Chapter 12

Othor mau cerita dulu, tadi subuh udah nulis buat kisah Ciara, nah udah dapet 1lebih udah siap update, tapi tiba-tiba hilang begitu saja naskahnya 😭😭😭 nyesek nggak sih, aku tuh dah capek-capek nulis sambil jaga baby, tapi hilang gitu aja. Tapi Alhamdulillah ini bisa nulis lagi. Enjoy ya 🥰🥰🥰

Happy Reading.

Arkan memutuskan untuk pergi ke rumah Paman Ciara yang berada jauh di Utara Jakarta.

Hanya itu satu-satunya tempat yang mungkin Ciara tempati saat ini, setelah memilih berpisah dengannya, Ciara sama sekali tidak bisa dihubungi. Arkan masih memberi waktu untuk mantan istrinya, mungkin memang dia masih sangat berduka.

Meskipun Arkan tahu bukan hanya Ciara yang merasa kehilangan, tetapi dirinya.

Pria itu melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, maklum Jakarta selalu identik dengan kemacetan. Hari ini Arkan tidak berniat ke kantor, dia ingin mencari keberadaan Ciara dan memastikan jika mantan istrinya itu ada di rumah pamannya.

Menurut Johan, Ciara terakhir kali dilihat memang berada di sana.

Johan bukan hanya sahabat, dia juga merangkap sebagai orang yang dia percayai sampai satu hal yang tidak pernah Arkan percaya dari Johan.

Perkataannya yang mengatakan jika dia akan menyesali semua perbuatannya kalau tidak mau menceritakan masalah Jihan pada Ciara.

"Gue bilang apa? Lu pasti nyesel 'kan? Makanya jadi orang nggak usah sok-sokan, lu kira Ciara gak punya hati!!"

"Iya Jo, gue bener-bener nyesel, gue nggak bisa menghentikan Ciara yang gugat cerai gue, apa yang harus gue lakukan Jo, gue nggak mau Ciara pergi!"

"Sebaiknya lu lepasin Ciara, Bro! ibaratnya lu tuh genggam dia terlalu kencang pasti akan sakit, lu yang mulai duluan, seharusnya lu sadar jika Ciara tetep sama elu, yang ada dia hanya akan tersiksa, biarin dia nyembuhin lukanya dan setelah itu lu kejar lagi dia. Dapetin dia dengan cara yang benar, dulu awalnya lu nikahin dia karena cuma mau bikin Jihan cemburu, itu artinya lu udah mempermalukan pernikahan, padahal lu tau kalau Tuhan itu tidak tidur, tahu semua hal yang lu lakuin, jadi di saat malam pertama itu dia membalikkan hati lu yang tiba-tiba cinta sama istri lu, dan itulah karma bro, makanya sekarang lu harus mulai dengan benar!"

Arkan selalu teringat ucapan Johan saat itu, dan karena hal itu dia ikhlas untuk mengabulkan gugatan cerai Ciara.

Namun, seperti kata Johan, dia akan memulai semua dari awal. Arkan akan mulai mengejang cinta Ciara. Dia akan memperjuangkan wanita yang sudah menjadi belahan hatinya itu.

Arkan tidak akan mencari wanita lain lagi meskipun dia sudah duda, dia hanya akan mengejar cinta mantan istrinya.

Setelah menempuh waktu 1 jam lebih, akhirnya Arkan sampai di depan gerbang rumah Paman Raka.

Arkan memutuskan untuk keluar dari dalam mobil dan segera masuk ke dalam gerbang itu. Arkan menghampiri pintu bercat putih gading tersebut dan mengetuknya.

"Assalamualaikum!"

"Assalamualaikum!"

Setelah dua kali salam, terdengar seruan dari dalam.

"Waalaikumsalam!"

Ceklek.

Arkan tersenyum saat melihat wanita paruh baya yang tidak lain adalah istri dari Paman Raka.

"Selamat siang Bibi Riska," sapa Arkan.

"Eh, Nak Arkan, mari-mari masuk!" Riska langsung menyuruh Arian duduk di sofa ruang tamu.

Riska langsung pergi kebelakang untuk membuatkan minuman. Sedangkan Arkan mengedarkan pandangannya ke sekeliling, siapa tahu dia bisa melihat Ciara, tetapi sepertinya rumah itu kosong karena tidak terdengar suara-suara orang beraktifitas.

Anak Paman Raka dan Bibi Riska kuliah diluar Negeri, usianya beda Lima tahun dengan Ciara.

Tidak lama kemudian Bibi Riska sudah kembali ke ruang tamu sambil membawa nampan berisi dua cangkir teh panas dan satu toples roti kering.

"Silahkan di makan roti keringnya itu Ciara yang buat beberapa hari yang lalu, dia tuh pas tinggal di sini suka bikin-bikin kue, brownies atau roti kering seperti ini," ujar Riska.

Dia belum menawarkan minum karena masih panas tentunya. Arkan dengan sigap langsung mengambil roti kering buatan mantan istrinya itu.

Ternyata rasanya enak sekali, kenapa Arkan selama ini tidak tahu jika Ciara suka bikin kue-kue atau roti kering seperti ini.

"Nak Arkan ada urusan apa ya, kok kesini?" tanya Riska akhirnya. Dia merasa sangat menyayangkan keputusan Ciara dan Arkan yang memutuskan untuk bercerai padahal usia pernikahan mereka belum genap satu tahun.

Namun, Riska tidak bisa banyak menasihati Ciara, dia hanya bisa mendukung keputusan keponakannya itu.

"Saya mau ketemu sama Ciara Bibi, saya ingin mengobrol sama dia dan meminta maaf," jawan Arkan sopan.

"Waduh, tapi Ciara sudah pulang ke Bali sehari yang lalu!"

*****

Ciara menatap jalanan depan yang nampak basah, hujan baru saja reda dan udara disekitar sedikit dingin. Wanita berambut panjang itu memeluk tubuhnya sendiri menghalau rasa dingin yang menusuk.

Meskipun cuaca di Bali akan sangat panas jika di musim kemarau, tetapi jika saat musim hujan juga akan sangat dingin.

Awalnya Ciara ingin jalan-jalan pagi disekitar kompleks perumahan nya, tapi sepertinya dia urungkan karena Ciara tidak kuat dengan udara yang sedingin ini.

Padahal kalau Ciara mau sedikit agak lari, pasti dia akan keringatan. Alhasil Ciara memutuskan untuk pulang ke rumahnya.

Dia akan membuat kopi hitam agar moodnya membaik. Jujur selama beberapa bulan ini dia selalu bermimpi buruk, lebih tepatnya dia masih sering memimpikan Arkan.

Mimpi indah maupun mimpi jelek sudah sering datang. Jujur saja hati Ciara masih sakit, dia belum bisa begitu saja melupakan Arkan dan rasa sakitnya.

"Nak, ada Arkan yang ingin menemui mu!" Mama Nada tergopoh-gopoh menemui Ciara yang tidak jauh dari rumahnya.

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Ika Purnamasari

Ika Purnamasari

jangan ketemu dlu please

2023-07-21

1

Ita rahmawati

Ita rahmawati

eh kirain cia ny dh ke jogja 🤦‍♀️

2023-07-02

0

Eka Bundanedinar

Eka Bundanedinar

nyusul jg ke bali ktauan don cia nyablm smpet prgi

2023-03-22

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!