Makan Bersama Dengan Pelayan..

Pangeran Chen mengangkat alisnya, ia menatap Permaisurinya, membetulkan selimutnya..

"Besok pagi, berikan ia penawar mabuk, pasti kepalanya terasa pusing." perintah Pangeran Chen kemudian ia menuju kediamannya.

Disana terlihat, Selir Yue Mei yang menunggunya..

"Pangeran bagaimana keadaan Kakak?" tanya Selir Yue Mei.

"Dia sudah tidur.." jawab Pangeran Chen lembut.

"Emm, Pangeran aku sangat merindukan mu,, bisakah kita malam ini bersama.." ucap Selir Yue Mei menggoda..

Pangeran Chen tersenyum, ia mencium bibir Selir Yue Mei begitu lembut.

Pangeran Chen menggendong tubuh Selir Yue Mei, ia menidihnya kemudian ******* kembali..

Pangeran Chen membuka hanfu Selir Yue Mei, merekapun telanjang bulat. Merekapun melakukan gejolak panas, desahan demi desahan menemani sepasang kekasih yang saling merindukan...

Ke esokan paginya..

Yue Fei mengerjapkan matanya, ia perlahan lahan mengerjapkan matanya berapa kali hingga terlihat jelas.

"Aduh pusing.."

Yue Fei memegang kepalanya..

"Permaisuri, minum ini. Hamba sudah menyiapkan pereda mabuk untuk Permaisuri.."

Pelayan Liu menyodorkan secangkir minuman hangat di nampannya..

"Terimakasih.." balas Yue Fei ia langsung meneguk minuman itu...

Pelayan Liu terkejut,, Baru pertama kali ia mendengar seorang junjungan mengucapkan terimakasih ke pelayan.

Pelayan Liu terharu, ia tersenyum menatap Yue Fei..

"Bibi, siapa yang membawa ku tadi malam ?" tanya Yue Fei..

"Bibi..."

Pelayan Liu kebingungan..

"Hah, mulai saat ini aku akan menganggap mu Bibi bukan pelayan ku, oke.." ucap Yue Fei memperlihatkan giginya..

"Permaisuri, itu tidak sopan, hamba hanya pelayan rendahan.."

"Sudahlah Bi,, aku hanya ingin tau siapa yang membawa ku kesini?" tanya Yue Fei, ia mengingat ngingat jika semalam ia merasakan digendong oleh seseorang..

"Yang membawa Permaisuri, Pangeran Chen.."

Yue Fei yang mendengarkanny, melongo tak percaya..

"Gunung salju itu.." ujar Yue Fei..

"Permaisuri itu tidak baik memaki Pangeran seperti itu, jika terdengar oleh orang lain Permaisuri bisa di hukum."

"Hah, sudahlah aku mau mandi.."

Yue Fei bergegas ke pemandian kolamnya, seperti biasa ia akan mengusir para pelayan yang ingin memandikannya..

Karna merasa jenuh Yue Fei melakukan aktivitas dunia modernnya dengan bernyanyi.

"Satu, dua tiga..."

Na na na,, La la la la laaaaaaaaaaaaaa....

Sementara di luar pemandian Yue Fei, Pangeran Chen yang mendengarkannya, ia merasa aneh dengan Permaisurinya..Namun seulas senyum muncul di bibirnya, Entah kenapa hatinya merasa khawatir akan Permaisurinya hingga pagi pagi sekali ia datang bermaksud bertemu dengan Permaisurinya..

Pangeran Chen melirik para pelayan yang sedang terkekeh menunduk..

"Ekhem, jangan bilang aku datang kesini.." ucap Pangeran Chen datar, ia bergegas pergi menuju tempat latihan..

Selesai bernyanyi Yue Fei, keluar dari tempat pemandiannya, ia bergegas kediamannya..

Sampai di kediamannya,,

Yue Fei di rias oleh para pelayannya..

"Bibi, aku ingin rambutku di kepang saja, biarkan separuhnya terurai.." perintah Yue Fei.

"Baiklah.." balas pelayan Liu..

Selesai di rias, Yue Fei duduk di halaman kediamannya, sambil menopang dagu..

Pelayan pun datang membawa beberapa makanan,, Yue Fei yang melihatnya, ia menelan ludahnya menatap makanan yang didepannya..

Tanpa basa basi Yue Fei, mangambil semua macam sayur dan daging, menaruh di piringnya..

Para pelayan terkejut..

Semenjak kapan Permaisuri bernafsu seperti itu, baisanya ia akan memakan semangkuk kecil untuk menjaga tubuhnya batin para pelayan..

Yue Fei makan dengan rakusnya,, ia menatap semua pelayan..

"Kenapa kalian diam, tidak makan bersama ku kah?" tanya Yue Fei menatap para pelayan.

"Ampun Permaisuri, kami tidak pantas makan bersama Permaisuri.." ucap para pelayan.

"Sudahlah kalian makan saja,, temani aku, Ayo jangan ragu ragu, ini perintahku.." ucap Yue Fei tegas..

"Tapi Permaisuri.."

"Hemm,,"

"Ba,, baik Permaisuri.."

Ke enam pelayan pun serempak duduk di kursi mereka..

"Ambilah, kita akan makan bersama.."

Merekapun makan bersama yang diselangi canda tawa.

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

pr berat buat Safira utk menyesuaikan diri..

2024-02-02

0

Dianita Indra

Dianita Indra

lanjut thor

2022-03-27

0

Iin

Iin

p

2022-02-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!