Danielle menahan ji jik saat tubuhnya diperiksa oleh pria tua bangka di depannya, ingin rasanya meludah tepat di wajah bengkak gendutnya.
"Satu ini sangat spesial, lihat tubuh proporsional-nya, bahkan lengannya keras seperti berotot. Apalagi mata cyan-nya sangat indah mendominasi. Kalian sudah memeriksa latar belakangnya dengan teliti, bukan?" si pria gemuk terdengar pintar dan teliti.
"Sudah, Tuan besar," jawab Leon yakin.
Kalian pikir hanya kalian yang pintar! Kalian para bandit tengik terlalu meremehkan kekuatan hukum! Apalagi hukum sepertiku, saat waktunya nanti aku akan patahkan jari - jari kalian satu - persatu lalu memotong alat tempur bagian bawah tubuh kalian dan menjadikannya sajian untuk Popo tersayangku! Danielle bersungut dalam hatinya.
"Leon... Kau bawa sendiri wanita bermata spesial ini ke Mr Q. Dia akan membayar jutaan dollar untuk wanita ini, dia akan senang dan menjadikan wanita ini budak sexs koleksi terbarunya."
Yessss ! Danielle merasa senang dia lah yang terpilih.
"Baik, Tuan besar," Leon menarik lengan Danielle membawa keluar dari ruangan itu.
Danielle hanya menurut berwajah tenang tapi sudut matanya terus memperhatikan lorong - lorong yang dilewatinya.
Seorang pria yang bernama Leon terus membawanya sampai akhirnya ia dibawa ke tempat sebuah mobil SUV besar berwana hitam berada.
Pintu mobil terbuka, tapi tiba-tiba seseorang menendang perut Leon sampai Leon terjengkang ke belakang, cekalan tangan Leon terlepas dari tubuhnya.
Dugh ! Dugh ! Dugh !
Beberapa anak buah Leon sudah turun dari dalam mobil SUV, mereka bertarung melawan seseorang berpakaian kaos dan celana hitam dengan topi dan masker yang berwarna senada.
Danielle tidak bisa mengenali siapa orang itu, ia menatap tajam ke wajah orang bermasker hitam memperhatikan mata orang itu yang tidak tertutup. Bentuk mata orang itu hooded dengan pupil mata berwarna biru dipadukan alis yang tebal dan panjang. Danielle juga memperhatikan gerakan - gerakan bertarung orang itu, sangat terlatih juga sangat pro.
Siapa dia? Danielle tak berpikir itu adalah rekan - rekannya, karena rencana dalam tim dirinya akan masuk ke dalam kandang si pembeli maniaks lalu mencari Big Boss sesungguhnya dari para mafia - mafia penjual wanita ini. Pria tua gemuk di dalam bukan lah Boss besar sebenarnya.
Perhatiannya baru saja kembali, tiba - tiba tangannya di tarik orang bertopi dan bermasker itu, "Hei!" teriaknya.
Tapi orang itu terus menariknya lari pergi dari sana, Danielle berbalik ke arah belakang ternyata semua anak buah Leon telah dikalahkan. Mereka semua terbaring tak berdaya termasuk Leon yang memegangi wajahnya yang berdarah.
Danielle lari mengikuti langkah lebar orang yang menariknya, tak lama orang itu berhenti lalu berbalik menatapnya.
"Kamu baik - baik saja?" tanya orang itu.
Benar dugaanku, seorang lelaki!
" Apanya yang baik - baik saja, brengsek ! Kenapa kau menarikku kesini dan mengambilku dari orang - orang itu!" Danielle menghempaskan tangannya yang digenggam lelaki bermasker di depannya.
"Aku menolongmu, Nona..."
"Kapan aku meminta pertolonganmu?!" teriak Danielle histeris.
"Orang - orang itu bukan orang baik, aku hanya ingin membebaskanmu dari mereka," lelaki itu tetap dengan ucapnnya.
"Astaga! Tuan, aku tidak pernah meminta kamu menolongku! Yang ada kamu sudah menyusahkanku! Misi-ku sekarang kacau! Lelaki gila ! Minggir ! Jangan mengikutiku !" Danielle tak ingin meladeninya lagi, misi-nya sudah gagal. Jika tetap disana Ia akan berakhir membunuh orang yang 'menolongnya' tapi nyatanya orang itu mengacaukan misinya.
"Lelaki sial! Awas saja kalau mengganggu lagi!" gerutu Danielle sembari berjalan terus menjauh dari sana menuju tempat para rekannya mengamati dirinya.
Justin masih terperangah menatap kepergian wanita yang sudah ditolongnya, wanita itu bukannya berterima kasih tapi malah membentak dan mengatainya lelaki gila.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 35 Episodes
Comments
Femmy Femmy
segera Daniela Kasikan Popo alat tempurnya🤣
2024-10-26
0
Sri Mulyaningsih
seru 🤭💪🏻👍🏻
2024-03-11
1