...____________♧ CHAPTER 20 ♧____________...
Prang...
Prang...
Bunyi suara pedang bertemu satu sama lain, kini ethan dan kenzi sedang bertarung ditaman, kekuataan mereka yang terlihat sangat seimbang dengan perbedaan umur yang sedikit jauh itu.
"aku tidak menyangka pengawal pribadi adikku sekuat dirimu, aku hampir kewalahan tapi kamu masih tetap biasa saja"ujar kenzi yang masih melawan.
"kamu juga tidak mengecewakanku, sebagai kakaknya arasya memang terlihat pantas bisa menyiimbangi diriku"ucapnya penuh percaya diri
"hahahaha, kamu sangat sombong yaa"lirih kenzi mulai bermain serius.
'oh mulai serius'batin ethan tersenyum semirik
Dan tidak jauh disitu ada arasya yang melihat pertandingan ethan dan kenzi melebarkan kedua bola matanya, dan dia hampir mimisan. Kenapa tidak, sekarang ethan dan kenzi tidak memakai baju mereka, mereka berlatih memperlihat otot otot yang menonjol itu, bentuk perut yang sispek, dan kulit putih bersih dimiliki mereka, ditambah keringat yang bercucuran mendapatkan pemandangan yang indah bagi arasya.
'omooo omooo.... Oppaa... Arasya ngga kuaat deee... Gimanaa ni dee arasya mau pingsan deee...'pekin arasya didalam hatinya.
Dan pelatihan pedang pun berakhir yang dimenangkan oleh ethan, "Ck! itu hanya kebetulan, kamu sedang berutung"ketus kenzi tidak terima kekalahanya.
"abaaang.... Ethaan..."pekik arasya menghampiri mereka, dia sadar bahwa mereka telah selesai berlatih.
"adek? Kenapa kamu kesini hm?"tanya kenzi
"itu... Aku mau mengundang kalian sarapan bersama..., tadi bibi arum memeras susu sapi, dan pelayan membuat susu hangat dan roti hangat untuk kita"seru arasya dengan mata berbinar melihat tubub kenzi dari atas sampai perutnya yang AAAKKKH...!.
"apa yang kamu perhatikan hm"tanya kenzi yang melihat gelagat arasya aneh
"tubuh abang sangat indah..."pekiknya yang membuat kenzi yang kaget desertai malu dan ethan yang mulai panaas.
"benarkah..?"goda kenzi
"hm hm"jawabnya sambil mengangguk tapi pandanganya masih tertuju ke roti sobek milik kenzi.
ethan yang melihat itu menunjukan wajah datarnya. "nona ara?" panggi ethan
"ya?"jawab arasya berbalik melihat ethan
"bagaimana dengan tubuhku juga?"tanya ethan malu-malu
"hm hm.. Tubuhmu juga sangat indah.."pekiknya lagi
"aku tahu.."jawab ethan merasa puas tapi kini membuat kenzi yang marah, dia yang sudah kalah dari ethan kini ethan mau mebagambil pujian adiknya juga. Dia mau hanya dia seorang, sunggu kakak yang egois.
kenzi langsung menarik tangan arasya untuk pergi "ayoo katanyaa mau sarapan"lirihnya berjalan memegang lengan arasya.
"iyaa abang.."seru arasya tersenyum manis
"ck! Dasar tua bangka! cepatlah menikah."gumam ethan pelan dengan wajah datarnya.
***
"tuan duke kamu harus bertahan"ujar zak yang panik melihat keadaan duke baratha yang kini kedua kakinya hilang dimakan monster ganas yang mengetahui keberadaan mereka. Duke baratha yang diserang monster bertubuh besar, bermuka seran, mirip serigala tapi ini terlihat lebih menyeramkan. Dia sangat kewalahan dan berencana untuk melarikan diri tapi tak sengaja saat dia terlalu fokus melihat kebelakang dia tersandung dan terjatuh, lalu ditangkap oleh monster itu dan kedua kakinya langsung dijadikan santapan, zak yang sedari tadi melawan monster lain, melihat tuanya sudah berteriak histeris.
"AAAAAAAA....."untungnya zak berhasil melarikan diri membawa duke baratra menggunakan teleportasi, mereka berhasil menghidar untuk sebentar saja, karena aroma darah dari tuan duke sangat kuat dihidung mereka, cepat atau lambat mereka akan ketahuan.
zak melakukan sihir telekinesis untuk mengubungi para prajurit yang dibawah mereka, tapi kini tinggal sedikit yang bertahan. mereka yang masih bertahan bisa dihitung jari saking sedikitnya.
"bagaimana ini? zak menyuruh kita untuk pergi kesana. tapi aku tidak mau mati konyol!"lirih seorang prajurit yang kini mereka juga sedang bersembunyi didalam semak-semak goa yang kecil.
"AARRGGGH... KALAU SAJA KAMI MENGIKUTI PRAJURIT LAIN UNTUK MENGABDI DENGAN KAISAR FILIPSH, MUNGKIN INI TIDAK AKAN TERJADI"pekik seorang prajurit yang lain. Mereka merasa diri paling setia ini tiba-tiba saja mau menyereh.
"siaal dimana mereka! Kenapa lama sekali"dercik zak yang sudah melihat tuanya tekapar, untung saja zak bisa menutup luka yang berdarah itu menggunakan kekuatanya sihirnya agar darahnya berhenti.
"bertahanlah tuan, aku takan membiarkanmu kenapa-kenapa"ujarnya penuh khawatir.
***
"HA? APA YANG KAMU KATAKAN TUANKU? VIONA!"pekik arin yang melihat kearah viona yang menunduk dengan tatapan jengkel karena dia sudah tau bahwa viona telah kehilangan sihir sucinya karena kehilangan keperawananya sebelum terikat janji pernikahan.
"itu benar. Aku sangat kecewa denganmu arin. Aku sangat mempercaimu dan menyusun rencana agar kamu bertemu dengan dewa kebajikan hingga dia memberkatimu dengan permintaanmu sendiri yaitu seorang putri agar kamu bisa melemahkan anak dari maria. Tapi apa! Kamu lupa akan perjanjian kita!!! Apa kamu tau sekarang keberuntungan anak itu sudah sangat besar"pekik seorang pria dengan suara berat dan sangat menyeramkan.
"m_m_maafkan saya tuan. S_saya sudah berusaha sangat kuat untuk menjatuhkan anak itu"lirihnya membela diri
"APA!!! KAMU MEMBIARKAN ANAK ITU LEPAS DARI PENGLIHATANMU ITU SAJA SUDAH SALAH BODOH!"
"BODOHNYA AKU TIDAK MENCARI TAU ANAK DARI KEDIAMAN DUKE MANA YANG AKAN MENGANCAM DIRIKU. ITU SEBABNYA AKU MEMASUKAN DIRIMU MENJADI PELAYAN MARIA. SAMPAI MARIA HAMIL BARU AKU MENYADARI ITU TAPI ITU SUDAH SANGAT TERLAMBAT. SIAL, SEANDAINYA AKU MEMBUNUH MARIA SEBELUM DIA HAMIL MAKA ANCAMANKU TIDAKA AKAN PERNAH ADA AARRRRGGG!"
"BAWAH DIA KEMBALII ARIN!!! BAWA DIA KEMBALII KE KEDIAMAN MU AGAR KAMU BISA MENJATUHKAN HARGA DIRI DAN MENTALNYA LAGI!!! SELAGI DIA TIDAK MEMILIKI KEPERCAYAAN, SELAGI DIA TIDAK MEMILIKI KEBERANIAAN RENCANAKU YANG KU LAKUKAN INI AKAN BERJALAN DENGAN BAIK.. DENGAR ITU SIALAAN!!! BAWA DIA KEMBALI!!!
"i_iya tuan akan saya lakukan. Tapi bagaiman dengan putriku tuan? Bagaimana cara agar kekuatan sihir sucinya kembali?"lirihnya dengan tangan gemetaran.
crak...
Bunyi sebuah kalung jatuh karena dilempar pria itu, mereka sekarang berada dihutan yang tak terlihat. Orang yang bisa masuk adalah orang pengikut-pengikut raja kegelapan saja, dan iya arin adalah salah satu pengikut itu.
"pakaikan kalung ini kepada viona. tumbalkan sekitar 10 anak berumur 12 tahun dan campurkan darah mereka, rendam kalung itu maka kekuatanya akan kembali selama ia memakai kalung itu, tapi jangan sampai rusak. Ingat itu, dan pada saat pengobatan jangan sampai ada yang melihat viona mengobati orang, karena auranya sekarang akan berbeda. Dulu auranya terang biru tapi sekarang akan keluar aura hitam pekat, dan akan menyakitkan saat mengobati seseorang, berhati-hatilah arin"sarkasnya dan langsung mengusir arin dan viona dari hutan tak terlihat. Kini tinggal mereka berdua di hutan yang tak ada orang, sunyi sungguh sunyi.
'baiklah! Terima kasih tuan akan kemuarahan hatimu'batin arin.
***
"ck sia-sia aku merusaki otaknya agar dia berpikir lambat dan akan menjadi anak bodoh! bagaimana dia bisa berubah, ada yang aneh.. Aku yakin malam itu aku sudah sangat merusaki otak anak itu!"desisnya dengan suara berat
"KENAPAA ANAK ITU TIDAK BISA KUBUNUH WAKTU DALAM KANDUNGAN SIAAAL!!! JANGAN SAMPAI RAMALAN ITU BENAR..! TIDAK-TIDAK BOLEH.. AKU HARUS BISA MENJATUHKAN MENTAL ANAK ITU SEDALAM-DALAMYA SAMPAI DIA MENGAKHIRI DIRINYA SENDIRI. RENCANAKU YANG SUDAH KU SUSUN SELAMA INI TIDAK BOLEH GAGAL HANYA KARENA ANAK BOD*H ITU!!!"pekiknya dengan berpikir berbagai macam rencana jahat.
"dan pasukanku sudah sangat kuat. Lebih kuat dari pada kekaisaran sialan itu. Kalian lihat saja.. Aku akan membalaskan dendamku ini dan menguasai seluruh kerajaan. Tidak akan lama lagi, saat mental anak itu benar-banar rusak maka rencanaku akan berjalan baik."
BABAY... SEE U LETER
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 48 Episodes
Comments