...____________♧ CHAPTER 17 ♧____________...
"kamu sudah siap nak ara?"tanya paman bimo
"SIAP!"pekik arasya yang sudah memakai baju petani khas wanita yang tidak lupa dengan topi jeraminya.
"KAMU SIAP ABANG!"tanya arasya pada kenzi
"hm siap..."jawab kenzi dengan sedikit malas karena dia juga diajak untuk pergi kehutan
"kamu ethan."tanya kenzi bergiliran
ethan hanya memutar matanya dengan malas dan merdehem "hmm....!"diapun yang aslinya adalah seorang kaisar tiba-tiba saja memakai pakaian petani yang menurutnya aneh dan tidak pantas untuknya. Tetapi ini adalah permintaan arasya, dia tidak kuasa menolaknya.
"kalian berhati-hatilang dijalan..."lirih bi arum yang kini juga sudah tinggal dimension arasya bersama lili juga. Mereka berdua yang akan menjaga mension selama arasya dan ketiga prianya pergi kehutan untun mencari buah cokelat.
"ini paman.. Bekal untuk kalian.."ucap lili sambil memberikan beberapa bekal
"bibi dan lili tidak usaah khawatirkan aku... KARENA AKU MEMILIKI 3 PRIA BEROTOT YANG BISA AKU ANDALKAN"pekik arasya penuh percaya diri, membuat ethan dan kenzi makin malas mengikutinya.
"hahahahaha baiklah.. Mari kita berangkat. Waktu sudah hampir siang"ucap paman bimo yang sudah berjalan duluan di ikuti simungil arasya dan di belakangi kenzi dan ethan sitiang, mereka berempat menaiki kereta kuda milik paman bimo. Itu hadia arasya untuk pamanya agar tidak repot-repot menunggangi kereta keledai, akan lebih cepat jika menggunakan kereta kuda.
***
"ehmm...hmmm"deheman seorang gadis yang baru bangun dari tidurnya. Dia membuka matanya pelan-pelan dan bisa merasakan tubuhnya tanpa busana sedikitpun dan di sampingnya ada seorang pria bertelanjang dada juga.
"AAAAAAAAA....."teriak wanita itu yang bukan lain adalah viona
"heh.. Kamu mengapa berteriak!"tanya pangeran andrea yang terbangun kaget akan suara viona.
"p_pangeran a_a_apa yang kamu lakukaan padakuu"tanyanya dengan wajah ketakutan yang kini sudah menjaga jaraknya dengan pangeran andrea.
"heii... Apa kamu lupa semalam.. Kamu menggodaku, aku hanya mengajakmu minum dan ternyataa, ck tubuhmu sangat lemah.. Saat minum yaa dan begitu saja. Aku sengaja memesan penginapan untuk kita bermalam"ujarnya tidak peduli.
"t_t_tapi... A_ku_"ucapnya terbata batah karena masih syok dan tidak percaya tubuhnya sekarang sudah tidak perawan lagi.
"_kamu tenang saja... Saat aku sudah menjadi pangeran mahkota, akan aku jadikan kamu ratu satu-satunya yang akan bersamaku"ucapya sambil mendekati viona yang kewaspadaannya sudah mulai memudar.
"tetapi bagaimana kamu bisa menjadi pangeran mahkota? Saat ini pangeran orion masihlah menjadi pangeran mahkota yang sangat dipercai raja"tanya viona yang kini sudah berdekatan dengan andrea
"itu sebabnya aku membutuhkanmu cantik"ucapnya sambil tanganya menyentuh pipi viona yang masih kelihatan bingung.
"asalkan kamu bisa membantuku, aku akan menjadikanmu ratuku satu-satunya di kerajaan leofances. Semua yang merupakam musuhmu akan aku singkirkan.. Bagaimana sayang? apa semalam yang kita lakukan itu tidak bisa membuat mu jatuh cinta kepadaku"goda pangeran andrea berhasil membuat vioana malu-malu. Dia sepertinya sudah jatuh cinta dengan pangeran andrea.
"baiklah.. Asal kamu tepati janji kamu ya!!"lirih viona yang mengiyakan ajakan andrea karena dibuat mabuk oleh godaan andrea
"iyah.. Aku janji.." ucapnya langsung memeluk tubuh vioana dan tersenyum jahat, sementara viona membalas pelukan andrea dengan perasaan senang selayaknya orang yang sedang jatuh cinta.
***
Sesampainya dihutan yang dimaksud oleh paman bimo. Tentu masih dalam kukuasaan leofances, namun sayangnya buah itu sangat berhamburan, karena tidak ada yg mengambilnya. dan banyak sekali simak-simak, karena tidak ada yang pernah melewati tempat itu, ditutupi pohon-pohon besar dan tinggi juga di sana, untung saja paman bimo sangat suka mengitari kawasan hutan ini, jadinya tidak terlalu mempersulit mereka.
Dan untung arasya memabawa ethan dan kenzi, mereka sangat membantu dalam membersikan jalan. Berbeda dengan mereka berdua yang melakukan pembersihan, mereka terlihat sangat tidak suka
'ternyata di dalam novel juga ada buah ini.., setauku buah yang ini juga sering disebut pohon kakao dan berasal dari amerika serikat, bisaa yaa terdampar di dalam buku novel. Hehehe, memang sih wajah-wajah di dalam novel ini tidak mirip dengan orang-orang dinegeriku. Mereka seperti orang asing.. tapi tak pa laah.. Asal mereka semua cakep-cakep!!"batin arasya yang hanya memperhatikan paman bimo, ethan dan kenzi yang sedang memetik buahnya. Mereka melarang arasya untuk ikut mereka, karena mereka pikir ini adalah perkerjaan seorang pria.
Setelah semuanya terkumpul disebuah wadah keranjang yang terbuat dari bambu ayaman.
"ini nak ara, setelah itu buahnya mau diapakan?"tanya paman bimo yang sudah mengumpulkan semua buahnya bersama ethan dan kenzi. Sekitar 70 keranjang.
"waaaaaahh.... Banyaaak sekaliiii..."teriak arasya kegirangan, melihat buah seperti melihat uang.
"ah bawa saja kembali kemension ku, akan aku kerjakaan selanjutnya bersama bibi dan lili juga para pelayan di sana"ujar arasya gembira, dia pun memutar kepalanya kearah kenzi.
"aaabaaang..."panggil arasya manja
"hmm!!!"jawab kenzi yang nafasnya masih belum teratur karena kecapean
"itu.... Bisa tidak gunakan kekuatan abang buat mindahin semuanya ke mensionku pake sihir teleportasimu"tanya arasya malu-malu sambil kedua jari telunjuknya di tabrak-tabrak👉👈
kenzi yang mendengar itu hanya bisa bernafas kasar karena dia tidak kuat akan menolak permintaan adik kesayanganya.
"haah... Baiklah.. Abang lakuin"ucapnya menyanggupi
"biar aku bantu juga"lirih ethan yang tidak mau kalah. Dia sedikit cemburu karena arasya hanya terus meminta tolong kepada kenzi tanpa melihat kearahnya juga.
"MAKAASIH ABANG.. MAKASIH ETHAN CAYANG KALIAA BERDUAA.."mereka tidak menggubris ucapan arasya dan tetap melakukan pemindahan semua buah itu ke mension, tetapi aslinya jantung mereka sedang tidak aman mereka menyembunyikan senyuman mereka diam-diam.
"paman bagaimana?"tanya paman bimo juga tidak mau kalah.
"SAYANG PAMAN JUGAA... Hehehe" ethan dan kenzi yang mendengar itu hanya menggeleng gelengkan kepala akan tingkah arasya. paman bimo membalas ucapan arasya dengan tersenyum puas.
***
"AAAARRGGGHH... KENAPAA JUGA KAKAK NINGGALIN BANYAK PEKERJAAN BEGINI!! AKU SANGAT BINGUNG LEON!!"teriak edgar yang sekarang berada diruang kerja tuan duke baratha
"berhentilaaaah mengeluh!!! Kerjaakan tugasmu dengan baik. Ini hanya sampai ayah pulang!"ketus leon yang masih menulis berkas-berkas di atas mejanya.
"tetapi kan ya leon.. Kamu tidak tahu adik vioana dari semalam tidak ada dimension?"tanya edgar memastikan
Leon yang mendengar itu hanya terdiam tidak menjawab pertanyaan edgar. Dia juga tahu viona belum pulang dari semalam, dan ibu kedua tidak menghawatirkanya samasekali.
"heeii aku sedang bertanya kepadamu.. kamu tauu tidaak..."ketus edgar yang mulai kehilangan kesabaranya
"CK DIAMLAAH.. KAMU MENGGANGGU PEKERJAANKU"sarkas leon yang tidak senang samasekali
"kak leon.. Apa kamu pikir apa yang bilang kak kenzi ada benarnya ya? apa kita yang salah?"tanya edgar lagi
BRUK
bunyi meje yang sangat kuat dipukul oleh leon yang kini kesabaranya telah habis.
"KAMU SANGAT MENGANGGUKU EDGAR!"teriak leon yang langsung pergi meninggalkan edgar di dalam ruangan. Dan kini edgar juga marah karena dia pikir dia hanya bertanya mengapa leon bisa semarah itu.
BABAY... SEE U LETER
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 48 Episodes
Comments
Wisteria
ini cewek kasih tongkat bisbol udah nurut aja padahal udah rugi duluan
2024-12-14
1