...____________♧ CHAPTER 1**2 ♧____________...
Hari ini dikerajaan loefances adalah hari perayaan festival bunga, sebernarnya perayaan ini adalah perayaan dari luar. karena selir ketiga istri raja kevies remond leofances merupakan keturunan tiongkok, yaitu selir wuwen xian leofances dia memberikan hadia atas kelahiran putri pertamanya dari selir ketiga yaitu putri aquela, untuk hari ulang tahunya menjadi hari festival bunga dikerajaanya setiap tahun. Dan sangat kebetulan kelahiran putri aquela berpaspasan dengan musim semi.
Festival bunga sendiri diadakan di seluruh kerajaan leofances namun acara utama pertujukan bakat akan diadakan diisitana sendiri. Mereka yang mau menghibur raja, ratu, selir, pangeran dan putri diizinkan untuk masuk, khusus bangsawan. Sedangkan rakyat biasa hanya bisa mengucapakan selamat untuk putri aquela saat dia keluar untuk menyapa mereka.
***
"putri... Apa yang sedang kamu lakukan.. Nanti kamu akan terlambat pada hari perayaan festival bunga.. Jangan mengecewakan adik barumu itu putri.."ketus lili yang sedang melihat arasya melilit bunga disebuah jepitan rambut. dia sangat lihai dalam membuat perhiasan dari bunga hidup di kamar tempat beriasnya
"lili bagaimana menurutmu?"tanya arasya menunjukkan penampilanya, gaun yang berwarna merah muda sedikit keemasan dengan eleganya, rambut yang dia lilitkan dengan banyak bunga kecil berwarna putih tetapi masih ada pigmen merah mudanya dan dia membuat rambutknya sedikit bergelombang.
lili membelalak matanya melihat kecantikan arasya yang membuatnya tidak bisa berkata-kata, "indaah sangat indah... Kamu seperti seorang dewi putri.."ucap lili menganggumi nonanya ini
"ck.. jangan merusak moodku dengan panggilan putrimu itu"ketus arasya
"hehehe. apa maksudnya mood ya ara?"tanya lili malu-malu
"perasaan seseorang.., apa keretaku sudah disiapkan?"tanya arasya
"sudah.. dan ethan juga sudah menunggu. dia sangat tampaan ara.. Apa kamu tidak memiliki mood kepada dia?"tanya lili polos
"ha? hahahaha... jangan.. Kamu jangan menggunakan aksen sepertiku.. Apa-apaan itu 'memiliki mood kepada dia, hahahaha"ucap arasya tertawa cukup keras.
Lili hanya membalas arasya dengan muka juteknya dan pipinya yang merah karena malu ditertawai oleh arasya
"hahahaha sudah-sudah lebih baik kita bergegas"ujarnya memberhentikan tawanya dan mengusap air mata yang keluar sedikit karena terlalu tertawa.
"oh iya di mana hadiaku yang sudah kusiapkan?"tanya arasya ke lili. Dia sudah meyiapkan sebuah dress yang sangat cocok untuk dipakai anak-anak di musim semi ini.. Tak lupa dengan sandal jepit ala-ala gadis modern, 'adiknya yang putih dan sipit itu pasti sangat cocok..'batinya merasa gemas sendiri
FLASBACK ons
"apa nak ara akan memakai gaun ini diacara ulang tahun adik kamu?"tanya bi arum sambil menambahkan tehnya arasya yang hampir habis
"ha? kapan itu bi?"tanya arasya kaget
"bukanya besok, hari festival itu adalah hari perayaan ulang tahun adik nak ara"ujar bi arum merasa heran
'dasaar vionaa... Abang juga!!! LILI JUGA IKUT-ikut mengapa ngga kasih tahu guee.. sialaan kalian bertiga!'batin arasnya dengan pandangan marah.
***
"Huaacim..."bersin lili,
"aneh kok tubuhku terasa merinding.."lirihnya
***
"haaaciim..."kenzi menggosok hidungnya
"kamu kenapaa kak.. kamu jangan sakit.. Ayah sedang tidak ada, kamu yang bertanggung jawab"ucap edgar, kini ayahnya sudah berangkat dan ditemani zak yang siap melindungi tuannya itu. walau kemungkinan menang itu 0%, asal bisa bertahan hidup itu sudah cukup.
"berisik"ucapnya.
***
"hacim!"
"kamu mengapa sayang?"tanya arin yang kini mereka sedang ditoko gaun membeli gaun baru untuk dipakai di hari festival bunga nanti.
"tidak apa-apa"
***
"bibi harus cepat-cepat bersiap.. Dan membantuku membuat dress di toko butik baru kita. Aku rasa semua bahan di sana lengkap kalau kita cepat-cepat, soalnya aku belum sempat membuat hadia untuk putri aquela"ucapnya kwatir
"baiklah-baiklah.. Anakku, tenangkan dirimu" bibi dan paman bimo pun sudah siap dan di jemput oleh kereta kuda umum, mereka pun sampai ketoko butik yang lebih baik daripada toko sebelumnya. Namun kegamuman mereka ditunda dahulu, mereka masih diburu-buru kan oleh arasya untuk membuat dres, paman dan bibi tidak kuasa menolak anak kesayangan mereka yang baru di angkat itu, dibantu juga oleh ethan membuat sebuah sandal jepit. Arasya sangat sibuk dia bolak balik ke sana kemari, ke bibi habis itu ke ethan. Ke bibi habis ke ethan, seperti itu saja terus.
FLASHBACK OFF
***
Ethan yang sudah menunggu lama pujaan hatinya itu, akhirnya sudah terlihat, dia terpaku akan penampilannya arasya yang seperti dewi itu.
Arasya pun begitu, dia memandangi ethan dengan intens, pria yang dia rasa bukanlah pengawal sembarangan. Ketampanan ethan bertambah karena memakai pakaian bangsawan, arasya menyuruhnya untuk menemaninya di sana. Tentu dengan senang hati ethan menerimanya.
"kamu sudah siap nona?"tanya ethan memasitikan
"iya"jawab arasya singkat
"hati-hati ara..."pekik lili yang sudah melihat nonanya naik kereta kuda kebangsawanan putri dari virsan
sekarang kereta sudah berjalan dan tidak lama telah sampai di istana leofances. "kita sudah sampai putri"ucap ethan mengulurkan tanganya untuk digapai arasya.
arasya turun dari kereta dipandangi banyak orang bangsawan yang melihat kearahnya.. Hampir semua pandangan yang diberika adalah pandangan kegamuman tetapi juga ada yang penasaran bahkan ada pandangan iri, ditambah yang menemaniku tak kalah tampan, ethan lebih tampan daripada semua pria di sini.. itu sangat membuatku bangga bersanding denganya di sini.
luar biasaa apa dia turun dari kerajaan virsan, benderanya dari kerajaan virsan soalnya
Siapa gadis itu seperti dewi
Apa aku bisa mendekatinya ya, tetapi pria di sampingnya membuatku menyeraah...
Wajahnya tidak asing bagiku... Siapa dia?
Wah liaat gaun yang dipakainya, asesorisnyanya jugaa sangat indah.. Aku baru melihat penampilan seanggun itu
Aaaagghh siapa wanita itu.. Merebut semua perhatiaan, aku iri!!!
di mana dia membeli gaun itu yaaa sangat anggun
Ya begitulah omongan-omongan para bangsawan. Arasya yang hampir terlambat itu, melihat semua sudah ada di dalam istana bahkan mantan keluarganya. Dia masuk dengan anggunnya kedalam, semua mata memandanginya termasuk viona dia melebarkan bola matanya saat melihat arasya tampil lebih cantik daripada dia begitu juga arin dan ketiga kakaknya. Disitu juga ada orang baru. Mereka dari keluarga selir wuwen, mereka datang jauh-jauh untuk merayakan ulang tahun putri aquela, ada orang tua selir wuwen(kakek neneknya aquela)paman, bibi dan para kakak sepupunya putri aquela.
"salam yamulia raja, salam ratu, salam para ibu salam para pangeran dan putri"ucap arasya sambil menyalami ala-ala putri
"anakku.. Apa yang kamu lakukan.. Kami adalah keluarga baru mu.. Jangan seformal ini"ucap selir raiya tidak suka.
"baik ibu, oh iya apa boleh aku memanggilmu adik kecil?"tanya arasya dengan senyum manisnya itu
"waaah... Kakak sangar cantik... kalau aku sudah besar aku mau secantik kakak"ucap putri aquela
"untuk apa tunggu besar.. Sekarang pun juga bisa, lihat aku membawakanmu hadia. Cobala dibuka"pinta arasya memberikan hadia itu dan diterima putri aquela dengan senang hati
"apa maksudmu dibuka ditempat umum... ini buka budaya kita.."ucap sepupu putri aquela namum umurnya sama dengan arasya sekitar 15 tahun mau ke 16. Bernama fang zia.
"mohon maaf tuan, tetapi aku tidak berbicara denganmu"ucap arasya dengan wajah tidak peduli
"kamu..."sarkas fang zia tidak terima
"kakak sepupu.. Jika kamu punya masalah, jangan cari masalah dengan kakak baruku.. Aku akan buka sekarang"ketus putri aquela yang juga penasaran
saat putri aquela membukanya dia dan semua orang terpanah dengan dress yang sangat sederhana itu tetapi sangat terlihar elegan, berwana putih kecoklatan dan ada motif banyak bunga kecilnya juga, kainya sampai selutut dan berlengan pendek sedikit mengembang
contohnya kira-kira seperti ini
"waaahh... Gaun ini sangat sederhana tetapi sangat cocok untuk putri sepertiku.. Aku sangat sukaa.. Kak"seru putri aquela
"ibu.. Apa bole ela memakai ini sekarang"pinta aquela kepada selir wuwen
Selir wuwen hanya tersenyum dan mengangguk sekali pertanda dia mengiyakanya.
"kemarilah duduk di samping momy mu ini"panggil selir raiya kepada arasya yang sedari tadi berdiri
"yesss momyy...."seru arasya mendekat dan duduk di samping selir raiya, yang dipandang aneh oleh orang-orang disitu. Mereka terlihat seperti ibu dan anak kandung.
Ethan sendiri berkumpul ditempat para pengawal lainya. Dia yang paling bersinar disitu. Banyak juga putri lain yang melihatnya merasa kagum dan ingin berkenalan dengannya.
Pada saat putri aquela keluar memakai dress itu ditamba sandal jepit berwarna putih bernuansakan musim semi. Semua sangat senang dengan penampilan putri aquela.
"hahahaha putriku sangat terlihat cantik.."ucap raja kevies juga merasa senang.
semua bertepuk tangan karena terpesona dengan putri aquela dan dress yang dibuat arasya. tetapi berbeda dengan viona dan arin mereka meremas kedua tangan mereka merasa marah dan iri atas perubahan besar yang terjadi oleh arasya.
"ibu... kita harus mencari cara untuk mempermalukan arasya bu.."bisik viona yang bisa terdengar oleh kenzi didekatnya itu.
"kamu benar.. Ibu punya ide"ucapnya
'dasar anak dan ibu sama saja! aku akan melindungi adikku dari kalian sialan'batin kenzi menahan amarahnya.
...----------------...
Author: ada yang penasaran ngga sih sama ethan yang aslinya dia adalah kaisar filipsh, mengapa bisa dia selalu ada menemani arasya sedangkan dia seorang kaisar yang pasti banyak tugas yang harus dia kerjaakan, inilah masa kelamnya ethan. Ethan memiliki aura sihir yang besar, dia bisa berteleportasi sejauh mana dia mau. Jadi saat dia merasa arasya belum membutuhkanya dia akan pergi ke kekaisaranya untuk melanjutkan perkejaannya yang menumpuk itu, untung ada wei yang bisa dipercaya ethan untuk membantunya. Bisa dibilang waktu istirahat ethan cuman 3 atau 4 jam saja.
Poor ethan...
...----------------...
BABAY... SEE U LETER
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 48 Episodes
Comments
Rahman Hayati
lanjut dah
2024-12-18
0