02

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!