...____________♧ CHAPTER 10 ♧____________...
"mengapa tidak mau tinggal bersama ibu sayang?"tanya selir raiya merasa sedih karena arasya meminta izin untuk tinggal ditempat mension yang baru dia dapati itu.
"soalnya ara sedang melakukan sebuah proyek besar yang akan menghasilkan banyak uang momy... Ara juga tidak mau menjadi anak angkat yang membani momy"ujar arasya
"momy?"tanya selir raiya yang baru mendengar itu
"iyaah... momy adalah panggilan sayangku untuk ibu"seru arasya dengan senyuman manisnya.
"anak.. Baik.., proyek apa yang kamu maksud sayang... Kalau bisa momy membantumu"ucap selir raiya senang mendapatkan panggilan sayang dari anaknya itu. Sambil mengelus lembut kepala arasya. Kini mereka berada diruang selir raiya dengan selir duduk di atas kursi kebesaranya, arasya duduk di bawah dan menyederkan kepalanya di pangkuan selir raiya.
"eemmm... Apa boleh arasya punya pertenakan sapi momy..."pinta arasya manja. Dia memang sangat merindukan hal itu
"hah..? Hahaha untuk apa itu sayang.."tanya selir raiya yang kaget dan terkekeh mendengar permintaan dari putrinya itu.
"arasya ingin membuat keju dari susu perahaan sapi momy.."
"keju?"
"iyaa... kalau sudah jadi, arasya akan memberikanya pada momy untuk dicicipi, dan juga arasya mau membuat cokelat juga momy.. Selain keju dan cokelat arasya juga kepikiran ingin membuat makanan seperti cake cokelat, ice creem cokelat, desert dan akan banyaak.. Crim yang lainya. Seperti macca, vanila, kopi. hmmm...."seru arasya yang hanya bisa disenyumin oleh selir raiya karena dia juga kurang tahu apa yang dimaksud putrinya itu.
"baiklah... Momy akan menyuruh pengawal untuk membuat pertenakan sapi di belakang mensionmu apa cuman sapi? Tidak ayam? Atau hewan lainya juga"ucap selir raiya yang mempercandai arasya yang menurutnya anak ini sangat genius, banyak ide yang muncul diotaknya itu. di mana pikiran bod*h yang keluarga dulunya bilang.
"aah momy... Kalau momy tidak keberatan juga tidak apa hehehe"ucap arasya sambil cengengesan.
"hahaha baiklah baiklaah putrikuu.."
***
kini arasya sudah ada di depan gerbang kerajaan berpamitan dengan ibu barunya itu. Disitu juga sudah ada lili pelayan setianya yang membawa barang-barang putrinya dari kediaman duke baratha ditemani oleh kakak pertama arasya yaitu kenzi.
"sering kunjungi momy mu ini ya.. ini adalah token gudang uang momy.. Kamu kalau membutuhkan uang datang ke sini dan ambil sepuasnya"ujar selir raiya sambil memberikan token itu
"makaaasih... Momy..."seru arasya yang langsung memeluk sugar momynya itu dia merasa senang mendapat ibu kaya raya.
"baiklaah... Pergi lah sayang.. Pelayan mu dan kakakmu sedang menunggumu itu"ucap selir raiya dan langsung masuk kedalam lagi. Dia tidak mau mengganggu waktu kakak dan adik yang mau berpisah itu, dia tahu mereka pasti merasa tidak enak bicara kalau ada selir disitu.
"ara.."seru lili menghampirinya diikuti kenzi
"salam putri arasya virsan"ucap kenzi sambil menunduk ala-ala menghormati seorang putri
"ck kakak.. tidak usah seformal itu kepadaku"ketus arasya tidak suka.
"kakak dengar kamu mau tinggal dimension pribadimu. Kakak akan mengantarmu sampai ke sana. dan maaf kakak kemarin hanya bisa diam. Tidak bisa membela dirimu.. Maafkan kakak yang lemah ini"ucap kenzi merasa bersalah.
"ya ya yaa... memang jika kakak bicara, mereka akan mendengarkanya...!, jangan lagi minta maaf.. Ayook aku sudah penasaran dengan bentuk mension aruqwen."seru arasya yang langsung masuk kereta kudanya diikuti lili, kenzipun sudah menaiki kuda. Di ikuti oleh 10 pengawal selir dan 2 pelayan lainya. Mereka pun berangkat ke mension aruqwen.
***
"apa kamu yakin tuan dengan cara ini kamu ingin mendapati nona arasya?"tanya wei berkali-kali karena melihat kaisarnya ini secara tiba-tiba memakai pakaian pengawal pribadi di mension aruqwen.
"apa ada cara lain untuk mendekati wanita istimewa itu?"tanya kaisar filipsh yang buta akan cara mendapatkan cinta dari seseorang. Dia yang selalu dingin setiap melihat wanita-wanita. Dia bahkan ditinggal ibunya dari kecil maka itu kaisar muda ini tidak tahu akan cara mendekati wanita.
"aku juga tidak tahu..."jawab wei yang juga sama-sama buta akan itu
"tetapi yamuliaa... Jika kamu langsung mendekati arasya dengan gelar kekaisaranmu mungkin itu lebih baik"jelas wei yang masih tidak mau kaisar yang dianggungkan ini menjadi seorang pengawal.
"tidak wei. aku tidak mau dia menyukaiku karena akan kekuasaanku. Aku mau dia mencitaiku bukan jabatanku" mendengar itu wei memasang wajah masamnya, sedari kapan tuannya ini memiliki kata-kata yang menjijikan itu.
"ah iya... Kamu memiliki tugas baru, turunkan titahku ke kerajaan leofansec. Untuk kemiliteran dari duke baratha dibeli olehku semuanya. Dan dia juga kirimkan dia ke mendan perang dibagian timur. Dia harus menderita di sana dahulu. Dia hanya diuntungkan oleh raja kevies dari militernya itu. Aku ambil itu dan kita lihat kesombonganya sampai di mana"ujar kaisar filipsh yang ingin menjatuhkan duke baratha pelan-pelan. Dia pikir penderitaan yang dirasakan arasya belum seberapa.
Wei menelan silvarnya dengan kasar. Dia tahu medan perang dibagian timur adalah peperangan tanah tandus darah, di mana yang mereka lawan adalah monster dengan peringkat 10, 1 monster kekuatanya sama dengan 17000 pasukan. Ini duke baratha yang harus turun sendiri karena pasukanya akan dibeli kaisar filipsh.., titah kerajaan saja tidak bisa ditolak apalagi titah dari kekaisaran.
"baik!"
***
Sesaimpainya kereta putri arasya virsan.
"mari aku bantu"seru kenzi mengulurkan tanganya agar arasya turun dari kereta dengan baik.
"makaasih abang.."seru arasya memegang tangan kenzi dan turun dari kereta.
"abang?"tanya kenzi yang dibuat bingung lagi oleh arasya
"ck itu panggilan sayangku kepada kakak laki-laki. Aku sebenarnya mau memanggilmu dengan kata itu tetapi kamu sangatt membenciku dahulu"dikehidupan arasya dahulu yang masih menjadi amanda dia adalah anak tunggal, dia memang sangat mengidam idamkan memiliki abang. Apalagi di kehidupanya sekarang dia memiliki abang yang super ganteng seperti idol korea.. 'Kyaaaa..'batin arasya menjerit
Kenzi yang mendengar ucapan itu dia merasa senang dan juga bersalah.. Dia meneteskan air matanya tetapi sambil tersenyum "apa abang bisa memelukmu?"pinta kenzi yang air matanya sudah jatuh.
"dih cengeeng.. Iya boleh"seru arasya yang mengizinkan kenzi memeluknya
"maafkan abang yang lama menyadarinya"ucapnya
'andai kamu tahu abang.. Aku bukanlah adikmu. Adikmu sudah pergi pada saat kamu mengatainya..., tetapi hati arasya sunggulah baik, bisa memaafkanmu.. Aku juga ingin sekali memiliki seorang abang. Akan aku berikan kamu kesempatan kedua'batin arasya
mereka berdua tidak menyadari ada aura jahat yang dikeluarkan oleh pengawal yang akan menjadi pengawal pribadi arasya, dia seperti merasa panas melihat mereka berdua berpelukan.
"Ekhm.."batuk yang dibuat-buat oleh pengawal pribadi itu
arasya yang menyadari itu melepaskan pelukan kenzi "siapa kamu?"tanya arasya kaget 'omo omo! ini manusia apa pangeran dari kayangan mana!!, ngga mungkin kan dia manusia...?'batin arasya berdebar karena di kehidupanya dahulu dia tidak pernah melihat pria-pria setampan dikehidupannya ini. Dia bahkan hampir mimisan dibuatnya.
kaisar filipsh sendiri memiliki mata indah dan bulu mata lentik, bola mata berwana merah keemasan ada merah darah tetapi juga ada warna keemasan disitu, rahang yang merpertajam wajanya, mempunyai rambut putih keabu-abuan, bibir yang berwana peach menggoda.
"sebelum saya memperkenalkan diri saya. Saya ucapkan selamat datang untuk tuan baru mension ini. Perkenalkan nama saya ethan yang akan menjadi pengawal pribadi tuan putri di mension ini, tuan putri bisa bertanya apa pun soal mension ini kepadaku"ujarnya panjang lebar.
"baiklah ethan tunjukan jalan kepadaku"pinta arasya pura-pura bersikap tenang dan mereka pun mengikuti ethan masuk kedalam.
***
"A_PA MAKSUDMU ZAK!!!"teriak duke baratha
"maaf tuan. tetapi semua pasukan militer kita sudah ditarik paksa oleh kekaisaran. Dan kita tidak bisa melawanya"jawab zak yang baru mendaptkan berita itu
"TIDAAAAK... AKU YANG SUSAH-SUSAH MEMEBESARKAN PASUKANKU DAN KEKAISARAN MEREBUTNYA BEGITU SAJA. SEJAK KAPAN AKU MEMILIKI MASALAH DENGAN KEKASAIRAN!"tanya duke baratka dengan emosi yang membara bara di ruang kerjannya
"ADA TITAH DARI ISTANA UNTUK DUKE BARATHA"teriak kasim kerajaan di depan pintu gerbang mension maharendra
Semua keluar untuk mendengarkan titah itu, duke baratha yang keluar dengan muka masih marah, arin, viona, leon dan edgar datang menghampiri kasim untuk mendengar titah tersebut.
"DUKE BARATHA DIKIRIM OLEH KEKAISARAN UNTUK TURUN IKUT PERANG DI TIMUR, PERANG TANAH TANDUS DARAH.. INI PERINTAH LANGSUNG DARI KAISAR FILIPSH DAN DISETUJUI OLEH KERAJAAN LEOFANCES" selesai kasim membaca itu. Dia memberikan titah itu kepada duke baratha. Duke baratha yang sudah tidak kuasa untuk bergerak di wakili oleh zak untuk mengambil titah itu.
"TIDAK ZAK! JA_JANGAN AMBIL ITU! AKU AKAN PERGI SENDIRI BERTANYA KEPADA RAJA LEOFANCES KENAPAAA DIA BISA MENGIRIM DIRIKU ke sana ITU SAMA SAJA AKU DIKIRIM UNTUK MATI"usai ucapan itu duke baratha keluar dari mensionnya diikuti zak menaiki kudanya. Untuk menghadap raja
"suamiku..."panggil arin yang tidak mengerti apa yang telah terjadi
"ini gawat leon!!! Ayah akan dikirim ke perang timur.. aku takut ayah akan membawa kita ke sana"lirih edgar mulai takut.
"jangan khwatir... Ayah tidak akan apa-apa, apabila terjadi apa-apa ada viona adik kita bersedia menemani ayah di sana. Yakan viona?"tanya leon penuh harapan
"A_aku?"kager viona yang namanya ikut terbawa bawa
"iyaa adik.. Kamu kan punya kekuatan penyembuhan.. itu akan sangat membantu ayah di sana"ucap edgar
"berhentilah menekan putriku! Dia takan ke sana!!! Itu sangat membayakan nyawa putri mahkota yang berharga ini"selesai arin berkata begitu dia menarik tangan vioana untuk pergi meninggalkan mereka beruda
Mereka berdua saling menatap satu sama lain merasa heran dengan sikap ibu kedua yang mereka rasa baru kali ini mereka dibentak.
BABAY... SEE U LETER
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 48 Episodes
Comments
sahabat pena
baru keluar kan sifat aslinya ibu tiri mu
2025-02-20
1
Lippe
ohoooo SUGAR MOMMY, /Hey//Hey//Hey/
2024-12-08
0
L R V
ini sebenarnya cerita zaman abad kuno cina atau barat,kenapa manggilny bukan gege, atau kk laki" ini gk cocok kali manggil abang. terlalu kebanyakan pakai bhasa modern jadi fill ny kurang dapet thor. maaf kalo marah, cuman nagsih saran dan kritikan
2023-03-31
3